NovelToon NovelToon
Istri Kesayangan Tuan Dexter

Istri Kesayangan Tuan Dexter

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Mafia / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:44.9k
Nilai: 5
Nama Author: Pa'tam

"Ini cek satu miliar. Tapi serahkan putri mu." Dexter.

Dexter yang dikenal dingin terhadap perempuan. Tapi tertarik pada seorang gadis yang ditemuinya.

Dengan caranya sendiri, dia memaksa untuk menikahi gadis itu. Bahkan tidak segan-segan memberikan cek senilai satu miliar.

"Pa, aku tidak ingin menikah dengan pria tua dan cacat." Wilona.

Sementara gadis yang diincar Dexter adalah Kiandra. Seorang gadis yang memiliki identitas ganda.

Siapa gadis itu sebenarnya? Apa yang istimewa dari gadis itu sehingga membuat Dexter tertarik? Bahkan rela mengeluarkan uang sebanyak itu untuk mendapatkan gadis itu.

Kalau penasaran baca yuk.

Cerita ini hanyalah fiksi belaka. Tidak ada kaitannya dengan kehidupan nyata.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pa'tam, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 17

(Yang tidak suka boleh di skip bab ini.)

Dexter memutar tubuh Kiandra, sehingga tubuhnya menghadap ke Dexter. Kiandra tertunduk, namun Dexter memegang dagunya, hingga Kiandra sedikit menengadah.

Kiandra tidak berani bertatap mata dengan Dexter. Dexter tersenyum, Kiandra seorang ketua dunia bawah, tapi terlihat polos disaat seperti ini.

"Tatap aku," ucap Dexter pelan.

Kiandra menurut saja, dia hanya menatap sebentar, kemudian kembali tertunduk. Dexter kembali mengangkat dagu Kiandra dan dengan cepat mengecup bibirnya.

Kiandra melotot, namun dia juga tidak berani marah. Dexter adalah suaminya yang sah, jadi, jangankan cuma mencium, melakukan hal yang lebih juga sah-sah saja.

"Jangan bilang ini ciuman pertamamu," kata Dexter. Kiandra hanya mengangguk pelan. Padahal, ini juga adalah ciuman pertama bagi Dexter.

"Apa kamu sudah biasa?" tanya Kiandra. Dexter tersenyum, dengan sedikit malu-malu dia mengatakan jika ini juga yang pertama.

Merasa tidak ada penolakan, Dexter kembali mencium bibir Kiandra. Kiandra terdiam tanpa membalas.

Walaupun tidak mendapatkan balasan, namun Dexter tetap menciumi Kiandra. Setelah beberapa saat, Kiandra akhirnya membalas.

Kiandra melingkarkan tangannya di leher Dexter. Sementara Dexter merapatkan tubuh Kiandra hingga menempel.

Dexter mengangkat tubuh Kiandra tanpa melepas ciuman keduanya. Secara perlahan Dexter membawa Kiandra ke tempat tidur dan membaringkannya.

"Boleh ya?" ujar Dexter sambil berbisik.

Kiandra tidak menjawab, namun matanya seolah memberikan isyarat bahwa dirinya juga menginginkannya.

Merasa tidak ada jawaban, Dexter menganggap Kiandra setuju. Dexter kembali mengecup kening hingga ke bibir Kiandra.

Kiandra melenguh ketika Dexter menyelusuri bagian sensitif Kiandra. Walaupun ini pengalaman pertama mereka, namun naluri keduanya tidak bisa dipungkiri.

Entah sejak kapan Dexter melepas pakaian Kiandra? Namun yang pasti, keduanya sudah sama-sama polos.

Kiandra memejamkan matanya, dia benar-benar hanyut dibawa arus yang diciptakan oleh Dexter. Hingga tanpa sadar, Kiandra mengeluarkan suara lenguhan.

"Istirahatlah," kata Dexter.

Kiandra hanya terdiam. Namun tidak bisa dipungkiri, dari wajahnya nampak raut kekecewaan. Seolah apa yang diinginkan tidak kesampaian.

"Apa kamu tidak mampu melakukannya?" tanya Kiandra setelah beberapa saat terdiam.

"Apa kamu menginginkannya?" Bukannya menjawab, Dexter malah balik bertanya.

"Au ah, gelap," ucap Kiandra. Kemudian dia berbalik membelakangi Dexter.

