NovelToon NovelToon
Supir Untuk Sang Nyonya

Supir Untuk Sang Nyonya

Status: tamat
Genre:Romantis / Petualangan / Contest / Duda / Tamat
Popularitas:3.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: Black_queen

NOVEL PERTAMA YANG BELUM MENGENAL ILMU LITERASI. Harap maklum dan berkomentarlah yang positif. Masih tahap belajar sedikit demi sedikit.


Aku hanyalah lelaki yang hidup dari keluarga sederhana. Tak banyak yang bisa di harapkan dari ku. Sebuah tragedi mengharuskan aku merantau ke sebuah kota di pulau S.
Disanalah titik balik hidup ku bermula.
Disanalah aku bertemu dengan seseorang yang membuatku lebih berarti.
Walaupun aku hanyalah seorang supir, tapi dia mengubahku menjadi sosok menawan dan mencintai diri sendiri.

Ikuti kisahku, seorang MALIK JAYADI yang hanyalah seorang supir yang mampu menaklukkan kerasnya hidup..

harap bijak dalam memilih bacaan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Black_queen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16. Cemburu

Aisyah hanya tersenyum melihat celoteh

riang Fatma dengan Malik ditelepon.

Walaupun senyumnya menyiratkan sedikit

rasa kecewa.

Dia sudah menyukai Malik ketika mereka

pertama kali bertemu, walaupun penampilan

Malik sederhana, tapi Aisyah menyukai tutur

kata Malik yang memang terdengar santun.

Fatma sudah menutup obrolannya di telepon,

dia memberikan ponsel ibunya sambil berkata.

"Nanti mas Malik bilang mau kesini bu, setelah

pulang narik dia mampir bentar," raut wajahnya

berbinar.

"Kan besok kamu udah pulang, gak kasian

sama Malik apa? biar besok aja dirumah

jenguk kamu lagi!" suruh Zainab.

"Fatma juga udah bilang kok kalo besok

pulang, mas Malik aja yang pengen kesini,"

sahut Fatma lagi.

"Ya sudahlah kalo begitu, asalkan dia kesini

atas kemauannya sendiri," lanjut Zainab lagi.

Zainab memperhatikan Aisyah, dia merasa

Aisyah menatap Fatma dengan pandangan

yang sulit diartikan.

"Ehhh...sampe lupa....mari sini duduk bu Lis,

nak Aish...," tawar Zainab mempersilahkan

keduanya duduk disampingnya.

Mereka berdua hanya mengangguk sambil

tersenyum dan duduk di sebelah Zainab.

"Ini buk...buat Fatma, tadi ibu-ibu yang lain

pada nitip," ujar Aisyah menyodorkan

bingkisan berisi buah dan makanan ringan.

"Makasih ya Ais...salam buat ibu-ibu yang

lain juga ya...makasih atas pemberiannya,"

Fatma yang melihat zainab menerima

bingkisan dari Aisyah, akhirnya membuka

suaranya kembali.

"Iya....nanti aku sampein," angguk aisyah

mantap.

"Toni...kemana dia pak? kenapa gak

kelihatan?" Zainab bertanya sambil mencari

sekeliling ruangan dimana anaknya berada.

"Tadi dia pamit ke toilet sebentar, sekalian

cuci muka bilangnya," jawab Ahmad.

"Owh...gitu...bapak sama Toni udah makan

apa belum?

ibu belikan sarapan tadi di jalan," tanya Zainab

pada suaminya

"Aku sama Toni belum beli makanan apapun,

ngeliat Fatma bangun jadi lupa

segalanya...he..he...," cengir Ahmad.

"Bapak sarapan dulu, pergi ke toilet cuci

muka langsung ke kantin rumah sakit saja pak,

sekalian ajak Toni, nih sarapannya di bawa!"

sodor Zainab memberikan bungkusan plastik

biru.

"Iya...bu, mumpung ada yang jaga Fatma,

aku permisi ya bu Lis, nak ais...," toleh Ahmad

kearah ibu dan anak disamping istrinya duduk.

"Silahkan saja pak, gak usah terburu-buru,"

sahut Lisna.

Ahmad beranjak pergi dari kamar perawatan

Fatma, dia segera ke toilet untuk mencari Toni,

dan mengajaknya makan bersama di kantin

rumah sakit.

Toni yang sudah selesai dengan hajatnya,

segera keluar dari toilet dan....

Kruuuukkk....kriuuuukkkk...

Perutnya berbunyi pertanda minta diisi.

"Sampe laper gini, gimana gak laper ...dari

semalem ni perut gak diisi," rintihnya pelan

sambil memegang perutnya.

Ahmad yang mendekat kearah Toni langsung

menyapa anaknya.

"Ton, kamu tuh ditungguin lama amat sih...ayo ke kantin rumah sakit!

tapi bapak mau ke dalam dulu ya, pegang nih!"

sambil menyodorkan bungkusan plastik dan

beranjak masuk kedalam Toilet di depannya.

