NovelToon NovelToon
Dia Mantan Suamiku.

Dia Mantan Suamiku.

Status: sedang berlangsung
Genre:Single Mom / Crazy Rich/Konglomerat / Duda
Popularitas:12.7k
Nilai: 5
Nama Author: selvi serman

Rekaila Amanda tidak menyangka setelah dua tahun berpisah akan kembali dipertemukan dengan mantan suaminya. Reka, begitu ia akrab di sapa, memutuskan menjauhi kehidupan mantan suami dengan alasan yang hingga detik ini tidak diketahui oleh sang mantan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon selvi serman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16.

Leon beranjak turun dari ranjang kemudian berjalan menuju balkon untuk menerima panggilan telepon dari asisten pribadinya. Ia tak mau pembicaraannya nanti justru mengusik tidur Reka, eh....maksudnya baby Richard.

"Ada apa?."

"Saya baru saja mendapatkan informasi penting dari sumber terpercaya, tuan."

"Oek....oek....oek...."

Suara tangisan baby Richard membuat Leon langsung memutuskan sambungan telepon begitu saja setelah berkata. "Kita bahas itu di kantor besok."

Leon meninggalkan balkon dan menghampiri putranya.

"Anak Daddy kenapa menangis, hm? Haus ya...." Leon mencoba berkomunikasi dengan putranya, meskipun ia sendiri tahu sang putra pasti belum bisa menjawabnya.

Leon memeriksa popok baby Richard.

"Pantas saja kamu nangis, popoknya basah." Leon mengambil popok baru kemudian mulai bergerak untuk melepas popok baby Richard, hendak menggantinya dengan yang baru.

Suara tangis putranya ibarat alarm yang mampu membangunkan Reka dari tidur lelapnya. Wanita itu bangun dan mendekat.

Menyadari kedatangan Reka, Leon lantas berkata. "Popoknya basah. Mungkin itu yang membuatnya tidak nyaman hingga menangis."

"Biar aku saja mas." Kata Reka.

"Aku saja." Leon tak bergeser sedikitpun, pria itu tetap fokus mengganti popok putranya. "Selama ini kamu sudah merawat dan menjaganya seorang diri, sekarang biar aku yang melakukannya! Lagipula bikinnya berdua, bukankah merawat dan membesarkannya pun seharusnya berdua."

Walaupun Leon berkata demikian tanpa maksud apa-apa, tetap saja Reka menelan ludah mendengarnya. Terutama untuk kata 'Bikinnya.'.

Reka lantas membiarkan Leon melanjutkan tugasnya mengganti popok baby Richard sedang dirinya beranjak untuk membuatkan susu. Biasanya setelah ganti popok seperti ini, baby Richard perlu minum susu dari dot nya untuk bisa tidur kembali.

Setelah susu selesai dibuat oleh Reka, Leon meminta wanita itu untuk kembali beristirahat. Untuk urusan menjaga dan merawat baby Richard malam ini biar menjadi tugasnya. Leon membantu memegang dot untuk sang putra.

Kini Leon sadar, ternyata memiliki seorang anak bukan hanya membuat orang tua bahagia namun juga membuat para orang tua harus lebih sabar dan sigap dalam menyikapi berbagai macam hal, termasuk menekan rasa kantuk di saat sang buah hati terjaga di tengah malam. Dan, Reka mampu melakukannya seorang diri tanpa bantuan pasangan, keluarga maupun baby sitter. Di tambah lagi besoknya wanita itu harus kembali bekerja demi mencari uang untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Setelah dua jam berlalu barulah baby Richard kembali terlelap dan itu tepat pada pukul tiga dini hari. Leon tak kesal, ia justru menikmati. Menikmati setiap detik waktunya menemani sang putra begadang hingga akhirnya lelah sendiri dan kembali terlelap.

Pagi harinya, Reka terjaga lebih dulu dan ia melihat Leon masih terlelap sambil memegangi dot baby Richard. Tanpa sadar Reka tersenyum kecil. Andaikan orang tuanya tidak serakah dan terus meminta uang dengan jumlah banyak dari Leon, pastinya ia tidak akan memilih bercerai demi menyelamatkan pria yang dicintainya itu dari keserakahan orang tuanya. Dan pastinya sejak terlahir ke dunia ini putranya sudah dapat merasakan kasih sayang Daddy-nya.

Tak lama berselang, Leon pun ikut terbangun dari tidurnya. Mungkin karena nyawanya belum terkumpul dengan sempurna, Leon tiba-tiba berkata. "Sudah jam berapa sekarang, sayang?." Pertanyaan tersebut hampir setiap pagi terucap dari mulut Leon ketika ia dan Reka masih terikat hubungan suami-istri.

