NovelToon NovelToon
PENDEKAR PEDANG KABUT

PENDEKAR PEDANG KABUT

Status: tamat
Genre:Ilmu Kanuragan / Penyelamat / Dunia Lain / Action / Fantasi / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:89k
Nilai: 5
Nama Author: Rendy_Tbr

Yan Kai seorang pemuda sebatangkara sekarat karena menolong temannya saat pulang setelah membeli sebuah ponsel.

Disaat sedang koma dia dikirim ke dunia lain, menghapi pedang dan sihir dan musuh yang kuat untuk menyelesaikan misinya di dunia itu agar bisa menebus kehidupannya kembali.

Dengan wajah tampan dan kekuatan dia mendominasi dunia itu, dia mampu untuk meningkatkan kekuatan orang lain yang dia inginkan.

Lalu dia bertemu dengan seorang gadis yang tanpa dia sadari adalah seorang putri raja, mereka saling jatuh cinta namun hubungan mereka tidak direstui raja karena perbedaan status, dia direndahkan dan dipaksa meninggalkan putri, karena itulah dia bersumpah akan membuat semua raja bertekuk lutut di kakinya.


Ikuti petualangan Yan Kai di PENDEKAR PEDANG KABUT
by: Rendy_Tbr

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rendy_Tbr, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PENGADILAN AULA HUKUM

Merasa tak mungkin mengalahkan semua murid, akhirnya Yan Kai memutuskan untuk lari, dia lari masuk kedalam hutan, puluhan murid terus mengejarnya, ketika Yan Kai mulai kelelahan berlari tiba-tiba seekor harimau berlari di sampingnya sambil mengaum berulang kali.

"Bukankah ini harimau yang semalam? Kenapa dia ada disini, dia terus mengaum seperti mengatakan sesuatu" gumamnya

Harimau itu terus berlari di sampingnya dan perlahan semakin mendekat, karena harimau itu tak menyerangnya Yan Kai mengusap kepala harimau sambil berlari lalu harimau itu mengaum lagi.

"Yan Kai! Jangan lari, terimalah hukuman mu!" teriak para murid

Karena sudah kelelahan akhirnya Yan Kai mengambil resiko menaiki punggung harimau itu, setelah naik, harimau itu berlari lebih kencang dari sebelumnya hingga meninggalkan  para murid yang mengejar di belakang lalu membawa Yan Kai ke suatu tempat.

"Huuuff! Huuiff!" suara nafas Yan Kai yang jatuh tergeletak di tanah

"Murid-murid sialan! Aku hampir saja mati hari ini, tapi dimana ini?" ujar Yan Kai Yang baru memikirkan dia dimana

Kemudian sepasang harimau menghampirinya.

"Oohh! Pasti dia pasanganmu, karena semalam kau membawa pergi sepotong daging" ucap Yan Kai

Harimau itu mengaum dengan pelan seperti mengatakan sesuatu.

"Aku tidak mengerti maksudmu, tapi kau sangat lucu seperti kucing kesayanganku dirumah, sebentar lagi waktuku disini akan habis, aku akan diteleportasi ke pintu keluar" ucap Yan Kai

Kemudian harimau jantan itu menggesek-gesekan kepalanya pada kepala Yan Kai dan itu membuat Yan Kai semakin teringat pada kucing orennya di rumah.

"Tempat ini sangat berbahaya untuk kalian, setiap kali para murid akan masuk lalu menjadikan kalian bahan latihan" gumam Yan Kai

Lalu Yan Kai teringat pada bola kristal yang baru dia dapatkan yang di dalamnya ada dunia yang tersegel. Yan Kai langsung mengeluarkan bola kristal itu lalu memasukan kesadarannya dan sebuah pintu cahaya muncul di depannya.

"Aku tidak tau apa kau mengerti ucapanmu atau tidak, jika kalian ingin pergi dari sini masuklah ke pintu ini, meski aku tidak tau dunia dibalik pintu ini seperti apa tapi setidaknya lebih aman dari pada alam rahasia ini" ujarnya

Dua harimau itu seperti mengerti ucapan Yan Kai lalu masuk ke pintu cahaya dan Yan Kai pun ikut masuk namun tiba-tiba bola kristal jatuh dari tangannya.

