NovelToon NovelToon
Mbak Mafianya Mas CEO

Mbak Mafianya Mas CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Action / Cintapertama / Contest / Mafia / Chicklit
Popularitas:629.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: Coretan Pena

Darah dibalas dengan darah begitupun nyawa dibalas dengan nyawa dan rasa sakit dibalas dengan rasa sakit.

Tak ada kata kasihan pada diri Lea Meowni,dendam yang ada pada dirinya sudah menutup mata dan hatinya untuk menerima kalau musuhnya adalah papa kandungnya sendiri.

Bagi Lea Meowni atau biasa dipanggil Meow, Air mata mamanya adalah kesakitan untuknya,siapapun yang menyakiti mamanya akan habis ditangannya termasuk papanya sendiri.

Banyak nyawa yang sudah melayang ditangan seorang Lea Meowni tapi siapa sangka demi membalaskan dendam kepada sang papa dia bisa berpura-pura menjadi cewek polos nan lugu.

Lea bertemu dengan CEO kulkas 99999999 pintu yang sangat dingin dan mau menjadi pacar bohongan dari pria itu untuk memperlancar rencananya menghancurkan papanya.

Cinta yang dulu hanya sebuah bohongan kini tumbuh nyata dihati seorang CEO KULKAS.

Bagaimana kisah mereka?
MARKICA( Mari kita baca)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Coretan Pena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KERIBUTAN DI CLUB

CAFE PARASON

Fano sedang berkumpul dengan kedua sahabatnya,siapa lagi kalau bukan Reza dan Aril.

"Fan,udah gak usah bengong bae toh dia cuma pacar bohongan lo kan,ngapain sampai galau gini."

Reza yang mulai kesal karna dari 1 jam lalu mereka sampai di cafe itu ,fano sama sekali tak mengeluarkan kata apapun,dia hanya diam dan meaminkan sedotannya.

"Gimana kalau kita ke club aja,udah lama kan kita gak nongki disana?"

"Ril." panggil Reza untuk menyadarkan Aril karna Fano sedang sensi dengan kata club.

"Eh maksudnya ke taman,iya taman." kata Aril sambil nyengir.

"Gue mau ke club kemaren."ucap Fano lalu berdiri dan berjalan keluar Cafe.

"Heh lo mau kemana?"

"Ikutin Za ikutin."

"Aril gelagaban tapi masih sempet makan roti segala."

"Nyuruh gue ngejar malah lo nya asyik makan."

Reza menarik Aril keluar Cafe dan meninggalkan beberapa lembar uang dimeja.

"Mbak uangnya dimeja,kalau kurang besok saya kesini lagi."

Reza berteriak sambil menggeret Aril seperti nyeret kambing yang takut mau dikurbanin.

Fano sudah berada didalam mobil,duduk dikursi belakang dengan tatapan dinginnya.

Reza dan Aril langsung masuk mobil dan menjalankan mobil menuju Club demit malam,club dimana Fano menemukan Lea sedang diciumi laki-laki.

Fano dan yang lain memilih ruang vvip yang tidak terlalu ramai orang. mereka minum-minum sambil ngobrol sedangkan Fano sekarang sedang memangku cewek sewaannya.

"Fan boleh lah tu bagi-bagi ceweknya,gue kan juga mau."

"Sewa sendiri lah."Ucap Fano lalu mencium cewek itu.

"Ril apa kita perlu sewa juga?"

"1 buat berdua aja ya?"

"Sendiri-sendiri lah."

Reza dan Aril menyewa 2 wanita untuk mereka,beberapa saat setelah mereka menyewa cewek datang segerombol orang dengan 1 cewek memakai topeng dimatanya.

"Itu Jebi kan? tumben dia berani ke club ini mana bawa cewek pula."Aril merasa heran karna memang Jebi tak pernah ke Club itu perkara ada Tarex disitu.

"Eh itu cewek sewaan juga?"Reza bertanya dengan cewek yang dia sewa.

