NovelToon NovelToon
Surat Penuh Cinta

Surat Penuh Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta
Popularitas:69.9k
Nilai: 5
Nama Author: SANG PURNAMA

Kehidupan dua insan manusia yang berbeda latar belakang namun saling berkaitan secara tidak langsung.

Sahabat Pena...

Mungkin itulah yang membuat mereka terhubung hingga sekarang. Diawali dengan sebuah pertemanan melalui surat semenjak kecil namun tidak pernah sekalipun bertemu.
Hingga akhirnya mereka dipertemukan dalam sebuah ikatan pekerjaan.
Akankah mereka saling mengenali satu sama lain???

Serta, apakah surat yang selama ini mereka tulis dan terima hanyalah sebuah mainan belaka atau adakah diantara mereka yang menuangkan perasaan di setiap baitnya.

Dan bagaimanakah akhir dari pencarian mereka satu sama lain???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SANG PURNAMA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 17

"Maaf, saya tidak sengaja dan tidak menyadarinya sedari tadi" David merasa bersalah dengan tanpa permisi menggenggam tangan seorang perempuan.

🍂

🍂

🍂

Dan hanya dibalas anggukan oleh Rose.

Lumayan memakan waktu yang lama di dalam perjalanan namun hanya keheningan yang menemani mereka.

Hingga sampailah Rose dan David disebuah rumah yang terlihat sangat megah dan mewah, bahkan hanya dari depan saja sudah bisa dilihat jika rumah ini milik orang yang sangat kaya.

Rose pun memandang rumah tersebut dengan takjub hingga melupakan David yang sedang bersamanya. David yang baru keluar dari mobil melihat Rose yang nampak terbengong melihat rumahnya hingga membuat laki-laki itu ingin sekalimenertawakan perilaku Rose tersebut jika tidak mengingat perempuan itu sedang dilanda musibah.

"Ayo masuklah" ajak David dan dengan cepat Rose mengikuti David yang sudah beberapa langkah meninggalkan dirinya didepan.

Baru saja beberapa langkah memasuki rumah itu mereka berdua yaitu David dan Rose langsung disambut belasan asisten rumah tangga yang berbaris dengan sangat rapi hingga membuat Rose menjadi takjub dan serba salah.

Ternyata bukan hanya Rose, para asisten rumah tangga itupun kaget melihat siapa yang datang bersama Tuan Muda nya itu, seorang Artis papan atas yang sangat mereka kenal dan serba mereka lihat di televisi.

"Ternyata aslinya lebih cantik berkali-kali lipat dari pada di televisi"

"Seumur hidupku sepertinya hari ini adalah keberuntungan ku karena bisa melihat idola ku secara langsung"

"Sehabis ini aku akan minta tanda tangan dan berfoto bersama biar bisa aku pamerkan dengan orang-orang di kampung ku nantinya"

Begitulah bermacam-macam isi hati dari para asisten rumah tangga ketika melihat kehadiran Rose ditempat mereka bekerja.

Begitu para asisten rumah tangga bubar dari barisannya, terlihat seorang wanita paruh baya namun kecantikannya masih saja terlihat hingga diusia sekarang berjalan menghampiri David dan Rose.

"Siapa dia David? Apakah pacarmu? Oh astaga ternyata Allah memberi mama umur yang panjang hingga bisa melihat mu punya pasangan" seloroh Sinta yaitu Ibunda David.

Astaga, David sampai menepuk keningnya sendiri melihat kelakuan ibunya yang begitu membuatnya malu karena sang ibu yang membongkar aib anaknya sendiri.

Secara tidak langsung ibunya itu menyebutnya sebagai laki-laki yang tidak laku karena tidak pernah mempunyai pacar.

"Astaga bu, apa yang ibu katakan. Dia ini salah satu adalah Artis yang berada di Agensi milik David" ucap David dan segera menarik tangan ibunya agak menjauh dari Rose, sepertinya David ingin membicarakan sesuatu kepada ibunya itu.

