NovelToon NovelToon
Jangan Menyesal Setelah Aku Pergi

Jangan Menyesal Setelah Aku Pergi

Status: tamat
Genre:Single Mom / Selingkuh / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:817.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: Jalur Langit

Disa ingin memberi kejutan berupa kehamilan yang telah lama dinanti-nanti, tetapi dia malah mendapatkan kejutan lebih dulu dari Cakra. Cakra membawa pulang Risa yang sedang hamil anaknya.

Dari pada menerima Cakra, yang jelas-jelas sudah mengkhianatinya, dan harus menerima Risa sebagai madunya, Disa memilih pergi dengan membawa anak Cakra yang dia sembunyikan.

"Jangan menyesal setelah aku pergi."

***

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jalur Langit, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17

"Disa ternyata lagi hamil, Ma. Selama ini dia menyembunyikannya dari aku. Aku baru tau hari ini."

Malam itu, Cakra bicara dengan Yuni via telepon. Ia beritahukan tentang kehamilan Disa yang baru saja ia ketahui.

"Hamil? Anak kamu?" sahut Yuni.

"Anak siapa lagi kalau bukan anak aku?" Cakra mendesah pelan. Rasanya marah dan menyakitkan saat teringat penolakan dari mantan ibu mertuanya tadi. Cakra yang biasa disambut hangat dan makanan enak jika datang ke sana oleh Rahmi, kini diusir tanpa belas kasihan.

"Kamu yakin? Kamu tau dari mana? Kata siapa?" cecar Yuni.

Cakra menjawab, "Aku liat sendiri, Ma. Tadi aku nggak sengaja ketemu dia di resto. Perut Disa udah keliatan banget kalau dia lagi hamil."

"Yakin kalau itu anak kamu?" Yuni masih saja mencari kemungkinan-kemungkinan kecil untuk menyalahkan Disa. "Mana tau dia anak Disa sama cowok lain. Kita nggak tau kan apa aja yang udah disa lakuin setelah pisah rumah sama kamu."

Tuduhan keji itu membuat Cakra berdecak keras. Meskipun Disa sudah tidak terikat hubungan apa pun dengannya lagi, sisa rasa yang masih tertinggal di hati membuat Cakra tidak terima mendengar Disa dijelek-jelekkan oleh mamanya sendiri.

"Ma ... Disa bukan perempuan yang seperti itu. Aku kenal dia dengan baik," jawabnya tegas.

Bisa-bisanya Yuni memiliki pemikiran liar terhadap wanita sebaik Disa, Cakra tak habis pikir.

"Mending kamu pastiin lagi, deh," usul Yuni. Kalau benar dia hamil, kamu juga harus memastikan kalau anak itu beneran anak kandung kamu. Jangan sampai kamu tertipu."

Cakra menghela napas. Tidak mau berdebat, ia lantas membalas, "Iya, Ma. Aku akan pastikan lagi."

Cakra merasa ia tidak perlu curiga terhadap Disa. Ia yakin seratus persen bahwa anak yang sedang dikandung Disa, adalah darah dagingnya sendiri. Dan Cakra tidak bisa tinggal diam setelah tahu Disa membawa benih darinya.

"Lagian ya kamu nggak perlu ngerasa bersalah sama Disa, Cak. Salah sendiri dia nggak hamil dari dulu. Sok-sokan disembunyikan segala. Kayak dia bisa aja kasih kehidupan yang layak buat anak itu. Udah ada Risa sekarang yang juga sedang hamil, bisa kasih kamu anak."

Yuni bisa segera tahu kalau Cakra sedang merasa bersalah terhadap Disa. Setelah mengetahui Disa sedang mengandung anaknya, Cakra merasa menyesal karena sudah melepasnya.

Rasanya ingin membawa Disa tinggal bersamanya seperti dulu, namun sayang, talak tiga di antara mereka menjadi tembok penghalang yang kokoh, tinggi, dan tidak bisa diapa-apakan lagi.

Andai Cakra tahu lebih awal, ia tidak akan pernah melepaskan Disa. Tidak akan pernah!

Tanpa Cakra ketahui, obrolannya dengan sang mama di ruang kerjanya itu, diam-diam dicuri dengar oleh Risa. Wanita itu mendengarkan dari celah pintu yang sedikit terbuka.

Ia bicara geram dalam hati.

