NovelToon NovelToon
Maaf Aku Memilih Pergi

Maaf Aku Memilih Pergi

Status: sedang berlangsung
Genre:Ibu Mertua Kejam / Poligami
Popularitas:208.7k
Nilai: 5
Nama Author: Mayra Zahra

Nafisha Retno Kinathi adalah seoarang ibu muda yang harus berjuang sendiri menghidupi rumah tangganya, meskipun sosok suaminya masih berdiri gagah.

Hidup berdampingan dengan suami yang begitu menjunjung tinggi rasa hormatnya kepada ibundanya membuat Nafis harus sering mengalah. suaminya selalu menyerahkan segala keputusan di tangan umminya. Termasuk dalam hal urusan rumah tangganya.

Dalam segala hal Nafis mencoba mengalah tapi, ketika ibu mertuanya mengingikan suaminya menikah lagi Nafis berontak.

Masih sangupkah Nafis mempertahankan rumah tangganya, atau dia memelih menyerah ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mayra Zahra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17

   Farid yang mengetahui Nafis keluar kamar segera mengikuti dari jauh. Sedikit khawatir mengetahui Nafis menuju lantai teratas. Tapi, begitu mengetahui ada kafe dan melihat Ahmad juga disana dia merasa lega.

  " Assalamu'alaikum mbak Nafis " Nafis yang sedang Asyik melihat bintang terkejut ada yang menyapanya.

  " Wa'alaikum salam, ya Allah njenengan juga di Surabaya ternyata ?"

  " Iya, boleh saya gabung ?" Mau menolak juga sungkan rasanya.

   " Silahkan " Nafis mengeser kopi dan cakenya.

   " Dalam rangka apa ini mbak Nafis ke Surabaya ?"

   " Saya ada acara di Tuban sebenarnya mas, menunggu penerbangan ke Semarang besok pagi jadi saya memilih istrirahat disini."

   " Ogh yang katanya mau menjemput anaknya mbak Nafis kemaren ya ?" Nafis menganguk sembari menyeruput kopinya.

" Wah senang ya pasti sudah ketemu putrinya ?" Nafis mengeleng.

" lho "

" Sudah lebih dulu di ambil abinya mas "

" Apa tidak barengan berangkatnya ?" Nafis mengeleng.

" Mbak Nafis maaf, sekali lagi maaf kalau saya di anggap lancang. Tadi saya tidak sengaja mendengar mbak Nafis ngobrol di balkon kamarnya mbak Nafis. Karena kebetulan kamar kita sebelahan." Nafis menghela Nafas.

" Ya seperti yang anda dengar tadi, rumah tangga saya sedang dalam masalah " Nafis fikir percuma juga di sembunyikan toh pria di depannya juga sudah mendengar pembicaraannya dengan Wahyu tadi.

" Saya memilih menyerah, lucu bukan. Saya sering menjadi tempat orang curhat dan kebanyakan orang yang datang bercerita masalah rumah tangga. Tidak taunya malah saya sendiri yang harus mengalaminya sekarang."

" Kita kan semua sama mbak, masih manusia juga. Takdir siapa yang tau bukan ?" Nafis hanya tersenyum menanggapinya.

" Perjalanan 15 tahun ini membuat saya banyak belajar mas. Bahwa mencintai diri sendiri itu nyatanya memang sebuah keharusnya sebelum kita mencintai orang lain. Setidaknya jika terjadi hal seperti yang saya alami tidak akan terlalu jatuh terpuruk "

" 15 tahun berusaha keras menjaga rumah tangga ini dengan segala upaya. Namun nyatanya memang akan tetap tumbang juga karena hanya satu pihak yang terus berjuang."

" Dia pria yang baik, sangat baik malah. Tutur katanya lembut, tanganya tidak pernah di gunakan untuk berbuat kasar. Jangan kan di gunakan untuk memukul, menunjuk muka saya pun tak pernah.

" Kami menikah atas dasar rasa saling mencintai, tidak ada paksaan maupun perjodohan. Dia datang melamar bersama orang tuanya tanpa saya tau sebenarnya ibu beliau tidak suka dengan saya. Tidak setuju anaknya menikahi saya. Beliau hanya terpaksa karena tak mau anaknya berbuat yang tidak-tidak. Terlebih Hanafi adalah putra satu-satunya beliau. Dua yang lain perempuan "

" Alasan baru saya tahu 4 bulan lalu. Beliau ingin mempunyai menantu yang bergaris keturunan ulama besar. Sementara saya cuma anak penjual kain dan baju di pasar. "

" Hidup 15 tahun bersama orang yang tidak menyukai keberadaan kita itu luar biasa. Setiap hari harus menebalkan telinga, menguatkan hati dan juga menjaga kewarasan. "

" Yang penting suami masih selalu peduli dengan mbak Nafis bukan ?" Nafis tersenyum getir.