Toni hanya meringis dan mengangguk tanpa

bersuara. Dia melihat-lihat isi bungkusan

plastik ditangannya.

"Ehmm...baunya wangi nih, tapi...harus

jauh-jauh dari sini," gumamnya seorang diri

sambil menyingkir dari depan toilet.

Ahmad segera keluar dan mencari keberadaan

anaknya, mereka berdua melangkah bersama

menuju kantin rumah sakit yang jaraknya tidak

terlalu jauh dari toilet tadi.

...----------------...

Sore hari....Malik yang sudah seharian bekerja,

mengganti bajunya di kamar mandi terminal.

Dia mau menjenguk Fatma, orang yang selama

ini sudah menyayangi Annisa.

Dua orang berbadan tinggi besar, berbicara

di depan kamar mandi.

"Gimana kalo kita bujuk aja Toni bro....dia

jualan di Kota S sana udah setahun gak

terendus," usul pria berambut cepak.

"Jangan...bisa berabe, dia itu cerdik bro,

mana mungkin pasarnya mau di kasih sama

orang begitu saja," tolak pria berambut

gondrong sebahu.

"Jadi gimana dong...kita udah nyari mangsa

baru tapi hasilnya nol, apalagi dikampung ini

mereka pada tobat, gak mau berurusan sama

kita lagi...jalan satu-satunya kita harus

menemui Toni dan berbicara dengannya,"

ucap pria cepak lagi.

Sebelum pria gondrong menjawab pria cepak,

Malik melintas di depan mereka dan

mendengar secara tak sengaja percakapan

mereka berdua.

"Hmmm....mereka kenal sama mas Toni.

Sebenarnya ada hubungan apa mereka sama

mas Toni?", batin Malik sambil bertanya-tanya.

Mereka berdua berhenti berbicara ketika Malik

melintas persis di depan mereka berdua.

Malik memandang mereka sepintas, raut

wajahnya terlihat bertanya-tanya akan sesuatu.

Kedua pria itu tak peduli akan Malik yang

melintas, mereka hanya tau kalo Malik

salah satu supir yang mangkal di terminal ini.

"Ah...sudahlah bro ...nanti aku hubungin

si bos dulu gimana baiknya," tutup pria

gondrong sambil mengajak temannya pergi

dari tempat itu.

...----------------...

Malik sudah mengendarai angkotnya kerumah

sakit Harapan Bangsa yang jaraknya lumayan

memakan waktu. Dia sengaja lebih awal

pulang narik agar bisa menjenguk Fatma

yang sudah sadar.

Sore hari itu.....angin berhembus sepoi-sepoi,

lumayan memberikan efek segar pada Malik

yang membuka jendela angkotnya.

Selang beberapa lama tibalah dia di halaman

RS Harapan Bangsa. Malik langsung

melangkahkan kakinya ke kamar perawatan

Fatma, penampilannya yang casual, hanya

memakai kaos lengan pendek dan celana

bluejeans, jaket yang dia pakai, dia lepas dan

digantungkan kelengannya begitu saja.

Para perawat berbisik ketika Malik melintas

didepan mereka. Penampilannya, walaupun

sederhana tapi terlihat Malik lebih tampan

dari biasanya.

Tok....tok....tok.

Pintu kamar Fatma di ketok seseorang.

Aisyah beranjak membuka pintu melihat

siapa yang datang, sedangkan Fatma sudah

menduga siapa dibalik pintu itu.

Dikamar perawatan VIP hanya ada Fatma yang

terbaring di brankarnya, sedangkan Aisyah

duduk di sofa sebelah brankar Fatma untuk

menemaninya.

Keluarga Fatma pulang sebentar, begitupula

ibu Lis, ibunya Aisyah pulang duluan karena

ada urusan, jadi tinggallah Aisyah di rumah

sakit menemani Fatma.

"Assalamualaikum," salam Malik.

"Waalaikumsalam," jawab Keduanya

bersamaan ketika Aisyah membuka pintu

kamar.

"Mas Malik....mari...silahkan masuk mas!"

senyum teduh Aisyah pada pria didepannya.

"Kamu....kamu disini ya Ais?" tanya Malik

tersenyum lebar ketika tau Aisyah yang

menemani Fatma di rumah sakit ini.

"Iya mas....keluarga Fatma pulang sebentar,

nanti juga kesini lagi sebelum Maghrib tiba,"

jelas Aisyah.

Malik melangkah, mendekati Fatma di

brankarnya. Fatma duduk perlahan, dia

sumringah melihat Malik didepannya.

"Gimana keadaanmu Fat...udah baikan?"

tanya Malik.

Sambil mengangguk Fatma berucap.

"Alhamdulillah mas, udah enakan...besok

pagi kan juga udah boleh pulang," jawab Fatma tersenyum lebar.

