NovelToon NovelToon
Nikah Kontrak

Nikah Kontrak

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:2.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: shy. ineng

Perjodohan adalah hal keramat yang paling tidak aku sukai. Menurutku di jaman serba modern seperti sekarang ini tidak perlu yang namanya jodoh menjodoh.

Hal yang tidak aku suka malah menghampiriku, orangtuaku menjodohkanku dengan anak sahabat mereka.


Bagaimana kisah mereka?
Novel ini merupakan kelanjutan MBA.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shy. ineng, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kecelakaan

"Kalian sedang apa?" Tanya Zoan

"Ada sesuatu di muka Nasya, tadi mau di ambil." Jawab Varel gugup.

"Harus nepel gitu ambilnya?"

"Hem, Varel tidak tahu harus menjawab apa lagi, dia hanya menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

"Kenapa ngak mengetuk pintu tadi?" Ucap Nasya setelah mampu menguasai dirinya.

"Udah kok, Zoan udah ngetuk berulang-ulang. Kayaknya lagi asik berdua, makanya ngak dengar ketukan ku pada pintu."

"Ada perlu apa?"

"Cuma mau ngantar ini, meletakan beberapa berkas di meja kerja Nasya."

"Kalian kalau mau berbuat seperti tadi jangan di kantor dong, cari tempat lain. Kalau karyawan lain liat bagaimana."

"Berbuat seperti apa maksudmu?"

"Tadi, nempel-nempel gitu."

"Ngak seperti yang kamu pikirkan kok,Zoan." Kata Varel membela diri.

"Aku ngak buta ya. Kalian belum menikah, jaga jaraklah dahulu. Atau mau aku bilangin ke Papi, biar kalian di nikahkan secepatnya."

Kenapa aku di nasehati bocah bau kencur ini sih. Aku lebih tua darinya, Batin Varel.

"Ya udah, aku pamit pulang lah dulu." Ucap Varel, mengambil ponselnya yang berada di meja kaca di depan sofa.

"Varel, maaf ya."

"It's oke." Aku pulang ya." beranjak meninggalkan ruangan kerja Nasya.

"Zoan, kenapa bersikap seperti itu pada Varel?"

"Bersikap seperti apa?"

"Tadi sok nasehatin segala,"

"Aku adalah adik laki-laki kakak, memangnya apa salahnya. Aku ngak pengen orang kurang ajar pada kakak kok."

"Beeeh, adikku memang yang terbaik." Mengancungkan kedua jempolnya.

"Kakak jangan terlalu sering berdua dengan Kak Varel takutnya nanti khilaf."

"Apaan sih de, kakak bukan anak kecil lagi. Kakak paham kok, kakak bisa jaga diri."

"Cuma mengingatkan aja."

"Hehe, tertwa kecil mengingat kembali momentnya bersama Varel. Mengingat ketika Varel menyanyikan lagu untuknya.

"Kakak kenapa, senyum sendiri begitu?"

"Varel romantis ya."

"Hah? Cinta memang bisa membuat orang gila." Mengeleng-gelengkan kepala tak percaya melihat kakaknya.

Ting... (Pesan masuk di ponsel Nasya)

Nasya meraih ponselnya dan membuka pesan tersebut, pesan dari Varel.

💌 aku udah tiba di kantor.

Nasya tersenyum menatap ponselnya dan membalas pesan dari Varel

💌Selamat bekerja.

💌selamat bekerja juga 😘

💌🤭

💌baru beberapa menit tak melihatmu, berasa kayak setahun ngak ketemu.😘

💌Gombal receh lagi.

💌resep apa yang lo gunakan, kenapa lo selalu berada di pikiranku.

💌🤫

Nasya dan Varel saling berbalas pesan.Nasya berputar-putar di atas kursi kerjanya, dengan tersenyum merekah di bibirnya.

"Orang kalau lagi kasmaran tuh begini dah, aku yang berdiri di hadapannya aja di cuekin, seakan-akan penghuni dunia Novel cuma dia aja dan yang lain numpang." Zoan menyindir sang kakak yang tidak menghiraukan keberadaannya. Setelah berucap demikian, dia pergi meninggalkan ruang kerja Nasya. Zoan pergi dengan muka di tekuk marah karena dicuekin Nasya.

****

Di Vardo Games

"Lo kenapa?" Tanya Varel pada Edho, setelah puas berbalas pesan dengan Nasya.

Edho diam, menundukan kepala. Dia terlihat sedih saat ini.

"Ada masalah apa,Edho? Tanya Varel sekali lagi.

"Bunda, Varel." Menjawab dengan kepala yang masih tertunduk.

"Kenapa lagi dengan bibi Clara?"

"Bunda akan bercerai dengan ayah."

"Hah? kok bisa?"

"Itu yang terbaik untuk mereka saat ini."

"Terbaik bagaimana, bercerai lo kok terbaik?"

"Kehidupan rumah tangga Ayah dan Bunda tidak seperti yang terlihat selama ini. Semua hanyalah topeng belaka, mereka selalu terlihat bahagia dan baik-baik saja. Akan tetapi dibelakang, mereka memiliki segudang permasalahan.

"Tidak bahagia bagaimana? Mereka bertahan selama hampir 30 hidup bersama, bagaimana mungkin mereka tidak bahagia! "

"hehe, tertawa pelan.

Karena itulah aku membenci yang namanya pernikahan. Bunda bertahan dalam sakit yang entah berapa besar tertoreh didadanya karena ikatan pernikahan. Ayah tidak mencintai bunda, bunda menunggu cinta ayah seumur hidupnya.

