NovelToon NovelToon
Supreme Imortal System

Supreme Imortal System

Status: tamat
Genre:Fantasi Timur / Action / Sistem / Reinkarnasi / Budidaya dan Peningkatan / Kelahiran kembali menjadi kuat / Tamat
Popularitas:10.9k
Nilai: 5
Nama Author: Agen one

Pensiun sebagai pembunuh nomor satu karena penyakit mematikan, Kenzo bereinkarnasi ke dalam novel kultivasi buatannya sendiri. Berbekal 'Sistem Sampah' yang ia modifikasi menjadi senjata maut dan pengetahuan sebagai sang pencipta, Kenzo siap membantai siapa pun yang berani mengusik waktu santainya bersama sang putri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agen one, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 2: Menerima kenyataan

​Kenzo tidak butuh waktu lama untuk memproses situasi ini. Sebagai seorang pembunuh bayaran tingkat atas, adaptasi adalah kunci kelangsungan hidup. Ia mengenali tempat ini—sebuah gubuk di pinggiran Desa Anggrek Hitam, latar yang ia tulis sendiri di bab-bab awal novelnya.

​Ia kini menempati tubuh Ken, karakter utama yang ia ciptakan sebagai proyeksi dirinya: seorang pria yang hidup menyendiri di pegunungan. Kenzo ingat betul ia sengaja tidak menuliskan sosok istri atau ibu. Baginya, komitmen asmara adalah kelemahan, namun ia memberikan karakter ini seorang anak angkat bernama Lin-er sebagai satu-satunya jangkar kemanusiaan.

​"Ayah, kenapa Ayah diam saja? Gendong Lin-er, Ayah!" Gadis kecil berusia tujuh tahun itu menarik-narik ujung baju Kenzo yang kasar. Matanya yang bulat berbinar penuh harap.

​Kenzo menatap tangan mungil yang memegang bajunya. Ia terdiam sejenak. Sejak balita, tangannya hanya mengenal gagang senjata dan dinginnya logam. Ia dibesarkan di organisasi yang menghapus segala bentuk kasih sayang. Perasaan keluarga adalah kosa kata asing baginya.

"​Ayah, ya?" batin Kenzo. Ia menatap wajah polos Lin-er yang tidak berdosa. "Mungkin ini kesempatan untuk mempelajari apa yang disebut manusia sebagai perasaan."

​"Ayah?" Lin-er memiringkan kepalanya, bingung melihat ayahnya yang biasanya hangat kini tampak seperti patung kayu.

​Kenzo berjongkok, gerakannya kaku namun presisi. "Naiklah, bocah."

​"Yeeay! Lin-er melompat!" Dengan lincah, gadis itu menghambur ke punggung Kenzo.

​Kenzo berdiri, merasakan beban ringan yang kini menempel di pundaknya. Ia melangkah keluar gubuk, menyusuri jalan setapak di pinggiran hutan. Angin segar menerpa wajahnya, membawa aroma pinus dan energi murni yang disebut Qi. Tidak ada polusi, tidak ada suara bising mesin, dan yang paling penting: tidak ada bau darah yang mengejarnya.

​Sebuah senyum yang nyaris tak kasat mata muncul di sudut bibirnya. "Sangat berbeda dengan dunia modern. Aku menyukainya."

​[Ding!]

[Kreator telah memicu kesadaran diri pertama. Sistem memberikan hadiah selamat datang!]

​[Selamat! Anda mendapatkan: 1x Pil Pemurnian Qi Tingkat Tinggi (Varian Cacat).]

​[Deskripsi Item: Pil ini mengandung energi Qi yang sangat tidak stabil. Tingkat keberhasilan penyerapan: 1%. Risiko: Meledak di dalam perut dan menghancurkan organ dalam pengguna. Efek samping: Napas bau belerang selama tiga hari.]

​Mata Kenzo menyipit saat melihat pil merah menyala yang tiba-tiba muncul di telapak tangannya. Alih-alih merasa senang, ia mendengus dingin.

