NovelToon NovelToon
PECUNIA ABSOLUTE: The True Heiress Buys Her Destiny

PECUNIA ABSOLUTE: The True Heiress Buys Her Destiny

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Mengubah Takdir
Popularitas:1.2k
Nilai: 5
Nama Author: Amanda Shakira

Di kehidupan pertamanya, Valerie Vespera mati sebagai pecundang. Sebagai putri kandung konglomerat Elrod yang tertukar sejak bayi, dia malah dibuang ke gudang pengap demi menjaga perasaan si anak angkat palsu yang manipulatif. Tiga tahun dia habiskan mengemis kasih sayang, hingga akhirnya mati dikhianati.
Kini, takdir memutar kembali jarum jam. Valerie terbangun di hari penjemputannya di usia 18 tahun. Namun, Valerie yang naif telah mati.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amanda Shakira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 17: RETAKAN HALUS DI ARUS KAS (REVISI)

Bab 17: Retakan Halus Di Arus Kas (Revisi)

Suasana di dalam ruang kerja pribadi Gilbert Elrod malam ini terasa begitu dingin dan mencekam. AC sentral yang biasanya memberikan kenyamanan justru kini terasa seperti embusan napas kematian bagi pria paruh baya itu. Di atas meja kerja jati yang kokoh, tumpukan laporan arus kas bulanan dari anak-anak perusahaan Elrod Corp berserakan. Lembar demi lembar menampilkan grafik yang mulai melandai, bahkan beberapa lini menunjukkan tren defisit yang samar namun pasti—seperti kanker yang perlahan menggerogoti tubuh perusahaan yang ia bangun dari nol.

Gilbert memijat keningnya yang berdenyut hebat. Ia merasa seolah-olah setiap angka di layar komputer jinjingnya sedang menertawakan ketidakberdayaannya. Tekanan finansial dari tebusan piutang tiga puluh dua miliar rupiah ke Pecunia Corp beberapa hari lalu ternyata meninggalkan efek domino yang jauh lebih menghancurkan daripada perkiraannya. Likuiditas internal mereka menipis di waktu yang paling salah, sebuah krisis yang datang tepat saat tenggat waktu pelunasan vendor utama untuk Grand Ballroom Hotel Mulia jatuh tempo.

"Pa," suara Nicholas memecah keheningan. Sang putra mahkota melangkah masuk setelah mengetuk pintu dua kali. Wajahnya yang biasanya tenang dan berwibawa kini terlihat kuyu, menyiratkan beban yang tidak kalah berat. "Pihak manajemen Hotel Mulia baru saja mengirimkan memo penagihan terakhir. Sisa pelunasan sebesar dua miliar delapan ratus juta rupiah harus masuk ke rekening mereka paling lambat besok siang. Jika tidak, reservasi ballroom untuk pesta Alethea akan dibatalkan otomatis oleh sistem mereka."

Gilbert mengembuskan napas kasar, memejamkan mata rapat-rapat sambil bersandar pada kursi kulitnya. "Dua miliar delapan ratus juta? Bukankah Victoria sudah menyetor deposit awal minggu lalu? Ke mana perginya dana itu?"

"Itu baru deposit untuk dekorasi bunga dan vendor katering eksklusif, Pa," jelas Nicholas dengan nada suara yang semakin merendah, takut memicu kemarahan ayahnya. "Sisa pelunasan ini adalah untuk sewa ruang ballroom utama dan sistem pengamanan VIP hotel. Masalahnya, rekening kas operasional Elrod Corp saat ini benar-benar kering setelah kita mengurasnya habis untuk menambal lubang di proyek tol kemarin. Tidak ada dana cadangan lagi di bank utama."

"Sialan!" Gilbert mengumpat pelan, tangannya mengepal erat hingga buku-buku jarinya memutih. "Gengsi ibumu itu benar-benar akan mencekik leher kita sampai mati. Di situasi kritis seperti ini, dia masih sempat-sempatnya memikirkan prestise sosialita di depan para tamu undangan."

Nicholas terdiam sejenak, menimbang keberaniannya. Ia kemudian menyodorkan selembar dokumen baru ke hadapan ayahnya dengan tangan yang sedikit gemetar. "Hanya ada satu jalan tercepat, Pa. Kita harus menandatangani persetujuan pengalihan dana darurat kedua dari akun anak perusahaan ritel properti kita yang berada di Singapura. Tapi... ini adalah aset untuk ekspansi kuartal depan. Jika kita ambil, kita akan memperlebar retakan halus di pembukuan arus kas kita secara permanen."

Gilbert menatap dokumen tersebut dengan keraguan yang mendalam. Menarik dana dari akun Singapura tanpa audit formal bursa efek adalah tindakan nekat yang sangat berisiko tinggi. Namun, bayangan tentang nama besar keluarga Elrod yang hancur, serta bisik-bisik para elit Jakarta yang akan menertawakan mereka jika pesta Alethea batal, membuat ego Gilbert kembali mengalahkan logika bisnisnya. Ia takut, ia sangat takut citra "keluarga sempurna" yang ia jual selama ini runtuh.

