Seorang gadis berusia 23 tahun yang dipaksa menikah dengan ayahnya karna perjodohan, gadis itu bernama Raisa.
Raisa terpaksa menerima perjodohan itu sebab dia tidak bisa menolak keinginan papanya, dia dijodohkan dengan seorang pemuda berusia 29 tahun anak dari sahabat papanya.
pemuda itu bernama Billy, pemuda yang sama sekali belom pernah dia kenal bahkan melihatnya, namun kini akan menjadi suaminya.
pernikahan karna perjodohan tanpa adanya cinta diantara mereka berdua.
Apakah yang akan terjadi dirumah tangga mereka??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ani Suaharani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bagian 3.
Esok paginya seperti biasa Raisa bangun lebih awal, dan lagi-lagi ada benda berat menimpahi dadanya kali ini, dilihatnya lengan.
'Uugg pasti ini tangan pria itu' bathin Raisa dan memindahkan tangan itu dari dadanya.
Setelah itu Raisa pergi kedapur untuk menyiapkan sarapan, dilihatnya pria itu sedang pulas tertidur.
Raisa beranjak menuju dapur untuk memasak, setelah masakan selesai Raisa kembali kekamarnya dan dilihatnya lagi-lagi pria itu sedang tertidur dengan pulasnya, Raisa tidak membangunkannya karna tidak tega sebab pria itu tertidur dengan pulas.
Raisa memasuki kamar mandi untuk segera mandi, dibawanya handuk, selesai mandi Raisa mengintip apakah pria itu sudah pergi atau belom dibukanya pintu kamar mandi sedikit.
"Ihh kenapa pria itu belom juga bangun sih" gumannya lalu menutup kembali pintunya.
"Mana aku enggak bawa ganti lagi, yasudahlah lagian dia masih tertidur tak ada salahnya aku berganti pakaian dikamar, semoga saja dia tidak terbangun saat aku sedang berganti pakaian" guamannya didalam kamar mandi lalu keluar menuju lemarinya untuk berganti pakaian.
Dibukanya pintu lemari pakaian dengan hati-hati, Raisa segera berganti, Disaat Raisa sedang membuka Handuknya dan telanjang bulat, tiba-tiba Billy terbangun dan melihat lekuk tubuh Raisa dari belakang yang terlihat begitu putih dan mulus tubuhnya.
'Hmm kenapa dia berganti pakaian disitu sih membuat imanku tergoyahkan' bathin Billy yang melihat tingkah Istrinya yang konyol.
Setelah Raisa selesai memakai baju Billy memejamkan matanya kembali dan pura-pura tertidur.
Raisa melihat kearah Billy namun pria itu masih saja tertidur.
'Syukurlah dia tidak bangun' bathin Raisa.
Raisa memoles wajahnya dengan sedikit bedak dan lipstik tipis dibibirnya tak lupa minyak wangi dia semrotkan kebajunya .
Ketika sudah merasa cukup Raisa keluar dari kamarnya untuk sarapan terlebih dulu, sembari ditengok sekilas pria yang sedang tidur dengan pulasnya.
Baru saja menyantap sarapan pria itu keluar dari kamarnya lalu duduk dikursi meja makannya.
"Mau ku buatkan kopi!" tanya Raisa.
"Boleh" jawab Billy, kemudian Raisa beranjak dari duduknya membuatkan Billy secangkir kopi.
Seperti biasa Raisa menaruhnya didepan Billy dan Raisa melanjutkan sarapannya.
Sarapan Raisa sudah selesai dan Billy sedang menikmati kopinya didepannya.
"Aku berangkat kerja dulu ya" ucap Raisa.
Pria itu mengangguk saja, lalu dia beranjak akan meninggalkan Billy.
"Tunggu" cegahnya dan Raisa menghentikan langkahnya.
"Ada apa?" tanya Raisa.
"Sebagai istri kalau mau pergi harus mencium tangan suaminya" ucap Billy yang tetep Fokus dengan poselnya.
'Dasar orang aneh, hmm lebih baik aku turuti sajalah permintaannya lagi pula tidak sulit' bathinya.
Raisa menyodorkan tangannya "mana tanganmu" tanya Raisa lalu Billy menyodorkan tangannya.
Raisa mencium punggung tangan Billy lalu pergi menginglkannya yang sedang duduk dikursi meja makan, baru saja ada diambang pintu depan ada suara yang memberhentikan langkahnya.
"Tunggu" ucap pria itu memberhentikan langkahnya.
"Apa lagi?" jawab Raisa sedikit kesal.
"Mana salammu ketika akan pergi meninggalkan suamimu, seperti inikah istri yang baik!" ucap pria tersebut yang mengerjai Raisa.
'Uggg pria ini memang sangat menyebalkan ingin sekali aku merobek mulutnya, sabar Raisa sabar' bathinya lalu mengeluskan dada.
"Assalamualaikim " Raisa memberi senyum dengan terpaksa.
"Waalakumsalam" jawab Billy.
Raisa langsung meninggalnya setelah mendengar jawaban salam darinya, dan Billy kegirangan telah mengerjai Raisa pagi ini.
simak lebih lanjut ya!!
cerita selanjutnya antara Raisa dengan Billy, bagaimanakah hubungan mereka selanjutnya??
ayokk simak sama-sama.