"Cerobohnya aku, bagaimana mungkin sebuah dunia memasuki dirinya sendiri" gumamnya

Yan Kai membiarkan bola kristal itu diluar dan ikut masuk kedalam bersama dua harimau itu.

"Kalau kalian mau tinggalah disini, nanti aku juga akan sering kesini, ini waktunya aku keluar dari alam rahasia, sampai ketemu lagi, oh iya, mulai sekarang kau aku panggil Xiao Bai dan pasanganmu Xiao Yu"

Kedua harimau itu mengaum bersamaan dan Yan Kai segera keluar, setelah menyimpan bola kristalnya tiba-tiba ada sesuatu yang menarik tubuhnya hingga dia sampai di pintu keluar, dia segera keluar dari alam rahasia yang telah di tunggu gurunya.

"Apa kau baik-baik saja?" tanya gurunya

"Aku baik-baik saja guru"

"Guru Shen, Yan Kai membunuh belasan orang murid puncak pedang kita dan beberapa orang murid dalam" kata salah satu murid

"Shi Mei! Jika ini benar, kau tidak akan bisa keluar dari hukuman akademi" kata guru Shen

"Apapun itu, aku percaya muridku tidak bersalah" jawab guru Shi Mei

"Membunuh banyak orang tidakkah sebuah kesalahan? Ingatlah! Dua hari lagi adalah pertarungan antar murid kita"

"Kita lihat saja nanti"

Kemudian Yan Kai kembali ke puncak spiritual dan menceritakan apa yang terjadi di alam rahasia kecuali tentang bola kristalnya.

"Ini seperti sudah mereka siapkan untuk kita, tapi tenang saja, apapun yang terjadi, aku pastikan kau akan baik-baik saja" kata gurunya

Keesokan harinya Yan Kai dipanggil ke aula penegak hukum untuk disidangkan guna mencari kebenaran.

"Yan Kai! Katakan dengan jujur kalau kau telah membunuh puluhan murid akademi di alam rahasia" kata hakim akademi

"Aku memang membunuh beberapa orang tapi tidak sebanyak itu, lagipula aku melakukan itu karena terpaksa, jika tidak akulah yang akan mereka bunuh, jadi aku hanya membela diri"

"Apa kau bisa membuktikannya?"

"Bukti seperti apa yang diinginkan mulia? Apakah ada sesuatu yang bisa dijadikan bukti disana? Di alam rahasia benar dan salah bisa tertukar dengan mudah"

"Tapi ada orang yang melihat kau membunuh mereka, dan jejak yang ditinggalkan sama, yaitu menebas leher mereka" kata hakim

"Bukankah bisa saja seseorang mengarang cerita tentangku?" ucap Yan Kai

"Tapi ada dua orang yang melihat kejadian itu" kata hakim lagi

Lalu Yan Lang dan Yu Shi dipanggil ke ruangan sidang.

"Itu benar yang mulia, aku melihat dia membunuh para murid" kata Yan Lang

"Dan aku melihat kematian para murid sama dengan yang dikatakan saudara Yan Lang yang mulia" tambah Yu Shi

"Dengan adanya dia saksi ini, kau tidak bisa mengelak lagi, dengan ini kau dijatuhi hukuman penghapusan kultivasi lalu dikeluarkan dari akademi"

"Aku tidak setuju yang mulia, apa yang dilakukan muridku adalah pembelaan diri" kata guru Shi 

"Apakah pembelaan diri bisa membunuh berulang kali? Aku mohon yang mulia memberikan keadilan untuk puncak pedang ku, jika tidak, puncak pedang akan menjadi bahan tertawan orang-orang nantinya" ujar guru Shen

"Guru Shen! Kau sengaja merencanakan ini pada muridku kan?" ujar guru Shi Mei

"Ini juga merupakan kesalahanmu sebagai guru yang tidak bisa mendidiknya, kau juga akan dihukum, ini akan menjadi pelajaran pada yang lain

"Ini tidak adil, saat seseorang berada diantara hidup dan mati apakah salah membela diri? Aturan macam apa itu? Kalau begitu aku akan membuktikan aturan seperti itu salah" kata guru Shi Mei

Dengan pergerakan yang sangat cepat dalam sekejap guru Shi sudah berada di samping hakim aula penegak hukum dsn meletakkan pedang di leher hakim.

