NovelToon NovelToon
CIREMAI: THE LAST SURVIVAL

CIREMAI: THE LAST SURVIVAL

Status: sedang berlangsung
Genre:Zombie / Hari Kiamat / Epik Petualangan
Popularitas:3.7k
Nilai: 5
Nama Author: Heynura9

Lima sahabat mendaki Gunung Ciremai untuk merayakan kelulusan, namun terjebak di tengah wabah mayat hidup yang muncul dari balik kabut. Di jalur Linggarjati yang ekstrem, perjalanan perpisahan ini berubah menjadi ujian survival yang brutal. Mereka harus memeras logika, naluri, dan kesetiaan demi bertahan hidup dari kepungan monster sekaligus tipisnya oksigen di puncak tertinggi Jawa Barat.
Mereka bergabung bersama Satria seorang tentara, dan Shakira seorang dokter untuk Bertahan Hidup dari serangan Mayat Hidup.

Jika kalian diposisi mereka apa yang akan kalian lakukan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Heynura9, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 17

Selasa, 21 Mei Pukul 15.30 WIB

Jalur Linggarjati, Kilometer Enam

Mereka melanjutkan perjalanan dua puluh menit setelah Runa menutup kamera milik Salsabilla. Tidak ada yang membicarakan siluet itu. Bukan karena tidak ada yang ingin, tetapi karena ada kesepakatan tak terucap yang terbentuk di antara mereka di shelter tadi: sekarang bukan waktunya. Sekarang waktunya kaki tetap bergerak, mata tetap ke depan, dan jarak di antara mereka harus selalu cukup dekat untuk dijangkau tangan jika sesuatu terjadi.

Formasi mereka lebih rapat dari sebelumnya. Tidak drastis, tidak sampai berjalan beriringan seperti pasukan, namun cukup terasa perubahannya. Yazid, yang biasanya membiarkan jarak sepuluh hingga lima belas meter dari orang di belakangnya, kini lebih sering menoleh. Salsabilla yang biasanya merekam ke segala arah, kini hanya mengarahkan kamera ke jalur depan dan sesekali, tanpa sadar, ke sisi kiri hutan.

Ke arah tempat siluet itu berdiri.

Zidan berjalan tepat di belakang Yazid sekarang, bukan karena diminta, tetapi karena entah kapan langkahnya sendiri memilih posisi itu. Tubuhnya masih kuat, napasnya masih stabil, namun ada sesuatu di udara kilometer enam ini yang berbeda. Lebih lembab, lebih berat, dan lebih dingin dengan cara yang tidak hanya soal suhu, melainkan tentang sesuatu yang sulit dijelaskan.

Seperti udara yang sudah mengetahui sesuatu lebih dulu daripada manusia yang melaluinya, pikir Zidan sesaat, sebelum ia menggeleng kecil dan menepis bayangan itu. Jangan berlebihan.

Di posisi paling belakang, Rehan dan Yazid berjalan berdampingan untuk pertama kalinya sejak memasuki jalur. Ini tidak lazim. Yazid hampir selalu berada di depan, memimpin arah tanpa banyak bicara. Salsabilla yang memperhatikan dari tengah rombongan menyimpan perubahan itu dalam ingatannya sebagai detail yang perlu dicatat, meski ia tidak mengomentarinya.

"Tadi di shelter," ujar Yazid pelan, suaranya cukup rendah agar hanya Rehan yang mendengar. "Sebelum Salsa panggil Runa."

Rehan menjawab singkat, "Hm."

"Gue dengar sesuatu dari arah barat."

Rehan tetap menatap ke depan, ke punggung Zidan. "Seberapa jauh?"

"Sulit dipastikan di hutan. Tapi bukan dari jalur," jawab Yazid hati-hati. "Dan bukan binatang."

"Kamu yakin?"

"Binatang punya pola gerak yang bisa dikenali. Ini..." Yazid berhenti sebentar, memilih kata dengan cermat. "Ini tidak punya pola yang gue kenal."

