NovelToon NovelToon
Cinta Gus Khai

Cinta Gus Khai

Status: tamat
Genre:Romansa Fantasi / CEO / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:569.4k
Nilai: 5
Nama Author: Nana Kusumaningrum

Kai Adrian atau kerap di sapa Gus Kai, seorang anak kiyai terkenal, Gus Kai adalah seorang dokter spesialis jantung.

Gus Kai terkenal dengan ketampanannya dan juga prestasinya di bidang akademi dan juga Dakwahnya melalui media sosial pribadi miliknya.

Kepribadinnya yang tenang dan tidak sukanya huru- hara, membuat dirinya harus mengiklaskan calon istrinya untuk sang Kakak.

Namun apakah Gus Kai bisa mencari kebahagiaannya sendiri? dan adakah perempuan yang mampu membuatnya jatuh Cinta? Nantikan kisah perjalanan cinta Gus Kai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nana Kusumaningrum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

9

Sudah hampir satu setengah jam, Kai mengitari mall tersebut bersama dengan umi dan adiknya, yang ia minta tolong untuk mencarikan baju- baju dan keperluan wanita lainnya untuk Najma.

" Najma udah selesai le?" tanya Umi Siti.

" Seharusnya sudah " jawab Kai melihat Jam.

Sejujurnya Kai masih marah dengan kedua orang tuanya, namun ia takut jika dirinya kualat , dia mencoba untuk berdamai dengan semuanya.

Kai, Balqis dan Umi Siti pergi dimana klinik tersebut berada, Kai melihat sang istri yang celingukan duduk sendirian di depan klinik tersebut.

" Assalamualaikum... mb Najma" sapa Balqis dengan keceriaan.

" Waalaikumsalam , ehh Ning balqis, Bu nyai " jawab Najma yang segera mencium tangan mertuanya.

" Wahhh tambah cantik sekali nduk...., MasyaAllah ,udah selesai?" tanya Umi Siti.

" sudah bu Nyai" jawab Najma menunduk malu karena pujian dari mertuanya.

Najma memang sebenarnya memiliki wajah yang cantik dan senyum yang manis, namun kesibukan dirinya jadi dia tidak sempat untuk merawat dan mempoles wajahnya, sekarang dengan satu kali trearment wajahnya tampak lebih segar dan kecantikannya semakin memancar.

" Sudah masuk waktu dhuzur, lebih baik kita sholat dulu, setelah itu kita baru cari makan" Ujar Kai melihat Jam sudah menujukan waktu dhuzur.

Najma , Kai, Balqis dan Umi Siti akhirnya menuju ke mushola yang berada di lantai dua, mereka melaksanakan sholat dhuzur.

Setelah itu mereka kembali berkeliling mencari makan, kali ini di tentukan oleh Balqis yang meminta ramen untuk makan siang kali ini.

" Kamu mau pesen apa?" tanya Kai pada sang istri yang duduk di hadapannya dan sedari tadi hanya membolak balik buku menu tersebut.

" Saya enggak tau Gus, saya ngikut saja" jawab Najma sambil tersenyum karena ini kala pertama dirinya makan di tempat seperti ini.

" Balqis pilihin mau gak mb? di jamin Mb Najma suka " tawar balqis, yang di sambut senang oleh Najma yang duduk di sebelahnya.

" Boleh Ning, saya enggak tau, ini kala pertama saya makan di tempat seperti ini" jawab Najma dengan sangat excited.

Kai dan Umi Siti saling pandang, mereka tidak tau betapa sulitnya kehidupan Najma sebelum ini, di saat orang- orang seumuran Najma suka sekali makanan seperti ini dan berbau vital, tpi ini kala pertama Najma masuk ke restoran tersebut.

Umi Siti merasa iba,ia kemudian memegang telapak tangan putranya dan menatapnya kembali, tatapan itu seakan meminta Kai untuk melindungi dan membahagiakan Najma,Gadis malang tersebut.

