NovelToon NovelToon
SITEM PENGUBAH JALUR HIDUP

SITEM PENGUBAH JALUR HIDUP

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Balas Dendam / Mengubah Takdir
Popularitas:3.4k
Nilai: 5
Nama Author: Cherlly

Selama lima tahun, Bayu telah mengorbankan segalanya untuk merawat Vira dan membesarkan anak dari mantannya, namun ia justru diusir dan dicap sebagai sampah begitu Rama,pria kaya yang dulu mencampakkan Vira,kembali dengan jabatan mentereng sebagai manajer perusahaan besar.
Dihina habis-habisan di depan pintu keluar kantor catatan sipil usai meneken surat perceraian, hidup Bayu berputar 180 derajat saat sebuah Sistem Pengubah Jalur Hidup bangkit di kepalanya dan memberinya kartu-kartu kekayaan mutlak.
Dari seorang pria melarat berhati tulus, Bayu kini melangkah ke dunia para elite kota besar, siap membalas setiap tetes air mata dengan kekuasaan yang membuat orang-orang yang dulu merendahkannya berlutut memohon ampun.


Bantu Cherlly dengan LIKE,KOMENTAR & SUBSCRIBE /IKUTI ya kak❤️❤️, gratis kok tapi sangat berarti biar bisa update tiap hari.
Kami selalu balas komentar yang kaka pertanyakan🥰🥰💋
Satu Like👍 dari kalian = 100 semangat.🥰🥰🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cherlly, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 2

Kota Metropolitan siang itu terasa begitu padat.

Klakson kendaraan bersahut-sahutan di jalan raya yang membentang luas.

Bayu berjalan kaki mengikuti arah taksi online yang ditumpangi oleh Vira dan Rama tadi.

Langkahnya terasa ringan meskipun ia baru saja kehilangan lima tahun hidupnya.

Di dalam kepalanya, suara sistem masih berdengung tipis memberikan petunjuk arah.

Navigasi menuju Grand Platinum Showroom aktif.

Jarak tujuan: 500 meter di depan.

Bayu mendongak melihat sebuah bangunan megah berlantai dua dengan dinding kaca transparan yang memperlihatkan mobil-mobil sport mewah di dalamnya.

Namanya tertulis besar di bagian depan dengan huruf emas berkilau.

Grand Platinum Showroom.

Tempat itu adalah salah satu pusat penjualan mobil kelas atas di kota ini.

Hanya orang-orang berdompet tebal atau para pejabat korup yang berani melangkah masuk ke sana.

Bayu merapikan kemeja katunnya yang sudah sedikit kusut.

Ia melangkah menaiki anak tangga kaca dengan penuh keyakinan.

Begitu pintu kaca otomatis terbuka, embusan udara dingin langsung menyambut wajahnya.

Bau khas kulit jok mobil baru bercampur dengan parfum ruangan yang mahal langsung menusuk hidung.

Belum sempat Bayu melangkah lebih jauh, seorang sales pria berjas rapi dengan name tag dada bertuliskan Fandi langsung menghadang jalannya.

Fandi memandang Bayu dari ujung rambut sampai ujung kaki dengan tatapan penuh jijik.

Maaf, Mas, ini showroom mobil mewah, kata Fandi dengan nada menyindir yang kentara.

Fandi melipat kedua tangannya di dada sambil mendengus kecil.

Kalau mau cari motor bekas atau sekadar numpang ngadem, bukan di sini tempatnya, lanjut Fandi tanpa menyembunyikan nada merendahkannya.

Beberapa sales lain yang berdiri di dekat meja informasi ikut melirik dan berbisik-bisik sambil tertawa kecil.

Pakaian Bayu yang sederhana memang sangat kontras dengan lantai marmer mengkilap dan mobil-mobil seharga miliaran rupiah di belakangnya.

Bayu tidak langsung emosi.

Ia justru tersenyum tipis menghadapi sikap remeh dari sales tersebut.

Kenapa? Memangnya orang berpakaian sepertiku dilarang masuk? tanya Bayu dengan nada santai.

Fandi tertawa sinis mendengung keras mendengar pertanyaan itu.

Bukan dilarang, Mas, tapi sadar diri saja, jawab Fandi blak-blakan.

Harga satu ban mobil di sini saja mungkin lebih mahal dari seluruh isi dompet Mas.

