Wajib di baca..!!!
Sinopsis.
Gadis itu bernama Allin, berasal dari kampung biasa.! Allin dan tiga sahabat nya bermaksud merantau ke kota untuk mencari kesuksesan disana. Sebelum mereka melanjutkan niat nya, terlebih dahulu mereka mendatangi Sebuah Perguruan di suatu padepokan guna belajar bela diri dan ilmu kebatinan untuk bekal mereka semasa diperantauan.
Mereka pun berhasil menguasai ilmu bela diri , walau dalam padepokan itu ada sebuah perjanjian yang tidak masuk akal atau hanya sebuah alasan para guru padepokan yang ingin mencurangi mereka karna terobsesi kepada Allin, mereka mengingin kan Allin untuk menjadi penerus padepokan Mereka.
Alkisah menceritakan perjalanan hidup mereka di kota, awal nya mereka menjalani kehidupan normal layak nya anak perantauan pada umum nya, tapi siapa yang menyangka langkah hidup mereka menjadikan mereka seorang hacker pembobol data rahasia, setelah penemuan Sebuah Koper Hitam.
Dan di kemudian hari,
mereka berhasil menjadi pengusaha pengusaha muda yang sukses dan Jaya.
Tapi para mafia selalu saja mengejar mereka.
Apa isi dari Koper hitam tersebut...?
Apakah uang.? Atau Narkoba dan sejenisnya, tentu nya bukan.
Bagaimana mereka bisa mencapai kesuksesan itu...?
Lantas kenapa para Mafia selalu mengejar mereka..?
Konflik Persahabat dan kisah Percintaan yang menguras Emosi bagi para pembaca nya pun tertuang disini.
Jangan lupa ikuti setiap episodenya, makin kesini makin serunya.
Kalian penasaran...??
Mari ikuti kisah mereka.
Selamat Membaca....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Any Anthika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Hari pertama Part 1
The Hacker Mafia Girl.
Episode 15. Hari pertama part 1
***
Pagi itu Allin telah bersiap siap ke kampus,
Ega telah menyiapkan semuanya, bahkan dia yang menentukan di kampus mana Allin akan kuliah.
Hari ini adalah hari pertamanya, Ia sudah bersiap di depan mobil menunggu Ega yang akan mengantarnya. Tak lama kemudian Ega datang dan mereka pun segera berangkat.
"Apa kau tegang?" tanya Ega sambil melirik nya.
"Biasa aja." jawab Allin.
"Allin, sekali kali datang lah ke kantor,kami juga memerlukan mu."
"Kan sudah pernah!"
"Itu kan hanya pengesahan mu sebagai presdir, jika tidak mana kamu mau, Kau perlu sering sering kesana juga, sekedar hanya untuk melihat lihat, paham kan...?" ucap Ega sambil sambil mengelus kepala Allin. Itu sudah biasa dilakukannya setiap kali merayu Allin.
"Ya.. kapan nanti aku kesana."
"Ini hari pertama mu di kampus, Kau masih harus berhati hati, sepertinya para mafia itu masih belum menyerah."
Allin hanya mengangguk.
"Mungkin kita perlu melenyapkan mereka,agar hidup kita tenang." Ega berkata
"Jika sudah waktunya, kita akan melenyapkan mereka beserta Data hitam. " Allin menjawab.
Tak terasa sampailah mereka di Sebuah Fakultas perguruan tinggi ternama. Allin bergegas turun.
"Kau tak perlu mengantarku, Pergilah!" Allin sambil melangkah masuk.
Mobil Ega pun melaju pergi, Allin berjalan menghampiri seorang Satpam dan menanyakan sesuatu, lalu ia meneruskan langkahnya.
Ia menghampiri sebuah lift dan menggunakan lift untuk ke lantai atas,
Didalam lift, Ia melihat ada seorang pria muda yang cukup tampan dengan pakaian yang rapi,. ia melirik pria yang sedari tadi memperhatikannya.
"Mungkin dia mahasiswa di kampus ini, " hati Allin berkata.
"Kau murid baru..? " Tiba tiba pria itu menyapa.
Allin hanya mengangguk.
Pintu lift terbuka, mereka kemudian berjalan ke arah masing masing. Allin mencari cari sebuah ruangan.
"Nona Allin ,saya sudah lama menunggu mu, mari saya antar." sapa seseorang mengagetkan Allin.
"Hai zul, kenapa kau ada disini."
"Tuan Ega yang menyuruh saya." Jawab nya. ternyata dia adalah Zul sekretaris Ega.
Lalu Zul membawa Allin ke sebuah Ruangan dan mengetuk pintu.
"Selamat datang Nona , Perkenalkan ini adalah Dosen Adrian, yang akan mengajar di kelas nona nanti" Sapa Kepala Dosen dengan sopan sambil mengenal kan seseorang.
"hahhhh, ternyata dia seorang dosen," Allin mengenalinya.Pria itu tadi yang bertemu Allin di dalam lift.
"Dosen Adrian ,kenal kan ,Nona ini adalah murid baru disini, Dia juga termasuk pemilik saham kampus ini, Jadi Anda harus sopan dan bisa menjaganya." Kepala dosen berbicara pada Adrian.
"Baik pak saya mengerti, Mari Nona saya antar ke kelas Anda." Adrian mempersilah kan Allin.
"Uuh dasar Ega , Malah memberitahu identitas ku pada mereka" hati Allin menggerutu.
"Nona jangan marah , mereka hanya tau kalau Nona penanam saham di kampus ini, tidak lebih dari itu." Zul berkata sambil berpamitan.
Kemudian Adrian membawa Allin ke kelas barunya.
"Selamat Pagi semua!" Sapa Adrian kepada para mahasiswa.
"Perkenalkan, Namanya Allin. Murid baru di kelas ini. Silah kan nona, Anda bisa duduk di sana. Adrian menunjuk kursi.
Allin kemudian berjalan dan duduk di kursi tersebut, Di sebelah nya duduk seorang pria yang cukup Cool, di lihat dari penampilannya sepertinya dia anak seorang pengusaha.
Allin menjadi pusat perhatian, Ada yang tersenyum senang memuji kecantikan dan gayanya lalu mengangguk ke arah nya, Ada juga para mahasiswi yang sinis padanya, berbisik membicarakan penampilannya.
Allin memang terlihat berbeda dengan para mahasiswi disana,yang terlihat cantik cantik dengan make up yang indah dan pakaian yang feminim, Sedang Allin berpenampilan yang terkesan Tomboy dan sederhana..
lebih baik menghargai dari pada menghinai....
dasar gakt tau maluu/Facepalm/