NovelToon NovelToon
OM LORENG I HATE YOU

OM LORENG I HATE YOU

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Tamat
Popularitas:5.3M
Nilai: 4.7
Nama Author: andee Rosalia

JANGAN BAYANGKAN KISAH CINTA SEPERTI DOTS karena kenyataannya tidak akan pernah semanis itu, jika ingin mengguak akan kerasnya kehidupan pernikahan bersama om loreng.


hidup itu keras jika ingin tahu drama didalamnya, silahkan baca!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon andee Rosalia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

17

Waktu terus bergulir, akhirnya tidak terasa sudah berbulan-bulan aku berada dibatalyon, dan tepat pada hari jumaat kemarin kartu ujianku keluar, aku akan melakukan tes tertulis di universitas malang dan itu kulakukan tanpa sepengetahuan juga tanpa campur tanganya Hafiz.

Sebelum sholat shubuh aku telah terjaga, dalam waktu luang kusempatkan diri untuk berdoa lebih khusu agar aku bisa menyelesaikan seleksi dan diterima universitas Malang.

Detik demi detik telah bergulir satu persatu telah kukerjakan dan setelah memastikan rumah bersih akhirnya aku memilih menyiapkan sarapan.

Hari ini aku hanya menyiapkan nasi goreng meneer yang menjadi makanan legendaris Malang itu pun resepnya kupelajari dari ibu Adi yang asli orang malang dan yaa hasilnya sangat memuaskan menurutku, tapi untuk bunglon entahlah aku tidak tahu dia suka atau tidak. Yang kutahu ajaran cara makan tentara itu "tiga kali kunyah lalu telan" sehancur apa pun rasa masakan untuk mereka sepertinya bukan suatu masalah tuh.

Sebenarnya aku tidak memiliki tanggung jawab di dalam rumah tangga kami tapi demi membalas kebaikan bunglon yang sudah berbaik hati menampungku aku memilih untuk menyiapkan makanannya dan mencuci pakaian kerja dan pakaian hari-harinya kecuali pakaian dalam tentunya.

Jujur aku menyesalinya kala itu karena untuk mencuci pakaiannya ternyata memiliki aturan tersendiri yang sangat melelahkan, belum lagi caranya dengan pakaian lain juga berbeda.

Karena mengizinkan aku mencuci pakaiannya otomatis aturan dan cara cuci seragam itu diwariskan kepadaku, aku ingat ketika dia memberiku intrupsi dengan sekali tarikan nafas dan berkata

"Pertama cuci menggunakan tangan, jangan pernah coba-coba menipuku lalu mencucinya dengan mesin cuci, kedua larutkan seragamku dengan sedikit diterjen menggunakan air bersuhu biasa" ketika mendengar itu aku hampir saja menyemprotkan kata-kata kasar padanya. Jelas memang suhu air normal itu berapa sih? jika menggunakan air keran biasa jelas airnya biasa-biasa saja tapi beda lagi jika menggunakan shower lalu menggaturnya menjadi air hangat, tapi itu tidak mungkin wong ngak ada kok dirumah kami.

Kupikir semuanya cuman sampai disitu tapi dirinya melanjutkan ucapannya dengan sesuatu yang tidak masuk akal lagi.

"Rendam bajunya sekitar 5 sampai 10 menit saja, lalu kalau ada noda sikat dengan sikat gigi saja" aghh sungguh aku sangat terpengarah akan ucapannya itu, kupikir hanya beban pekerjaan yang riwet ternyata gaya hidupnya juga.

Gila ngak sih membersihkannya baju segede karung pake sikat gigi?. Setelah mendengar kalimat perintahnya itu aku memutuskan untuk meninggalkannya menuju kekamar tapi belum juga kaki melangkah lagi-lagi kalimatnya membuatku terpaku di permukaan tanah yang seakan ingin menenggelamkanku sekarang juga, bayangkan saja aku hanya menawarkannya untuk mencuci pakaian tapi dia ingin lebih. dirinya berkata

"jika menyetrikanya gunakan suhu rendah" Apa perlu aku menempelkan setrikaan diwajahnya agar dia tahu jika suhu yang ku gunakan menyetrika pakaian sama dengan suhu yang ku pakai untuk menyetrika wajah menyebalkan yang kaku, datar eghh sekali berekspresi hanya menampilkan wajah mencemoh belum lagi kata-kata nyinyirnya itu?.