Suasana di dekat pintu masuk itu cukup menarik perhatian beberapa pengunjung lain.

Termasuk sepasang kekasih yang sedang asyik berkeliling melihat mobil sport berwarna merah menyala di bagian tengah ruangan.

Vira dan Rama.

Rama sedang merangkul pinggang Vira sambil mendengarkan penjelasan dari seorang sales senior wanita.

Mata Vira tidak sengaja menangkap sosok Bayu yang sedang berdiri di dekat pintu masuk bersama Fandi.

Alis Vira langsung berkerut jijik.

Eh, lihat siapa yang datang, Mas, kata Vira sambil menepuk lengan Rama.

Rama menoleh ke arah pintu masuk.

Begitu melihat Bayu berdiri di sana, tawa meremehkan langsung terbit di bibir Rama.

Wah, wah, wah, Rama berjalan mendekat dengan langkah angkuh diikuti oleh Vira di sampingnya.

Ternyata penguntit kita masih punya nyali untuk datang ke sini.

Fandi yang tadinya bersikap ketus pada Bayu langsung berubah ramah begitu melihat Rama dan Vira mendekat.

Fandi tahu betul kalau Rama adalah klien VIP yang baru saja memesan mobil sport edisi terbatas hari ini.

Ada apa ini, Tuan Rama? Apakah pengemis ini mengganggu kenyamanan Anda? tanya Fandi sigap membungkuk hormat.

Rama melambaikan tangannya acuh tak acuh.

Ah, biarkan saja, Fandi, jawab Rama dengan suara dikeraskan agar seluruh orang di showroom mendengarnya.

Dia ini mantan suami Vira yang baru saja resmi bercerai lima menit lalu.

Rama merangkul Vira semakin erat.

Mungkin dia stres karena tahu tidak punya apa-apa, lalu sengaja datang ke sini untuk berkhayal bisa punya mobil mewah, lanjut Rama diiringi tawa mengejek dari Vira.

Vira menatap Bayu dengan tatapan penuh kebencian dan kelegaan palsu.

Bayu, sadarlah, cibir Vira menatap tajam. Kamu itu sudah miskin, jangan mempermalukan diri sendiri dengan masuk ke tempat elite seperti ini.

Pulang sana dan urus kardus baju murahanmu di pinggir jalan!

Bayu tetap berdiri tenang.

Ia tidak terpancing sedikit pun oleh cacian dari mantan istrinya maupun pria sombong di hadapannya.

Di dalam benaknya, layar transparan sistem kembali berkedip terang.

Peringatan sistem: Provokasi terdeteksi dari target.

Apakah Host ingin segera mengaktifkan Hadiah Misi Pertama?

Ya atau Tidak.

Tanpa ragu sedikit pun, Bayu memberikan perintah mental pada sistem di kepalanya.

Ya! Klaim hadiah sekarang!

Bugh!

Sebuah sensasi hangat mendadak mengalir deras ke seluruh pembuluh darah Bayu.

Kepalanya terasa sedikit pening selama beberapa detik sebelum sensasi itu berubah menjadi aliran energi yang menyegarkan.

Ding!

Hadiah Misi Pertama berhasil diklaim!

[Akses Dana Darurat Konglomerat senilai Rp10.000.000.000 telah dimasukkan ke dalam rekening hitam eksklusif Host.]

Kunci Kepemilikan Grand Platinum Showroom telah diverifikasi secara sah atas nama Bayu.

Secara bersamaan, ponsel di dalam saku celana Bayu bergetar keras.

Bzzzt... bzzzt...

Bayu mengeluarkan ponselnya yang berlayar retak dari dalam saku.

Sebuah notifikasi SMS dari bank sentral muncul di layar.

[Pemberitahuan Rekening: Dana masuk sebesar Rp10.000.000.000 (Sepuluh Miliar Rupiah). Saldo total: Rp10.000.000.000.]

Bayu melirik sekilas angka nol yang begitu panjang di layar ponselnya.

Sepuluh miliar rupiah tunai.

Rasanya begitu tidak nyata, namun getaran di ponselnya membuktikan bahwa semua ini adalah kenyataan mutlak.

Hei, kenapa malah main HP? Rama mendengus melihat Bayu terdiam.

Mau pura-pura sibuk menelepon supaya tidak kelihatan malu diusir?

Fandi si sales langsung maju selangkah dengan ekspresi galak.

