NovelToon NovelToon
Bidadari Pak Letnan Minta Bercerai

Bidadari Pak Letnan Minta Bercerai

Status: tamat
Genre:Penyesalan Suami / Raja Tentara/Dewa Perang / Perjodohan / Tamat
Popularitas:729.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Ibah Ibah

"Rin mau kemana? kenapa diam-diam membawa koper begitu?" Tanya Aga merasa curiga pada istrinya, mendadak istrinya pamit pergi, padahal dia baru saja pulang dari pasar. Arin diam saja dan tetap memasukkan kopernya ke dalam bagasi mobil. "Rin aku nanya sama kamu? Kalau mau pergi, aku antar" "Tidak perlu mas, di dalam masih ada tamu" "Tamu Istimewa" Imbuh Arin dalam hati. Arin menyerah. Sejak kecil dia sudah mengabdi di keluarga suaminya karena mereka telah di jodohkan sejak kecil. Arin kira pengorbanan dan kesabarannya akan membuat suaminya luluh, namun dia salah. Suaminya bahkan membawa wanita idamannya ke dalam rumah. Arin sudah tidak tahu apa yang ingin dia pertahankan di rumah ini, bahkan setelah satu tahun menikah, tak sekalipun dia di sentuh. "Tunggu aku sebentar, keluarkan kopermu. Masukkan ke mobil ku, aku akan mengantarmu" Pinta Aga, namun Arin sudah mati rasa, dia langsung meminta supir melajukan mobilnya.Arin tak memperdulikan Aga yang berteriak sambil berlari mengejarnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ibah Ibah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

20

Aku kembali diam setelah mas Aga bilang akan ke Bogor lagi, mungkin dia bersikap manis kali ini agar jika ibu pulang nanti, aku tidak melaporkan apapun ke ibu. Dia masih penuh banyak misteri.

Aku membantunya mengemas barang-barang nya, aku heran kenapa kali ini dia membawa banyak barang. Apa dia akan mendaki lama? Terserah dia saja, toh hubungan kami tidak sedekat itu.

"Kemarin aku jatuh Rin"

Aku langsung menoleh ke arahnya, menatapnya tak percaya. Kakiku cidera dalam. Kemarin mungkin aku hampir saja kehilangan nyawa jika tidak di tolong seseorang"

"Kenapa mas baru cerita sekarang?"

"Karena mas nggak mau kamu dan ibu hawatir, kakiku sakit bukan karena kelelahan mendaki, tapi karena aku terpeleset dan hampir terjatuh ke jurang"

Aku menatap kakinya, menang ada beberapa memar di sana, aku juga sempat curiga, tapi karena kami jarang berkomunikasi, aku memilih diam dan tidak bertanya, aku hanya fokus merawatnya saja.

"Semua sahabat ku pergi karena mereka mendengar suara binatang buas, aku bertaruh nyawa sendirian, namun ada orang baik yang menolong ku, aku di selamatkan oleh dia, tapi sekarang orang itu sakit"

"Jadi mas ke sana mau jenguk orang itu?"

Dia mengagguk pelan, aku ikut mengagguk mengerti, mungkin dia berniat balas Budi dengan orang itu.

Mendadak mas Aga menarik kedua tanganku, menggenggam nya erat.

"Maafin mas ya Rin? mas salah faham sama kamu, mas sudah salah membenci kamu, kamu wanita yang sangat baik"

Mas Aga menatapku begitu lama, pandangan yang sama sekali tidak aku mengerti. Tatapan mas Aga nampak sayu, perlahan dia mengikis jarak di antara kami, apa yang akan dia lakukan? Kenapa dia makin mendekat? Hatiku rasanya jungkir balik tidak karuan, apalagi saat mas Aga meminta izin mencium ku.

 Aku memalingkan wajah, dia menyentuh dagu ku memutar wajahku perlahan. Perlahan pula dia mulai mendekatkan bibir kami.

Aku hanya diam, aku tidak tahu harus bagaimana? apa aku harus membalas ciumannya? Jujur aku begitu terkejut dia melakukan ini. Apa ini? Apa dia sudah memberi ku sebagai istrinya? Dia mulai bersikap romantis, tutur katanya juga lembut, tapi kenapa? Apa bisa orang berubah begitu saja dalam waktu satu hari?

Gerakan tangannya mulai aktif masuk ke bawah rok yang aku kenakan, mas Aga mulai meraba paha ku, aku menahan diri agar tidak melenguh di depannya.

Dia menyadarinya dan melepaskan ciumannya.

