NovelToon NovelToon
Transmigrasi Figuran: Dilamar Pakai Anjing, Berakhir Jadi Candu Sang Mafia

Transmigrasi Figuran: Dilamar Pakai Anjing, Berakhir Jadi Candu Sang Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Mafia / Nikah Kontrak
Popularitas:5.1k
Nilai: 5
Nama Author: namice

Mati konyol tersedak bakso akibat mencak-mencak membaca novel dark romance, Ceisya malah bertransmigrasi ke dalam tubuh figuran malang yang tak dianggap. Di hari pernikahannya, sang mafia kejam—Sylus Blackwood, The Apex Sovereign penguasa Manhattan sekaligus The Crimson King bermata merah di dunia bawah Brooklyn—malah mangkir dan hanya mengirim seekor anjing berjas untuk mewakilinya.

Alih-alih menangis, jiwa mafia asli Ceisya bangkit. Ia mempermalukan keluarga toksiknya, menikahkan anjing utusan Sylus dengan anjing lain, lalu kabur usai menghajar para pengawal dengan keahlian bela dirinya.

Aksi ugal-ugalan itu justru memicu obsesi liar sang raja mafia. Di tengah kerasnya jalanan New York, perburuan maut pun dimulai, mengubah sang penguasa dingin menjadi pecandu abadi di bawah kaki istrinya sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon namice, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Candu di Atas Singgasana Hitam

​Deru mesin SUV berlapis baja yang melaju kencang membelah jalanan tol layang Manhattan terdengar samar di balik kaca partisi kedap suara. Di dalam kabin belakang yang temaram dan diisolasi dari dunia luar, atmosfer malam itu terasa begitu padat oleh sisa-sisa adrenalin pertempuran dan gelombang gairah yang mendesak untuk segera disalurkan. Kota besar di luar sana tampak membentang bagai lautan lampu neon yang mati, tak acuh pada badai emosi yang berkecamuk di dalam kendaraan pribadi sang penguasa sindikat.

​Ceisya masih duduk tegak di atas pangkuan Sylus, dengan kedua kaki melingkar sempurna di pinggang sang suami. Napas keduanya memburu, bersatu dalam satu ritme yang panas dan tak sabaran. Sentuhan tangan besar Sylus di atas kulit punggungnya yang terekspos mengirimkan sengatan listrik yang melumpuhkan seluruh logika pertahanannya. Di ruangan yang sempit dan privat itu, tidak ada lagi sekat antara rasa takut dan candu; yang tersisa hanya debar jantung yang bergemuruh di dalam dada.

​"Kau benar-benar menguji batas kesabaranku, Ratu kecilku," bisik Sylus serak tepat di depan bibir Ceisya, manik mata merah menyala bagai delima miliknya menatap tajam penuh pemujaan yang beringas. "Setelah seluruh kekacauan di dermaga tadi, satu-satunya hal yang ada di dalam kepalaku sekarang adalah bagaimana cara memastikan bahwa kau sepenuhnya milikku—tanpa sisa, tanpa celah, dan tanpa ada bayang-bayang masa lalu yang berani menyentuhmu."

​Ceisya mendengus pelan, meskipun sudut bibirnya terangkat membentuk senyuman menantang yang justru semakin menyulut api di dada sang raja mafia. Jemari lentiknya yang terbiasa memegang senjata dan meretas kode militer kini beralih mencengkeram kerah kemeja hitam Sylus, menarik pria itu semakin mendekat hingga dada bidang mereka beradu tanpa jarak.

​"Dih, milikmu sepenuhnya. Kalau begitu, buktikan, The Crimson King," tantang Ceisya berbisik parau, manik mata hijau terangnya memancarkan kilat dominasi yang sepadan dengan pria di hadapannya. "Buktikan kalau tidak ada satu kekuatan pun di dunia hitam ini yang bisa merebutku darimu."