Rehan menghela napas pelan. Matanya sekilas bergerak ke sisi kiri hutan sebelum kembali lurus. "Mau bilang ke yang lain?"

"Belum. Zidan tidak perlu tahu sekarang. Kondisinya cukup baik, dan pikirannya tidak boleh terganggu sesuatu yang belum jelas."

Rehan mengangguk sekali, anggukan yang berarti lebih dari sekadar setuju. Artinya, dia ikut menanggung rahasia itu.

"Tapi kalau ada tanda lain," lanjut Yazid.

"Kita kasih tahu semua orang."

"Dan kita pertimbangkan turun."

"Oke."

Mereka terus berjalan. Dua orang dengan latar belakang berbeda, satu terbiasa hidup dengan rencana yang tersusun rapi, satu lagi terbiasa bertahan tanpa banyak pegangan, kini melangkah dalam ritme yang sama. Mereka membawa kecemasan yang tidak akan dibagikan kepada tiga orang di depan kecuali keadaan memaksa.

Karena begitulah cara beberapa jenis kepedulian bekerja: tidak selalu dengan kata-kata atau peringatan keras, melainkan dengan diam, berjaga, dan menanggung beban yang orang lain bahkan tidak sadar sedang ada. Dan langkah mereka terus berlanjut, menembus hutan yang perlahan menggelap tanpa henti.

1
Kustri
lanjutkan!!!
Kustri
oalah zidan... zidan orang terbirit" kamu malah nyantai😂
Kustri
semangat buat lanjutin karyamu ini
sabar, yakin pasti byk yg mampir
💪💪💪
Kustri
hlaa py to, saya jg sdh siap melanjutkan, koq malah mentok😩
Kustri
kamu salah 1 dr mrk, tubuhmu ada zat yg sama dgn mrk zidaaaan... 😁bener gk sih thor🤭
ambil yg bisa kau bawa, ingat temen"mu😂lari butuh tenaga💪
Kustri
mayan di swalayan stok makanan & minuman aman👌🤭
Kustri
☕tak sogok biar crazy up🤭😁
Kustri
weh zidan 🎷🎼ada apa dgnmu...
Kustri
ngeyel BGT👊👊👊wae
Kustri
qu msh capek, dok masa iya baru nyampe bawah, istirahat jg blm masak suruh naik lagi😫😫😫
Kustri
ky'a satria gk nyebut zidan, koq sakira tau yg terpapar itu zidan🤔ampe qu ulang baca'a🤭
NR: wkwk, terimakasih kak.
total 1 replies
Kustri
diminumin air kelapa ijo x yaa🤭
Kustri
memukul jgn hanya pukul
melirik, melihat dll, klu hrs ditambah awalan/akhiran tambahkan thor, spy bahasa'a enak dibaca
lanjuuuut👉👉👉
Kustri
wah zidan ky'a terpapar dr serbuk nih, melihat kondisi'a
Kustri
eumm... dr jamur yg fajar makan waktu kelaparan itu yaa
Kustri
kira" apa obat penyembuh'a ya🤔
wlu cm baca, tp deg"an jg 💪
t-rex
suka banget upnya langsung banyak gini. btw Thor, perkiraan end dibab berapa? wkwk. mau nabung bab😭😭🤭
NR: Up banyak kalo lagi ada ide aja kak wkwk, kalo up nya cuman 1 bab itu lagi stuck alur ceritanya mao dibawa kemana yak ini wkwk,
total 1 replies
Kustri
qu koq deg"an klu zidan terpapar😫
lanjut lagii
Kustri
lanjuuut 👉👉👉
Kustri
bisa gk thor kalimat"nya diperhalus, perasaan dipart" awal kalimat'a enak dibaca
mrk blm saling kenal mosok manggil'a lu gue, yg pasti satria jg lbh tua✌
saran ajaa spy karyamu lbh sempurna💪
NR: oke kak, terimakasih saran nya, 😍🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!