NovelToon NovelToon
Perjodohan Masa SMA

Perjodohan Masa SMA

Status: tamat
Genre:Pihak Ketiga / Bad Boy / Nikahmuda / Dijodohkan Orang Tua / Tunangan Sejak Bayi / Idola sekolah / Tamat
Popularitas:3.6M
Nilai: 4.8
Nama Author: Alfiyah Mubarokah

Dijodohkan? Kedengarannya kayak cerita jaman kerajaan dulu. Di tahun yang sudah berbeda ini, masih ada aja orang tua yang mikir jodoh-jodohan itu ide bagus? Bener-bener di luar nalar, apalagi buat dua orang yang bahkan gak saling kenal kayak El dan Alvyna.

Elvario Kael Reynard — cowok paling terkenal di SMA Bintara. Badboy, stylish, dan punya pesona yang bikin cewek-cewek sampai bikin fanbase gak resmi. Tapi hidupnya yang bebas dan santai itu langsung kejungkal waktu orang tuanya nge-drop bomb: dia harus menikah sama cewek pilihan mereka.

Dan cewek itu adalah Alvyna Rae Damaris — siswi cuek yang lebih suka diem di pojokan kelas sambil dengerin musik dari pada ngurusin drama sekolah. Meskipun dingin dan kelihatan jutek, bukan berarti Alvyna gak punya penggemar. Banyak juga cowok yang berani nembak dia, tapi jawabannya? Dingin banget.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alfiyah Mubarokah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 3 Sama-Sama Punya Pacar

Pagi itu, suasana SMA Bintara mendadak riuh gara-gara kedatangan motor sport berwarna hitam yang dengan gagah meluncur melewati gerbang sekolah elit tersebut. Suara knalpotnya menggelegar, membuat semua kepala serempak menoleh. Para siswa yang baru berdatangan langsung saling pandang, mencoba menebak siapa pengendara misterius itu.

Tak ada yang mengira bahwa pengendara di balik helm full face itu ternyata seorang cewek. Bukan hanya helm, ia juga mengenakan jaket kulit hitam dan celana denim ketat berwarna senada, sukses menyamarkan identitasnya. Gerak-geriknya tegas, tidak seperti kebanyakan siswi baru yang biasanya malu-malu saat pertama datang ke sekolah baru.

Dialah Alvyna. Gadis cantik yang baru saja pindah ke sekolah itu karena tekanan dari sang mama. Dengan gerakan tenang dan angkuh, ia memarkir motornya di pojok parkiran. Sekali pun tak menoleh ke arah siswa-siswa lain yang mulai berbisik. Begitu melepas helmnya, rambut panjangnya terurai sempurna, berkilau terkena sinar matahari pagi. Wajahnya yang mulus dan ekspresi dinginnya memancing reaksi spontan dari para siswa laki-laki yang melihat.

"Buset! Cewek cuy!!" Teriak salah satu anak kelas dua.

"Anak siapa tuh? Cantiknya gak ngotak!" Ujar yang lain sambil melongo.

"Kenalan dong dek! Mau gak abang anter ke kelas?" Celetuk seorang senior sok akrab.

Suasana parkiran makin panas, bukan karena matahari, tapi karena aura gadis baru yang langsung jadi pusat perhatian. Di pojok area parkir, seorang cowok berambut coklat gelap yang baru turun dari motornya hanya mengamati dalam diam.

Ya, dia adalah El. Siswa populer, pemain basket, dan punya segudang penggemar di sekolah itu. Tapi hari ini, sorot matanya berbeda. Bukannya tertarik seperti siswa lain, El justru terlihat gelisah. Karena gadis itu si gadis yang sukses membuat satu sekolah heboh adalah tunangannya. Meski ikatan itu terjadi secara mendadak dan tanpa persetujuan mereka berdua, kenyataannya semalam cincin sudah melingkar di jari masing-masing.

“Heh, calon istri gue ternyata bisa bikin satu sekolah heboh ya,” gumam El sambil menyunggingkan senyum miring, setengah geli, setengah pusing sendiri.

Di belakangnya, tiga sahabatnya Sethian, Darian, dan Arsenio ikut terbengong.