"Jadi Disa lagi hamil? Kok bisa sih dia tiba-tiba hamil barengan sama aku? Nggak, nggak bisa. Aku harus lakukan sesuatu biar Disa nggak bisa memberikan anak untuk Mas Cakra. Kalau anak yang dikandung Disa lahir dengan selamat, Mas Cakra pasti akan lebih menyayangi anak itu, dibanding dengan anak yang sedang aku kandung. Enggak, itu nggak boleh terjadi. Aku nggak mau perhatian Mas Cakra terbagi sama siapa pun!"

Risa menggeleng-gelengkan kepalanya. Menyadari Cakra sudah selesai bertelepon dengan mamanya, ia segera kembali ke kamar. Jangan sampai Cakra tahu kalau Risa habis menguping pembicaraannya di depan pintu.

"Aku harus ngelakuin sesuatu biar Disa keguguran."

Risa tersenyum licik.

**

Beberapa hari setelah Rayyan memberikan kalung itu, ia tidak pernah muncul lagi. Disa pernah iseng bertanya pada Wulan tentang kegiatan Rayyan. Dan jawabannya, Rayyan sedang disibukkan dengan jadwal penerbangannya yang padat sehingga ia belum mendapatkan jadwal liburnya.

Disa pun selalu mencoba menghubungi nomor telepon Rayyan, namun seringnya nomor itu tidak aktif. Kalau pun aktif, Rayyan tidak memberi balasan atas pesan-pesan yang Disa kirim.

Disa jadi bingung, bagaimana caranya ia akan mengembalikan kalung ini kepada Rayyan? Menyimpan kalung ini rasanya seperti membawa beban tersendiri bagi Disa.

"Ray, kamu kapan pulang? Aku mau balikin kalung ini, aku gak bisa terima."

Untuk kesekian kalinya, Disa mengirim pesan untuk Rayyan. Berharap malam ini Rayyan akan membalasnya. Dan harapan itu akhirnya terkabul.

"Aku nggak mau barang yang udah aku kasih malah dikembalikan."

Disa membaca balasan Rayyan sambil menahan kesal.

"Tapi ini terlalu mewah, Ray. Ini bukan kalung yang harganya dua atau tiga juta. Ini harganya pasti puluhan juta. Atas dasar apa kamu ngasih aku benda semahal dan semewah ini?" balas Disa.

"Atas dasar rasa sayang."

"Cinta."

"Karena kamu istimewa."

"Dipakai. Jangan dikembalikan."

Disa membaca balasan pesan Rayyan dengan kedua mata yang melebar, mulut yang sedikit terbuka, dan jantung yang tiba-tiba berdetak kencang.

...****************...

1
amandavj056
ngerasainkan gimana jdi disa wkwk
Lila
Padahal msh 2thn, msh itungan wajar dibanding 5-10 thn. Alasan buat pembenaran az...
Anonim
Heemmm
Anonim
Lanjut
Sari Nilam
biarin aja gak usah ketemuin dulu ...
Sari Nilam
astafhfirullah...nenrk lampir memang gitu hatinya selalu menuruh berbuat jahat
Sari Nilam
ngapain nangis mak kam mak sombong dan yakin kl zara cucu mu , gak usahlah nemuin disa
Sari Nilam
setuju ayo disa terima saja jadi istrinya captain Rayyan...biar tambah nyesel tujuh turunsn tujuh tanjakan tuh si cakra dan emaknya
Sari Nilam
ya gak usah terlalu lama kebusukan risa dan juga bayi andre itu diketahui.oleh cakra biar tambah terpuruk
Sari Nilam
sukurin kamu risa ....
Sari Nilam
cinta pertama Rayyan sepertinya ...ia masih mencintai Disa .
gaslah ngapain juga cakra ngamuk ..lha dua aja gak tahan godaan
Sari Nilam
🤣🤣🤣
Sari Nilam
benerkan ....jalang dia ..cakra2 ditipu habisan2 mang enak rasakan
Sari Nilam
lawan aja disa kaksu oerlu sebut aja nama risa sahabat rasa pelakor
Vivi Zenidar
ceritanya bagus... semua happy ending
Vivi Zenidar
ceritanya bagus.... semua happy ending
Idairyani
lanjut
liyute_281
bukannya risa tinggal sendiri ya
Sky: mertuanya kan belum tau, kak.
total 1 replies
T Sa
gw pikir novel ini akan bagus jalan ceritanya..

tapi si disa dikasih baik...
ng respek aku dg jalan ceritanya
personal taste
nice
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!