"Kalau ngak cinta, kenapa ada lo?"

"Gue hadir karena sebuah kesalahan. Ayah mabuk ketika dia melakukan itu, sehingga gue hadir di dunia ini."

"Jika memang demikian, hal apa yang membuat Bibi Clara bertahan selama itu berada di sisi Paman Baim?"

"Cinta, Kata busyit bernama cintalah yang membuat Bunda bertahan."

"Mereka saling mencintai, Edho. Karena ego dan keinginan balas dendam ayahmu menutupi rasa cintanya untuk bundamu."

"Aku ngak percaya akan hal itu,Varel. Ayah selalu menyakiti bunda."

"Percaya deh, sakit yang di rasakan ayahmu pasti lebih besar ketika dia menyakiti bundamu."

"Bunda selalu dan selalu menanggis, Varel. Aku tak kuat melihatnya, dia seperti itu dalam waktu yang cukup lama."

"Selalu berada di sisinya adalah hal terbaik yang bisa lo lakuin saat ini. Mungkin dengan kehadiran lo memberikan kekuatan tersendiri buat bibi clara."

"Iya, aku harus terus berada di sisinya."

📞0852xxxx.... Calling.

Edho menghentikan ceritanya sesaat, menatap ponselnya dengan mengerutkan keningnya. Karena nomor baru mengubunginya.

"Halo... Jawab Edho.

"Apa ini dengan Edho, anaknya ibu Clara?"

"Iya saya anaknya. Ada apa?"

"Saya dari rumah sakit menggabarkan bahwa ibu clara mengalami kecelakaan dan sekarang berada di UGD rumah sakit QQ.

"Apa!! Teriak Edho nyaring, dia berdiri dari duduknya. Edho cukup terkejut mendapat berita seperti itu.

"Baik saya akan segera kesana." Ucap Edho sebelum mengakhiri panggilan tersebut.

"Kenapa,Edho?" Tanya Varel penasaran, karena Edho terlihat panik.

"Bunda kecelakaan, dia sekarang berada di UGD rumah sakit QQ."

"Kecelakaan?" Varel tak kalah terkejutnya dari edho.

"Ayo, aku akan mengantarmu ke sana." Kata Varel menambil kunci mobilnya.

"Dengan kecepatan tinggi mereka melaju menuju rumah sakit.

Tiba di rumah sakit, Mereka melihat Clara berbaring lemah di atas brangkar dengan perban putih menyelimuti hampir seluruh anggota tubuhnya dan peralatan medis menancap di anggota tubuh yang lain.

Dia memejamkan mata dengan wajah pucat pasi.

"Bunda, pekik Edho mendekat dan mengenggam erat tangan bundanya yang terasa dingin.

"Ada Edho, buka mata bunda, lihat wajah tampan Edho ini. Bunda jangan memejam mata terus." Kata Edho meneteskan air matanya.

"Sabar bro," Varel menepuk pelan bagian belakang Edho.

"Jangan tinggalin Edho, bun. Edho ngak punya siapa-siapa lagi selain bunda."

"Edho gue mengurus administrasinya dulu, lo tinggal aja di sini, jagain bibi clara." Setelah berkata demikian Varel pergi meninggalkan ruang rawat Clara dan menghubungi kedua orang tuanya dan mengurus administrasi perawatan Clara.

"Edho, lo ngak kabarin ayah lo?" Ucap Varel setelah kembali keruangan rawat Clara

"Ngak perlu Varel, dia ngak akan peduli walau bunda mati sekalipun. "

"Walaupun dia ngak peduli, setidaknya lo kabarin dia mengenai kondisi bibi Clara saat ini."

"Gue sangat berterima kasih atas bantuan lo, varel. Tetapi gue berharap lo jangan ikut campur terlalu jauh dalam kehidupan keluarga gue." Edho terlihat marah.

.

.

.

.

.

.

1
Marhaban ya Nur17
drama ikan terbang 😃
Marhaban ya Nur17
pantes aja darah varel cocok ama vera 🤔 eh anaknya wkwkwwkk
Marhaban ya Nur17
laahhh kirain varel ama naura biasa aja g kumful gtu
Marhaban ya Nur17
apa itu
Marhaban ya Nur17
penasaran neh
Marhaban ya Nur17
kenayakan suara hati
Marhaban ya Nur17
eh jangan di tanyain kli bang edho pst g jujur tuh
Marhaban ya Nur17
waduh ada udang di balik bakwan neh se naura 🤔
Marhaban ya Nur17
sukurin
Marhaban ya Nur17
sinetron" g kelar"
Marhaban ya Nur17
yo ws naura ama edho aja
Marhaban ya Nur17
sabodo teuing lah nasya
Marhaban ya Nur17
naura ama nasya bulshit semua om do 😠,sok"an males gw wkwkwkw
Marhaban ya Nur17
bodo amit ama otak lu nasya 😡 sok"an se lu
Marhaban ya Nur17
gw paling males deh klo ada yg karakternya kaya naura 😞 munafik wkwkwk
Marhaban ya Nur17
oon tuh se nasya 😃
Marhaban ya Nur17
sabar bang 😬 emang ujian pernikahan besar y wkwk
Marhaban ya Nur17
kebanyakan gaya neh nasya,,, udh jelas" varelnya jg suka eh malah sok"an nolak lagi
Marhaban ya Nur17
semangat varel
Marhaban ya Nur17
good neh sikap varel
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!