NovelToon NovelToon
The INDIGO

The INDIGO

Status: tamat
Genre:Matabatin / Horor / Tamat
Popularitas:1.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: qsk sri

Mensyukuri apa yang Allah berikan padaku adalah hal yang selalu kedua orang tua ku ajarkan ,termasuk menerima kemampuan ku yang dapat melihat dan berinteraksi dengan para makhluk tak kasat mata .

Aku Adnan Gibran Gifhari, keluarga ku memanggil ku dengan nama Gibran ,namun di sekolah aku lebih dikenal dengan nama Adnan,sesuai dengan nama depan ku.

Aku punya pengasuh khusus dari sejak aku bayi hingga kini aku beranjak dewasa ,sosok nya tak pernah pergi ,ia selalu ada bersama ku dimana pun aku berada,namanya Wewe ,sejenis Wewe gombel yang konon katanya suka menculik anak kecil ,termasuk aku yang saat bayi juga di culik nya ,namun bukan dengan tujuan jahat melainkan untuk melindungi ku dari incaran para iblis jahat .

Di sekolah aku dikenal dengan sebutan es kutub ,mungkin karena aku yang jarang banyak bicara dan terkesan dingin ,namun mereka tak tahu saja bagaimana sikap ku jika bersama keluarga ku,apalagi pada mama aku sangat lah manja meskipun ada Ari adik perempuan ku tak membuat aku malu hanya untuk sekedar bermanja.

Sifatku yang lain yang tak di ketahui orang adalah sifat jahil ku apalagi pada mereka yang tak kasat mata , namun aku juga selalu menjaga sikap ku agar orang tak menganggap aku aneh dengan kelebihan ku .

Namun semenjak masalah kesurupan masal yang terjadi di sekolah ku , aku jadi sering di cari beberapa orang untuk menyembuhkan orang kesurupan atau semacam nya .

Mau tahu kisah aku selanjut nya ?

yuk kepoin novel ini, tambah ke favorit dan like terus tiap bab nya ,jangan lupa komentarnya juga

see you

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon qsk sri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menolong gadis kecil

BRRAAAKK

Aku pun lantas menengok

"astaghfirullah........" aku berlari menuju arah gerbang sekolah,rupanya sebuah mobil Avanza putih menabrak pintu gerbang ,keadaan pintu gerbang yang tadinya tertutup kini terbuka dengan penyok di sertai mobil putih yang juga sudah ringsek di bagian depan ,nampak pengemudi nya melambaikan tangan meminta tolong ,terlihat juga di kursi penumpang belakang ada seorang anak yang menangis terdapat darah segar mengalir dari kening nya.

Semua orang pun ikut membantu mengevakuasi para korban , aku berlari ke arah anak perempuan itu dan mencoba membuka pintu nya ,namun sepertinya pintu nya terkunci otomatis . Di bagian pintu lain pun para warga turut mencoba membuka pintu nya .

Tiba-tiba tercium bau menyengat kulihat ke bawah ku , rupanya itu cairan bensin ,mungkin tanki bensin nya bocor karena tabrakan yang sangat keras .

Astaga .....

Aku terkesiap menyadari jika itu benar-benar bensin ,dengan panik aku mencoba membuka paksa pintu mobil yang terkunci itu ,di bantu warga juga .

"ya ampun itu bensin ,ayo kita menjauh " seru bapak-bapak tukang ojek yang sering mangkal tak jauh dari area sekolah

"jangan pak...tolong bantu saya keluarkan anak ini " teriak ku

"tapi ini bisa bahaya ,bisa saja mobil ini meledak kita juga bisa jadi korban " ucap nya seraya menjauh

Aku tak peduli ,meski harus sendirian menolong bocah itu ,melihat anak itu aku seperti melihat Ari adik ku dan mungkin usia nya juga sama ,tidak ....jika itu Ari maka aku tidak akan diam saja ,meski nyawa taruhan nya aku rela mati asal adik kesayangan ku selamat .

