NovelToon NovelToon
Bucin, Suami CEO

Bucin, Suami CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Keluarga / CEO / Persahabatan / Cinta setelah menikah / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:644
Nilai: 5
Nama Author: Ika Nanda

kehidupan yg tidak pernah di ingin kan oleh Kang Hana, putri dari seorang wanita karir bernama Go Haeri dan almarhum suami nya yg bernama Kang Min Ho.
Hana adalah seorang gadis yg ceria, usia nya baru menginjak 20 tahun. ia juga seorang gadis yg rajin dan tekun belajar. Hana juga salah satu mahasiswi di Seoul National University (SNU)
2 tahun lagi ia akan menyelesaikan pendidikan S1 nya, namun semua berubah karena perjodohan yg di lakukan oleh ibu nya. kehidupan yg tadi nya baik-baik saja berubah menjadi kacau.

yuk ikuti cerita nya.....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ika Nanda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16

saat sudah berada di dalam mobil, Hana pun langsung meminta maaf.

"tidak apa-apa, santai-santai saja. masih ada beberapa hari lagi kan" ucap Jimin mengerti

"iya tapi kan... " belum selesai Hana bicara ponsel nya pun berbunyi. Hana pun langsung mengangkat nya "halo.... "

"nona, kami sudah berada di depan toko mu. " sopir pengangkut barang

"astaga... " Hana pun menepuk kening nya "aku lupa, bisakah kalian menunggu. aku akan sampai mungkin sekitar 20 menit lagi"

"maaf nona itu terlalu lama, karena kami harus mengantarkan beberapa barang lagi. begini saja nona, di sini kan ada kertas nota nya. bagaimana kalau kami turun kan barang nya, nona sendiri yg periksa barang nya. jika ada yg kurang, bisa hubungi kami"

"ooh, begitu juga boleh. aku akan langsung kesana. "

"baiklah nona... "

telfon pun selesai. Hana pun langsung menatap Jimin "oppa, tidak bisa kah besok saja kita cari lagi. aku harus ke toko sekarang, karena beberapa barang masuk lagi. "

"baiklah, aku akan mengantar mu. "

"kau tidak sibuk?!? "

"tidak, aku banyak memiliki waktu untuk saat ini. " jawab Jimin mulai mengemudikan mobil nya

setelah tiba di depan toserba, terlihat lah tumpukan kotak yg cukup banyak di sana. Hana pun langsung turun dan mencari nota nya. "oppa, kau bisa kembali. aku akan... "

"mengerjakan nya sendiri, dengan barang sebanyak ini?! " saut Jimin

Hana pun menghela nafas panjang "ini akan memakan waktu cukup lama, sekarang juga sudah jam makan siang. oppa, kau harus memikirkan pola makan mu. "

Jimin pun terdiam "baiklah, kau benar. sekarang sudah jam makan siang. "

"hemm, bagus lah jika kau mau menurut"

"aku pergi dulu... "

"emm.... sampai jumpa lagi" Hana pun melambaikan tangan nya ke arah Jimin yg sudah masuk ke mobil

dengan semangat, Hana pun membuka pintu toko. dan mulai memasukkan kotak-kotak itu satu per satu sembari memeriksa nya. cukup lama menyusun, Hana pun merasa perut nya cukup lapar. "aah, pantas saja. aku lupa kalau dari pagi belum makan apa pun" ucap nya duduk di lantai

saat itu seseorang pun masuk ke dalam toko "siapa itu, apa dia tidak lihat tulisan di depan" gumam nya dalam hati.

saat Hana akan bangun "sedang apa kau di situ!?? " tanya Jimin dengan membawa beberapa box makanan

"oppa... " Hana pun tertegun melihat Jimin kembali

Jimin pun membantu Hana bangun "apa tidak dingin... "

saat itu perut Hana pun berbunyi karena lapar "aah... " Hana pun memegangi perut nya

Jimin pun tertawa kecil "ayo makan, setelah itu baru lanjutkan"

mereka pun makan bersama, setelah selesai. Jimin pun meminta maaf karena tidak memikirkan Hana lebih dulu, sampai membuat nya kelaparan.

"aah itu bukan salah mu. aku bangun agak siang, jadi tidak ingat juga kalau aku belum makan apa pun. "

"Hana.... "

"hemm.... " Hana pun melihat Jimin

"model seperti apa gaun yg mau suka!?? apakah gaun disana tidak ada yg cantik??? "

Hana pun mengangkat kedua bahu nya "semua nya cantik. tapi oppa, kau tau seorang model bisa jadi model bukan hanya kecantikan nya, bukan hanya karena warna kulit nya. tapi karena mereka yg melihat nya menemukan sesuatu yg lain, yaitu aura positif nya. sama seperti gaun di toko tadi, aku tidak melihat sesuatu yg wah di salah satu gaun nya. kau tau, jika kau melihat sesuatu untuk pertama kali dan membuat mu kagum, ingin terus melihat nya. maka itu lah pilihan nya. " jawaban jelas yg di berikan Hana

"baiklah, ayo aku bantu bereskan agar cepat pulang" ucap Jimin sembari mulai bergerak

"tapi oppa.... "

"kau tidak ingin cepat pulang!?? " Jimin menatap Hana

Hana pun terdiam dan mulai bergerak. tanpa di sadari, mereka melakukan pekerjaan itu bersama sembari bercanda. hal yg cukup bagus untuk sebuah pendekatan bukan...

"ahhh.... akhirnya selesai.... " ucap Hana

Jimin pun hanya tersenyum memandang nya sembari mengambil minuman dan duduk di kursi mengunjung. "kapan kau akan mulai membuka nya. "

Hana pun menyusul Jimin untuk duduk "aku ingin secepat nya, tapi kita belum memilih gaun kan. jadi.... "

"benar juga" saat itu, ponsel Jimin pun berbunyi. namun ia hanya memandangi nya saja

"siapa oppa?? " tanya Hana melihat Jimin

Jimin pun menunjukkan ponsel ke arah nya "bini Min Seo, kenapa kau tidak menjawab nya. "

ponsel pun berhenti berdering "sudah mati."

namun ternyata nyonya Min Seo kembali menelfon, melihat itu Hana pun berinisiatif "berikan pada ku jika kau tidak mau menjawab nya" Hana mengulurkan tangan nya

Jimin pun langsung memberikan nya, saat Hana sudah mengangkat nya. terdengar suara nyonya Min Seo "akhirnya kau menjawab telfon ku... "

"emmm bibi, ini aku Hana... " ucap nya dengan lembut seperti biasa nya

"ouh Hana rupa nya... " nada bicara nyonya Min Seo pun langsung berubah "kalian masih bersama!?? "

"iya bibi.... "

"bagaimana, apa kalian sudah menemukan gaun yg pas!?? "

"emmm.... belum bi, kami masih sangat bingung untuk memilih"

"oh begitu.. tapi kalian harus segera menemukan nya"

"iya bi, kami akan melanjutkan nya besok. "

"baiklah kalau begitu... "

telfon pun terputus, Jimin dan Hana pun hanya bisa saling pandang....

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!