NovelToon NovelToon
Impoten : Ritual Bergairah

Impoten : Ritual Bergairah

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Disfungsi Ereksi / Roh Supernatural / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Auraliv

🥉Juara 3 event Cinta Tak Direstui S3

Laras mengalami kemandulan, sementara Arga menderita impoten. Keduanya bisa sembuh jika melakukan ritual bergairah.

Atas perintah dukun sakti yang misterius, Laras dan Arga dipertemukan di telaga hitam tanpa saling mengenal satu sama lain. Dalam keadaan begitu, mereka harus berhubungan intim saat bulan purnama.

Setelah melakukan ritual bergairah, Laras bisa hamil, sedangkan Arga sembuh dari impoten. Akan tetapi, semuanya menjadi kacau saat mereka melakukan kesalahan di malam ritual selanjutnya. Kesalahan yang membawa mereka jatuh ke dalam kubangan cinta terlarang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Auraliv, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17 - Mengetahui Nama Asli Satu Sama Lain

...༻◊༺...

Satu malam terlewat. Hari itu Laras dan Hery ingin langsung mendatangi klinik dokter yang diberitahukan Tia.

Laras baru selesai bersolek di walk in closet. Dia segera beranjak setelah sepenuhnya siap.

Hery sudah menunggu di mobil. Dia akan menemani Laras memeriksakan diri ke dokter. Lokasi klinik yang mereka datangi kebetulan tidak begitu jauh, sehingga hanya perlu memakan waktu sekitar beberapa menit saja.

Sebelum melakukan pemeriksaan, Laras dan Hery mengambil nomor antrian lebih dulu. Mereka sekarang perlu menunggu.

Di waktu yang sama, Arga sedang sibuk memeriksa pasiennya. Sampai tibalah dia membaca formulir mengenai Laras.

"Larasati Anggita. Apa dia pasien baru?" tanya Arga pada perawat yang membantunya.

"Iya, Dok. Dia baru saja mendaftarkan namanya hari ini," sahut Naya.

"Suruh dia masuk!" suruh Arga.

"Baik, Dok." Naya segera memanggil nama Laras. Perempuan itu dan Hery lantas masuk ke ruang pemeriksaan.

Deg!

Betapa kagetnya Laras tatkala menyaksikan orang yang duduk di kursi dokter. Dia jelas adalah Arga. Orang yang sekarang berusaha dirinya jauhi sebisa mungkin.

Arga tampak sibuk membaca riwayat kesehatan Laras. Ia belum menyaksikan Laras yang sekarang berada di posisi sebagai pasiennya.

"Kau? Bukankah kau suaminya Agni?" tukas Hery yang menyapa lebih dulu.

Barulah Arga menoleh. Matanya membulat ketika melihat Laras dan Hery. Dia langsung berdiri dari tempat duduk.

Hery tersenyum sambil menuntun Laras menghampiri Arga. Lalu menyalami lebih dulu.

"Senang bertemu denganmu lagi. Aku tidak menyangka kalau dokter yang direkomendasikan ibuku adalah kau!" ucap Hery. "Mungkin ini kesalahanku karena tidak mengetahui namamu," tambahnya.

"Tidak apa-apa. Se-senang juga bertemu dengan kalian," kata Arga. Dia menatap Laras secara selintas.

"Sekarang aku merasa lega. Sepertinya aku bisa mempercayakan istriku padamu," ujar Hery.

"Mas!" Laras menegur dengan mencengkeram lengan sang suami.

"Kenapa? Itu bagus bukan? Aku yakin Dokter Arga akan mengusahakan yang terbaik untuk temannya," tanggap Hery.

Arga hanya tersenyum kecut. Di dalam hati, dia hanya bisa merutuk. Hal serupa tentu dirasakan Laras. Keduanya mencoba bersikap normal sebisa mungkin.

Hening menyelimuti dalam beberapa detik. Sampai Naya mempersilahkan Laras untuk telentang ke kasur. Sementara Hery duduk di samping Laras sambil berpegangan tangan.

Dengan terpaksa, Arga melakukan pemeriksaan pada Laras. Dia melakukan USG untuk perempuan tersebut.

Laras berusaha mengabaikan Arga. Ia fokus melihat keadaan janinnya di layar komputer.

"Bagaimana? Apa bayinya sehat, Dok?" tanya Hery.

"Iya. Ini bisa dibilang bagus. Karena masih tiga minggu, jadi ukurannya masih kecil," jelas Arga.

"Syukurlah," ungkap Hery yang semakin menggenggam erat tangan Laras. "Lihat anak kita. Dia mungil sekali. Menggemaskan," komentarnya.

Laras terkekeh bersama Hery. Keduanya mesra seperti biasa. Entah kenapa hal itu mengganggu Arga. Terlebih dirinya tahu kalau anak yang ada di dalam perut Laras bukanlah anak Hery.

Usai melakukan USG, Laras melakukan konsultasi dengan Arga. Bersamaan itu, ponsel Hery berdering. Lelaki tersebut minta izin keluar untuk mengangkat telepon.

Kini Arga dan Laras berduaan di ruangan. Kebetulan Naya sedang mengurus sesuatu dengan perawat yang jaga di loket.

"Apa-apaan? Kenapa kau ke sini?" timpal Arga.

"Kau pikir aku tahu kalau Dokter Arga Wijaya adalah kau? Yang aku tahu namamu adalah Raga!" sahut Laras. Dia dan Arga sekarang tidak bisa membuang pengetahuan mereka terhadap nama asli satu sama lain.

