tentang seorang gadis yatim piatu yang di tinggal ibunya di asuh oleh ayahnya,setelah umur 18tahun ayahnya meninggal,dan di asuh oleh bude nya yang berusaha untuk menguasai hartanya,setelah menikah pun d hianati oleh suami yang di jodohkan budenya,bisakah Lhatifah mengambil lagi harta warisan peninggalan orang tua nya dan seperti apa pernikahan yang akan dijalani!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon umy chaeendar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ira dwi puspita
ceklek...
''kayaknya ibu perlu membersihkan sedikit debunya,setelah ini ibu pindah kesini ya,kamar ada empat,di masing masing kamar ada kamar mandi bu,dan untuk belanjaan makanan semalam yang ada di collkas belakang bisa di bawa kemari,dan anggap seperti rumah sendiri''
''assalamu'alaikum''
''waalaikumsalam,maaf neng teman saya udah datang''
''ya udah bawa kemari,dan jangan lupa pintu depan di kunci klo d tinggalkan''
''iya neng ini orangnya''
''silahkan duduk pak,benar bapak teman pak agus?,boleh pinjam KTP/kk ''
''ini neng''
''nama bapak Suherman,usia dua puluh lima,jadi bapak satu satu kampung,terus kluarga bapak, maksud saya istri di sini apa di kampung?''
''anak istri saya ikut kesini neng,kami kos di dekat pasar induk,anak saya masih usia dua bulan''
''terus klo pak Herman kerja malam gak kawatir ninggalin sendiri''
''mau gimana lagi neng,cari kerjaan sekarang susah''
''emang sebelum ini pak Herman kerja dimana?''
''saya kerja panggil di pasar,alhamdulillah semalem saya dapat tlp dari bang agus klo ada kerjaan''
''begi aja,gimana klo istri bapak tinggal disini,di rumah ini ada empat kamar,maaf saya cuma usul,kasian kan klo d tinggal sendirian''
''makasi neng,klo boleh saya akan bawa istri saya kesini''
''klo bapak setuju silahkan tanda tangani surat surat nya ya,untuk selanjutnya silahkan berembuk sama pak agus,saya permisi dulu karna sebentar lagi saya mau keluar''
**
setelah selesai mandi kami sarapan bareng,walau tadinya ada penolakan dari pak agus atau istrinya,karna bagiku semua manusia sama.
''bu saya pamit mau kelur,kemungkinan saya malam ini gak pulang kesini,dan ibu sudah siapkan untuk pindah kebelakang,juga jangan lupa sayur,telur,daging,ayam juga kaget yang anak anak pilih kemarin di bawa ya, nanti klo urusan udah selesai saya akan kesini sebentar,takutnya setelah ini,saya lama saya gak kesini lagi,klo ada apa-apa jangan sungkan untuk telpon saya ya bu''
''iya neng''
''kak kenapa kakak baik banget pada kami''.tanya Sinta
''gk papa,karna berbagi itu indah dek''
''oooooo'...
''baiklah klo gitu saya pergi dulu,jangan lupa tutup pintunya ya bu klo udah pindah kebelakang,klo gitu saya pamit dulu ya, assalamu'alaikum''
''waalaikumsalam''
****
kawasan komplek mewah dengan penjagaan ketat gak sembarangan orang masuk,KOMPLEK bugenvil,gak begitu susah mencari rumah mas adam dan mbak yuli,karna masih atas nama aku,karna masih termasuk pengeluaran keuangan kebun abbah,dengan menunjukkan surat kepemilikan aku tak di ragukan lagi,tapi para security masih bingung,karna yang mereka tau itu rumah mas adam dan mbak yuli,sangat di sayangkan sebelum di tempati udah ketahuan dulu.
''assalamu'alaikum,permisi pak''
''waalaikumsalam,iya ada apa mbak?''
''apa benar ini rumah adam sama Yuli, anaknya bu ira?''
''benar mbk,emang ada apa ya?''non yuli atau den adam belum tinggal di sini mbak mungkin satu bulan lagi,mbak bisa telpon dulu orang nya''. sambil memandang ceriga.
''kenalkan saya keponakan bu ira,nama saya LHATIFAH maharani muhamad,dan saya kesini mau menujukan sesuatu pada bapak,dan itu penting banget,boleh saya masuk?''
''maaf mbak saya gak berani membukakan pintu pada sembarang orang,silahkan masuk di pos jaga aja ya''
''gak papa pak,karna sebentar lagi juga bapak gak akan bisa melarang saya masuk, saya cuma mau menunjukan ini sama bapak''
''maaf mbak saya gak faham maksudnya apa ya?''
''baik saya jelaskan di dalam akta tanah dengan alamat yang sama dan bangunan di sini tertera atas nama LHATIFAH maharani muhamad,dan itu nama saya,dan d tandatangani olek saya sendiri,dengan pengacara saya,di saksi ibu ira dwi Puspita,ini KTP saya silahkan di cocokan,dan berarti rumah ini mutlak hak saya karna adam dan yuli serta bude ira cuma mengakui aja,dari penjelasan saya bapak faham?''.....
judule Mempertahankan rumah tangga