Bai Qing membuka mata dan mendapati bahawa dirinya telah kembali ke sebulan sebelum bencana alam dan kiamat datang,saat ia berfikir untuk mengumpulkan persediaan malah ia mendapatkan sistem Ruang Super market tanpa batas,setelah sebulan ia mendapati dirinya hamil dan sekarang bukan hanya dia perlu makan tapi bayi yang ia kandung saat ini juga memerlukan nya.
Perkenalan nya dengan beberapa teman membuat kehidupan nya dikehidupan kali ini berubah,apa dirinya bisa bertahan hidup di kehidupan kali ini yang telah banyak berubah dari kehidupan terakhir kali?Siapa saja teman yang bersama dengannya menghadapi dunia yang telah berubah ini?
Di tengah-tengah kiamat akan kah ia dapat membesarkan bayinya dengan baik?sistem kiamat Ruang Super Market akankah dapat membawa keberuntungan buatnya?
Jangan lupa untuk Like dan komentar Author ya..(θ‿θ)
Yuk penasan lanjut ya Like and komentar Author selalu jika mahu Author terus update..hanya itu pinta Author..maaf jika ada tersalah ketik makl
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shuhajar@24, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 15
Di Villa Dai Hua Bin,Cheng Ya sudah mula bosan sendiri sesaat ia mengingat ada beberapa barangan yang ia tinggalkan di apartment milik sang gegenya.
"sepertinya pulang untuk mengambil barang di waktu ini tidak aneh"jelas Cheng Ya ia langsung bangkit untuk segera pergi dari villa.
Sosok Dai HuaBin yang baru sahaja terbangun dari tidurnya melihat langkah Cheng Ya dari atas balkon langsung bertanya dengan suara serak.
"Nona Cheng..kamu akan kembali?"soal Dari Hua Bin singkat ia bersandar di pintu balkoni di teras atas.
"iya..Tuan Dai terima kasih Kerna mengizinkan aku tinggal disini sementara waktu,aku akan kembali lagi!"teriak Cheng Ya lantang membuat rauk wajah Dari HuaBin berubah dengan senyuman tipis.
"malam ini aku akan hadiri pesta jika kau tidak keberatan..jadilah pasangan ku di pesta!"jelas Dai Hua Bin ikut bersuara lantang.
"Baik Tuan Dai Tunggu Aku kembali!"teriak Cheng Ya kencang melambai pada Dai HuaBin Langsung tersenyum seraya membalas lambaian tangan itu sekilas.
Saat jejak Cheng Ya menghilang ia langsung masuk ke dalam ruangannya yang terlihat begitu rapi ia memasuki satu ruangan rahsia disana terdapat pelbagai jenis peralatan serta senjata api.
"Sepertinya,aku harus berhenti dari pekerjaan ini."bisik Dai HuaBin lebih kepada dirinya sendiri.
Ruangan itu dipenuhi pelbagai jenis perlengkapan serta sut pakaian canggih dan kartu indentitas Palsu.
"Ning Zhe..sekarang bukankah kau sudah harus pulang"jelas Dai HuaBin menatap gambar sosok lelaki berusia 20an yang merangkul lehernya mereka terlihat serasi bersama.
Di gambar itu memaparkan tiga sosok lelaki Berjas rapi yang tidak lain dan tidak bukan sosok yang sangat dikenali yang berada di tengah adalah sosok Dai HuaBin dan kedua yang lain masih belum jelas indentitas nya.
....
Cheng Ya langsung melangkah masuk menaiki tangga menuju lantai Apartment milik Sang gege dikeranakan lift masih dalam perbaikan.
"huft..perbaikan kenapa harus disaat seperti ini..lelah sekali..aku harap gege tidak ada di apartment"bisik Cheng Ya pada dirinya sendiri saat naik dari tangga ia berpapasan dengan sosok wanita yang aneh hidupnya mengeluarkan darah dan wajahnya sangat pucat.
Sudah satu minggu sejak ia tidak pulang sangat mengejutkan jika ia melihat situasi ini,saat Cheng Ya ingin membantu ia langsung didorong pelan oleh mereka yang terlihat tergesa-gesa untuk turun.
"maaf Nona kami harus cepat..menantu saya sudah lama menjadi seperti ini jadi kami harus cepat²"jelas sosok nenek itu meminta maaf atas kekasaran terhadap dirinya.
"Tidak apa nenek saya mengerti..harap kalian hati².."jelas Cheng Ya langsung melangkah pergi menuju apartment milik gegenya.
Saat pintu dibuka ia terbau sesuatu yang enak,sebelumya ia tidak pernah terbau masakan ini Kerna gege nya jarang sekali memasak saat terbau masakan ia langsung merasa tergoda perutnya mula berbunyi.
...
Bai Qing merasa seakan merasakan bahawa seseorang mungkin mengatainya di suatu tempat, dengan tatapan tidak peduli Bai Qing langsung menghidangkan makanan di meja makan ruangan..
"apa ada seseorang mengatai ku?"bisik Baik Qing pada diri sendiri dengan santai duduk di sofa sesaat bunyi pintu dibuka terdengar
Bersambung..
Sorry semuanya Author udah lama enggak update..maklum udah mahu lembaran Nih..so sibuk amat deh buat update mungkin saat lebaran nanti Author akan Coba update beberapa chapter lagi..jadi atau Like Author ya Tunggu di next chapter ya guys Makasih semua Kerna Like dan komentar Author ya 。◕‿◕。