Dengan gerakan tangan yang sarat akan kecemasan dan keputusasaan, Gilbert meraih pulpen emasnya. Ia menorehkan tanda tangan di atas dokumen tersebut. Klik. Pengetukan pulpen terakhir itu terdengar seperti bunyi retakan kecil pertama pada dinding benteng finansial yang ia bangun selama puluhan tahun. Sebuah tanda tangan yang ia tandatangani dengan rasa sesal yang tersembunyi.

Sementara transaksi ilegal darurat itu dieksekusi di lantai atas, Valerie Vespera berdiri tenang di depan jendela kecil kamar gudang bawah tanahnya. Angin malam yang dingin berembus masuk melalui celah ventilasi, membawa aroma tanah kering yang lembap. Di gudang ini, tidak ada lampu kristal, tidak ada karpet beludru, hanya ada kesunyian yang membantunya berpikir jernih.

Di tangannya, ponsel retak seribu miliknya kembali berkedip, menampilkan tangkapan layar aktivitas kliring perbankan internasional yang dikirimkan oleh Julian Prakasa.

"Mereka kembali memakan umpan gengsi mereka sendiri, Nona V," suara Julian terdengar dari balik pengeras suara ponsel, beralun dengan nada kepuasan yang dingin. "Gilbert baru saja menyetujui pengalihan dana dua miliar delapan ratus juta rupiah dari akun properti Singapura untuk pelunasan hotel. Tindakan ini membuat rasio likuiditas jangka pendek Elrod Corp resmi jatuh ke zona kuning di sistem pemantauan bursa internasional."

Valerie menatap angka mutasi tersebut dengan sepasang mata hitam pekat yang teramat hambar. Ia tidak merasa senang, ia hanya merasa puas melihat roda takdir bergerak sesuai kehendaknya.

"Bagus, Julian," jawab Valerie datar, suaranya begitu tenang namun mematikan. "Setiap tanda tangan yang dikeluarkan Gilbert hari ini adalah paku tambahan untuk peti mati perusahaannya. Biarkan retakan halus di arus kas mereka terus melebar secara internal. Jangan lakukan intervensi apa pun sampai malam puncak perayaan itu tiba. Biarkan mereka terus merasa bahwa mereka menang."

Valerie mematikan layar ponselnya. Di atas sana, sayup-sayup ia bisa mendengar langkah kaki Alethea yang sedang mencoba sepatu hak tinggi barunya di atas lantai marmer ruang tengah, tertawa riang menyambut hari besarnya. Tawa itu terdengar begitu nyaring, begitu arogan, dan begitu kosong.

Seulas senyuman yang teramat anggun namun menyimpan kekejaman yang absolut muncul di wajah Valerie Vespera. Retakan halus di arus kas itu kini telah terkunci rapat dalam skenario yang ia susun. Ketika malam pesta itu tiba, Valerie sendiri yang akan memastikan retakan tersebut berubah menjadi gempa finansial total yang akan meruntuhkan seluruh dinasti Elrod tanpa sisa. Ia tidak butuh senjata api untuk menghancurkan mereka; ia hanya perlu membiarkan mereka menghancurkan diri mereka sendiri.

Bersambung....

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

1
Kustri
byk bgt kata draf🤔
masijacoke021205: Halo Kak, mohon maaf ya atas ketidaknyamanannya terkait banyaknya pengulangan kata di bab sebelumnya. Itu murni kesalahan teknis saat proses upload. Bab-nya sudah saya perbaiki dan rapikan sekarang. Terima kasih banyak sudah teliti dan memberikan masukan, Kak. Selamat membaca!
total 1 replies
Kustri
pdhal butuh bertahun" mempelajari bisnis, apalg ttg bursa
Kustri
diulang apa yaa
pas val ke dapur ketemu mbok darmi🤔
Kustri
dibalikin aja didpn tamu undangan... masa anak kandung tak diakui tidur di gudang tak diberi fasilitas, apa gk malu tuh ortu🤭
Kustri
belilah ponsel yg memadai val
Kustri
qu gk mudeng ttg saham, tp penasaran sm val
Kustri
owh.... iya ya... kan val sdh ngalami ini yaa🤭jd tinggal eksekusi👍
Kustri
knp baru kepikiran melaksanakan poin" itu stlh dijemput
gk pd saat di panti🤔
aaaah.... mgkin kendala dr ponsel pintar ya💪
Moreno
draf dref draf dref 😑
Moreno
gimana caranya uang tunai tiba2 masuk menjadi saldo digital
masijacoke021205: Sudah diperbaiki ya, Kak! Terima kasih banyak bantuannya.
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!