"bertahanlah kakak akan keluarkan mu ,kamu menunduk" aku berteriak setelah meraih batu besar dan segera membenturkan nya pada kaca mobil itu ,karena tak mungkin aku berlari ke arah supir dan mencari tombol kunci ,karena di sana juga supir tengah di bantu di keluarkan dengan kondisi mobil yang rusak parah di bagian depan juga mustahil jika tombol itu masih bisa digunakan ,apalagi sang supir juga terjepit .

Prrakkk

Dengan cepat aku ulurkan tangan ku dan membobol paksa pintu itu , keringat sudah bercucuran ,lengan ku pun turut tergores pecahan kaca yang masih menempel di pintu ,tak ku hiraukan rasa sakit dan darah yang keluar dari lengan ku . Sudah ku lakukan berbagai cara ,tapi pintu ini masih tetap bertahan meski sudah ku pukul-pukul menggunakan batu .

"ADNAN......."

"GIBRAN....."

Terdengar suara teriakan memanggil ku ,namun tak ku hiraukan.

Aroma bensin semakin menyengat di hidung ,supir sudah berhasil di keluarkan dalam keadaan pingsan,aku pun berlari ke tempat bekas supir itu terjepit ,dengan sekuat tenaga aku menarik sandaran kursi hingga menjorok ke depan ,lalu ku bungkuk kan tubuhku masuk sedikit agak ke dalam untuk meraih gadis kecil itu .

"ADNAN......"

"GIBRAN....."

Mereka terus meneriaki ku

"ayo ....pegang tangan kakak" ucap ku

"cepat ...." sentak ku

Gadis kecil itu pun segera ku tarik hingga akhirnya gadis itu ada dalam pelukan ku yang langsung ku gendong dan di bawa menjauh .

Baru saja aku mendudukan gadis kecil itu tiba-tiba terdengar suara ledakan yang berasal dari mobil itu

DUAAARRRRR.......

Lega bercampur haru menyelimuti hati ku, karena telat sedikit saja gadis kecil ini pasti tak akan selamat .

"terima kasih Ya Allah....kau masih memberi kesempatan gadis kecil ini tuk hidup" lirih ku dalam hati

"Gibran....astaga ....kamu itu ya.....ayo kita obatin luka mu" seru Riswan

"udah gak apa-apa" ucap ku

"gak apa-apa gimana ,entar infeksi " ucap nya lagi

"dek....kamu masih sadar?" tanya ku sambil menepuk pipi gadis kecil itu

Banyak nya darah yang keluar membuat kondisi gadis kecil itu kian melemah

"cepat bawa dia ke rumah sakit" pekik ku

"sebentar lagi ambulan tiba ,kita tunggu saja" ucap pak Saiful

sambil menunggu mobil ambulan ,pak Saiful membantu membersihkan luka ku dan di beri antiseptik agar tak infeksi,namun aku melihat Aranta yang seperti gelisah dan sesekali menengok ke arah para petugas kebakaran yang baru saja tiba untuk memadamkan api dari mobil yang terbakar itu.

Ada apa dengan nya , seperti takut dan waspada.

Hingga beberapa menit kemudian mobil ambulan pun tiba ,kedua nya segera di larikan ke rumah sakit , aku pun turut di dalam nya ,karena aku juga terluka dan harus segera di obati karena ada bagian yang goresan nya cukup dalam ,mungkin perlu di jahit.

"ehehehehe.........kamu tadi keren banget cu.... ehehehehe....." ucap nek Wewe yang juga turut di samping ku

"bisa gak nek dalam keadaan seperti ini gak usah ketawa " ucap ku dalam hati

Aku duduk sambil memejamkan mata seraya bersandar .

"lagian kenapa tadi tak membantu ku sih " batin ku kesal

"ehehehehe......maafkan nenek cu....tapi nenek sengaja ehehehehe.....nenek tahu kamu pasti bisa menyelamatkan gadis kecil itu makanya nenek diam ehehehehe......."