"Jangan di tahan, mendesah lah"

Kata-kata itu benar-benar membuat wajahku memerah, aku tidak punya pengalaman sama sekali tentang hal ini, selama ini aku tidak pernah pacaran atau dekat dengan lelaki lain, itu ku lakukan karena sejak awal ibu sudah menegaskan padaku jika setelah lulus nanti, aku akan di nikahkan dengan mas Aga.

Sepertinya mas Aga hendak meminta malam pertamanya, tapi jujur aku masih ragu dengan hatinya. Apa dia tulus? Atau hanya ingin kembali mempermainkan aku? Aku takut kembali terluka jadi aku menutup bibirku dengan tangan saat mas Aga ingin mencium ku lagi.

"Arin belum siap mas, ini terlalu mengejutkan" Jujur ku. Dia seperti salah tingkah.

Aku jadi merasa tidak enak padanya.

"Eee jaket ku belum aku masukkan, sepertinya masih di jemur di belakang. Aku kebelakang dulu ya Rin ambil jaket"

"Iya mas"

****

Malam ini mas Aga tidak jadi berangkat, karena ibu terlanjur pulang, dia tidak enak pergi saat ibu baru datang, jadi mas Aga memilih pergi besok saja.

Mas Aga meminta ku tidur di ranjang, tapi aku menolak, jujur aku masih belum siap jika dia kembali meminta hak nya. Aku memang sudah lama menunggu hari ini, tapi aku masih ingin tahu ketulusan hatinya, jujur aku masih ragu kenapa dia mendadak berubah.

Paginya, mas Aga sudah siap pergi, aku membawakan dia bekal, dia tersenyum dan berterima kasih padaku. Ibu juga tersenyum melihat perubahan sikap mas Aga padaku.

"Kamu nggak mau ikut sekalian Rin?" Tawar ibu.

"Kamu mau ikut?" Mas Aga langsung bertanya padaku.

Aku menggeleng pelan.

"Kenapa Rin?"

"Toko sudah tutup lama, nanti kalau tutup terus takut pelanggan kabur"

"Ibu bisa menghandle nya, kamu pergi saja sama Aga"

"Tapi Ibu baru saja sembuh, Arin tidak tega"

"Ya sudah, lain kali saja kalian pergi berdua, nanti ibu Carikan hotel yang romantis"

"Iya Bu"

Mas Aga pamit, seperti biasa aku mencium tangannya, namun kali ini dia tidak langsung melepas tanganku, dia justru menarik tangan ku dan mencium kedua pipi dan keningku.

Ibu makin tersenyum melihat kami.

"Nah gitu dong, pengantin baru itu harus romantis " Kekeh Ibu.

"Tentu Bu, Aga berangkat dulu ya?"

"Iya nak, hati-hati"

Aku keluar rumah mengantar kepergian mas Aga, dia membuka kaca mobil. Dia tersenyum dan melambaikan tangan ke arah ku, aku ikut tersenyum, tangan ini juga refleks ku angkat dan membalas lambaian tangannya.

'Rin?'

'Kamu lagi apa?'

'Rin? Kog nggak di angkat?'

'Rin.....????????'

Tepat jam satu siang aku baru membaca pesan dari mas Aga, aku tersenyum saat membaca pesannya, banyak sekali emoji lucu yang dia kirimkan padaku.

Aku jarang bawa hp saat mengadon kue, lagi pula aku punya hp khusus untuk pelanggan kue kami, jadi ponsel pribadi ku jarang tersentuh.

Aku sangat terkejut saat melihat begitu banyak pesan masuk dari mas Aga.

'Maaf mas, baru istirahat'

Jawab ku singkat. Aku begitu senang melihat pesan ini, untuk pertama kalinya mas Aga berkirim pesan lebih dulu padaku. Aku bahkan terus memandangi emoji yang dia kirim. Rasanya gambar-gambar itu seperti bunga yang mas Aga berikan padaku.

Begitu jawaban ku centeng biru, mas Aga langsung menelepon. Aku terkejut, aku bingung harus mengangkatnya atau tidak. Mana keadaan ku kucel sekali. Hari ini begitu buka toko, kami langsung di serbu pelanggan, hari ini sangat melelahkan tapi terbayar lunas saat mas Aga mengirimi pesan untukku. Aku jadi grogi saat aku ingin mengangkat telfonnya.

"Assalamualaikum Rin"

"Wa'alaikum salam mas.."

"Sudah makan?"

"Sudah mas, sama roti"

"Kog roti, makan nasi Rin"

"Arin masih kenyang mas. Mas Aga sudah makan?"

"Belum"

"Kenapa?" tanyaku hawatir.

