NovelToon NovelToon
The Death Mirror

The Death Mirror

Status: tamat
Genre:Misteri / Horror Thriller-Horror / Model / Obsesi / Tamat
Popularitas:426
Nilai: 5
Nama Author: Richest

Michelle sudah lama mencintai Edward, namun ternyata lelaki itu justru jatuh cinta dan menjalin hubungan dengan Kimberly, teman baik Michelle sendiri.

Rasa benci Michelle terhadap Kim semakin membara. Sehingga salah seorang sahabatnya yang lain mengajaknya ke desa sepupunya.

Michelle membawa pulang barang antik berupa cermin tua yang sangat menyeramkan setelah pulang dari hutan. Cermin itu bisa mendatangkan petaka.

Hingga kabar tentang kematian Kim setelah beberapa hari menikah dengan Edward pun tersebar di kalangan masyarakat.

Ada misteri apa di balik kematian Kimberly?

Ayo temukan jawabannya dengan membaca novel ini sampai selesai, selamat membaca 🥳

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Richest, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17

Akhirnya Andre berada di dalam garasi mobil. Sebuah mobil berwarna putih yang habis dipakai oleh Michelle untuk membawa mereka kesini tadi tampak bergoyang-goyang.

Dia merasa aneh dengan mobil itu. Dirinya juga mencium aroma tak sedap yang sangat menyengat itu menguar dari arah bagasi mobil.

Dia ingin membuka bagasi itu. Untungnya kunci mobil itu masih tergantung di garasi dan tidak dibawa ke kamar oleh Michelle. Mungkin karena terlalu sibuk gadis itu sampai lupa membawanya.

Andre membuka bagasi mobil tersebut. Dia melihat seseorang dengan dibalut oleh kain tebal. Saat ia membuka balutan kain tersebut ternyata itu adalah mayat seorang wanita.

Dia merasa mual dan ingin muntah saat mengetahui hal mengagetkan ini. Saat di perjalanan dia memang merasakan aura yang sangat seram.

Bahkan bau darahnya juga tidak dapat membohongi indra penciumannya. Dia segera menutup mayat itu kembali. Dia juga menutup bagasi dan meletakkan kunci mobil seperti semula.

Andre sangat kaget mengetahui hal ini. 'Bagaimana mungkin ada mayat disini? Apakah Michelle yang sudah menghabisi nyawa wanita ini?' batinnya.

Kepalanya terasa sangat pusing dan berkunang-kunang. Penglihatannya sudah mulai memburam. Dia memegangi kepalanya dan menepuknya sesekali.

Hingga akhirnya ia terjatuh pingsan di sana. Dia merasa syok saat mengetahui rahasia Michelle yang satu ini. Belum lagi dengan rahasia gadis itu yang lainnya. Termasuk sudah menghabisi nyawa sepupunya sendiri.

Sementara itu, Angga yang masih memainkan ponselnya di dalam kamar itupun mulai merasa gabut saat Andre tidak lekas kembali ke kamar. Dia sudah menunggu lelaki itu sekitar sepuluh menit.

Tidak mungkin bukan dia minum segelas air putih selama itu. Dia berpikir bahwa Andre sedang mengelilingi bagian-bagian rumah mewah milik Michelle.

"Lama banget sih dia minum. Ini orang pasti udah keluyuran. Enggak mungkin kan dia minum segelas air putih selama ini."

"Tapi kan dia tadi kayaknya enggak jadi deh keluyuran nya. Kalau masih keluyuran juga berarti memang betul-betul ngeyel tu anak."

Angga turut keluar kamar. Dia akan menyusul Andre ke dapur. Saat tiba di dapur, dia tidak melihat sahabatnya itu berada di sana. Dia justru melihat pintu bagasi mobil yang terbuka.

Dia ragu untuk masuk ke dalam sana. Dia berpikir ini akan terlihat sangat lancang. Tapi dia juga penasaran. Mungkin saja Andre juga berada di sana.

Dan yang benar saja. Dia menghembuskan nafasnya dengan kasar melihat sahabatnya sudah tertidur di lantai bagasi. Dengan sekuat tenaga ia menggendong tubuh Andre dan membawanya kembali ke kamar.

Dia membaringkan tubuh lelaki itu di atas ranjang. Kemudian ia juga beristirahat di sebelahnya. Dia merasa sangat pegal dan lelah.

Setelah perjalanan jauh dia juga harus mengangkat tubuh sahabatnya hingga ke lantai dua tempat kamar mereka berada.

"Ini orang kenapa bisa tidur di sana? Ada apa bro? Kenapa kamu tidur di bagasi mobil?" tanyanya pada orang yang tidak sadar itu.

"Tapi sepertinya dia ini bukan tidur ya. Kayak orang mati atau pingsan. Enggak sadar apa-apa. Eh tapi si Reno tidur juga kayak gitu sih. Enggak heran lagi,"

****************

Malam telah berganti siang. Claudie merasa tubuhnya sudah lumayan membaik setelah beberapa hari lalu ia mengalami demam tinggi yang sampai ia butuh istirahat total.