Begitu nyawanya terkumpul dengan sempurna, Leon baru menyadari kata-katanya. Sedangkan Reka, wanita itu justru berpikir Leon mengira dirinya adalah Georgina makanya bertanya demikian.

Reka diam saja karena ia merasa pertanyaan itu bukan ditujukan untuk dirinya.

Leon beranjak turun dari ranjang.

"Mulai hari ini baby Richard tidak perlu lagi di titipkan ke yayasan penitipan anak. Aku akan mencari baby sitter untuk membantumu merawat dan menjaganya. Dan untuk hari ini, kamu tidak perlu berangkat kerja dulu!."

"Baiklah." Reka hanya bisa mengangguk pasrah karena ia yakin ini mutlak perintah yang pastinya akan menimbulkan perdebatan panjang jika ia protes.

Leon tak sabar ingin segera berangkat ke kantor untuk bertemu dengan asisten Kiran. Ia tak sabar ingin melanjutkan percakapan mereka yang terputus begitu saja semalam.

*

"Informasi apa yang kau dapatkan?." Setibanya di ruangannya, Leon langsung menodong asisten Kiran yang sejak tadi menunggu kedatangannya dengan pertanyaan tersebut.

"Tuan..."

"Cepat cerita!." Desak Leon seolah tak ingin memberi kesempatan pada asisten Kiran walau hanya sekedar untuk menghela napas.

"Ada seseorang yang ingin bertemu dengan anda."

Asisten Kiran lantas meminta izin pada Leon untuk mengajak seseorang ke ruangan itu. Leon pun mengizinkan. Asisten Kiran pergi sebentar dan tak lama berselang pria itu kembali lagi bersama seseorang.

"Bi Inah..." Seru Leon. Ia mengenal wanita itu sebagai salah seorang art di kediaman mantan mertuanya.

Leon melirik pada Asisten Kiran.

Paham akan arti dari sorot mata tuannya itu, asisten Kiran lantas meminta wanita paruh baya tersebut untuk mulai bersuara, menceritakan semua yang telah di ceritakannya pada asisten Kiran semalam.

Leon dapat menangkap gurat cemas di wajah wanita paruh baya itu.

"Bibi tidak perlu cemas, saya pastikan pertemuan kita ini tidak akan diketahui oleh siapapun! Ceritakan semua yang bibi ketahui!." Kata Leon.

Ini adalah kesempatan yang sudah sejak lama dinantikan oleh bi inah dan wanita itu tidak ingin menyia-nyiakannya.

"Tuan ....." Bi Inah menghela napas sejenak, seolah apa yang hendak disampaikannya begitu berat. "Se_sebenarnya nona Reka bukanlah anak kandung dari tuan Hafidz dan nyonya Ika. Mereka mengadopsi nona Reka dari sebuah panti asuhan saat usia nona Reka masih dua tahun. Rahasia besar ini sengaja di tutup rapat-rapat oleh tuan hafidz dan juga nyonya Ika dari siapapun, termasuk nona Reka sendiri." Bi Inah sudah mengabdi pada keluarga tuan hafidz sejak pasangan tersebut baru saja menikah, maka tidak heran bila bi Inah tahu semua tentang rahasia besar itu. Bi Inah adalah satu-satunya orang yang mengetahui rahasia itu selain tuan hafidz dan nyonya Ika, namun wanita itu diminta untuk tutup mulut. Awalnya semua berjalan dengan baik, pasangan suami-istri tersebut menyayangi Reka layaknya anak kandung sendiri, tetapi setelah kelahiran anak kandung mereka semuanya berubah, terlebih setelah Reka dewasa. Gadis malang itu dipaksa menuruti semua ambisi orang tua angkatnya, termasuk dijodohkan dengan pria kaya demi mendukung kestabilan perekonomian perusahaan keluarga. Jika Reka menolak pastinya tuan hafidz tidak akan segan-segan menyiksa putri angkatnya itu. Berawal dari situlah kenekatan mulai tumbuh di hati bi Inah, ia ingin sekali mengungkapkan fakta dihadapan Reka namun selalu saja mendapat ancaman dari majikannya.

Deg.

Leon tidak dapat menyembunyikan rasa terkejutnya. "Apa mungkin ini alasan tuan hafidz sehingga sengaja bepergian ke luar negeri satu hari sebelum hari pernikahan kami dulu?." Batin Leon. Ia menduga tuan hafidz sengaja menghindar agar tidak di minta menjadi wali nikah Reka saat itu, sehingga perwalian Reka di limpahkan kepada wali hakim. Satu persatu benang kusut menemukan titiknya.