"Nggak nafsu Rin, dari tadi mas wa nggak di balas-balas"

"Sekarang sudah di balas mas, mas Aga makan, nanti sakit lagi"

"Aku justru ingin sakit lagi Rin" Gumamnya sangat pelan, namun masih bisa aku dengar.

"Mas bilang apa?"

"Tidak, tidak apa-apa. Kamu Istirahat Rin, jangan capek-capek"

"Iya mas, ini juga lagi istirahat kog"

hening tak ada suara lagi, aku juga bingung mau bicara apa.

"Eeeee kamu minta oleh-oleh apa Rin dari sini?"

"Tidak usah mas, yang penting mas pulang dengan selamat"

"Pasti, mas juga sudah tidak sabar ingin ketemu kamu"

Kalimatnya sukses membuat ku tersipu malu, rasanya siang ini seperti mimpi, mas Aga menelfon dan berkirim pesan duluan padaku. Apa dia sudah berubah? haruskah aku memberikan malam pertama itu setelah dua pulang? Wajahku kembali tersipu mengingat semalam. Ciuman pertama ku sudah di ambil oleh nya. Rasanya aku tengah menjadi orang yang paling bahagia di dunia.

1
Katherina Ajawaila
tangkap bu Emi jgn du beri ampun. msk in. k prodeo, Aga hitung" ponakan sendiri, pasti pembunugan berwncanw/Toasted/
Katherina Ajawaila
lo yg gatel ibu Emi tg terhormat masa lalu. kamu knp di lpahkan k org jelas laki nya ngk Terima 😎
Katherina Ajawaila
thour, tlong para istri biar jujur sm suami, kan kasihan amat liat nya. org. mrk udh menikah tapi di tindas sm seteru jd baca nya resah aja
Katherina Ajawaila
bu Emi, selalu niat nya jelek. aja, ngk tau masalah. malu bu ingat umur udh mau jadi oma msh doyan ngk kb😎
Katherina Ajawaila
Ibu Emi jd Cunak🤪, lg an doyan bener telat angkat deh
Katherina Ajawaila
lucu mm Nya dewa , dewa di suruh main. buat ade" an. nana aja blm begitu mudeng 😳
Katherina Ajawaila
jadi seru ya kan Dewa sebenar sah" aja x ksn dewa sm Aga ada ikatan saudara ya biarin aja. sih dasarnya mm ny dewa , mana ada istilah anak haram yg haram ortunya tp kan itu msh dlm ikatan pernikahan Aga sm Airin 🤭
Katherina Ajawaila
telat Aga, penyesalan selalu dtng belakang an, kalau dtng nya awal berarti pendaftaran🤪
Katherina Ajawaila
yang bisa tolong Dewa hanya Airin, Airin ceraikan aja Aga kan ada foto" mrk berdua sm Rahma sm Chetan, selama 1 thn di cuekkin. , tdk pernah di akuin. di depan org sbg ustri
Katherina Ajawaila
jgn takut Airin dr pertama, Aga sdh ngk jujur, ngk salah kamu sm Dewa😎
Katherina Ajawaila
Aga punya pestil air, ngk akan tembus, brani nya ngerjain cewek ngk jelas, baru juga letnan, pret lah
Katherina Ajawaila
bodok di kadalun mau aja laki" pecundang punya seribu akal bulus. Airin ngeyel ngk habis " 🤭
Katherina Ajawaila
makanya Rin jgn mau di kadallin sm lalat hijau injak aja biar mati untung seragam doank pd hal cemen penyakitan🤪
Katherina Ajawaila
Airin di buat sepeti pekacur yg ngk laku ngemis cinta, krn hutang jasa🤫
Katherina Ajawaila
kasihan lo Airin di buat mba pengasuh, bego, outhour tega benar buat peran utama nya jadi TULALIT. bikin gemes yang baca🤑
Katherina Ajawaila
bego ngk sehat seperti nya jiwa Airin, mau aja di pakai sebagai tameng di depan org 🤪
Katherina Ajawaila
bego Airin ngapain biarin aja suami yg melambai ini blm tentu juga di akan berdamai ngk mutu paling juga ngk bisa nembang, kalau lg tugas di perbasan org cemen berenang aja ampir tenggelam kalau ngk kamu tolong, mesti biar SMP kejang" , aparat loh mana sumpah jabatan. 😳
Katherina Ajawaila
bego Airin biar aja mati tentara kan kamu jd janda teehormat😎
Katherina Ajawaila
percuma sekolah militer tapi cemen sm wanita mending burung mu buang aja biar di mkn anjing 😎
Katherina Ajawaila
sombong Alquranan tapi ngk punya akhlak, munafik, buat kelihatannya bagus depan org Angga 🤑
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!