Saking tidak bisanya aku menahan amarahku dengan cara spotan kudekati dirinya lalu memukulnya secara membabi buta. iiighhh dipandang seperti apanyalah aku ini, aku terus memukulinya secara random hingga mengguras hampir seluruh tenagaku tapi si bunglon bukanya mengaduh kesakitan malah tertawa dengan sangat keras melihatku mencak-mencak.

Back to topic. setelah makananku tertata rapi di atas meja, aku lalu bergegas menggunakan pakain hitam putih milikku dan setelah selesai barulah aku keluar kamar dan menemukan sibunglon yang sudah lengkap dengan seragam hasil kerja kerasku dan lencananya.

Baru keluar dari pintu saja aku sudah ditatap intens oleh bunglon, setelah aku duduk dan ikut makan dengannya barulah dia mengalihkan pandangan dariku lalu berkata

"Mau kemana kamu?" ucapnya menelisik penampilanku.

"Tes jadi istri orang lain" jawabku asal.

Mendengar penuturanku ternyata dia memilih menghentikan kegiatan makannya lalu menatapku dengan sinis dan berdecih angkuh.

Aku hanya diam karena tidak ingin memulai perdebatan kami dan untungnya tidak lama setelah aku selesai makan, terdengar suara klakson motor yang kuyakini milik ojol yang ku pesan, kuberesi sisa makan lalu membawanya ke tempat cuci piring.

Tanpa permisi aku melesat begitu saja menuju pintu utama dan menemui babang ojol. Sebelum motor melaju dirinya berkata pada diver ojol yang bernama bapak Parman

"Tolong hati-hati mengantar istri saya ya pak!!" katanya, dan hal itu tentu membuatku bertanya kenapa dia yang berubah menjadi sangat lembut. Jika kalian pikir aku terkesima maka kalian salah karena aku sadar ini hanya sandiwaranya saja apa lagi kami berada diluar rumah jadi ada kemungkinan ada banyak mata yang memperhatikan kami.

jalanan kali ini cukup macet karena jelas bukan aku seorang yang akan mengikuti tes. setibanya di tempat yang ku tuju, ku sempatkan menatap jam tangan. masih banyak waktu sebelum tes tertulis di mulai namun tempat ini sudah padat dengan mereka yang warna pakaiannya sama denganku.

Dihadapanku kini aku sudah berdiri memperhatikan gedung tinggi yang jika aku berhasil aku bisa menjadi salah satu mahasiswanya. Kali ini aku memilih fakultas ilmu budaya prodi Antropologi Sosial dan berharap bisa menyelesaikan studiku secepat yang ku bisa, alasanya karena suamiku yang tidak jelas masa kerjanya jadi tidak menutup kemungkinan kami akan berpindah ketempat lainnya. iya kalo besok-besok aku masih jadi istrinya kalo tidak?.

Tes tertulis pun dimulai, kuperhatikan dengan seksama soal-soalnya dan yaagh ternyata soalnya cukup banyak yang menjebak jadi aku mengerjakan yang dapar kuselesaikan terlebih dahulu.

Ragaku sudah lelah, tubuhku lebih-lebih dan kini aku sudah kembali memijakkan kaki didepan rumah yang sudah menampungku selama beberapa bulan lebih ini.

Setelah memasuki rumah aku memilih menggurung diri dikamar namun semua itu tidak terealisasikan karena tersengar suara pesan masuk, kubuka kunci gadegetku lalu terlihatlah pesan wa yang ternyata dari grup kompi B.

Huh aku hampir saja lupa jika hari ini jadwal ibu-ibu persit melakukan olahraga bersama, jadilah aku memutuskan untuk membersihkan tubuhku terlebih dahulu lalu bersiap-siap untuk menuju lapangan volly, benar saja dilapangan susah banyak ibu-ibu yang berkumpul dan menggunakan pakaian yang sama denganku. kutebarkan senyum palsuku sembari berbasa-basi ria bersama ibu-ibu lainnya.

Giliranku untuk bermain volly akhirnya tiba, majulah aku. permainan berjalan cukup seru tapi tiba-tiba aku merasakan pusing yang membuat penglihatanku kabur hingga terdengarlah suara benda menghantam suatu benda disusul rasa perih dikepala.

Aku tidak tahu apa yang terjadi tapi ketika aku sudah membuka mata alias sadarkan diri ternyata aku sudah berada dirumah dengan kondisi kepala yang pening.

Di dalam kamar ini hanya ada aku tapi kok ada obat dan sepucuk kertas? Kubaca surat itu berharap hal romantis atau setidaknya sedikit bukti perhatiannya padaku namun nyatanya ZONG say, dalam sepucuk kertas itu bertuliskan

“LEMAH” ya, hanya sebaris kata itu yang tertulis namun itu sudah memancing amarahku.