“Siapa tuh? Gila cantiknya bukan main!” Seru Sethian, hampir menjatuhkan botol minumnya.

“Dari cowok jadi cewek? Gue gak nyangka! Itu sih harus banget dideketin!” Darian ikut komentar, matanya berbinar penuh niat.

“Setuju! Wajah gitu sih langka. Kalo lo lambat gue duluan deh. Demi dia gue rela putusin semua yang lain!” Arsenio menimpali dengan gaya khas buayanya, sambil menyisir rambut pakai tangan.

El hanya tersenyum penuh arti. “Belum ada yang tau tapi gue udah duluan dapat dia,” batinnya. Tapi senyuman itu cepat menghilang saat dia mengingat kenyataan yang sebenarnya.

“Ck jangan kelewat GR El. Lo juga dijodohin karena dipaksa,” gumamnya dalam hati.

“Lo kenapa?” Tanya Darian curiga melihat sikap aneh temannya.

El cepat-cepat menggeleng. “Gak. Gue cabut dulu. Mau nyari cewek gue.”

“Cewek?” Sethian mengernyitkan dahi. “Yang mana? Lyra?”

Ya, El memang punya pacar. Meski hubungan mereka penuh drama dan putus nyambung entah berapa kali, cewek bernama Lyra itu selalu balik lagi. Dan El entah kenapa gak pernah benar-benar menolak.

“Lah tumben, biasanya ceweknya yang ngejar dia duluan,” Sethian menyipitkan mata.

“Mungkin lagi punya duit lebih,” Arsenio menimpali sambil tertawa pelan.

“Ceweknya matre banget, heran si El kok bisa betah,” Darian mencibir, suaranya cukup lantang.

“Murid baru tadi masih lebih cantik. Natural banget gak kayak Lyra yang make upnya tebal kayak tembok!” Darian melanjutkan dengan penuh semangat.

“Yup, si Lyra bakal punya saingan tuh!” Arsenio menyahut sambil menepuk bahu El.

Sementara itu, El sudah mulai melangkah mengikuti Alvyna dari belakang. Gadis itu berjalan sendirian, tanpa ekspresi, menyusuri koridor yang masih sepi karena bel belum berbunyi. Ketika Alvyna berhenti di depan ruang kelas kosong yang sudah lama tak terpakai, El melihat kesempatan.

Tanpa banyak pikir, dia langsung bergerak cepat. Dalam hitungan detik, dia sudah menutup mulut Alvyna dari belakang dan menyeretnya masuk ke ruangan berdebu itu.

“Ammph!”

Brakk!

Pintu ditutup cepat. Alvyna memberontak panik, tapi El memojokkan gadis itu ke tembok dan baru melepaskan tangannya setelah yakin tidak ada yang melihAt mereka masuk.

“Lo gila ya? Mau ngapain hah!” Bentak Alvyna panik, matanya menyapu seluruh ruangan yang penuh jaring laba-laba.

El hanya tersenyum penuh percaya diri, tidak terintimidasi sama sekali. “Lo beneran pindah sekolah ke sini? Atau jangan-jangan lo emang gak bisa suka sama gue dan sengaja nurutin bokap gue biar bisa deket sama gue?”

Alvyna melotot. “Hah?! Pede banget sih lo! Gue pindah karena disuruh, bukan karena pengen ngeliat muka lo tiap hari!”

El sempat kaget. Ditolak? Dia? Cowok seganteng dirinya?

“Yakin? Gimana kalo gue bisa bikin lo jatuh cinta, hmm?”

Alvyna mendesis. “Keep dreaming, El! Gue juga punya pacar!”

El mendadak terdiam. Jantungnya berdegup tak karuan. “Lo punya pacar? Terus kenapa mau dijodohin sama gue?”

“Pertanyaan yang sama buat lo! Lo juga punya pacar kan tapi tetep aja nerima lamaran dari bokap nyokap lo!”

El mencibir, ekspresi wajahnya berubah sinis. “Gue dipaksa. Tapi harusnya lo bersyukur bisa punya tunangan sekeren gue!”

