NovelToon NovelToon
Masuk Ke Tubuh Istri Yang Di Benci Suaminya

Masuk Ke Tubuh Istri Yang Di Benci Suaminya

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Transmigrasi / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:6.8k
Nilai: 5
Nama Author: Elzaluza2549

Kara seorang artis cantik yang mengalami kecelakaan dan masuk ke dalam novel kebencian memerankan seorang wanita bernama Aleca seorang istri yang di nikahi suaminya karena sebuah dendam.



Dengan jiwa tangguh dan pengalaman hidupnya sebagai pabrik figur, dia mengubah takdir istri yang teraniaya itu dengan kekuatan baru.


Matanya yang dulu bercahaya kini membara, Dan suaranya yang dulu lembut kini tegas. Dia siap melawan suaminya yang menindasnya, dan mengambil kembali kendali kehidupan yang layak untuk sang istri yang lemah.


"Aku sudah siap bermain!” katanya dengan senyum dingin.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elzaluza2549, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Catatan Kecil

Satu Minggu pun terlewati kini Alecaa sudah damai dan tenteram karena tak di hadapkan dengan seorang Luiz lagi. Aleca pun melanjutkan pekerjaannya dengan menjahit pakaian di dalam apartemen nya.

Mesin jahit Aleca sebenarnya ada 3, satu mesin jahit ada di ruko,dua ada di dalam apartemen, dan satunya lagi tentu di dalam kamar lamanya yaitu kamar Ema yang ada di rumah Luiz.

Mario Sengaja membelikan Aleca mesin jahit untuk di apartemen, alasannya biar Aleca bekerja lebih santai dan tidak terlalu kesepian karena tak ada teman.

bahkan sekali-kali Mario menemani Aleca menjahit itu pun jika Mario tak mempunyai urusan. Kini yang Aleca tau Mario hanya kaya tapi ia tidak tau pekerjaan Mario yang sebenarnya.

Sebuah pesan masuk ke ponsel Aleca membuat Aleca tersenyum ketika membaca nya.

(Al, kakak ku jatuh cinta sama pakaian buatan mu, sepertinya dia akan memesan lagi pada mu)

Aleca langsung membalas pesan itu, (Haha, tolong sampaikan ke kakakmu terima kasih ya! Aku tunggu pesanan berikutnya)

Aleca merasa senang karena hasil karyanya dihargai.

.

Luiz diam-diam masuk ke dalam kamar Ema yang sempat ALeca tempati, dengan langkah berat ia menghampiri sebuah benda berukuran besar yang tertutup kain putih. Luiz yang merasa penasaran membuka kain penutup itu.

“Mesin jahit, bukan kah ini”Gumamnya.

Luiz tak ingin berbikiran sendiri sehingga sekarang ia memanggil Iren dan Catrin karena dua orang itu begitu dekat dengan Alecaa.Catrin dan Iren pun datang ke kamar Aleca setelah Tuan Luiz memanggil nama mereka berdua.

Catrin dan Iren masuk ke kamar Aleca, "Tuan Luiz, ada apa?" Tanya Catrin.

Luiz menunjuk mesin jahit, "Kalian tahu tentang ini?"

Iren dan Catrin saling menatap pasalnya mereka selalu di minta ALeca untuk menyembunyikan hal ini pada siapapun, namun karena hal ini sudah di ketahui oleh tuan Luiz mau tidak mau mereka terpaksa untuk jujur.Catrin yang menjawab" Itu mbak aleca tuan, Dia sering membuat pakaian untuk di jual”

Luiz terkejut, "Aleca, membuat pakaian untuk dijual? memangnya dia bisa!?”

Iren menambahkan, "Iya Tuan. Mbak Aleca sangat rajin membuat pakaian dan menjualnya secara online dan semua pakaian yang mbak aleca buat sangat bagus dan di minati banyak orang termasuk kalangan orang kaya”

Seketika Luiz pun tenggelam dalam pikiran nya sehingga dia hanya diam sambil memainkan jari di dagunya.

'Rasanya aku tidak percaya bagaimana mungkin wanita seperti ALeca bisa menciptakan sebuah pakaian yang di minati banyak orang, bukan kah dia dulu tidak memiliki bakat seperti itu'

“Yasudah kalian boleh pergi sekarang!”

Iren dan Catrin membungkuk, "Baik, Tuan."

Mereka berdua keluar dari kamar, meninggalkan Luiz yang masih duduk di depan mesin jahit, yang masih tenggelam dalam pikirannya.

Luiz masih duduk, matanya terfokus pada mesin jahit, pikirannya melayang kembali ke masa lalu. Mesin jahit ini milik kakeknya beliau dulu sangat suka menjahit pakaian dan menjualnya.tapi semenjak kakek meninggal mesin jahit milik kakek papa nya letakan di gudang dekat garasi dengan alasan di rumah ini tak ada yang memiliki bakat yang sama seperti kakek makanya papa menyimpan mesin jahit ini sebagai kenang-kenangan.