" Andai begitu mungkin saya masih bertahan disana sekarang ?"

" Maksudnya ?"

" Entah pria seperti apa yang menikahi saya itu ?"

" Saking pahamnya dengan aturan agama, jadi membuatnya meyakini jika hanya kepatuhan terhadap ibunya lah yang paling utama. Apapun keinginan ibunya akan dia iyakan meskipun saya sebagai istrinya tidak setuju"

" Dalam banyak hal di kehidupan rumah tangga kami itu harus sesuai dengan kemauan ibunya.Sampai hal mendidik anak pun beliau yang menentukan. Termasuk memasukan anak yang baru berusia enam tahun di pesantren adalah keputusan beliau yang tidak dapat di ganggu gugat"

" Saya pikir beliau memasukan putri kami ke pesantren juga sudah dengan menangung biayanya, ternyata tidak. Padahal keuangan kami belum stabil waktu itu."

" Keuangan suamiku dalam penguasaan ummi. Sedari awal menikah memang begitu, beliau beralasan takut sata tidak bisa mengelola keuangan terlebih saya masih harus menyelesaikan S2 waktu itu. Beliau takut uang putrnya habis untuk study saya."

" Itu kenapa saya menjadi semakin sibuk di luar. Biaya pesantren putri kami perbulan bisa mencapai 3 juta lebih, belum kebutuhan rumah tangga yang lain. Sementara saya hanya di beri satu juta lima ratus sampai dua juta perbulan kadang juga masih di minta kembali buat isi bahan bakar motor beliau "

" Saya tidak mungkin berpangku tangan dan membiarkan anak saya yang jauh di sana kekuarangan bukan ?"

" Tapi, kesibukan saya dijadikan alasan untuk ibu mertua saya mencarikan istri baru untuk suami saya, katanya biar tetap ada yang mengurus mas Hanafi saat saya sibuk di luar mencari nafkah, lucu bukan ?"

" Saya di biarkan bekerja untuk memenuhi kebutuhan suami dan madu saya, coba anda pikir wanita mana yang mau begitu ?" Farid memberi kode kepada Miranti adiknya agar mendekat.

Begitu mendekat Miranti segera memeluk Tubuh bergetar Nafis.

" Sekarang mereka membawa putriku menjauh, masih kurangkah mereka melukaiku, masih belum cukupkah mereka menghancurkanku ?"

" Kak... Tenang" Miranti memeluk Nafis semakin erat.

Wahyu yang kebingungan mencari adiknya segera ke roof top setelah bertanya kepada petugas hotel dan kebetulan melihat Nafis menaiki Lift menuju lantai teratas.

Dadanya bergemuruh takut adiknya berbuat nekad. Begitu sampai di atas dia terkejut melihat adiknya di peluk seseorang.

" Ya Allah dek, kamu kenapa kelaur kamar nggak ngasih tau mbak. Mbak khawatir " Nafis beralih memeluk kakak sepupunya.

" Maaf mbak "

" Is't okay dek" Wahyu mencoba menengangkan adiknya.

" Maaf kak, perkenalkan saya Miranti adik sekaligus managernya bang Farid " Wahyu menerima uluran tangan Miranti.

" Saya Wahyu kakak sepupu Nafis. Terima kasih ya sudah menemani adik saya"

" Saya Farid mbak dan itu Ahmad asisten saya. Kebetulan saya adalah pasiennya mbak Nafis, melihat mbak Nafis duduk sendiri di sini sata bergabung, jadi kami kebetulan saja bertemu "

" Salam kenal semua "

" Minum dulu kak Nafis, biar lega dadanya " Miranti menyodorkan air mineral yang dia minta ke pelayan kafe.

" Besok kalau kak Nafis mau ke Semarang bareng kita saja. Kebetulan syuting kita akan lanjut di kudus dan Blora."

" Tidak usah Mir takut merepotkan "

" Nggak kak, tenang saja. Kan sejalan ini "

" Iya mbak Nafis, kami mana tega membiarkan mbak Nafis begini melakukan perjalanan sendirian "

" Iya dek sepertinya lebih baik begitu, mbak juga tidak bisa mengantar kamu. Ada acara kedinasan di kantor mas Andi besok "

" Ya sudah kalau begitu "

" Kita terbang jam 9 pagi kak "

" Aku tunggu di bandara saja ya Mir ?"

" Iya kak, bagaimana nyamannya kak Nafis saja."

" Ya sudah masih mau disini apa kembali kekamarmu dek?"