​Kalimat itu menjadi pemicu ledakan terakhir. Sylus menyambar bibir Ceisya dalam sebuah ciuman yang jauh lebih buas dan menuntut dibanding sebelumnya. Tidak ada kelembutan; yang ada hanyalah dominasi mutlak, rasa lapar yang menggebu-gebu, dan hasrat posesif yang membakar seluruh kewarasan. Lidah mereka beradu liar, menyesap setiap inci rasa manis dan keputusasaan yang indah dari rongga mulut satu sama lain. Suara decakan basah dan napas yang terputus-putus memenuhi ruang kabin yang semakin menghangat.

​Tangan besar Sylus meraba ke bawah, menyingkirkan sisa-sisa kain taktis yang menghalangi sentuhannya. Sentuhan telapak tangan panas itu di atas kulit porselen Ceisya membuat sang gadis mendesah tertahan, punggungnya melengkung ke belakang merespons gelombang nikmat yang merayap dari ujung jari kaki hingga ke puncak kepalanya. Setiap jengkal tubuhnya seolah diukir ulang oleh kepemilikan mutlak pria tersebut.

​Mobil SUV hitam itu melesat mulus memasuki basement pribadi penthouse megah mereka, namun tak satupun dari keduanya peduli pada dunia luar. Begitu kendaraan berhenti sempurna di area parkir privat, Sylus tidak menunggu para pengawal membukakan pintu. Dengan satu gerakan tangan yang terlatih dan kuat, ia mengangkat tubuh Ceisya dalam dekapannya, membawa sang istri keluar dari kabin mobil menuju lift privat khusus yang langsung meluncur naik ke lantai teratas.

​Langkah kaki mereka tergesa-gesa menembus pintu ganda kamar tidur utama. Belum sempat punggung Ceisya menyentuh hamparan ranjang berseprai sutra hitam, tubuh besar Sylus sudah menindihnya dengan penuh beban yang memabukkan.

​Ciuman-ciuman panas berpindah dari bibir turun ke rahang tegas, meluncur ke leher jenjang, hingga berhenti di atas tonjolan tulang selangka Ceisya. Sylus menggigit kulit sensitif di sana dengan tekanan pas, meninggalkan tanda kepemilikan berdarah panas yang menegaskan siapa penguasa mutlak atas tubuh tersebut.

​"Sylus... ah..." erang Ceisya tertahan, jemarinya meremas kuat seprai hitam di bawah mereka saat ciuman dan sentuhan pria itu berubah menjadi badai kenikmatan yang mematikan.

​Di bawah temaram lampu gantung kristal Manhattan yang menyinari kamar dari balik jendela kaca raksasa, batas antara realitas dunia hitam, ancaman sindikat Ouroboros, dan takdir novel yang hancur lebur melebur menjadi satu titik tunggal: penyatuan tubuh dan jiwa di atas singgasana kegelapan. Sylus memperlakukannya dengan perpaduan antara pemujaan suci layaknya dewi dan kebrutalan seorang raja yang menandai wilayah kekuasaannya.

​Setiap desahan, setiap gesekan kulit, dan setiap erangan kepuasan yang terucap di ruangan itu menjadi sumpah darah yang tak terkatakan. Di dunia di mana pengkhianatan adalah hal biasa dan kematian mengintai di setiap tikungan, malam itu Ceisya dan Sylus menulis hukum mereka sendiri—hukum kepemilikan mutlak yang tidak akan pernah bisa direbut oleh kekuatan manapun di muka bumi.

​Menjelang fajar menyingsing, ketika sisa-sisa badai gairah mereda dan menyisakan kehangatan di balik selimut sutra hitam, ketenangan itu seketika terusik oleh getaran pelan dari ponsel pribadi Sylus yang tergeletak di atas nakas.

​Logan, sang kepala asisten kepercayaan Sylus, tidak akan pernah berani menghubungi di jam rawan seperti ini kecuali ada berita darurat yang mengguncang fondasi dunia hitam. Keheningan kamar mendadak terasa berat, kontras dengan kedamaian semu yang baru saja mereka ciptakan.

​Sylus, dengan sebelah tangan masih mendekap erat pinggang telanjang Ceisya, meraih ponsel tersebut dengan gerakan malas namun waspada. Manik mata merah menyala pria itu melirik layar yang memancarkan cahaya terang. Sebuah pesan singkat dan laporan suara masuk secara bersamaan.