"Gue belum pernah lihat dia si,tapi posturnya kaya cewek VIP kemaren.

"Cewek VIP siapa maksud lo?"

Mendengar kata VIP membuat Fano langsung teringat Lea.

"Itu cewek yang dijebak terus dikasih obat tidur biar bisa dijual."

"APA,LO SERIUS?"

"Tenang Fan janngan teriak-teriak."

"Ngapain juga gue bohong."

Fano berdiri ingin menghampiri Lea yang sekarang duduk disebelah Jebi.

"Fan lo mau kemana?"Reza menahan Fano dengan tangannya

"Gue mau nyamperin Lea,awas tangan lo."

"Lo gak lihat sebelah Lea siapa,bisa mati disini lo ngelawan Jebi mah."Kini Aril ikut menahan Fano.

"Tapi itu Lea kaya ketakutan gitu."

"Jebi gak akan berani macem-macem disini,paling bentar lagi Tarex dateng buat ngusir Jebi,pas dia mau pergi lo tarik ceweknya."

"Lo kok pinter."Ucap Aril sambil mencium bibir cewek sewaannya yang sudah memberi ide yang bagus.

"Ini wilayah Tarex jadi gak mungkin Jebi berani macem-macem,bener kata dia Fan,lo tenang dulu."

Dengan terpaksa Fano kembali duduk sambil matanya tak lepas dari Lea dan Jebi yang berada tak jauh darinya.

.....

"Meow,gimana jadi bertindak gak?"

"Gimana mau bertindak kalau ada Fano,bisa ketahuan gue siapa."

"Terus sekarang gimana? bentar lagi gue pasti diusir sama Tar-"

Belum sempat Jebi menyelesaikan kata-katanya Tarex sudah datang dan langsung menonjok Jebi dan anak buahnya.

"Bang*at,ngapain lo nonjok gue,gue gak ngapa-ngapain juga."

Jebi bangun sambil mengelap sudut bibirnya yang berdarah sedangkan Lea duduk sambil menunduk.

"Gue pernah bilang jangan pernah lo dateng kesini atau lo bakal nyesel."

"Ini club umum siapa aja bisa masuk jadi lo gak ada hak buat ngusir gue,toh lo bukan pemiliknya."

"Gue emang bukan pemiliknya tapi gue udah ditugasin buat jaga club ini terutama dari lo dan anak buah lo."

"Gue gak yakin tu." senyum meledek keluar dari bibir Jebi membuat Taka siketua Tarex tambah geram.

BUGH

1 pukulan kembali mendarat dipipi Jebi,karna tak terima Jebi membalas pukulan itu.

"Lo bawa siapa ni,boleh juga jadi temen tidur gue." kata Taka smbil mengelus pipi Lea yang masih menunduk.

"Jangan sentuh dia."Jebi mendorong Taka sampai nyungsruk.

"Lo serahin Dia dan lo bebas mau ngapain aja disini,gimana?"

Jebi menarik Lea agar dia berdiri dibelakangnya.

"Penting banget kayaknya dia buat lo sampai lo gak mau nyerahin dia?Cewek murahan gini lo bisa dapet yang lebih cantik dan Sexi dari ini."

"Jaga mulut lo,kalau lo tau bannyak yang lebih dari dia disini ngapain lo mau sama dia?"

Lea menekan lengan Jebi yang dia pegang agar Jebi inget rencana mereka,Jebi yang sekarang sudah bukan Jebi yang ada pada rencana mereka, itu kenapa Lea mengingatkan Jebi dengan menekan lengannya.

'Jangan kepancing gue mohon Jeb,lo yang harus mancing amarah Tarex.'Batin Lea memohon.

"Karna gue pernah nyobain semua yang disini dan gue mau nyobain dia."

Taka menarik paksa Lea dan langsung mencium Lea dengan brutal. Fano yang melihat itu langsung berdiri dan ingin menghajar Taka tapi lagi-lagi ditahan kedua sahabatnya.