"huuuuuuuhhhh.....terserah lah " aku pun lantas menegakkan tubuhku saat mendengar suara erangan dari gadis kecil itu ,sedangkan untuk supir nya berada di mobil ambulan yang satu nya .

Tak lama kami pun tiba di rumah sakit ,gadis kecil itu sudah di masuk kan ke IGD , begitupun dengan ku yang juga langsung di tangani dokter ,dan benar saja luka di lenganku memang harus mendapat jahitan .

Setelah selesai dengan jahit menjahit pada lengan ku yang terluka , aku pun segera beranjak menuju ruangan IGD, sudah ada mama,papa,pak Saiful beserta wanita dan pria yang mungkin seumuran mama di depan ruang IGD .

"Gibran sayang kamu tak apa nak, mama dengar kabar dari Riswan katanya kamu masuk rumah sakit ,Ya Allah.....ini...." mama menyentuh pelan lengan ku yang di balut perban

"aku gak apa-apa ma, mama jangan khawatir" ucap ku seraya menghapus air mata mama yang keluar saat melihat perban yang menutupi lengan ku

"tidak apa-apa bagaimana ini ....kamu pasti sakit kan ?" ucap mama terisak

"hanya enam jahitan ma ,tak apa-apa kok"

"apa enam jahitan " mama kembali menangis

"ma....udah aku gak apa-apa kok ma" ucap ku seraya memeluk wanita yang sangat berarti dan berjasa bagiku

"sudahlah sayang anak kita tidak apa-apa, laki-laki kalau tak terluka bukan jantan namanya " papa mencoba berkelakar

"apa sih pa...." desah mama seraya menarik diri dari pelukan ku

"maaf apa kamu yang telah menolong anak kami?" tanya ibu-ibu yang dari tadi diam dengan wajah sembab nya bertanya padaku

"iya Bu " sahut ku

"terima kasih atas pertolongan mu,terima kasih kami tak tahu jika kamu tak menolong putri kami entah apa yang akan terjadi pada nya " ucap ibu itu tiba-tiba berlutut di depan ku

"astaga Bu, bangun Bu....jangan seperti ini ,aku ikhlas menolong anak ibu ,karena aku juga punya adik perempuan seusia anak ibu ,jadi aku merasa harus menolong nya ,apalagi sesama manusia kita kan harus saling tolong menolong Bu" ucap ku meminta ibu itu untuk bangun ,sebab akan sangat tak sopan bagi ku jika ada seseorang yang usianya jauh di atas ku berlutut seperti itu,mama yang mengerti jika aku tak mungkin menyentuh perempuan membantu membuat nya berdiri .

"berdiri lah Bu, jangan seperti ini , anak saya benar , selaku manusia kita memang wajib dan harus saling tolong , jadi jangan seperti itu" ucap mama

"tapi karena menolong anak saya ,anak ibu jadi terluka " ucap ibu itu lirih

"tak apa Bu , yang penting sekarang anak-anak kita selamat,dokter juga sudah memberi tahu jika tak ada luka serius pada putri ibu ,hanya saja banyak nya darah yang keluar mengharuskan anak ibu mendapat transfusi darah ,dan Alhamdulillah putri ibu pun tengah menjalani transfusi darah saat ini " timpal papa

"kami sungguh sangat berhutang nyawa pada mu " ucap laki-laki yang ku duga pasti papa nya gadis kecil tadi

"ah tidak ,jangan jadikan pertolongan saya sebagai hutang , tapi anggap saja itu bentuk pertolongan Allah dengan perantara saya" ucap ku tulus

"Masya Allah.....beruntung nya ibu dan bapak memiliki putra seperti nya ,sudah baik ,tampan pula " ucap laki-laki itu