Nyonya Sinta pun mengikuti langkah kaki sang anak yang menarik salah satu lengannya.

"Ada apa David??" tanya Sinta heran.

"Aku ingin minta tolong kepada ibu untuk membuatnya ceria" sahut David.

Sinta semakin heran.

"Ceria? maksudnya ceria bagaimana??" Sinta semakin heran dengan pernyataan anaknya barusan.

David pun menjelaskan perihal masalah yang sedang Rose alami di kantornya barusan, mulai dari kiriman tikus mati bersimbah darah hingga membuat Rose menjadi shock dan berdiam diri hingga sekarang. Tentunya David tidak akan menceritakan perihal surat ancaman yang Rose dapatkan, karena hanya merek bertiga yang mengetahuinya.

Nyonya Sinta tampak menganggukkan kepalanya tanda paham akan situasi yang dijelaskan oleh anaknya barusan.

"Tenang saja, serahkan masalah ini kepada ibumu, kamu tenang dan duduk saja. Ibu akan membuatnya kembali ceria dan kalau bisa ibu akan membuatnya menjadi menantu di keluarga ini" senyuman nyonya Sinta sepertinya mempunyai maksud tersembunyi yang membuat David yakin jika dirinya seperti sedang masuk kedalam sebuah masalah secara perlahan.

"Terserah lah bu, aku serahkan kepada ibu masalah ini" sahut David dan beranjak pergi meninggalkan ibunya untuk naik kelantai atas rumah mereka.

David memasuki kamar yang telah ia tempati bertahun-tahun itu untuk sekedar mengganti bajunya menjadi baju biasa karena sekarang ia tidak berniat ingin kembali lagi ke perusahaan.

Sepeninggal David kelantai atas sang ibu masih memperhatikan punggung anaknya yang perlahan berjalan menjauh dari dirinya.

"Ibu tau nak kalau kamu menyukai gadis itu, tidak mungkin kamu mau membawa seorang perempuan ke rumah ini jika kamu tidak memiliki perasaan terhadapnya. Dan juga tatapan matamu tadi sangat menyiratkan suatu kekhawatiran atas apa yang terjadi pada perempuan itu. Mama akan membantumu nak karena mama juga tidak sabar untuk memiliki seorang menantu"

Sinta tersenyum penuh maksud dan segala macam cara untuk membuat anaknya itu agar tidak sendiri lagi, sampai kapan ia harus menunggu untuk anaknya itu menemukan pasangan bahkan di umurnya yang sekarang saja tidak pernah sekalipun David membawa seorang perempuan untuk dikenalkan kepada dirinya maupun sang suami.

Sungguh Sinta tidak habis pikir bagaimana anaknya itu begitu betah sendiri disaat teman-temannya yang lain sudah mempunyai pacar bahkan istri dan anak.

Sinta tidak tahu saja jika teman David hanya satu yaitu Sekertaris Ren yang juga jomblo akut hingga sekarang, jadi tidak salah jika David juga jomblo hingga saat ini.

Setelah mendengar penuturan sang anak tadi, Sinta merasa kasihan dengan apa yang telah menimpa Rose, dia tidak habis pikir dengan orang yang mengirim hal seperti itu untuk seorang Artis, meski haters sekalipun juga jangan sampai kelewatan seperti itu. Sungguh anak-anak jaman sekarang sulit dimengerti jalan pikirannya pikir Sinta.

Sinta pun berjalan kearah Rose dan mencoba berbicara kepadanya.

"Hai sayang, perkenalkan nama ibu Sinta, kamu bisa memanggil saya dengan sebutan ibu, kamu tidak keberatan kan sayang??" tanya Sinta berusaha menjalankan rencananya.

Deg...

Jantung Rose terasa pilu mendengarnya, seorang wanita yang sepertinya seumuran dengan ibunya seandainya jika ia memiliki ibu. Ternyata wanita itu menyuruhnya untuk memanggilnya dengan sebutan ibu yang sangat tidak pernah terpikirkan sedikitpun didalam benaknya selama ini.

