Kisah ini menceritakan seorang anak kecil yang harus menjadi korban ke egois san orang tua... dia bernama Vera Arsiana... bayi berumur 8 bulan, dia terpaksa harus di bawa oleh sang kakek untuk menjauhi Keluarga baru dari Mamah dan papahnya
Ada yang penasaran ngga dengan cerita ini yuk kita mampir
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Intanpsarmy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
16
Vera dan kedua adiknya pun akan jalan-jalan dan sekalian membeli peralatan sekolah Vera ditemani oleh bi Herti dan Mang Hasan, Mereka pun masuk ke dalam toko peralatan sekolah
..
"Ayo... kita beli buku dan peralatan sekolah lainnya juga, kalian pilih dengan keinginan kalian ya" ucap Vera dengan lembut
"Makasih Teteh" ucap Sabrina dan Mahesa. mereka berdua pun ditemani oleh bi Herti dan salah satu pelayan yang baru bekerja di villa Vera
Sedangkan Vera dia mencari sesuatu yang akan dibagikan ke anak-anak kampung anu. Vera juga banyak membeli buku dan peralatan sekolah untuk anak-anak itu, saat sedang fokus Vera dengan Lily pun melihat Mahesa didorong oleh seorang wanita
"Anak miskin itu dilarang kemari... apa ibu mu yang jal**g itu bisa membelikan kamu tas mahal seperti ini" ucap kasar wanita yang memaki Mahesa. bahkan pembantu yang ikut Mahesa sudah terjatuh karena didorong begitu kuat oleh wanita yang sedang menggandeng anak perempuannya itu
"Siapa anda? berani menghina adik saya memangnya kalau yang membeli tas itu harus orang kaya saja?" ucap dingin Vera. Lily yang ikut berjalan di sisi Vera pun menatap wanita itu dengan tetapan kasihan
"Dasar anak-anak tidak tahu diri, harusnya kalian tuh sadar diri..... kalau kalian itu miskin jadi dilarang untuk datang ke Toko mewah ini" ujarnya
Vera semakin mengepal saat harga dirinya direndahkan bahkan banyak orang yang melihat kejadian itu hanya saling berbisik tak ada yang membela ataupun melarang wanita tersebut berbicara kasar kepada anak kecil seperti adiknya
"Iya sih yang punya banyak uang... tapi uangnya hasil korupsi UPS.... maaf keceplosan" ucap Vera. wanita itu menatap tajam Vera dia terkejut saat mendengar kalau uang hasil korupsi
"Apa maksud mu hasil korupsi? aku ini seorang manajer, di hotel V,A... Jangan sembarangan menuduh kamu ya saya tidak pernah korupsi" teriak wanita itu
Mang Hasan yang baru tiba pun menatap manager di hotel milik mendiang kakek Vera. wanita itu terkejut saat melihat Mang Hasan orang kepercayaan dari pemilik hotel tempat ia bekerja
PLAK
"Jaga ucapanmu manager Siska... kamu sudah menghina pemilik tempat kamu bekerja? Apa kamu sudah bosan dengan pekerjaanmu itu" ucap tegas mang Hasan. manajer itu pun langsung menatap semua saat mendengar ucapan tangan kanan yang bosnya
"Ma maksud pa pak Hasan, dia neng Vera Arsiana?" ucapnya dengan gugup apalagi dia melihat Vera melipat tangannya dan menatap penuh ejekan padanya
"Kenapa terkejut? takut? tapi sayang kau sudah berurusan denganku.... jadi mulai sekarang kau aku berhentikan, dan ayo satu lagi kau harus mengembalikan uang yang sudah kau ambil, kalau kau tidak mau aku akan membawa masalah ini lewat jalur hukum" Vera. Vera pun membawa Mahesa pergi dan dia pun langsung menyuruh mang Hasan untuk membayar semua belanjaan tersebut
"Lily... ambil semua uang atau tabungan orang-orang yang sudah korupsi yang berkerja di perusahaan ku, Aku males berbasa-basi dengan mereka, dan blacklist mereka dari semua pekerjaan yang bekerjasama dengan perusahaan mendiang kakekku" gumam Vera
Lily dengan semangat mengerjakan tugas apa yang diinginkan oleh majikannya tersebut dan Lily dengan senyum bahagia pendapat dan pekerjaan ini
"SALAHKAN MEREKA YANG MACAM-MACAM DENGAN? HARUSNYA MEREKA BEKERJA DENGAN BAIK BUKAN MALAH MEMBUAT BIKIN MARAH SEPERTI ITU"
Vera pun meminta pihak toko untuk mengirimkan semua barang tersebut ke vila miliknya, dan pihak toko pun mengiyakan keinginan Vera karena Vera begitu banyak pembeli barang-barang di toko mereka
Sedangkan wanita yang tadi menatap nanar sekarang hidupnya sudah hancur dia memaki Mahesa karena dia mengenal ibu Mahesa, dulu Ibu Mahesa pernah berpacaran dengan sepupunya yang sudah memiliki istri dan anak. karena kejadian perselingkuhan itu membuat sepupunya bercerai dengan istri nya itu
Makanya Dia sangat kesal dan marah saat mengetahui kalau sepupunya itu berselingkuh dan selingkuhannya itu memiliki seorang suami dan anak
"Hi hidup ku hancur, hiks....hiks.....
TBC
Jangan lupa untuk meninggalkan jejak kalian guys.....
Maaf ya.... author belum bisa buat nulis banyak seperti kemarin guys.... Anak author masih sakit dan sekarang suami author juga ikut sakit jadi mohon maaf kalau ceritanya hanya sedikit ya guys
ohya thor si vera gk ada asistennya sendri gtu selain mang hasan ma mang tubi
lanjut thor