Aku tak tahu kenapa air mataku berderai begitu saja, rasanya kata-kata Ibu maupun kak Diba lebih menusuk tuh tapi aku tak pernah ambil pusing apa lagi menanggis karena mereka nah ini satu kalimat saja kok nancapnya sampai keempedu?.

Ini aku yang terlalu dramatis atau aku yang terlalu cenggeng menghadapi lelaki kaku, jahat dan jelek itu ya?.

1
Riski Bagus
karakter Aira elek banget, aku ya jadi mertuanya pasti tak suruh ceraikan aja
udah manja dan keras kepala
Putri Bone
terimakasih, ini yang ketiga kalinya baca
saya selalu rindu mungkin karena saya orang Bugis JD apa yang diceritakan di dalamnya terasa nyata karena sering melihat seperti itu
ELSA SURYANI_XI MIPA 2
Luar biasa
Anonymous
Mewekkk baper 😭
Sulisbilavano
Luar biasa
🍓to be🍑then to🕊️be free
h
🍓to be🍑then to🕊️be free
ini salah kali pertama aku menangis baca novel
Qaisaa Nazarudin
Lemah banget kamu Aira,Katanya pemegang sabuk hitam,tapi sampai di bab ini kelemahan mu yg selalu ku lihat,Jgn lemah kalo kita lemah kita yg di pijak2,balas balik perbuatan mereka kalo aku di tempat kamu,igeb banget sih 🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Menurut ku di sini Suami memainkan oeran nya,melindungi istri de segala hantaman badai,de cemoohan org luar harusnya,Tapi aku tidak melihat itu semua de Hagiz yg tau nya marah2,,Aira itu udah strees masih labil tapi dipaksa mengajdapi kerasnya hidup di lingkungan prajurit,dgn ibu2 persit/danyon yg nyinyir,Siapa juga yg gak strees,Hila banget🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Nah di sini mmg salah kami yg gak tegas,gak bisa menhaga perasaan hati dan perasaan istri sendiri,Istri mana yg mau suaminya di dekatin mantan??harusnya kamu sadar itu!!!😡😡😡
Qaisaa Nazarudin
Udah tau gitu kenpa kamu masih maksa diri utk bertahan,Ogeb,sebenar menurutku Kamu yg bunglon..Gak tegas,sok jual mahal,udah terlalu banyak dosa kamu dgn suami,yg selalu di selingi dgn pertengkeran dan kata2 kasar,ingat walau gimana pun status mu adalah istri,jd tergantung kamu utk membiatkan tdknya org ke 3 utk mamasuki rumah tangga mu..
Qaisaa Nazarudin
#Aku
Qaisaa Nazarudin
Alu jd bingung sendiri,Sebenarnya hidup istri sang prajurit itu gimana iya??disetiap novel yg ku baca itu kok lain2 sih..
Qaisaa Nazarudin
Para suami mah gak papa,katena dr awal sudah di ajar dgn ketegasan,kekerasan dsb,Noh para istri yg awalnya santuy2 malah harus berubah ke 360% Setelah menikahi prajurit, Itu tuh yg bikin streesssss…😂😂
Qaisaa Nazarudin
wkwkwk udah jadi kepompong tu si Aira 🤣🤣🤣🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkwk mampos loe babang 🤣🤣🤣😜
Qaisaa Nazarudin
Aira bukan lemah,Dia pengsan mungkin karena capek menguruskan persiapan pernikahan kalian itu sendirian,harusnya kamu mengerti itu semua,bukannya malah marah2 dan membentaknya,Aira masih labil,jiwanya jiwa yg masih pengen bebas kayak remaja lain nya,
Qaisaa Nazarudin
Wajah siapa?? Wajah Aira kah atau wajah pacar mu??
Qaisaa Nazarudin
Terus kenapa kamu gak kenalkan aja kekasih mu itu ke papa kamu?? Heran aja aku dgn papa kamu,Bikin tensi aku naik aja,Semua orang gak setuju dgn perjodohan ini,tapi Baga itu dgn sukap ngototnya,, Aku ingin tau aja apa alesan Bagas yg memaksa dan ngotot banget menikahkan anaknya Hafiz dgn anak2 nya Anggara???
Qaisaa Nazarudin
Itu juga yg ku heran,Papa kamu Bagas kok ngotot banget sih,,,🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!