Kai mengangukan kepalanya, Kai juga memeliki prinsip, dia akan menikah seumur hidup sekali, kali ini dia sedang berusaha untuk melupakan Aiza dan mulai menerima Najma, walau rasanya sulit.

Makanan yang mereka pesan pun datang, Najma tampak ragu untuk menikmati, takut lidahnya tidak cocok, karena tidak terbiasa, makan makanan seperti ini.

Najma berdoa terlebih dahulu sebelum ,menyeruput kuah ramen tersebut, Najma menyeruput sedikit dan merasakan rasa yang cukup masuk di lidahnya, "Gimana mb, enakan pilihan Balqis?" tanya Balqis melihat ekspresi wajah Najma yang sepertinya menyukai pilihannya.

" Enak Ning, saya baru nyoba ini, biasanya saya cuma makan mie instan" jawab Najma.

Kai menatap istrinya yang terlihat menikmati setelah sempat ragu merasakan, begitu pula Umi Siti yang tersenyum melihat putri bungsunya dan menantunya begitu cepat akrab.

Setelah makan mereka kembali ke pesantren Darul Quran, untuk membantu untuk acara pernikahan Gus Adam besok, pagi.

Najma sudah berganti pakaiannya dengan baju yang di beli oleh Kai, Balqis serta Umi Siti tadi, Najma sendiri bingung harus berterima kasih dengan keluarga ini ,bagaimana karena terlalu baik dengannya.

Kai memang memosting pernikahannya, namun dirinya tidak memosting wajah istrinya, bukannya dia malu, tapi ia hanya menjaga sang istri.

" Kai boleh minta tolong jemput Razan di terminal tidak ?ini dia ngabarin udah perjalanan ke bandung, bentar lagi sampai" tanya Nyai Ida saat mendapatkan panggilan dari Putranya.

" Boleh bulik, kira- kira Razan, sampai jam berapa?" tanya Kai.

" sekitar satu jam lagi" .

Sedangkan Najma,membantu memasak bersama dengan mbak ndalem dan juga yang lainnya, semua yang berada di sana kompak tidak ada yang membahas tentang Bu Asih, agar Najma tida merasa sedih.

Najma yang sebenarnya masih merasa kehilangan ibunya hanya bisa mengalihkan pikirannya dengan membantu yang dirinya bisa, hingga seorang santri datang dan membawa kabar bahw Gus Razan sedang dalam perjalanan pulang.

" ehhh tau gak?Gus Razann pulang " ujar salah satu santriwati yang baru saja dari ndalem.

" Deg" jantung Najma berhenti seperkian detik, "dia kembali'" gumam Najma.

Najma dulu memang memiliki rasa kagum pada Razan, anak kedua kiyai Idris dan juga Nyai Ida yang sedang kuliah di kairo.

" Iya, tadi aku dengar umi ida, minta Gus Kai buat jemput Gus Razan " jawab santriwati tersebut.

" enggak boleh ma... kamu udah nikah, buang rasa kagum mu itu,yang sekarang boleh kamu fikiran adalah Gus Kai" gumam Najma .

"ya walaupun kamu sendiri tidak tahu perasaan Gus kai kepada ku tapi aku harus menjaga hati aku untuk Gus kai" imbuh Najma.

Saat sedang asyik mengobrol Balqis datang pada Najma dan memberitahu jika Najma dipanggil oleh kakaknya atau Gus kai, " Mbak dipanggil mas kai di depan ditunggu, katanya suruh bawa tas" ujar Balqis menyampaikan pesan sang kakak.

" hah,Mau ke mana Ning? Gus kai tadi nggak bilang ke saya kalau mau pergi ?" tanya Najma.

" diajak mas kai buat jemput Mas razan, Soalnya mas kai disuruh bulek jemput Mas Razan " jawab Balqis.

Najma sedikit bingung ingin menolak, Tapi tidak enak "baik Ning kalau gitu saya ke depan sekarang " Sahut Najma.

" Mbak, Uwak saya pamit dulu ya nanti saya ke sini lagi " Pamit Najma .