"Gue tau lo gak terima tapi mereka berdua bukan tandingan lo,bisa mati konyol lo lawan mereka mah."

"selama Taka cuma nyium ok lo terima kecuali kalau Taka ngajak Lea ngamar baru kita serang."

Fano mencoba tenang dan menuruti perintah sahabatnya itu.

Lea yang kaget dengan tindakan Taka langsung menendang Taka sampai dia terbang keatas meja.

"Wah berani juga ni cewek."

Taka berdiri menghadap Lea,sepertinya Lea sekarang yang sudah tak berada dijalur rencana mereka,mukanya memerah,rasa ingin bunuh orang itu sekarang sudah menguasai dirinya.

"Meow inget rencana kita."Bisik Jebi pada Lea.

Lea mulai mengatur nafas dan amarahnya.

Taka menarik rambut Lea sampai Lea mengaduh kesakitan.

'Suara ini,kayaknya gak asing banget dikuping gue.'batin Taka setelah mendengar suara Lea

"Taka lepasin dia."

1 pukulan mendarat dipipi Taka dari Jebi membuat Taka terhuyung dan melepaskan jambakannya pada Lea.

"Jangan pernah lo sentuh dia atau lo bakal mati ditangan gue."

"Cewek murahan gini aja lo belain banget,melek Jeb dia gak secantik itu,apa perlu gue congkel tu mata biar lo bisa tau mana yang cantik dan ngak?"

BRAKK

Lea yang gak terima sahabatnya dihina langsung menggebrak meja sampai terbelah dua.

'Ni cewek tenaganya gede amat cuma digebrak langsung hancur ni meja.'Batin Taka lagi.

"Kenapa lo diem,padahal gue cuma gebrak meja doang? takut lo? pengecut?"ucap Lea sambil meludahi Taka.

"Anjim si Lea gak tau apa dia siapa?"Aril bergidik ngeri membayangkan apa yang nantinya bakal terjadi sedangkan Reza masih setia menahan Fano yang sudah kesetanan.

"Lo gak tau gue siapa? beraninya lo ludahin gue."

"Gue tau bahkan gue kenal lo,lo itu Taka Ahreza ketua Tarex anak dari Kaesa Herlina dan Malvin Ahreza,anak yang dibuang oleh ayahnya,anak haram dan anak yang tega bunuh mamanya sendiri padahal selama ini mamanya yang slalu belain dia."

"STOP UDAH STOP."

"Kenapa? lo takut trauma lo balik saat lo inget mama lo?"Tawa penuh amarah meledak dari mulut Lea.

Lea menendang Taka sampai jatuh dan menindih dada Taka menggunakan kakinya sambil membuka topengnya. Semua anak Tarex ingin berlari pergi setelah melihat muka Lea tapi anak Beyond berhasil menahan mereka.

'Kenapa anak Tarex setakut itu lihat Lea?'Batin Fano penuh tanya.

"Bangun lo,mana Taka siraja kematian yang ditakutin orang? kenapa dia lemah berhadaan sama cewek murahan macam gue ha?"Lea berbicara agak berteriak dan menepuk pelan pipi Taka.

"Ma-maaf."

"Maaf lo bilang,setelah apa yang lo lakuin kegue dan Jebi? bangun yuk bangun,mimpi lo udah ketinggian."

"Gue bakal lakuin apapun asal lo lepasin gue."

"Oh ok gue bakal lepasin lo tapi lo bubarin semua orang di club ini dan gue gak mau lihat club ini beroprasi lagi tanpa seijin gue."

"Ta-tapi."

Lea berpindah sekarang menduduki dada Taka membuat Taka susah bernafas.

"I-iya gu-e la-ku-in." Ucap Taka terbata-bata dan Lea langsung berdiri .

Taka terbatuk-batuk sambil masih mengatur nafasnya.

Sampai gue lihat club ini masih beroprasi kalian semua yang gue cari.

