NovelToon NovelToon
Genius Modern Dinegeri Kuno

Genius Modern Dinegeri Kuno

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Ruang Ajaib / Fantasi Wanita
Popularitas:32k
Nilai: 5
Nama Author: Delia Ata

Qing Lizi, seorang yatim piatu berprofesi sebagai dokter militer genius yang menguasai banyak hal. Selain cantik, ia juga memiliki dedikasi tinggi pada tugasnya.

Gadis berusia 30 tahun yang gemar akan tantangan, memilih bergabung dengan pasukan militer negara setelah mendapat lisensi kedokterannya.

Saking geniusnya, Qing Lizi sudah meraih gelar dokter specialis diusia dua puluh empat tahun.

Kariernya berjalan mulus, bermacam misi telah ia jalani, hidup mapan, banyak teman, digandrungi puluhan pria.

Sayangnya Qing Lizi tak berumur panjang. Ia harus kehilangan nyawa saat bertugas dinegara berkonflik bersama tentara perdamaian.

Namun bukannya pergi kesurga atau neraka, jiwa Qing Lizi malah pindah keabad kuno, menempati tubuh seorang gadis berusia sepuluh tahun.

Suatu hari, Qing Lizi mendapat anugerah sebuah cicin ajaib yang memberinya banyak keutungan.

Bagaimanakah kisah perjalanan Qing Lizi dikehidupan keduanya ini..?

Apa fungsi cincin ajaib yang melingkar dijari manis Qing Lizi

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Delia Ata, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Masih mendalami

Lentera kain kasa menggantung rendah diatap dan dahan pepohonan. Halaman tiga rumah darurat terang benderang, ramai riuh dengan tawa canda kebersamaan.

Sup burung pegar, kelinci panggang, daging merah rempah, tumisan asparagus liar, bayam dan rebung. Menjadi menu lezat makan malam.

Denting mangkuk dan sumpit, melengkapi kehangatan yang terjalin manis diantara tiga keluarga bertentangga.

Camilan kenari panggang dan kastanya goreng madu, berpadu nikmat dengan arak dan teh Shan Zhe.

"Paman, masih ingat bibi Yoran..?" tanya iseng Qing Lizi.

Para orangtua yang lain terkekeh.

Qing Jian mengacak pucuk kepala sang keponakan.

"Jangan suka bergosip..!"

Qing Lizi mengerucutkan bibirnya.

Su Yoran, gadis berusia delapan belas tahun yang tidak jua mau menikah karena menunggu Qing Jian, meski mereka tak memiliki ikatan asmara atau perjanjian hubungan.

Su Yoran sejak usia sebelas tahun sudah menyukai Qing Jian, menolak banyak lamaran yang datang.

Padahal bukan cuma pemuda dari keluarga berekonomi pas-pasan yang meminang, dari klan kaya juga ada.

Namun Su Yoran tetap tak tergoyahkan, ia mencintai Qing Jian dan akan tetap menunggu pemuda itu.

Su Yoran sudah bersumpah pada dirinya sendiri Jika memang tidak berjodoh dengan Qing Jian, ia akan menikah setelah melihat pria yang ia sukai bahagia dengan istri pilihannya.

Saat Qing Jian ditugaskan keperbatasan utara, Su Yoran memilih berkerja dirumah seorang pejabat kementrian perpajakan menjadi asisten juru masak.

Selain menghindari paksaan menikah dan gunjingan tetangga, Yoran juga ingin mencari kesibukan agar kerinduannya pada Qing Jian sedikit teralihkan.

Su Yoran hanya akan pulang kerumahnya satu atau dua bulan sekali.

Su Yoran juga sangat baik, selalu bersikap hangat dan perhatian pada nenek Qing, Qing Jia dan Lizi.

Setiap pulang pasti membawa oleh-oleh bagi mereka. Tapi sudah barang tentu jatah Qing Jia dan Lizi dirampas keluarga Kang.