"Katakan padaku yang mulia, apa yang akan kau lakukan? Mati di tanganku atau membunuhku lalu yang mulia juga akan dihukum mati?" ujar guru Shi

"Guru Shi! Apa yang kau lakukan? Ini akan memperberat kesalahanmu" kata hakim

"Kenapa menyerang orang di alam rahasia itu bukan kesalahan dan disini malah dianggap salah? Apakah aturan akademi ini sebegitu bobroknya?" ujar guru Shi

Tiba-tiba sosok bayangan muncul di belakang guru Shi lalu menekan titik sarafnya hingga guru Shi tak bisa bergerak lagi dan pingsan. Ternyata sosok itu adalah pengawas aula penegak hukum.

"Guru!" panggil Ya Kai

"Dengan ini diputuskan bahwa guru dan murid sama-sama dijatuhi hukuman..."

"Tunggu!" teriak seseorang

Kemudian seorang gadis masuk kedalam aula sidang.

"Dia? Apakah dia di akademi ini juga?" ucap Yan Kai dalam hati penuh kaget

"Yang mulia! Yan Kai adalah temanku, aku sangat mengenalnya, jadi aku percaya apa yang dia lakukan adalah sebuah pembelaan diri" kata gadis itu

"Salam putri, tapi pada kenyataannya dia membunuh banyak murid akademi kita"

"Kalau Yan Kai tetap dihukum, aku akan melaporkan kejadian ini pada ayahku, biarkan semua orang diperiksa nantinya"

Mendengar ucapan gadis itu semua orang terdiam tanpa berani bicara.

1
Ramli
ceritanya bagus, singkat tapi cukup jelas, dan sangat meng-asikkan...... /Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose/
Ramli
Luar biasa
Khairuddin PBBA
Thor
apa tidak ada kelanjutan cerita ini?
bagaimana lanjutan saat yan kai kembali ke kehidupan sebelumnya?
Khairuddin PBBA
Luar biasa
Jumadi 0707
ceritanya lucu menarik enak dibaca
M aman Santoso
Luar biasa
Shaiya_Eet
Jangan salahkan kami leluhur, kenapa leluhur tidak bertanya? /Facepalm/
Shaiya_Eet
Nalan Yan Ran.
Shaiya_Eet
Ayooo Rui hajjjjar Yan Kai /Tongue//Tongue/
Shaiya_Eet
Hahhhh Yan Kai seleranya level tinggi, Putri dan Ratu, apakah ini tanda2 Yan Kai calon Kaisar?
Shaiya_Eet
Kamu tu sebenarnya mengeluh untuk protes atau apa Yan Kai? janganlah kau ngebuat aku iri /Facepalm//Facepalm/
Shaiya_Eet
Keren kalimatnya, ijin copas ya thor.
Shaiya_Eet: Siap, makasih kak author...
total 2 replies
Shaiya_Eet
Nah ini mungkin jadi awal mula kenapa teknologi modern nyasar ke jaman kuno, rupanya bukan mesin waktu tapi karna ponsel penyebabnya.
setyo adi
Luar biasa
Deni Ardiansyah
Bagus ceritanya..
Pak Yan
BANG RENDY..... CERITANYA SI YAN KAI INI BENAR 2 HABIS ALIAS TAMAT GITU AJA BANG.....?????? CEPAT AMIR......???????? ☝☝☝🤔🤔🤔🤐🤐🤐😲😲😲😖😖😖😢😢😢😭😭😡😡😡😡😡😠😠😠👍👍👍👍👍👍👍👍
Khairuddin PBBA: Lanjutan, Thor
total 3 replies
Fatimatuzzahra Fatimah
mampir boss 😃
Pak Yan
☝☝☝🤔🤔🤔🤔🤐🤐🤐🤐😲😲😲😖😖😖👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍🙏🙏🙏
Pak Yan
OKE DEH BANG......SSSSIIIIPPPP DAH.....!!!!! THANK' S YA BANG REND ATS INFONYA..... MANCHAP !!!!!!! ☝☝☝🤔🤔🤔🤐🤐🤐😲😲😲😲😖😖😖👍👍👍👍👍👍👍👍😂😂😂😀😀👍👍👍👍👍👍👍
Rendy Tbr: Sama2 bu AI 😊
total 1 replies
Chang Seman
boleh jugaaa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!