NovelToon NovelToon
FROM ROOMMATE TO SOULMATE

FROM ROOMMATE TO SOULMATE

Status: tamat
Genre:CEO / Identitas Tersembunyi / Kaya Raya / Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta / Tamat
Popularitas:5.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: zarin.violetta

Lavinia Xerxes pergi dari Inggris menuju ke Amerika untuk mencari kakaknya yang tak ada kabar selama sebulan lamanya.

Hal itu membuat dirinya tinggal di apartemen sang kakak yang ditinggalinya bersama teman sekamarnya yaitu Rocco Robert yang sebenarnya adalah pemilik asli apartemen itu.

JANGAN LUPA FOLLOW
INSTAGRAM @ZARIN.VIOLETTA

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zarin.violetta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16

Bab 16

Menjelang sore, Rocco terpaksa menjemput Lavia di mansion Kastilnya karena tak ada mobil dan supir di sana.

Sepanjang perjalanan, Rocco memikirkan apa yang harus dilakukannya agar pernikahan itu tak jadi dilakukan.

Rocco tak suka memulai sesuatu dengan awal yang tak baik seperti rencana pernikahan gilanya dengan Lavia.

Rocco sudah bisa memastikan seperti akhir dari hubungan mereka nanti karena semua diawali dengan niat yang tak baik dan hanya sandiwara belaka.

Rocco tiba di mansion kastil dan masuk ke dalam.

"Di mana dia?" tanya Rocco pada pelayannya.

"Nona Lavia ada di rooftop, Tuan," jawab sang pelayan.

"Apa yang dilakukannya?" tanya Rocco.

"Bermain ayunan," jawab sang pelayan.

Rocco mengerutkan keningnya mendengar jawaban sang pelayan.

Rocco kemudian pergi ke atas rooftop. Pria itu melihat Lavia sedang berbaring di ayunan besar yang ada di pinggir rooftop.

Rocco menghampiri Lavia yang ternyata sedang tertidur.

Wanita cantik itu tampak mendekap tubuhnya. Angin sepoi berhembus pelan dan membuat rambut hitam bergelombangnya melambai pelan.

Rocco duduk di kursi sofa yang ada di depan ayunan itu. Pria itu melihat ke arah Lavia dan menatap lekat wajah cantik itu tanpa berkedip sedikit pun.

Tangannya menopang dagunya dan matanya masih memindai wajah yang tenang seperti tanpa dosa itu.

Perlahan tangan Lavia bergerak dan menggenggam erat tangannya sendiri.

Alisnya terlihat berkerut dan saling bertautan. Tiba-tiba Lavia menarik nafasnya dalam-dalam sampai berbunyi keras dan memegang dadanya lalu membuka matanya.

Rocco yang kini tepat berada di depannya langsung menerima tendangan dari Lavia karena wanita itu sedikit terkejut dengan kehadiran Rocco yang sudah ada di depanya.

Rocco tersungkur dan tubuhnya mengenai meja kayu yang ada di belakangnya.

Rocco mengumpat sembari memegangi punggungnya yang sakit.

"SHIIITTT!!" umpat Rocco.

Lavia memundurkan tubuhnya hingga menempel di sandaran ayunan.

Nafas Lavia terdengar cepat dan masih sedikit shock. Wanita itu masih memegang dadanya dan melihat ke arah Rocco.

Rocco juga menatap mata Lavia yang masih melihat tajamke arahnya.

Lalu Lavia turun dari ayunan dan berjalan cepat hingga sedikit berlari menuju pintu masuk mansion.

Rocco berdiri dan berlari mengejar Lavia. Lavia mencari sebuah kamar yang tak terkunci tapi dia tak menemukannya.

Lavia berlari ke lantai paling bawah dan membuka kamar di dekat tangga lalu masuk ke dalamnya.

Lavia mencari kamar mandi dan menguncinya.

Rocco menggedor kamar mandi dan memanggil nama Lavia

"Lavia!!! Ada apa?? Buka pintunya?" teriak Rocco karena merasa ada sesuatu yang tak beres pada Lavia.

"Lavia!!! Buka pintunya!!!" teriak Rocco.

Belum ada tanggapan dari Lavia dan pintu itu masih terkunci dari dalam.

Lalu Rocco mendobrak pintu dan kemudian menendang keras pintu kamar mandi itu hingga akhirnya terbuka paksa.

Rocco melihat Lavia berada di bawah shower yang menyala hingga tubuhnya basah kuyup.

"Apa yang kau lakukan??!" ucap Rocco mendekati Lavia dan memandang heran pada wanita yang kini basah kuyup itu.

Rocco mematikan showernya dan mengambil handuk dan menyampirkannya ke bahu Lavia.

"Hei!!! Sadarlah!!!" bentak Rocco pada Lavia yang pandangan matanya kosong.

Lavia melihat ke mata Rocco dan kemudian mengerjapkan matanya.

"Apa yang kau lakukan?" tanya Rocco dengan sedikit pelan.

"Kupikir aku sedang bermimpi," jawab Lavia akhirnya dan membuka bajunya yang basah di depan Rocco.

Rocco melihat Lavia yang kini hanya mengenakan pakaian dalamnya saja.

Dengan santainya Lavia berjalan menuju cermin dan mengusap wajahnya dengan handuk.

"Keluarlah. Atau kau ingin melihatku melepas semua pakaianku?" ucap Lavia.