"Tapi bukankah itu tidak sopan jika saya memanggil anda dengan sebutan ibu" Rose merasa segan untuk memanggil seseorang yang baru saja ia temui dengan sebutan ibu.

Sinta menggenggam kedua tangan Rose dan ia satukan dengan kedua tangannya, Sinta menatap Rose dengan pandangan penuh rasa cinta, entahlah mungkin seperti itu.

"Tidak sayang, ibu tidak merasa keberatan sama sekali jika kamu memanggil aku dengan sebutan ibu, malah ibu akan sangat senang sekali. Kamu mau kan memanggil saya ibu??" tanya Sinta penuh harap.

Dengan masih diselimuti perasaan ragu, Rose pun menganggukkan kepalanya pertanda ia akan memanggil ibunya David dengan sebutan ibu juga.

"Terima kasih sayang, sekarang coba kamu panggil saya ibu, ayo ibu sudah tidak sabar" Nyonya Sinta sangat antusias ketika Rose mau menuruti permintaannya.

"Ibu..." ucap Rose pelan.

"Apa sayang, ibu ngga dengar, kamu terlalu pelan ngomongnya" goda Nyonya Sinta.

"Ibu..." Ulang Rose lagi dengan nada yang sedikit keras yang seketika membuat Sinta menghambur memeluk Rose.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Ah emaknya David bisa ada ngegodain calon mantu.. eh 🤐🤣

1
it's me oca -off
em , hhh pada ga seneng aurel
✰͜͡w⃠JENINA༄㉿ᶻ⋆
lanjut lg dong
☘𝓡𝓳✹⃝⃝⃝s̊S𝕭𝖚𝖓𝕬𝖗𝖘𝕯☀️💞
Kok ngk lanjut thorrrr... bikin pinisirin aja... lanjut donk🤔🤔🤔
☘𝓡𝓳✹⃝⃝⃝s̊S𝕭𝖚𝖓𝕬𝖗𝖘𝕯☀️💞
Knp ngk up thorrr...🤔🤔
Yunia Afida
takut di rebut alex ya
lanlan
suka tidak suka klo yg masak orang yang kita cinta pasti rasanya enak kan pak David 🤭🤣🤣
lanlan
sangking asiknya berbelanja dan debat jadi gk sadar klo ada yg ngawasin sambil ambil foto mereka
lanlan
mode cemburu duo cogan 😂😂😂
lanlan
apa isi kotak nya ya . sampai membuat mereka meradang 🤔🤔
lanlan
wkwkwk belum juga menikah dh gk bisa berkutik,saat rose bicara gitu . langsung bungkam tuh mulut nya
Dave Navarro
wkwkwk cieee salting ya rose, merah tuh pasti pipi
Dave Navarro
buset jahat bnr si aurel berarti baik nya di dpn doang fans doang ya?
Dave Navarro
wkwkwk gengsi" jg dimakan ya vid?
Dave Navarro
nh bnr itu klo kgk suka gk ush dimakan
Dave Navarro
untung si rose percaya sm alasan mereka
tp itu siapa yg kirim surat nya?
HIAT DOLO "🅱🅸🅱🅰🅷🦈
mudah bagi David siapapun yang meneror rose,
💋ᴰᵉᵈᵉรωεεƭყˡᵉⁿ🤎•§¢•🦢🍒
aduhh aurel makan punggir jalan kebanyakan itu malah lebih enak dr pada diresto2 mahal loo...
Dave Navarro
nh lho alex di interogasi ada apa ya? 🤔😅
HIAT DOLO "🅱🅸🅱🅰🅷🦈
makanya hati2 lah Lex, jangan sampai jadi sasaran empuk David sama sekretaris ren
HIAT DOLO "🅱🅸🅱🅰🅷🦈
ayo lah vid sadar lah kalau rose itu sebenar nya vero
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!