" Balik saja kak "

" Kami duluan ya semua, terima kasih sudah menemani adik saya "

" Sama-sama kak"

Nafis dan Wahyu sudah lebih dulu turun ke kamar mereka.

" Ya Allah ada ya laki-laki macam itu ?"

" Kuat amat sih kak Nafis itu, mertua durhajim, suami gila aduh kalau aku udah kabur kali ya dari dulu" Ahmad dan Farid terkekeh. Kalau modelan begitu ketemunya Miranti apa nggak jadi bubur itu dua orang.

1
Ayoe Egha
pipi naufal thoooorr
Lee Mba Young
kata si Ning hafizah tak Ada anak perempuan yg baik baik saja pisah dng bpk nya, what the hell gimana kbar anak pertama hanafi juga cewek kok tp km kekepin bpk nya smp lupa anaknya kn km enjoy saja 🤣😁. giliran aqila katanya gk baik baik saja krn gk ketemu bpk nya Mang mulut hafizah kayak comberan kl ngomong. sebagai pelakor gk pernh ngingetin hanafi ngasih nafkah anak anak Dr istri sah 🤭. anak kyai tp gk punya ilmu agama. cocok sih hanafi yg tulang selengki ma Ning yg pelakor. 👍
Dilla Fadilla: pelakor teriak pelakor mau menang sendiri 😡anak nya yg di utamakan bila bisa bikin koit anaknya Ning nong Thor gedek aku rasanya 😡
total 1 replies
Lee Mba Young
semoga adil 15th penjara. hafizah bertahan krn kl janda gk laku lagi tau kenapa krn gadis saja cm dpt laki orang apalagi sdh janda plus pelakor lagi siapa yg mau mnjadikan dia menantu. hidup juga di topang ortu kl ortu gk kaya gk akn makan tu anaknya 🤣.
kl nafis bisa jadi janda krn punya value Dan hidup gk jd parasit yg nadah uang ortu 😁🤣. Beda level banget Mang pelakor itu selalu gk punya value mkne kelihatan gk berani pisah dng hanafi krn kl pisah jelas gk akn punya suami lagi 🤣.
Dewi Sri
Jgn lama lama menjadi halal nya thor, nafis sama farid
Lee Mba Young
Ning hafizah kurang karma nya, Nafis wanita punya harga diri sdng seorang Ning anak kyai tp mulut kayak comberan ya bgini urung tau di sampluk malaikat.
Wes pelakor lambene elek e Amit Amit. mkne gk laku dpt Gus dpt e laki orang 🤣🤣🤣🤣.
jodoh cerminan diri.
Dilla Fadilla
pelakor pelakor kurang karmanya Thor masa karmanya mati orangtuanya aja harusnya anaknya juga jd adil arti kehilangan sesungguhnya 😄
Lee Mba Young: padahal anak kyai gelar Ning tp mulut nya kayak comberan 🤣. pantes gk laku dapat laki terhormat atau Gus, dpt nya ya cm hanafi laki orang pula 🤭.
total 1 replies
Susi Lawati
mungkin dengan cara ini mulut nya bisa istirahat nyakiti orang lain
𝐈𝐬𝐭𝐲
Alhamdulillah 🤭😂😂
Mayra Zahra: lho-lho ndak bahaya ta🤭🤭🤭
total 1 replies
nunik rahyuni
nah lo...kena karma apa tu struk kah 🤔
Tarwiyah Nasa
kena struk tu nnk lampir 😄
𝐈𝐬𝐭𝐲
biarin pingsan terus bangun² dia stroke
𝐈𝐬𝐭𝐲
kok zizah thor bukan Anin ya🤔
Mayra Zahra: ya Allah iya kak, terima kasih sudah di ingatkan🙏🙏
total 1 replies
Dini Anggraini
MasyaAllah nafis setelah kamu di sia2kan hanafi sekarang akan dapatkan farid yang semua anaknya, ortunya mendukung penuh keputusan farid sekarang saja belum jadi istrinya saja anakmu azizah dan naufal sudah di anggap cucu sama ortunya farid. 👍👍👍😍😍😍😍
mama
Tuban ny kota ku kak🤣
Laila Amilia
laras lewat sama suami, y & nolongin riana sama aisyah dari kejaran Edwin
Lin
aku aja yg baca nangis
Femmy Dauhan
ko gantung ceritanya endingnya mana ?
Dilla Fadilla
Thor kapan karma Hanafi dan uminya berserta para pelakor muslimah 😡
Laila Amilia
kon si hanafi sama umi, y dpt karna jgn la,2 karma buat mrk
nunik rahyuni
aminah ooooeee aminah atiati
.
mamang karman datang ke arah mu 🤣🤣🤣
dibuatnya kmu kesot mulut perot muka peyot baru tau 🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!