Dexter tersenyum, kemudian dia kembali merayu Kiandra dengan sentuhan-sentuhan lembut. Namun Kiandra menepis tangan Dexter.

"Keluar sana, tidur di kamar lain," kata Kiandra ketus.

"Marah ya? Ayo kita mulai lagi."

"Sudah nggak mood."

Kiandra menarik selimut dan menutupi tubuhnya yang tidak mengenakan apa-apa. Dexter membuka selimut yang dipakai Kiandra, kemudian melakukan hal yang sama seperti tadi.

"Boleh ya?" tanya Dexter berbisik.

Kiandra yang sudah pasrah sejak tadi hanya mengedipkan matanya sebagai kode, jika dia mau.

Tanpa membuang waktu, Dexter pun mulai melakukan pendakian. Setelah tadi, dia melakukan pemanasan terlebih dahulu agar Kiandra merasa nyaman.

"Sepertinya kamu sudah terbiasa," kata Kiandra disela-sela pendakian mereka.

Dexter tidak menjawab, karena lebih fokus memimpin jalannya pendakian. Tidak perduli keringat sudah mulai membasahi tubuh keduanya. Dan nafas Dexter pun mulai ngos-ngosan.

"Gantian sayang," kata Dexter. Kiandra menggeleng. Dia lebih nyaman jika Dexter yang memimpin jalan.

Dexter berhenti sejenak, wajahnya mendongak sedikit. Kemudian melanjutkan perjalanannya.

Beberapa menit kemudian, Dexter melenguh panjang ketika dia sudah sampai. Namun Dexter belum mau berhenti, karena Kiandra masih belum sampai.

Hingga akhirnya Kiandra pun sampai ke puncak. Barulah Dexter melepaskan diri dan berbaring di samping Kiandra.

"Kita istirahat sebentar, aku capek sayang," kata Dexter.

"Aku juga capek," kata Kiandra.

Dexter mengecup kening Kiandra. Kemudian memeluk Kiandra. Tidak perduli walau tubuh keduanya bermandikan keringat.

"Aku mau mandi," kata Kiandra.

"Jangan dulu sayang. Nanti kita lanjut lagi," kata Dexter.

"Tapi aku capek. Dan juga masih terasa nyeri," kata Kiandra.

Dexter tidak berkata apa-apa lagi. Dia tetap memeluk Kiandra erat. Sesekali dia mengecup kening dan bibir Kiandra dengan lembut.

Setelah satu jam istirahat, Dexter pun memulai lagi. Kiandra juga tidak menolak. Karena Dexter adalah suaminya, jadi tidak ada salahnya melayani keinginan suaminya.

Sementara semuanya selesai, keduanya pun terlihat lelah. Hingga akhirnya keduanya pun tertidur saling berpelukan.

Pagi harinya ...

Jam lima pagi Kiandra sudah bangun. Dia membangunkan suaminya untuk mandi. Sebelum suaminya benar-benar bangun, Kiandra sudah lebih dulu masuk dalam kamar mandi.

"Huft." Dexter menghela nafas panjang. "Pantas saja mereka semua ketagihan," gumam Dexter.

Dexter tersenyum membayangkan kejadian semalam. Hingga Kiandra keluar dari kamar mandi, Dexter masih duduk di tempat tidur.

"Mandi sana, nanti terlambat ke kantor," kata Kiandra.

"Memang masih kuat mau kerja?" tanya Dexter.

"Aku tidak selemah itu," jawab Kiandra. Dexter tersenyum tipis, kemudian bangun dan berjalan ke kamar mandi.

Kiandra membuka lemari pakaian, benar saja, banyak pakaian yang sudah disediakan oleh Arsy untuknya.

Kiandra geleng-geleng kepala sambil tersenyum manis. Ibu mertuanya begitu baik, sehingga keperluan Kiandra pun sudah di siapkan.

"Kenapa?" tanya Dexter yang baru keluar dari kamar mandi. Dia melihat Kiandra masih berdiri di depan lemari pakaian yang terbuka.

"Tidak ada apa-apa. Aku hanya ingin berterima kasih kepada mama, beliau terlalu baik," jawab Kiandra.

Dexter mendekat, lalu memeluk Kiandra dari belakang. Dexter mencium aroma tubuh Kiandra yang wangi.

"Sudah, jangan sampai kejadian semalam terjadi lagi pagi ini. Nanti kita tidak jadi berangkat kerja," kata Kiandra.