Bahkan Luiz tak menyangka jika mesin jahit milik kakek ada di kamar ALeca. Akan tetapi Luiz masih berpikir jika ALeca itu lancang menggunakan mesin jahit milik kakek tanpa seizinnya.Tapi Luiz sangat penasaran kenapa wanita yang tidak tamat sekolah itu bisa menjahit pakaian dan laku terjual.

Rasanya ia tetap tidak percaya,lalu menatap di sekeliling nya berharap menemukan sesuatu yang dapat membuktikan rasa penasaran nya.matanya pun berhenti pada sebuah kotak kecil di sudut meja.

Dia mendekati kotak itu, membuka tutupnya, dan menemukan sebuah buku catatan kecil milik Aleca.Luiz membuka buku itu, dan menemukan catatan-catatan tentang desain pakaian, ukuran, dan nama-nama pelanggan.

Luiz terus membaca buku catatan itu, menemukan bahwa Aleca telah membuat rencana untuk mengembangkan bisnisnya, termasuk membuat koleksi pakaian baru dan memperluas jaringan pelanggan.

Dia merasa terkesan dengan kemampuan dan ketekunan Aleca.

Luiz menutup buku catatan itu, dan tersenyum miring.“Oh jadi ini yang selama ini kamu sembunyikan Aleca!”Luiz bergumam seraya memasukkan buku kecil Aleca ke dalam saku celana nya.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Di suatu sisi Aleca merasa bersedih karena ia tak menemukan buku catatan kecilnya karena dari buku itu lah nama-nama pelanggan nya ada di sana.Aleca merasa panik, "Buku catatan itu... di mana ya, bahkan Semua ide dan desainku ada di sana... kalau hilang, aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan."

Aleca terus mencari-cari di sekitar kamarnya,

Dia berharap bisa menemukan buku catatan itu, karena itu sangat penting untuk bisnisnya.

Tiba-tiba, Aleca ingat, "Astaga buku itu ada di rumah Luiz tepatnya di dalam kamar ku”

*

*

*

*

*

*

*

*

“Luiz ini sudah 1 Minggu lebih, lalu apa kamu tidak mengurus surat perceraian?” Tanya nyonya Shofia pada Luiz di tenga makan siang mereka.

“Aku terlalu banyak urusan di kantor ma jadi aku tidak sempat..”

Nyonya Shofia menghela nafas sembari membersihkan mulut nya dengan tissue.“Wanita itu kini sudah seminggu tak ada lagi di rumah kita, bahkan rumah kita terasa damai tanpa kehadirannya. Jadi saran mama kamu jangan menunda-nunda waktu untuk menceraikan dia!"

“Iya tuan, lebih baik cepat cerai kan saja saya mendukung kok.”Sambung Sri sambil meletakan buah semangka ke atas meja.

“Diam kamu Sri, ini bukan urusan kamu mengerti!”Semprot Luiz Seketika membuat Sri terdiam.

“Maaf tuan,"ucap Sri dan berlalu pergi.

Di tengah-tengah kesunyian nyonya Shofia mendapatkan notifikasi dari teman arisannya Sekar yang mengupload dirinya yang memakai pakaian yang terlihat cantik dan Anggun.

Nyonya Shofia langsung membuka postingan itu dan melihat lebih dekat pakaian yang dipakai Sekar. Di sana teman arisannya Sekar mendapatkan beberapa komentar yang mengatakan tentang harga pakaian yang Sekar pakai, bahkan tak sedikit orang yang mengatakan jika pakaian yang di pakai oleh sekar sangatlah bagus.

Luiz memperhatikan tingkah mamanya yang sedari tadi begitu fokus pada ponsel.

“Kenapa ma?”

“Mama heran, teman mama ini Tante Sekar dia beli pakaian seperti ini di mana yah, pasalnya mama tidak pernah melihat pakaian seperti ini di mall, butik yang biasa mama beli. Kemarin dia sempat bilang kalau dia membeli pakaian itu secara online dan dia membeli nya langsung pada penjualnya”

Luiz pun kembali tenggelam di dalam pikiran nya, ia jadi teringat dengan Aleca yang katanya menjual pakaian yang ia jahit di online dan nama-nama pelanggan.termaksud Tante Sekar.

1
Uthie
Cerita genre transmigrasi yg selalu sukkaaa...
Uthie
Sy selalu berusaha menghargai penulis dengan meninggalkan jejak lohhh yaa Thor 😘🤩
Uthie
👍👍👍👍👍
Uthie
Sukkkkaaa tema genre transmigrasi 👍🤩🤩
Khairunisa Laras
h
Herlina Susanty
lanjut thor smgt 😍💪
Herlina Susanty
suka cerita ny thor
smgt nulisnya di tunggu selalu up ny
Herlina Susanty
lanjut thor smgt 😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!