​Begitu Sylus mengeklik pemutaran audio dari Logan, suara tegang sang asisten terdengar menggema samar di kamar yang sunyi:

​"Tuan, ada dua informasi penting. Pertama, pihak rumah sakit pribadi melaporkan bahwa nona Bianca... , akhirnya telah sadar sepenuhnya dari koma panjangnya malam ini dan memaksa ingin bertemu dengan Anda. Dan kedua... mata-mata kita di faksi barat mendeteksi pergerakan mencurigakan dari Seraphina. Ia terlihat mulai merancang rencana sabotase pada jalur kendaraan yang biasa digunakan Nyonya Ceisya. Kita harus bersiap menghadapi langkah mereka."

​Mendengar nama Bianca dan Seraphina disebut dalam satu tarikan napas, rahang tegas Sylus mengeras seketika. Suhu di dalam kamar mewah itu mendadak berubah membeku, dipenuhi oleh aura membunuh yang pekat. Bayang-bayang masa lalu yang coba ia singkirkan kini mulai merayap kembali lewat celah-celah kecil pertahanan dunia luar.

​Namun, alih-alih melepaskan pelukannya, Sylus justru semakin mempererat dekapannya pada Ceisya, seolah menegaskan bahwa seluruh dunia luar dengan segala ancamannya tidak memiliki arti apa-apa di hadapan ratunya.

​Di kegelapan kamar itu, Sylus menunduk, mengecup bibir Ceisya yang masih terpejam lelap dalam kelelahan, sementara senyum penuh darah terukir tipis di bibirnya. "Biar mereka bangun dan merencanakan kematian... karena malam ini, dunia akan tahu siapa pemilik mutlak nyawa mereka."

1
Nycthophile
👣👣
CaH KangKung,
mantap
namice: 😍😍, terimakasih banyak ya kak 😘😘😘🌹🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
CaH KangKung,
👣👣....🌹🌹
namice: 😍😍, terimakasih banyak ya kak sudah hadir kembali baca novelku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Retno Palupi
lanjut
namice: 😍, terimakasih banyak ya kak sudah baca novelku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Andrea
sok jual mahal Ceisya padahal hati berbunga2🤭
namice: 🤣🤣, terimakasih banyak ya kak sudah baca novelku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Fahreziy
👣👣👣
namice: terimakasih banyak ya kak sudah baca novelku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Andrea
😂😂😂
namice: 😘😘😘😍, terimakasih banyak ya kak sudah datang baca novel ku lagi, love you sehektar untukmu kak 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Bela Viona
toxic thor..😁
namice: 😁😁, iya salah ya kak😁😁, terimakasih banyak ya kak Infonya dan sudah baca novelku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Cty Badria
ngak cocok tuk visual cowokny hrs berbadan tinggi besar berotot
Andrea: kayak mafia meksiko gtu ya😁😁
total 1 replies
Retno Palupi
lanjut
namice: 😘😘, terimakasih banyak ya kak sudah baca novelku aku akan update setiap pagi kak dan setiap hari aku usahakan doubel up😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Wahyuningsih
yaaah thor ketangkapnya kok cpt amat gk serulah thor, thor buat gk gamoang sylus mndptkn cesya enak aja suapa suruh memprmalukan cesya gk banget thor
namice: 😁😁, emang sengaja kak yang ini karena kedepannya ujian mereka banyak kak, jadi permintaan seseorang pembaca ingin pasangan bucin, prianya bucin kak.. jadi mau gak mau ceisya dan Sylus menikah dulu dan Sylus mendapatkan ceisya😁
total 1 replies
°RhaiKen™
hiii...ikutan merinding disko kak 🤭🤭
namice: 🤣😁😘, terimakasih banyak ya kak sudah baca novelku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
°RhaiKen™
horeeee👏👏👏👏👏karya baru lgi...💞💞💞
namice: 😍😍😘😘😘, love you sehektr untukmu kak 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 8 replies
Iryani levana khrisna Khrisna
penasaran Thor buruan di selesaikan agar aku bisa membacanya
namice: 😘😘😘, terimakasih banyak ya kak sudah baca novelku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!