Alvyna melirik jijik. “Ck. Narsis parah ya! Lo mikir gue bangga gitu dijodohin sama cowok kayak lo? Maaf selera gue gak serendah itu!”

El melotot. “Mata lo sehat gak sih? Cowok sekeren gue lo bilang gak ganteng?”

Alvyna menatapnya lelah. “Lah kalo menurut gue lo gak ganteng ya suka-suka gue dong! Mata-mata gue ini!”

Mereka saling tatap. Makin lama, jarak mereka makin dekat. Napas keduanya sudah saling menyentuh. El menatap Alvyna lekat-lekat hingga hanya beberapa sentimeter yang memisahkan wajah mereka. Alvyna sampai memejamkan mata.

El tersenyum geli. “Lo pikir gue mau nyium lo? Belum waktunya sayang. Nanti aja pas udah nikah biar lebih greget dan hot.”

Alvyna membuka mata cepat, wajahnya merah padam.

“GUE CINCANG LO KALO MACEM-MACEM YA!!” Teriaknya meledak.

El malah tertawa dan segera kabur keluar ruangan, meninggalkan Alvyna yang berdiri mematung dengan wajah penuh emosi. Gadis itu mengepalkan tangan, giginya berbunyi karena kesal luar biasa.

"Dasar cowok sinting! Gue nyesel banget sumpah mau-mau aja nurut Mama!" Gerutunya sambil mengacak-acak rambut sendiri.

Di luar El bersiul santai. Hatinya mungkin masih kacau, tapi senyum puasnya gak bisa disembunyikan. Hari pertama sekolah ini sudah lebih dari seru dan itu semua baru permulaan.

1
𝔪𝔢𝔩𝔦𝔞𝔫𝔞𝔣𝔟𝔯𝔫
🤣
𝔪𝔢𝔩𝔦𝔞𝔫𝔞𝔣𝔟𝔯𝔫
🤭
first name
sdah baca smpe sejauh ini tapi kok ga ad perkembangan,sma2 lembek sma2 bodoh,trus plin plan ga ad ketegasan sma Skali,fix berhnti lanjut baca,cari cerita lain aj
first name
paling ga suka sma cewek ga bisa tegas ga sesuai sama karakter rae,sdah tau suaminya plin plang ga bisa tegas egois,masih juga di baik2n
first name
gimana konsepnya mereka ini,El ga terima rae punya cowok,lah dia sndiri terang2n pacaran sama lyra
first name
jadi cowok kok ga bisa tegas sma pacar,modelan bgtu masih mau2 aj,mana matre pula,sdah pemaksa,egois lagi
Melki
serunya....
Melki
lucu...
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
untung el ga jadi sm lyra bayangin aja dia dapet isteri sm mertua siluman semua 😩
𝔪𝔢𝔩𝔦𝔞𝔫𝔞𝔣𝔟𝔯𝔫
😍
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
nah ini juga pertanyaan gua dr awal emang selama pacaran sama lyra kagak pernah di kenalin sm bapak tiri nya apa begimana kok ngeliata mukanya rehan dia juga ga ngenalin 🤣😅
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
bisa bisa dia pake gue lagi ngomong sm mama nya 🤣😅
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
anak sekolah make tas 200 juta wkwk ga masalah sih kalo beli dr duit orangtua sendiri tp dia minta sama sesama pelajar 😅 kenape ga minta sm orangtua sendiri sih 😏
Onzha Aloych
💪🙏
Aria Ahlul Fikri
semangat thoor💪💪
Anka Arka
di novel knp klu hamil ngidam pada lebay ya
Zahra Ramadhani
seru Bangett
𝔪𝔢𝔩𝔦𝔞𝔫𝔞𝔣𝔟𝔯𝔫
pliss jangan sampai ketahuan😭😭
𝔪𝔢𝔩𝔦𝔞𝔫𝔞𝔣𝔟𝔯𝔫
ternyata cuma mimpi 🥰🥰
𝔪𝔢𝔩𝔦𝔞𝔫𝔞𝔣𝔟𝔯𝔫
semoga mama dan papa Alvyna rujuk kembali 🙏🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!