"Kini kita tahu nama asli masing-masing. Kau tidak akan terus menjadi pasienku bukan?" tukas Arga.

"Tentu saja. Aku akan bicara pada suamiku agar mencari dokter kandungan lain. Kau tenang saja. Kita tidak akan bertemu selain saat bulan purnama," imbuh Laras.

"Baguslah kalau begitu," tanggap Arga. Dia dan Laras saling bertukar pandang sejenak. Keduanya sempat terpaku. Seakan sama-sama terpesona. Namun itu tidak berlangsung lama, karena Laras membuang muka lebih dulu.

"Aku pastikan ini adalah pertemuan terakhir kita!" cetus Laras seraya melipat tangan ke depan dada.

"Aku harap begitu," sahut Arga.

Tak lama kemudian Hery masuk. Arga pun melanjutkan pembicaraannya terkait kondisi kehamilan Laras. Ia memberikan pertanyaan agar bisa membuat resep obat untuk perempuan tersebut.

Setelah membayar tagihan pemeriksaan serta resep obat, Laras dan Hery pulang. Kala itu Hery lagi-lagi ada pekerjaan mendesak. Ia ke rumah hanya untuk mengantar Laras.

"Berhati-hatilah, Mas." Laras berusaha memahami seperti biasa. Dia berpamitan pada Hery dengan pelukan dan ciuman.

Saat itulah Laras berhasil melihat layar ponsel Hery yang menyala. Dia jelas sekali melihat nama 'my lovely' di sana. Akan tetapi Laras memilih tidak membicarakannya. Mengingat Hery yang ingin cepat-cepat pergi.

"My lovely?" dahi Laras berkerut sambil menatap mobil suaminya yang mengendara kian jauh. Ia merasa aneh dengan nama yang dilihatnya pada layar ponsel Hery.

Laras menggeleng kuat. Dia tidak akan memikirkan apa yang dilihatnya berlarut-larut. Laras masuk ke rumah dan segera berganti pakaian.

Meski memiliki pembantu di rumah, Laras tetap melakukan setengah pekerjaan sebagai ibu rumah tangga. Termasuk dalam hal memeriksa pakaian yang akan dicuci.

Laras berdecak kesal saat melihat lemari baju milik Hery. "Mas Hery kebiasaan. Dia selalu saja meletakkan jas yang belum dicuci ke lemari. Biar pun masih bersih, tapi kan tetap kotor," keluhnya sembari mengambil jas Hery dari lemari. Ia juga tak lupa memeriksa ke dalam kantong jas.

Hingga Laras tak sengaja menemukan sesuatu dari kantong Hery. Yaitu sebuah sapu tangan bermotif bunga sakura.

"Perasaan ini bukan milikku atau Mas Hery." Laras memperhatikan sapu tangan itu. Matanya terbelalak ketika menemukan ada noda lipstik di sapu tangan.

1
Supriyanto Toto
iya sudah matiin saja keduanya.
Supriyanto Toto
makin seru
ALNAZTRA ILMU
seperti nya Ada wanita lain dengan suaminya
novie lou
temanya tentang fenomena ritual yang konon sering dilakukan sebagian masyarakat, sangat menarik sekali...dan author konsisten dengan teman tersebut, semangat ya kak author 😃🔥
Catur
Lumayan menarik Thor,, apakah ritual nya berhasi Thor🤔
Greentea Tea
mmg terbaik
syamsul anam
hiiii serreeemmm
syamsul anam
laras bertanya pada orang yang salah../Facepalm//Slight/
Qorie Izraini
tumbal dari sebuah ritual...
mungkin kah itu benar ada ny
Qorie Izraini
ini kah yg nama ny pasangan gila atau klrga bobrok...
tapi udah kodray ny bagi yg tak ber iman
suami atau istri orang laen lbh menggoda dari pada molik sendiri
atau dengan isti lah rumpuy tetangga lbh menggoda d.
Sri Mulyani
rasa2 nya cerita nya belom tuntas ya ....
jadi penasaran gimana nasib si rasya dan adel yg selalu di ganggu makhluk halus sehingga perkembangan mental adel seperti ada kelainan....
Zerazat
biasa anak hasil memuja,jadi teman nya juga setan sudah jelas yang di kira pasar tapi kuburan
Zerazat
bakal jadi tumbal
Zerazat
seorang dr kok ndak bisa nahan nafsu terlalu arogan
Zerazat
Laras juga kaya orang gampangan seharusnya jual mahal dulu,mosok baru ketemu Agni sekali sudah di suguhkan adegan syur,paling nanti Agni mengompori Rasya itu pasti
Zerazat
thor Arga sama Laras itu yo kebablasan udah ketahuan ultah anak nya bukan nya PDKT malah berzina di dapur hadeeeh thor.....thor
Zerazat
mungkin jodoh Laras sama Arga
Zerazat
makanya jangan suka bersekutu dengan syaiton Laras,syaiton tidak akan menghentikan budaknya
Zerazat
walau ini hanya cerita fiktif seumur umur aq belum perna baca cerita amburadul seperti ini
Zerazat
semua tidak ada yang tersakiti mencari kepuasan masing masing nanti penyesalan berjamaah,kelihatan nya yang agak mending Henry & Fita karena sudah nikah siri
TehNia: Jangan2 anak yg dikandung agni pun sebenarnya bukan anak arga.
Semoga Arga dan Laras bisa bersatu dan biarkan herry bersama fita dan anak2nya....semoga ada jodoh juga unruk agni.
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!