Cepat keluar dari sini sekarang sebelum saya panggilkan petugas keamanan untuk menyeretmu keluar! bentak Fandi mulai kehilangan kesabaran.

Vira mencibir sambil melipat tangan.

Sudahlah, Mas Rama, biarkan satpam yang mengurus sampah seperti dia, ucap Vira manja.

Sebelum Fandi sempat memanggil satpam, pintu ruangan kantor kaca di lantai dua showroom terbuka lebar.

Seorang pria setengah baya berbadan gemuk dengan setelan jas eksklusif berlari tergopoh-gopoh menuruni anak tangga darurat.

Wajah pria itu tampak sangat pucat dan basah oleh keringat dingin.

Namanya Hendra, sang Kepala Cabang Utama Grand Platinum Showroom.

Hendra baru saja menerima pemberitahuan darurat dari kantor pusat bahwa seluruh aset showroom ini telah berpindah tangan secara mutlak kepada pemilik baru dalam hitungan detik.

Dan pemilik baru itu sedang berdiri di lantai dasar saat ini.

Pak Hendra? Kenapa Anda turun terburu-buru? Fandi menyapa dengan senyum ramah saat melihat bosnya datang.

Hendra sama sekali tidak memedulikan Fandi.

Langkah kaki Hendra melewati Rama dan Vira begitu saja dengan napas tersengal-sengal.

Semua mata pengunjung showroom tertuju pada sang Kepala Cabang yang tampak panik luar biasa.

Hendra berhenti tepat di hadapan Bayu.

Pria gemuk itu membungkukkan badannya sedalam sembilan puluh derajat dengan penuh rasa hormat.

Selamat siang, Tuan Bayu, suara Hendra bergetar hebat karena gugup.

Saya Hendra, Kepala Cabang yang bertugas di sini. Selamat datang di properti Anda.

Suasana di dalam showroom seketika mendadak sunyi senyap.

Fandi yang tadi berdiri sombong langsung terperanjat kaget hingga matanya melotot lebar.

Vira menutup mulutnya dengan kedua tangan, tidak percaya dengan apa yang baru saja didengarnya.

Rama yang berdiri di sebelah Vira langsung menegang kaku, senyum mengejek di wajahnya membeku seketika.

Tuan Bayu?

Pemilik properti ini?

Bagaimana mungkin seorang pria miskin berpenampilan lusuh yang baru saja dihina habis-habisan bisa menjadi pemilik sah dari showroom mobil mewah seharga ratusan miliar ini?

Bayu memasukkan ponselnya kembali ke dalam saku celana.

Ia menatap lurus ke arah Hendra dengan tatapan tenang yang mengintimidasi.

Bagus, Hendra, suara Bayu terdengar dingin dan menggema di ruangan yang sunyi itu.

Sepertinya pelayanan di showroom milikku ini perlu dibersihkan dari orang-orang yang suka meremehkan tamu.

Hendra langsung menegakkan tubuhnya, melirik tajam ke arah Fandi yang kini sudah pucat pasi seperti mayat hidup.

Baik, Tuan! jawab Hendra tegas. Saya akan segera membereskannya detik ini juga!

1
Cherlly
trimakasih banyak kaka sudah suport saya😘😍
Bantu Cherlly dengan LIKE & SUBSCRIBE /IKUTI ya kak❤️❤️, gratis kok tapi sangat berarti biar bisa update tiap hari.
Satu Like👍 dari kalian = 100 semangat.🥰🥰🥰
Bagonk
semangat up Thor
Cherlly: trimakasih banyak kak kasih saya semangat untuk up novel😍😘😘😘

Bantu Cherlly dengan LIKE & SUBSCRIBE /IKUTI ya kak❤️❤️, gratis kok tapi sangat berarti biar bisa update tiap hari.
Satu Like👍 dari kalian = 100 semangat.🥰🥰🥰
total 1 replies
Bagonk
Ceritanya cukup menarik, baik dari alurnya serta karakter orang-orang dalam cerita ini
Cherlly: trimakasih kaka atas bintang 5 nya😘😍

Bantu Cherlly dengan LIKE & SUBSCRIBE /IKUTI ya kak❤️❤️, gratis kok tapi sangat berarti biar bisa update tiap hari.
Satu Like👍 dari kalian = 100 semangat.🥰🥰🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!