" Iyaa Ning, silahkan" jawab semua orang yang berada di belakang, bersama dengan Najma.

"Enak ya....Najma, hidupnya beruntung banget ,bisa nikah sama Gus Kai,.yang ganteng, ramah , pintar dan juga kaya lagi" gumam Salah satu santri yang sedari tadi berada di dekat Najma.

" Huss kalian enggak boleh gitu, mereka sama - sama beruntung" sahut Bu ijah, teman Bu Asih di dapur.

" hehehe iya bu imah" sahut Para santri yang membicarakan Najma tersebut.

Santri kemudian melanjutkan pekerjaan mereka, ada yang memotong sayur dan mengupas bawang, pondok pesantren Darul Quran, tampak ramai, padahal acara baru akan di gelar besok.

Sedangkan di dalam mobil kai, tampak sekali kecanggungan di antara tiga orang tersebut, Yahhh Razan telah mengetahui pernikahan antara pujaan hatinya dengan sepupunya yang di gelar secara mendadak.

Tidak ada obrolan di antara mereka bertiga, hanya sunyi dan suara lantunan sholawat yang menemani perjalanan mereka.

1
Leni Novita
jika disuruh gantikan ilham krn kai yg ditolong ilham, tdk lanjut lagi deh bacanya
Sudi Yanti
untung Gus kai tdk jd menikah sama aiza, ternyata sikap lemah lembutnya hanya topeng sesaat, dalemnya ternyta Iblis yg kejam.
Siti Sopiah
Oalah Gus Kai ngantuk ngenteni.buah
Sudi Yanti
astaghfirullah.... ternyata oh ternyata....
Sudi Yanti
alhamdulillah... akhirnya kembali akur lagi, setelah kesalahan pahaman yg terjadi.
Sudi Yanti
iiihh.... lama2 ko nyebelin bgt ya aiza. dsr muka tembok, gak pengertian. semoga ibunya si aiza cpt2 membawa pergi tuh ulet bulu dr pesantren. biar najma tdk slh phm terus.
Sudi Yanti
endingnya, pasti aiza bkl dinikahin sama kai, trus.... bagaimana sma najma, apa mau dipoligami. semoga kai bsa bersikap adil. dan... utk aiza, jangan songong jadi orang. semoga sikapnya bisa berubah mnjdi lbh baik.
Sudi Yanti
ko aiza semakin lama semakin nyebelin sih, thor....
Leni Novita
itulah dah kelewat bar bar itu,, najma nya thor
suratmi sihab
thor maaf kalau bisa panggil ustadzah lengkap aja jangan "us"ajakesannya gimana ya kaya panggil nm orang🙏
Leni Novita
dasar ustazah aiza sebelum kai dpt jodoh merasa diperebutkan, sekarang udah jeles sendiri🤭🤭🤭
Andira
👍
Andira
🙂
Asihfitr
masalah Aiza bertele-tele ya pdhl sengaja baca bab2 akhir biar tahu ending gmna mlh gini GK lanjut baca
Asihfitr
gatel bgt hihh ulet bulu
hrsnya lebih tegas diusir kek cerita macam mna ini yg jahat dan berniat buruk dibiarkan mengganggu
Asihfitr
lakinya kurang tegas cinta aja GK cukup tp jaga perasaan istri udh tau itu Aiza spek ulet bulu ttp aja diperhatikan dali tanggung jawab buat menggantikan kknya tp rumah tangga sendiri dikorbankan jd GK harmonis maaf GK jd baca full ini cerita
Sri Murtini
asyik najma dpt mens.... gus kay ntar tunggu seminggu ntar pecahin telur....kan masa subur bikin kay yunior...gass💪💪💪
Sri Murtini
Aiza punya bibit culas tk adu domba ya nggk pantas jd menantu abi
Sudi Yanti
yang sabar ya dek Balqis, menghadapi orang2 yg bucin. heheeee...
Sudi Yanti
Alhamdulilah.... akhirnya Najma menemukan kebahagiaannya, setelah kepergian sang Ibu.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!