Dia keluar dari kamarnya dengan masih mengenakan piyama miliknya. Kemudian menuju meja makan untuk minum dan sarapan.

Entah dari mana asalnya, dia melihat ada gelang milik sahabatnya yang telah lama meninggal di atas meja makan. Dia bergidik ngeri membayangkannya.

Perasaannya seketika tidak enak. Dia mengambil gelang itu dan memperhatikannya. Bahkan tidak ada perubahan dari gelang itu sejak kali pertama ia membelikannya untuk Kimberly.

Warnanya tidak memudar. Juga masih awet sampai detik ini. Saat dia mengamati gelang itu, pembantunya datang menghampirinya. Dengan membawa nampan berisi segelas susu.

Dia meletakkan segelas susu itu ke atas meja makan agar dinikmati oleh majikannya. "Nona, di luar ada teman nona sedang menunggu. Katanya ingin bertemu dengan nona Clau." ucap pembantu wanita itu.

"Teman saya yang mana ya?"

"Sepertinya dia dulu sangat sering datang kesini. Tapi,...ah entahlah. Coba nona temui dulu." ucap pembantu itu setengah takut.

Selepas kepergian Claudie, pembantu itu bergidik ngeri. Seingatnya, majikannya itu pernah ditahan di penjara karena kasus tuduhan pembunuhan perempuan yang datang pada pagi ini.

Tapi sekarang mengapa orang yang sudah meninggal itu bisa datang kesini dengan wujud layaknya manusia biasa. Dia merasa badannya mulai terasa panas. Mungkin ia akan terserang demam setelah kejadian ini.

Sementara Claudie sudah berada di ruang tamu. Ia tersentak kaget melihat seseorang yang sudah meninggal berada di hadapannya pada saat ini. Ia mencubit pipinya. Ia berpikir mungkin ini hanyalah mimpi.

Mengingat ini masih pagi dan ia baru saja bangun tidur. Tapi ternyata ini nyata adanya. Dia benar-benar Kimberly. Tapi bukankah sahabatnya itu sudah meninggal?

Air matanya menetes. Dia baru saja sembuh dari sakitnya dan sekarang harus menerima kenyataan bahwa dirinya ditemui oleh orang yang sudah meninggal.

"Kamu kenapa?" tanya Kim.

"Tolong jangan takut. Aku kan sahabatmu. Kita sudah lama berteman. Masa kamu takut sama aku. Aku enggak akan ngapa-ngapain kamu kok. Aku rindu kamu. Jadi aku datang menemui kamu disini."

"Kamu juga baru saja sembuh dari sakit. Ini aku bawakan obat untukmu," dia memberikan sebotol obat untuk Claudie.

Dengan air mata yang masih menetes dia menerima botol obat pemberian dari Kimberly. Ia mencoba untuk menghapus air matanya yang mengalir.

Dia juga bingung. Sebenarnya apa maunya Kimberly. Dan apakah ini nyata adanya? Apa sebenarnya sahabatnya itu memang masih benar-benar hidup?

"Kamu beneran masih hidup ya Kim?" tanyanya dengan suara serak khas orang habis menangis.

"Ingat, Clau. Orang sudah meninggal tidak mungkin bisa kembali hidup."

"Aku mohon sama kamu tolong jagain papa aku dari orang-orang jahat ya. Termasuk mungkin orang terdekatnya sendiri. Kadang orang terdekat lah yang mencoba untuk menghancurkan diri kita."

"Iya, aku tentu akan menjaga papamu, Kim."

Claudie merasa kepalanya kembali sakit. Dia mengedipkan matanya sebentar. Namun saat ia membuka matanya kembali, sahabatnya itu sudah tak berada di sisinya.

Botol obat pemberian dari Kim juga palsu. Sekarang sudah berubah wujud menjadi sebuah batu koral. Dia menghembuskan napasnya dengan pasrah.

"Jadi sebenarnya apa yang telah terjadi? Apakah aku hanya mimpi atau berhalusinasi? Atau aku benar-benar bertemu dengan arwah Kim yang gentayangan."

Claudie masih belum paham dengan kejadian yang menimpanya pagi ini. Dia meletakkan batu koral tersebut ke atas meja. Tidak ada gunanya dia menyimpan batu tersebut di rumahnya.

1
Crazy Girl
Apa yang terjadi dengan Michelle selanjutnya? Semuanya ayo semangat lagi bacanya ☺️✌️
Isabel Hernandez
Sudut pandang baru
Crazy Girl: lanjut baca terus yaa 👍🙏
total 1 replies
Abdul Rahman
Nah, ini baru kualitas cerita yang oke!
Crazy Girl: Terimakasih, baca terus ya:)
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!