Kembali keacara makan malam penyambutan Qing Jian.

Hingga setengah batang lilin meleleh terbakar, kebersamaan malam itu berakhir.

Karena dirumah darurat Qing cuma ada dua kamar, maka Qing Jian harus mengalah tidur didipan kayu ruang tamu sekaligus gudang pangan untuk sementara waktu.

Qing Lizi sendiri langsung memasuki alam dimensi jiwa yang kembali naik level begitu selesai mengunci pintu kamar.

"Kali ini berapa persen..?" tanya datar, duduk santai ditepian kolam air roh spiritual.

"Dua kunci bisa terbuka nona..! satu lahan 100%, untuk yang lain 30%."

Wajah judes Qing Lizi berseri, mata lentiknya memandang Qiao An ramah. Ia siap untuk menjilat, berkata manis sampai perut Qiao An mual.

Naga putih itu sontak saja mendesis muak, bersandar malas pada tahta batu roh jiwa tempat ia bersemedi.

"Ladang herbal untuk level puncak, 30% apoteknya."

"Tidak lahan dan gudang pangan nona..?" tanya Qiao An.

"Tidak..!" tegas Qing Lizi.

"Masih banyak cara menghasilkan uang untuk mendapat makanan, lagi pula ada hutan yang luas dibelakang desa."

Leher naga betina manggut-manggut "baik, silahkan menunggu prosesnya nona..!"

Angin berhembus sedikit lebih kencang, tanah bergetar halus, gemercik air danau roh spiritual bersiul lirih.

Lahan meluas, tanaman aneka warna dan jenis bertunas, bangunan berpondasi batu muncul rendah.

Tiga menit berlalu, satu hektare ladang terhampar hijau.

Enam menit, empat hektare....

Sepuluh menit, tujuh hektare ladang herbal terbuka membentang subur dihadapan Qing Lizi.

Gadis itu takjub, kedua bibirnya menganga lebar.

Ini kali pertama Qing Lizi melihat proses pembebasan lahan alam dimensi jiwanya.

Ribuan herbal dari beraneka macam jenis yang ada dan tak ada dimasa ini, semua tumbuh berdampingan disana.

Bukan hanya itu saja, bahkan beberapa ragam buah-buahan legenda yang cuma ada dalam dongeng saja tersaji lebat khusus tumbuh dilahan perkebunan.

Qing Lizi terbahak riang, ia berlari kesana-kemari memeriksa ladang herbal yang kelak akan menjadi salah satu sumber devisa kekayaannya.

Namun ketika kornea remaja itu menoleh kearah bangunan apotek herbal, senyumnya berubah suram, wajah ayunya menghitam kesal.

Apa-apanya ini...

Tiga puluh persen cuma menjadi pondasi dan dinding sebatas pundaknya.

"Tidak perlu kecewa nona, kau bisa meracik serta membuat pil obat sendiri. Bukankah kau sudah mempelajarinya..?"

"Tapi aku tidak memiliki tungku..?"

"Nona, kau bisa membeli tungku perak dipaviliun Nuwa, atau memesan kepengerajin logam. Uangmu kan masih banyak tersisa..?"

Qing Lizi mendengus, memanen semua herbal yang sudah bisa dikonsumsi seraya menggerutu.

Qing Lizi menghabiskan lima hari didalam alam dimensi jiwa guna mengeringkan semua herbal. Untuk segar akan ia jual jika nanti pergi kekota.

"Qiao An, apa diabad ini masih ada kultivasi..?"

"Tentu saja ada nona, walau tidak bisa sehebat dimasa lampau. Tehnik penempaan tenaga dalam, Qi dan meringankan tubuh, itu termasuk peninggalan era kultivasi."

Qing Lizi manggut-manggut "kau tahu sejarah dinasti Hongcu..?"

"Ya, aku mengetahui semua yang tidak dipahami oleh manusia-----

Pemerintahan Hongcu berdiri sejak seratus lima puluh tahun lalu, usai Kaisar Wang Lee mengalahkan kaum Moncu.