"Itu....sakit gak?" Malik menyentuh perban di

kepala Fatma.

Ketika Malik perhatian kepada Fatma, ada

sepasang mata melihat dengan penuh

kecemburuan.

"Oh...ini....masih perih, cuma sudah rada

baikan kok mas.. gak perih kayak tadi pagi,

lagian juga udah di ganti sama dokter tadi,"

sahut Fatma lagi.

Malik yang terlupa akan sesuatu......

"Oh ya.....Aisyah...kenapa kamu berdiri di sudut

sana? sini kita ngobrol!" ajak Malik pada

Aisyah yang terlupakan tadi.

"Ehm....gimana ya....Nanti malah ganggu Mas

malik sama Fatma lagi," ujarnya tak enak hati.

"Gak lah...gak ganggu kok...iya kan Fat?" Malik

melihat kearah Fatma sedangkan Fatma

hanya bisa mengangguk pelan sambil

memaksakan senyumnya.

"Mas malik nih...jadi terganggu deh sama

Aisyah yang tiba-tiba di ajak ngobrol,"batin

Fatma jengkel.

Aisyah mendekat kearah sofa sambil

tersenyum melihat mereka berdua.

Sementara Fatma yang sengaja memegang

tangan Malik untuk mengusap kepalanya

yang diperban.

Malik hanya tersenyum gemas melihat

kelakuan Fatma, ya....begitulah Fatma,

si manja yang selalu ingin diperhatikan

orang-orang sekitarnya.

1
Suyatno Galih
kisah MJ yg pahit menyayat leher, ini cm cerita apa lagi kl kisah nyata, hmmm pahit madu n gula pun jd pahit apalagi Brotowali /Sob//Sob/
Eko Nur Yanto
ceritanya kok muter2 terus bikin yang baca bosan
Eko Nur Yanto
Luar biasa
Mas Gigo
Mantaps,,, realita kehidupan,,,
Sulaiman Efendy
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Sulaiman Efendy
2 KK BERADIK IPAH & IMAH BRNASIB SAMA, IPAH & ANAKNYA DITELANTARKN RUDY, IMAH DICERAIKN SUAMINYA
Sulaiman Efendy
PASTI KAK MAH TU YG MNGGIL IPAH,,
SUNGGUH TRAGIS NSIB RUMAH TANGGA IPAH. DISELINGKUHI SUAMINYA DN DITELANTARKN.
Sulaiman Efendy
TERNYATA MALIK MSH KATROK JUGA..😁😁😁😁😁
Sulaiman Efendy
SI ANDI ANJING,, HRSNYA YG BNCI KE ELO ITU MALIK,, BKN ELO YG BENCI KE MALIK, KRN ELO PEBINOR.., MERAYU, MEREBUT & BAWA KABUR ROSYANTI DARI MJ,, HINGGA TINGGALKN MJ & NISSA YG MSH BUTUH ASUPAN ASI..
Sulaiman Efendy
TUMBEN ELISA GK HAMIL, APA ELISA PKE KB ATAU MJ NGELEPASIN NYA DI LUAR SAAT MRK TERJEBAK BIRAHI DIKAMAR ELISA,, DN TRNYATA ELISA MSH VIRGIN, KRN GK MAU DISENTUH CIPTO..
Sulaiman Efendy
KLO DIKATAKN TEGA, SBENARNYA ELISA CUKUP TEGA, TPI MSLH HATI & PRASAAN GK BSA DIPAKSAKN.. APALAGI PRLAKUAN ANAK2 CIPTO & ADIKNYA SI SANDRA KE ELISA SANGAT KTRLALUAN, TEGA GK TEGA, ELISA HRS TEGA
Sulaiman Efendy
ULAH JESSY TU KCELAKAAN MRK, ORG JAHAT, DPT BLASAN DRI ORG JAHAT LAINNYA..
Sulaiman Efendy
YA ALLAH, SEDIH JUGA DGN KISAH CINTA AISYAH .
Sulaiman Efendy
QISAS & AZAB BUAT LO WANITA IBLIS..
Sulaiman Efendy
KASIAN JUGA SAMA AISYAH.....
Sulaiman Efendy
MMPUS LO SANDRA, JAHAT LGI LO MA MJ & LISA..
Sulaiman Efendy
RASAIIN LOO IBLIS BETINA, MMPUS2 LOO
Sulaiman Efendy
GK ADA MESRA2NYA ANTARA MJ & LISA, INTRIK2 TERUS,, DN TOKOH MJ JUGA GOBLOK, MNTANG2,CMA TMAT SMP, BNAR2 DIBUAT BODOH SAMA OTHORNYA..
Sulaiman Efendy
KONTAK BATIN ORG TUA & ANAKNYA....
Sulaiman Efendy
KATANYA BUKAN ORG BODOH DN GK KJEBAK, MSH AZA TERJEBAK, DASAR LKI2 GOBLOK NI SI MJ
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!