"ah pak,jangan terlalu memuji ,tak baik bagi mental saya" ucap ku

"sepertinya kamu baik-baik saja ,kalau begitu bapak pamit mau kembali ke sekolah ," ucap pak Saiful yang sedari tadi diam menyimak

"Ya Allah pak ,maaf saya jadi melupakan bapak"ucap ku tak enak

"tak apa-apa ,ya sudah kalau begitu saya pamit " ucap pak Saiful menatap satu persatu diantara kami

"tunggu pak,saya juga mau kembali ke sekolah ,belum waktunya juga kan sekolah bubar ,tak enak sama yang lain " ucap ku

"kamu yakin nak, kamu kan terluka ?" tanya mama

"yakin ma, lagian cuma luka kaya gini aja ,ya udah kalau gitu aku kembali ke sekolah " aku meraih tangan mama dan mencium punggung tangan nya ,lalu beralih pada papa

sedangkan pada orangtua gadis kecil itu aku hanya menangkup kan kedua tangan ku

"assalamualaikum...." pamit ku

"waalaikum salam......"

**

Di mobil yang di kendarai pak Saiful aku menatap pada kaca spion kecil yang tergantung di atas,nampak pantulan sosok wanita dengan daster merah nya tengah menunduk dengan rambut yang menjuntai menutupi wajah nya .

"apa kamu merasakan yang bapak rasakan ?" tanya pak Saiful tanpa melirik ku

"apa pak?" tanya ku

"bapak merinding"ucap nya

"tidak kok pak " dusta ku

"masa sih?" tanya nya

Aku pun kembali melirik ke kaca di atas ku ,hantu itu masih ada di tempat nya dengan posisi nya

Ah.....kenapa pula dengan hantu itu .

"Tante Lasmi ...." panggil ku pada hantu di jok belakang ,tentu nya dalam hati sebab bisa jantung ngan nanti pak Saiful jika tahu aku bicara pada hantu

"iya ada apa " sahut nya ,namun aneh sahutan itu bukan dari hantu di belakang ku ,hingga aku pun menoleh

namun sosok hantu berdaster itu tetap diam

"Tante Lasmi ...." panggil ku lagi

tak ada sahutan ,hingga aku kembali ke posisi ku , namun saat aku berbalik aku di buat terkejut

"astaghfirullah......"

"ada apa Adnan ?"

***

Ada cerpen baru....

yuk mampir......

Ditunggu yah.....😘

1
Joe Wan
wkwkwkwkkwkwkwk🤣🤣🤣🤣
Dian Meilani
Luar biasa
pioo
langganan jatuh yaa wkwk
pioo
sebenarnya iya sih karakternya ari yg nerima cowo itu aku ga suka dan jg dia terlalu menye menye saat menghadapi temen2nya yg ngebully dia
pioo
wiswes🤣🤣
pioo
eh ngakak anjay🤣😭
Nusa thotz
mahram..muhrim adalah orang yang sedang berhaji dengan menggunakan ihram
Nusa thotz
nan...koq betah sih gaul sama orang goblog bin lemot gitu..
Dwi Atma
Luar biasa
Sekar Sekar
Wisnu pura" nolongin
Sekar Sekar
tanda sekte sesat itu
Sekar Sekar
wewe
Christ Mlg
Luar biasa
Masumi Hayami
mungkin maksudnya k bu wulan kali ya..
Masumi Hayami
Pak Haris sama gurunya Riswan aja.
Masumi Hayami
duuh jangan2 Raja nya iyu si Wisnu. dia nyamar jadi anak sekolahan. dia sengaja bersahabat sama Risman n Adnan.
Rifa Atul Mahmudah
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Devon Archana
bikin penasaran kisah ini...
Asri
hihihi....iya ,maaf keun typo ,entahlah perasaan yang diketik sudah bener eh pas nongol nya suka salah 🤣
Kardi Kardi
yeyyyy. always spirit misss. lets gooo
Kardi Kardi: yeach. come on
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!