Menceritakan seorang gadis cantik imut dan polos, yan rela tinggal serumah dengan seorang pemuda berhati dingin hanya untuk melunasi hutang kedua orang tuanya?...
"Nabilah itulah namaku usiaku uda 24 tahun tapi belom nikah,apakah aku bisa melunasi hutang ke dua orangtuaku?...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Diana Ana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
17
"Tapi Mah, ini cuman indah di leher aku saja," Ucap Nabila sambil tersenyum.
"Kalau begitu kamu bantu Mama, mencari kalung yang indah untuknya.
"Tapi,Ma,aku ngak tau,selera mantu Mama, siapa tau aku yang memilih mantu Mama ngak suka," Ucap Nabila lembut.
"Sudah kamu bantu pilihin saja,apapun yang kamu suka dia juga pasti akan menyukainya," Ucap Mira.
"Kalau menurut aku ini lebih bagus, cantik dan elegant," Ucap Nabila sambil menunjuk ke arah kalung yang berada di dalam etalase.
"Ya, sudah Mama mau ambil yang itu."
Setelah membeli kalung,Mira mengajak Nabila masuk ke dalam sebuah butik.
"Masuk ke sana yuk, Mama pengen membelikan gaun yang indah buat mantu Mama."
Mendengar ucapan Mira yang ingin membeli gaun untuk menantunya, Nabila kemudian bertanya.
"Mama tau ukuran bentuk badan menantu Mama?."
"Ngak tau sih,tapi kalau ngak salah bentuk tubuhnya sangat mirip dengan bentuk tubuh kamu."
"Benar kah?."
"Iya,benar,ya sudah ayo kita masuk biar kamu saja yang jadi modelnya,kalau pas Mama akan mengambilnya.
"Siap,Ma." Jawab Nabila senang.
Nabila mulai mencoba beberapa gaun, dan semua gaun yang di pakai Nabila semua terlihat sangat indah.
"Mama bingun harus memilih yang mana, semua yang kamu kenakan semua terlihat indah dan cantik."
"Mama mau ngak kalau Nabila yang memilih."
"Iya,Mama mau." Jawab Mira senang. Mira sengaja pura -pura bingun, karna dia ingin Nabila sendiri yang memilih gaun untuknya.
Setelah selesai berbelanja Mira mengajak Nabila makan.
"Sayang makan yuk,Mama lapar," Ucap Mira.
"Ayo, Ma," Jawab Nabila senang.
Mira dan Nabila pun masuk ke dalam sebuah Restorand yang ada di dalam Mall itu, Mereka berdua pun memesan makanan yang sama. Setelah selesai makan Nabila berkata pada Mira.
"Ma, habis ini Mama mau ke mana lagi?," Tanya Nabila.
"Kita pulang saja ya sayang, Mama sudah lelah," Jawab Mira.
"Ya, sudah kita pulang sekarang ya,Ma,Nabila juga sudah merasa sangat lelah," Ucap Nabila sambil tersenyum.
Setelah keluar dari Mall, Nabila dan Mira berjalan ke arah parkiran mobil, keduanya langsung masuk ke dalam mobil, untuk segera pulang.
Di dalam perjalanan pulang, Mira dan Nabila tak berenti bercanda sesekali tawa mereka terdengar cukup besar, mereka terlihat sangat bahagia.
Sesampai di depan gedung Apartmens, Nabila turun dari mobil Mira.
"Terimah kasih ya sayang, karna sudah menyempatkan waktu untuk menemaniku berbelanja," Ucap Mira sambil memegan tangan Nabila.
"Santai saja kali Ma,anggap saja kalau saat ini Mama sedang berbelanja dengan putri Mama, kapan pun Mama mau di temani, Mama tinggal menghubungi nomor hp Nabila, Nabila akan selalu siap."
Mendengar ucapan Nabila, Mira merasa sangat bahagia, Mira kemudian berkata.
"Tapi,bagaimana dengan suami kamu?, apa dia tak akan marah,kalau aku sering mengajak istrinya keluyuran?," Ucap Mira dengan wajah sedikit sedih.
"Mama tenang saja, suami Nabila itu orang yang sangat baik, dia tak pernah melarang aku melakukan sesuatu yang ku inginkan, asal Nabila meminta ijin dulu padanya."
"Baik lah, kalau begitu, Mama pulang dulu ya, Mama cape," Ucap Mira.
"Ya,sudah Mama hati -hati ya di jalan."
Setelah menurunkan Nabila di depan gedung Apartmensnya Mira menyuruh supirnya untuk segera membawanya pulang, namun di dalam perjalanan supir Mira bertanya.
"Maaf Nyonya kalau boleh saya tau nona tadi itu siapa,?" Tanya Udin supir pribadi keluarga Atmaja.
Mendengar pertanyaan Udin, Mira tersenyum sambil berkata.
"Dia menantu aku." Jawab Mira lantang.
"Menantu, maksud Nyonya?."
"Iya, dia istri Doni, cantikkan menantuku, sudah baik, lembut," Ucap Mama Doni bangga.
"Kapan nikahnya Nyonya?."
"Mereka sudah menikah hampir dua bulan kalau tak salah, namun mereka berdua belum mengadakan Resepsi," Ucap Mira menjelaskan pada Udin.
Sementata Nabila, masuk ke dalam Apartmensnya, Nabila langsung masuk ke dalam kamarnya untuk segera membersikan diri,selesai membersikan diri Nabila merebahkan tubuhnya di atas tempat tidurnya, mungking karna kelelahan Nabila akhirnya terlelap hingga malam tiba.
-
-
-
tp sya ska thor😘😘😘😘lnjut kn thor syemangatttt
tp sya ska thor😘😘😘😘