NovelToon NovelToon
Mu Chen Pendatang Dari Dunia Lain

Mu Chen Pendatang Dari Dunia Lain

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Epik Petualangan / Mengubah Takdir
Popularitas:2.1k
Nilai: 5
Nama Author: premier MT

Di Kota Chang’an zaman modern, hiduplah seorang pemuda bernama Mu Chen. Ia berusia 22 tahun, bertubuh tegap dan gagah, tapi dikenal sebagai kutu buku yang haus akan pengetahuan sejarah dan filsafat Tiongkok kuno. Suatu sore di pasar loak, ia menemukan sebuah batu giok berwarna hijau pucat yang diukir pola Yin-Yang. Tanpa sadar, ia membawanya pulang. sebuah perjalanan yang merubah hidupnya dari jaman modern ke jaman kuno hidupnya para dewa Dewi dan iblis

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon premier MT, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31 Pil Kecantikan dan Pil Khusus

Sejak hari itu, Mu Chen sering menghabiskan waktu di ruang pembuatan pil. Ia tidak hanya membuat pil obat biasa untuk menyembuhkan luka atau menambah energi — dengan sifatnya yang suka bereksperimen dan memikirkan hal-hal praktis, ia mulai mencoba membuat jenis pil lain yang menurutnya berguna.

Suatu hari, saat sedang memilah-milah tanaman obat di kebun, ia melihat sekelompok murid wanita sedang berbicara.

"Wah, kulitku terasa agak kering dan keriput sedikit karena sering berlatih di bawah sinar matahari," keluh salah seorang di antara mereka.

"Memang obat di sini bagus untuk kekuatan, tapi jarang ada yang khusus merawat kulit dan kecantikan," tambah yang lain.

Mendengar itu, mata Mu Chen berbinar. "Kalau begitu saya coba buat saja. Bukankah ada tanaman yang membuat kulit menjadi halus dan awet muda?" pikirnya antusias.

________________________________________

Membuat Pil Kecantikan "Anti Keriput"

Ia segera mengumpulkan bahan-bahan yang ia ketahui:

• Bunga Embun Malam — membuat kulit halus dan cerah

• Buah Air Abadi — menjaga kelembapan alami

• Daun Perak — menghilangkan noda hitam dan tanda penuaan

• Ditambah sedikit esensi energi Surgawi miliknya sendiri untuk meningkatkan khasiatnya

Dan seperti biasa, ia membuatnya dengan caranya sendiri — dicampur dengan perkiraan kasar, dipanaskan dengan Api Hangat miliknya, diaduk seperti membuat adonan kue, lalu dibentuk bulat-bulat kecil.

"Nah, jadi deh. Saya beri nama Pil Awet Muda Anti Keriput. Kalau diminum rutin, katanya kulit tidak akan mudah keriput dan tetap kencang — tidak akan 'peot' seperti yang mereka katakan tadi," gumamnya sambil memasukkan pil-pil bening beraroma bunga itu ke dalam botol.

Ia membagikannya kepada murid-murid wanita itu secara cuma-cuma: "Ini dicoba saja. Minum satu butir setiap pagi. Kalau cocok, nanti saya buat lagi."

Beberapa hari kemudian, hasilnya terlihat jelas. Murid-murid yang meminumnya merasa tubuhnya terasa segar, kulitnya menjadi lebih halus, cerah, dan noda-noda kecil akibat latihan lenyap. Berita itu menyebar cepat, dan banyak orang mulai meminta padanya.

________________________________________

Namun, Mu Chen tidak berhenti di situ. Saat sedang membaca buku tanaman obat secara acak, ia menemukan catatan tentang tanaman yang bisa menambah stamina, memperkuat tubuh, dan menyeimbangkan energi — bahan dasar yang sering digunakan dalam ramuan untuk kesehatan suami istri.

Membaca itu, matanya berbinar lagi. "Wah, ini juga berguna. Banyak orang tua yang sering mengeluh tubuhnya lemas dan kurang bertenaga. Kalau dibuat pilnya, pasti bagus untuk kesehatan umum juga," pikirnya polos tanpa memikirkan hal lain.

Ia kembali bekerja. Ia memilih tanaman yang aman, menyehatkan, dan tidak berbahaya — tidak seperti ramuan terlarang yang memaksa kekuatan secara kasar. Ia menambahkan sedikit energi seimbang dari kedua dantiannya agar khasiatnya merata dan menyehatkan seluruh tubuh.

Ia memberinya nama sederhana sesuai tujuannya: Pil Kesehatan dan Stamina Kuat.

"Ini bagus. Bisa membuat tubuh menjadi kuat, tidak mudah lelah, dan semangat hidup bertambah. Cocok untuk siapa saja, tua maupun muda," katanya yakin.

________________________________________

Suatu sore, saat ia sedang menata botol-botol pilnya, Tetua Qingyun dan beberapa tetua lainnya lewat dan tertarik melihatnya.

"Mu Chen, ini pil apa saja yang kau buat?" tanya Tetua Qingyun penasaran sambil melihat botol-botol berisi pil berwarna-warni.

"Ini Pil Awet Muda Anti Keriput untuk kecantikan dan kulit tetap halus. Sedangkan yang ini Pil Kesehatan Kuat — untuk menambah tenaga, membuat tubuh segar, dan menyehatkan secara keseluruhan," jawab Mu Chen dengan polosnya.

Mendengar penjelasan itu, mata para tetua pria langsung berbinar — terutama yang sudah berumur dan memiliki istri di rumah.