"Bagus dong, seharian ini kita di kamar saja. Bagaimana?" tanya Dexter.

"Jangan ngaco, aku mau kerja. Masa baru mulai kerja sudah mau libur."

"Pakaianku mana?"

Kiandra membuka lemari satunya, kemudian memilih pakaian formal untuk Dexter. Kiandra juga memasangkan dasi untuk suaminya.

"Ternyata begini rasanya punya istri," ucap Dexter pelan. Namun Kiandra tidak menjawab, dia masih sibuk memasang dasi di leher Dexter.

Setelah keduanya siap. Mereka pun keluar dari kamar. Dexter menggandeng tangan Kiandra ketika menuruni tangga.

"Ma, Pa, kita mau berangkat kerja. Sekalian pulang ke rumah," kata Kiandra.

"Loh, tidak cuti? Nanti mama mau ajak kamu jalan-jalan," ujar Arsy.

"Kapan-kapan deh Ma, aku dan Dexter ingin kerja dulu," kata Kiandra.

"Kamu ini bagaimana sih? Istri kok dipaksa untuk bekerja," ucap Zio.

"Bukan keinginanku Pa," kata Dexter.

Mereka pun sarapan pagi terlebih dahulu. Setelah sarapan, mereka pun pamit. Kiandra dan Dexter mencium tangan kedua orang tuanya secara bergantian.

Kemudian Arsy mengantar mereka hingga depan pintu. Kiandra memeluk Arsy dan mencium pipi Arsy sebelum masuk ke dalam mobil.

"Hati-hati di jalan, nanti menginap lagi di sini," kata Arsy.

"Iya Ma, tapi aku terserah Dexter saja," ucap Kiandra.

Dexter membuka pintu mobil untuk Kiandra. Setelah Kiandra masuk, barulah Dexter masuk ke dalam mobil.

Arsy melambaikan tangannya ketika mobil Dexter mulai bergerak. Kiandra membuka jendela mobil, lalu membalas lambaian tangan mertuanya.

1
Osie
basuki urat malu udah pd putus tuh
Cindy
lanjut kak
Mey Abimanyu
pdhal nunggu Arsy maki² Maura soalnya nyodorin anaknya 🤣🤣
Tiara Bella
kapok gk tuh si basuki pke acara pengn dikawinin lg anaknya sm Dexter....
Astuti tutik2022
Serakah sich jdi org...
Nice1808
Basuki mau menjual perusahaannya dan pasti akan kelbali ke kiandra krna itu warisan ibunya👍👍mantap mmng dexter👍
Astuti tutik2022
Sayangny kebanyakan di dunia nyata kadesny malah lebih dulu mentingin perutny sendiri. Destiny satu yg seprt ini
Osie
laahh mama regina g pengen tau gitu àpa nama belakang dexter/CoolGuy//CoolGuy//CoolGuy/
Cindy
lanjut kak
🇦 🇵 🇷 🇾👎
zio
Nice1808
keluarga handerson tiada tanding kebaikannya, klo dunia nyata ada mungkin kita ikut senang🤣ini dunia novel🤭👍👍👍lanjut thor
Lucy
lanjut double up thor🤭dexter dan kiandra bnr2 org baik🤭😄👍
Sani Srimulyani
andai saja keluarga Henderson ada di dunia nyata, pasti rakyat ikut sejahtera....
Pa'tam: Hehe, kenyataannya semuanya hanyalah khayalan penulisnya semata.
total 1 replies
Sani Srimulyani
Henderson dilawan.....🤭
Cindy
lanjut kak
dik sugiyantoro
kalo mama regina dulu ratu dunia bawah berarti kenal dong dong dengan papa zio papanya Dexter, kan sama mantan pimpinan dunia bawah sebelum diteruskan oleh Dexter.
kaylla salsabella
eh... datang cuman buat duel uji nyali🤣🤣🤣
Astuti tutik2022
"Dan aku pastikan Itu tak akan pernah terjadi" 🤣🤣🤣.kata hati Dexter
Nice1808
🤣🤣🤣Datang cuma mau ngetest suaminya kiandra tapi regina salah krna suami kiandra gk trklaahkan palagi keturunan kluarga Henderson dan mafia 🤣🤣
Lucy
hahaha DTG cuma mau menguji suami kiandra🤭tapi salah kalian kalah dgn keturunan kluarga henderson
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!