Setelah memimpin selama hampir tujuh puluh tahun, Kaisar Wang Lee turun tahta digantikan oleh sang putra pertama Wang Mu.

Sayangnya Kaisar Wang Mu tak berumur panjang, ia mangkat dimasa pemerintahannya yang baru berjalan tiga puluh tahun.

Putra mahkota Wang Xu pun menggantikan sang ayah dan memimpin hingga saat ini.

Mendiang Wang Mu cuma memilki dua putra dan satu putri dari satu istri sah yang kini menjadi ibu suri.

Untuk keempat selirnya tak satu pun yang memberikan keturunan.

Sayangnya pangeran kedua Wang Song, adik Kaisar sekarang juga bernasib sama seperti sang ayah yang tidak berumur panjang.

Pangeran Wang Song gugur sepuluh tahun lalu dalam perang melawan bangsa bar-bar diwilayah Gongzi bagian selatan.

Pangeran Wang Song meninggalkan satu isti dan dua anak. Salah satu putranya ialah Wang Jun pemilik paviliun Nuwa.

Paviliun Nuwa sendiri usaha warisan keluarga putri Jin Ying, istri pangeran Wang Song dan sekarang diturunkan pada Wang Jun.

"Jadi maksudmu, pemuda yang kemarin itu pemilik paviliun Nuwa adalah seorang pangeran..?"

"Benar nona..!"

Qiao An memberikan peta negara Hongcu berikut silsilahnya hingga saat ini. Qing Lizi dengan antusias mempelajarinya sembari memakan buah roh apel hitam.

"Nona, jika kau mau memasarkan gula, bekerjasama dengan pangeran Wang Jun adalah pilihan yang bagus."

"Tidak..! nanti pangeran itu semakin kaya-raya."

Bola mata Qiao An berputar cepat bak gangsing.

Setelah puas menghabiskan waktu dialam dimensi jiwa, Qing Shi kembali kedunia luar untuk tidur.

Dipagi gelap, seperti biasa ia sudah terjaga.

Kali ini latihannya bukan cuma bersama Huang Feng dan Jang Jiayi, tapi ada personel baru yaitu mantan komandan pasukan berpedang Qing Jian.

Selain air roh spiritual, Qing Lizi memberi paman dan kedua sahabatnya buah potong pear perak yang sudah ia kupas kulitnya.

1
Lala Kusumah
kereeeeeennn Lizi'er 👍👍👍
Lala Kusumah
puaaassss banget bacanya, makasih ya Mak, sehat selalu 🙏🙏🙏😍😍😍
Lala Kusumah
kereeeeeennn Lizi'er n klg juga friends 👍👍👍👍😍😍😍😍
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
ngipas yuk Lizi tapi hati-hati dengan keluarga ayah tak tahu diri mu itu
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
6 kopi buat penyemangat pindahan kakak
Chen Nadari
👍👍👍👍👍
Abel Incess
wow Qing Lizi lngsung tajir
Murni Dewita
double up thor
Ona Sukatendel
thor perbanyak episode nta dong
si_
next
Erna Fkpg
💪💪💪🙏🙏🙏
Yusrina Ina
kurang author lagi upnya 😁😁😁
Srie Ncii Herdiansyah
kapan up nya thor??,aku bolak²lik belum up juga yaa
Zabarra
jantungan orang dibikin Lizi
Datu Zahra
Lizi, aku mau juga jadi temanmu, tapi uangku tetap uangku ya 👉👈
Ayy°{>Anesstasya}~🤍
lanjuttttt
Miss Marsini
ditunggu up nya thor
Lala Kusumah
emang Lizi'er baik hati dan tidak sombong, hebaaaaaatt n kereeeeeennn lagi 👍👍🫰🫰😍😍
Dewiendahsetiowati
crazy up thor
Fahreziy
nexk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!