"Pil untuk awet muda? Dan pil untuk menambah stamina serta kesehatan tubuh?" ulang Tetua Chang dengan nada antusias.

"Benar sekali. Saya sudah mencoba bahan-bahannya, semuanya aman dan alami. Tidak ada efek samping, justru memperkuat fondasi tubuh secara perlahan," jawab Mu Chen jujur.

Tanpa ragu sedikit pun, para tetua itu langsung memesan banyak:

"Kalau begitu, berikan saya dua botol — satu untuk istri saya, satu lagi untuk saya sendiri. Istri saya selalu mengeluh kulitnya kering, dan saya akhir-akhir ini sering merasa cepat lelah!" kata Tetua Chang.

"Saya juga! Berikan saya tiga botol! Ini pasti akan berguna sekali untuk... menjaga keharmonisan keluarga," tambah Tetua Agung Mo Feng sambil tersenyum misterius.

Bahkan tetua yang biasanya sangat tegas dan serius pun ikut serta: "Benar, benar. Kesehatan suami istri adalah hal yang penting demi menjaga keturunan dan ketenangan hati. Saya juga pesan."

________________________________________

Mu Chen dengan senang hati memberikannya, bahkan memberikan diskon besar: "Karena kalian para tetua, saya berikan setengah harga saja. Dan saya tambahkan sedikit bonus — ini madu buatan saya sendiri untuk melunakkan rasanya supaya tidak pahit."

Saat mereka pergi membawa botol-botol pil itu dengan wajah ceria dan langkah yang terasa lebih ringan, Bai Hao yang kebetulan lewat melihat kejadian itu dan menahan tawa.

"Mu Chen, apakah kau sadar kenapa mereka sangat antusias memesan pil itu?" tanya Bai Hao sambil menahan senyum.

Mu Chen menggaruk kepalanya bingung: "Kenapa? Kan ini bagus untuk kesehatan. Pil kecantikan agar kulit tetap halus dan tidak keriput, dan pil stamina agar tubuh kuat dan tidak mudah sakit. Itu hal yang baik bukan?"

Bai Hao tertawa lepas: "Benar juga, tapi di sini ada makna lain juga. Para tetua ini sudah tua dan sudah lama menikah. Mereka ingin pil itu agar tetap bugar dan harmonis dengan pasangannya — sering disebut juga persiapan untuk 'berbulan madu lagi'!"

Baru saat itu Mu Chen sedikit mengerti, lalu wajahnya berubah agak malu-malu: "Oalah... begitu maksudnya. Tapi tidak apa-apa juga kan? Selama tujuannya baik dan bermanfaat, saya tidak keberatan membuatkannya. Lagipula bahannya aman dan alami, bukan obat aneh-aneh."

________________________________________

Beberapa hari kemudian, para tetua kembali lagi — kali ini dengan wajah yang sangat ceria dan penuh semangat. Bahkan rambut abu-abu mereka terlihat lebih berkilau dan langkahnya lebih ringan dari biasanya.

"Mu Chen! Pil buatanmu benar-benar luar biasa!" seru Tetua Chang dengan wajah puas. "Istri saya meminum pil kecantikannya, kulitnya menjadi halus dan bersinar, bahkan terlihat lebih muda beberapa tahun! Sedangkan saya... saya merasa tubuh saya menjadi lebih bugar, tidak ada rasa pegal-pegal lagi!"

"Benar sekali! Pil itu benar-benar menyeimbangkan energi tubuh, membuat tidur menjadi nyenyak, dan semangat hidup kembali seperti masa muda!" tambah Tetua Agung.

Berita itu pun menyebar tidak hanya di kalangan murid, tapi juga sampai ke istri-istri para tetua dan orang-orang terkemuka di kota terdekat. Semua orang mulai mencari-cari pil buatan Mu Chen.

• Wanita mengantre meminta Pil Awet Muda Anti Keriput

• Pria mengantre meminta Pil Kesehatan dan Stamina Kuat

• Bahkan banyak pasangan suami istri yang datang bersama untuk membeli keduanya sekaligus, dengan alasan "menjaga keharmonisan keluarga"

________________________________________

Di tengah keramaian permintaan, Mu Chen tetaplah dirinya sendiri — ia membuat pilnya dengan cara sederhana, tidak menaikkan harga secara sembarangan, dan bahkan seringkali memberikan tambahan bahan untuk kesehatan tambahan.

Ia hanya berkata santai: "Kalau bermanfaat dan membuat orang lain senang, itu bagus. Asalkan jangan diminum terlalu banyak — saya tidak mau ada yang berlebihan sampai tidak bisa berhenti berlatih nanti. Lagipula, saya masih harus menyisakan waktu untuk merawat kebun dan memasak juga."

Di dalam benaknya, Kitab Jalan Bintang berkomentar sambil tertawa:

"Kau membuatnya dengan niat yang sederhana dan jujur, tapi hasilnya menjadi sangat populer karena kualitasnya yang melebihi pil biasa. Tidak ada unsur berbahaya, semuanya alami dan menyehatkan — itulah yang membuatnya berbeda dari ramuan lain."

Mu Chen hanya mengangguk: "Yang penting aman dan bermanfaat. Kalau mereka senang, saya juga senang. Oh ya, nanti saya harus membuat catatan bahan-bahannya supaya tidak tertukar — dan pastikan tidak ada yang salah takaran, nanti malah jadi pil makanan penambah selera makan saja!"

1
premier MT
mantap
Riekcy Rachmat
lanjut trus🙏
Riekcy Rachmat
menarik sekali, semoga updatenya banyak nnti
Riekcy Rachmat
😄😄😄😄😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!