Rocco mengamati Lavia dan benar-benar bingung dengan sikap Lavia yang mood nya cepat berubah.

Lalu Rocco keluar dari kamar mandi. Rocco tak menutup pinti yang sudah jebol itu dan membiarkan Lavia membuka semua pakaiannya.

Tak lama kemudian, Lavia keluar dari kamar mandi menggunakan bathrobe yang ada di buffet kamar mandi mewah itu.

"Kau masih di sini?" tanya Lavia sembari mengeringkan rambutnya dengan handuk ketika melihat Rocco yang duduk di tepi ranjang.

Rocco beranjak berdiri dan mendekati Lavia. Tangan Rocco memegang dagu Lavia dan mendongakkannya hingga mata mereka saling bertautan kembali.

Rocco masih mengamati mata biru itu, mencari sesuatu di sana.

"Apa yang kau cari?" tanya Lavia lirih dan senyum tampak terlihat sudut bibirnya.

"Ganti bajumu, kita akan pulang ke apartemen," ucap Rocco akhirnya.

"Belikan aku pakaian dalam," jawab Lavia tersenyum.

"Ambillah di kamar sebelah, itu kamar Jora. Pakai juga bajunya. Aku tunggu kau di bawah," jawab Rocco.

Lalu Lavia menjauh dari Rocco dan keluar dari kamar itu.

Rocco kemudian juga keluar dari kamar dan menunggu di ruang tengah.

Setengah jam kemudian, Lavia keluar dari kamar Jora dan memakai bajunya.

Rocco yang melihat hal itu, langsung beranjak berdiri dan menuju ke pintu depan mansion.

Lavia berjalan pelan di belakangnya, hingga akhirnya tangannya ditarik oleh Rocco agar lebih cepat berjalan.

Kini mereka dalam perjalanan menuju apartemen mewah Rocco.

Tak ada obrolan di antara mereka. Mereka sama-sama diam dan memilih tak membicarakan masalah yang terjadi.

Lavia langsung menuju ke dapur dan memasak makan malam. Rocco masuk ke kamarnya untuk ganti baju.

Lima belas menit kemudian, Rocco keluar dari kamar. Dia melihat Lavia memasak dan Rocco akan membicarakan tentang masalah mereka dengan baik-baik.

Rocco menunggu Lavia selesai memasak sebelum membicarakan tentang rencana pernikahan gila mereka.

Setelah memasak, Lavia merapikan meja dapur dan menata makanan yang dibuatnya di meja.

Rocco memperhatikan hal itu dan menurutnya ini adalah kondisi normal dari sosok Lavia.

"Sejak tadi kau melihatku. Apa aku begitu cantik hingga pandanganmu tak pernah lepas dariku?" kata Lavia sembari mengambil piring dari lemari dan menatanya di meja.

Rocco tak menjawab apa pun dan duduk di kursi. Pria itu mulai mengambil makanannya, begitu juga Lavia.

"Lihatlah, aku adalah sosok calon istri yang sempurna bagimu, bukan?" ucap Lavia yang kemudian mengunyah makanan yang dimakannya.

Rocco masih diam dan melanjutkan sesi makan malamnya sampai selesai tanpa berkata apa pun.

"Hentikan rencana gila ini. Kau ingin tinggal di sini? Maka tinggallah di sini dan kita tak perlu menikah jika kau hanya ingin membuat perhitungan dengan Sammy. Aku akan membantumu mengatasi masalahmu dengan Sammy. Kau ingin mengambil kembali bagian warisan yang diambil oleh Sammy, bukan? Baiklah, aku akan membantumu untuk masalah itu. Tak perlu ada pernikahan jika hanya untuk masalah itu. Aku tak mau terjebak dalam rumitnya masalahmu. Kita selesaikan ini sekarang juga, oke? Kita akhiri semuanya," kata Rocco panjang lebar.

Lavia mendengarkan dengan seksama penjelasan Rocco. Dia masih diam dan mencerna ucapan Rocco. Lalu sudut bibirnya bergerak dan tersenyum tipis.

"No," jawab Lavia singkat.

1
Susana Sari Sari
mewekk thooorr dr bab aeblumnya...terharu banget /Sob//Sob/
wati
🤩
Arsinta Official
karya yang sangat luar biasa 👍👍
Tiffany_Afnan
coba membuka diri neng cantik... dan jdi diri sendiri aja.. biar abang rococo nyaman dan bucin akhirnya..
Tiffany_Afnan
namamu terlalu garang untuk wajah imutmu rocco 🤭😍
Ical Habib
lanjut thor yg lainya blm ad kisahnya
Bastian Sipahutar
Luar biasa
Bastian Sipahutar
Lumayan
capr.gurlll
laviaaa😭😭😭
bini hisenk
😆
Susanti Susanti
Luar biasa
Nurul Fariza
/Sob/
Karo Karo
👍👍👍👍👍👍
pipi gemoy
👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼
kalea rizuky
Sammy becca bukannya mereka satu ibu
kalea rizuky
Fred ini g beresss malah belain becca
Nur Andi Baharuddin
/Heart//Heart//Heart/
Aviciena
keren lah, di tengan cerita ceo ceo an
Mochimolala
malah ngikutin jejaknya uncle phoenix celup celup sebelom halal🤭
Mochimolala
hareudang hareudang 😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!