Taka dan anak buahnya langsung membubarkan semua orang di club termasuk Fano bahkan orang yang lagi ngamar juga diusir sama mereka.

"Meow,kalau Fano tau lo siapa gimana?"

"Gue udah punya jawabannya kok lo tenang aja,lo siapin diri aja kita besok masih harus main sama Darel dan Gita."

"Urusan begini gak usah lo suruh juga gue slalu siap."

....

"Za,barusan itu beneran Lea apa bukan?"

"Gue juga bingung,Fan,Lea cewek biasa apa dia itu siapa? Taka aja takut lihat muka Lea."

"Setau gue dia cewek biasa kok,gue aja bingung kenapa dia bisa ditakutin banget sama Tarex."

"Tapi tadi keren loh,Taka langsung kicep pas Lea buka topengnya."

"Gue ngerasa serem malah."

"Seru tau,gak pernahkan kita lihat Taka sekicep itu."

"Otak Aril emang beda Za udah maklumin."

"kebanyakan minum dia jadi eror."

"Gak minum aja eror gimana minum."

"Gue mah sabar walau slalu dibully sama kalian."

Tanpa sadar Fano sudah bisa tersenyum walau hatinya masih terus bertanya siapa Lea sebenernya.

......

"Halo Dit."

"Iya halo kenapa?"

"Lo benci sama Gita juga gak?"

"sangat,Dia anak haram dan gue gak terima mama main dibelakang papa."

"Lo besok ikut gue,gue bakal kasih Gita pelajaran yang pastinya lo suka."

"Lo mau kasih pelajaran apa?"

"Lo ikut aja kalau lo mau tau."

Lea langsung mematikan telfon secara sepihak.

"Kita main halus dulu,kalau lo berani main-main sama gue baru gue main kasar wahai bapak Darel Pambuna dan Gita Pambuna,si anak haram.

....

BERSAMBUNG

1
Dewi Agustin
Luar biasa
Jalitong Jalitong
thot cerita mu kok gitu,,,masa seorang mafia gug peka,,,di kasih makanan gug curiga sama sekali,,padhal pda saat fano dan ayah nya dia langsung thu klau miniman fano di kasih obat,,,
Jalitong Jalitong
thor kayak aneh dengan judul nya,,,kta2 mbak sama mas kan yg ada du indonesia,,,tpi di cerita ini kok di paris,,,trus ngomong nua lo sama gua,,itukan aneh,,
Cintiyakusuma ningrum
bagus kk seruh juga cerita nya
Rhinduku Ghenio
cerita terlalu kesana sini ribet.. bingung saya bacanya..
elena
ceritanya bagus
tapi jangan pakai saya kamu kesannya kaku
saran aja sich✌️
Desi Lahat
lanjut thor
Eliya riyanti
astaga gita kanibal gitu
Syahrudin
tolong di ubah sedikit alur ceritany berilah sedikit kebahagiaan buat mew dan keluarganya, jgn trs"an sedih
Syahrudin
sy sgt stju thor, kanjut dg semangat💪💪💪
Syahrudin
wah si fano gada kapok"nya y, ktnya bucib sama dea tp mlh berani bawa cewe kedpn dea, cari manpus lu fan
Syahrudin
lanjut kk
G
lanjut trus thooorrrrrrr
Juwairiyah Abdul Ghoni
kok aku tdk bisa lanjut baca cerita ini ya... apa ada yg salah
Juwairiyah Abdul Ghoni
jangan lama2 liburnya, lanjut cerita selanjutnya, smangat
Juwairiyah Abdul Ghoni
monoton
Juwairiyah Abdul Ghoni
ceritanya sangat menarik, cuma monoton dan membosankan
Heria Wita
lanjut dan semangat ya thor
Maulai7
awalnya pura pura tp lama lama lupa dengan kepura-puraannya..
nur afnyar
yg penting pembacanya ngk ikutan gila 🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!