​"Benar-benar sistem sampah!" gumam Kenzo pelan. "Jika orang normal memakan ini, mereka bukan naik tingkat, tapi menjadi kembang api manusia."

​Namun, di mata seorang ahli sabotase seperti Kenzo, benda ini bukan sekadar pil gagal. Ia memutar-mutar pil itu di antara jari-jarinya. Cangkang yang rapuh, energi yang tidak stabil, dan sifat eksplosif.

​"Sempurna untuk bahan dasar granat tangan atau jebakan pemicu." pikirnya. Di tangannya, pil bunuh diri ini baru saja berubah menjadi senjata taktis tingkat tinggi.

​Ia menyimpan pil itu di saku bajunya dan melanjutkan perjalanan ke dalam hutan, membiarkan Lin-er berceloteh riang menceritakan tentang kupu-kupu yang ia lihat. Namun, kedamaian itu terusik saat indra pendengaran Kenzo yang tajam menangkap suara langkah kaki yang berat dan angkuh dari arah depan.

​Tiga pria berjubah sutra biru dengan pedang tergantung di pinggang mereka muncul dari balik semak-semak. Mereka berjalan dengan dagu terangkat, memandang sekeliling seolah tanah yang mereka injak adalah milik pribadi.

​"Heh, lihat ini," salah satu dari mereka, seorang pemuda dengan wajah pucat dan mata licik, berhenti di tengah jalan, menghalangi jalur Kenzo. "Seorang rakyat jelata masuk ke area perburuan Sekte Awan Biru? Dan dia membawa beban kecil di punggungnya?"

​Lin-er mencengkeram leher Kenzo dengan erat, ia merasa takut. Kenzo berhenti melangkah. Tatapan matanya yang tadi sempat melunak kini kembali berubah menjadi dingin, tajam, dan mematikan.

1
I'm Nao
trauma sudah beliau 😬😬😅😅
I'm Nao
tolong bersabar ini ujian 🤗🤗🤗
I'm Nao
"turut mengheningkan cipta" kata si bodoh 😅😅😅
I'm Nao
hormat komandan!!!! pejuang kita akhirnya dapat ber istirahat dengan tenang 😬😬😬😬
I'm Nao
ekhem ini adalah sesuatu yang berada di luar logika sistem dan kamu masih terlalu kecil nak 😉😉😉
I'm Nao
houuuuu mengerikan 😬😬😬
I'm Nao
......kering pun kering wak 😅😅😅😅
I'm Nao: rillll
total 2 replies
I'm Nao
.....😐😐😐...........Allllamak😮😮😮
I'm Nao
😐😐😮😮😮😮😮😮😮
I'm Nao
anjay mulai berguna......



sebentar😅😅
I'm Nao: wkwkwkwkwkwkw
total 2 replies
I'm Nao
🤣🤣🤣🤣
I'm Nao
🤣🤣🤣
I'm Nao
anjirlah mau di smackdown juga wkwkwk 🤣🤣🤣🤣🤣
Agen One: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
𝙃𝙖𝙟𝙚𝙗𝙨𝙞𝙨𝙚𝙞
/Skull/
𝙃𝙖𝙟𝙚𝙗𝙨𝙞𝙨𝙚𝙞
ngakak🤣🤣🤣
𝙃𝙖𝙟𝙚𝙗𝙨𝙞𝙨𝙚𝙞
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
𝙃𝙖𝙟𝙚𝙗𝙨𝙞𝙨𝙚𝙞
satu kali tembak langsung modaaarr
𝙃𝙖𝙟𝙚𝙗𝙨𝙞𝙨𝙚𝙞
Sistem nya tidak berkutik/CoolGuy/
𝙃𝙖𝙟𝙚𝙗𝙨𝙞𝙨𝙚𝙞
Bagus dan menarik. semangat teruzzzz
𝙃𝙖𝙟𝙚𝙗𝙨𝙞𝙨𝙚𝙞
/Doge/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!