Leon tak menyela, membiarkan bi Inah kembali melanjutkan ceritanya.

"Sebenarnya saya sudah lama ingin mengungkapkan kebenaran ini pada nona Reka, tapi saya tidak berani karena tuan hafidz dan nyonya Ika selalu saja mengancam akan membu-nuh saya jika sampai nona Reka tahu yang sebenarnya. Karena ancaman itu, saya terpaksa terus bungkam. Hingga pada suatu malam, nona Reka tidak sengaja menemukan surat adopsi dirinya di dalam laci meja kerja tuan hafidz. Malam itu terjadi pertengkaran hebat antara nona Reka dan tuan Hafidz." Bi Inah berhenti bercerita untuk sesaat, mengusap jejak air mata yang kini membasahi pipi. Menceritakan semua itu seolah mengembalikan ingatan bi Inah pada masa lalu di mana ia melihat dengan mata kepala sendiri, bagaimana tuan hafidz dengan kejamnya memperlakukan Reka.

"Bibi tidak mendengar semua isi pertengkaran mereka, tapi satu yang dapat bibi dengar. Nona Reka tidak rela jika tuan Leon terus menjadi korban keserakahan tuan hafidz. Nona Reka mengancam akan meminta cerai dari tuan Leon bila tuan Hafidz masih terus meminta uang dengan jumlah besar dari tuan Leon. Awalnya bibi pikir itu hanyalah sebuah ancaman saja, Tapi siapa sangka nona Reka benar-benar merealisasikan ancamannya saat tahu tuan hafidz masih saja meminta uang dari anda, tuan Leon." Semua penyampaian bibi ibarat pisau tajam yang menghunus tepat ke jantung Leon.

"Setelah bercerai dari anda, nona Reka tidak mau makan selama seminggu. Sampai pada akhirnya, beliau memutuskan untuk meninggalkan rumah."

Deg

1
Sifa Dinieka
luar biasa geo pengorbabanmu
Lisa
👍 Mommynya Leon hebat..
secret
ginaa jd merambat semua kebohonganmu😅 tp smg kmu jg menemukan kebahagiaanmu stlh semua pengorbanan inii
secret
salut bgt sm kebesaran hati gina, karna dia jg pasti tau klo ttep maksa sm leon dia gaakan bahagia karna leon msi cinta reka
Lia siti marlia
jadi gak sabar menunggu pertemuan reka leon geo sama pak ibnu kira kira mereka mau ngbrolin apa yah 🤭🤭😂😂😂
Lia siti marlia
wisss mantap mom aku padamu pokoknya 🤗🤗🤗hempaskan parasit parasit dan gulma gulma yah mommmmm😂😂
Lia siti marlia
aku kira reka sama leon akan langsung bahagia eh ternyata hamanya baru aja nongol thorrr🤭🤭🤭
Anonim
Ceritanya bagus
Sifa Dinieka
lanjut thor
Miswarni
Aku sukaaaaaaaa bangeeettt sm karakter georginaa😍😍😍😍😍😍😍
Selvia: mana 🌟🌟🌟🌟🌟 nya syg......🤭
total 1 replies
Nurminah
wanita waras mana mau nikah ama laki-laki yg jelas2 belum selesai ama masa lalu
Sifa Dinieka
keren mommy leon👍
Yallend Mungil
benar2 keluarga benalu, linta darat...reka ayo lbh berani tunjukin cinta dan syng mu pd leon, jgn mw bodoh ke 2 kalinya lagi
sri hastuti
singkirkan aja keluarga gak tau diri, thor, bikin jengkel aja , 😡😡😡
Selvia: 😁😁😁😁 sabar ya sayang sabar.......
total 1 replies
Wahyuningsih 🇮🇩🇵🇸
ternyata antagonis nya ini tp..baru dinongolin SM othor 🫣
Yallend Mungil: mmng sengaja thor bt br jati diri geo dan reka terungkap klo merek kk beradik
total 1 replies
Anonim
Up kak
Selvia: jangan lupa 🌟🌟🌟🌟🌟 ya sayang.....
total 1 replies
nayoon
gak pa2 awalnya terpaksa lama2 akan enak juga🤭eh cinta maksud aku🤣
nayoon
haha maumu itu mas ibnu🤣🤣
Felycia Fernandez
lho 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Ibnu lebih gila lagi...
Felycia Fernandez
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
ngakak aku nya...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!