NovelToon NovelToon
Gulungan Dewa Naga

Gulungan Dewa Naga

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Balas Dendam / Mengubah Takdir
Popularitas:20.1k
Nilai: 5
Nama Author: ex

Setelah tewas dalam invasi brutal yang meluluhlantakkan kotanya, Yang Zhen tiba-tiba terbangun kembali ke masa remaja saat ia masih menjadi murid akademi yang selalu dicap sebagai pecundang.

Namun, berbekal ingatan masa depan dan pusaka kuno Gulungan Dewa Naga yang memberinya kekuatan, ia kini bersumpah untuk memutarbalikkan takdir dan menginjak-injak siapa pun yang berani meremehkannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ex, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15

Di tempat lain, Yang Zhen sama sekali tidak mengetahui bahwa jaring konspirasi sedang dirajut untuk menangkapnya. Ia baru saja tiba di rumahnya yang sederhana dan langsung mengunci pintu rapat-rapat.

"Keluarga Zhao pasti tidak akan menyerangku secara langsung dalam waktu dekat." batin Yang Zhen menganalisis situasi dengan tenang. "Rubah tua Zhao Tian terlalu peduli pada reputasi keluarganya."

Ia mendudukkan dirinya di atas kursi kayu dan menuangkan segelas air putih untuk membasahi tenggorokannya. Pikirannya melayang menyusun rencana untuk beberapa langkah ke depan.

"Dia pasti akan mencoba memutus pasokan sumber dayaku." Yang Zhen tersenyum sinis menyadari kebodohan musuhnya. "Sayang sekali, dia tidak tahu bahwa aku memegang Kartu Emas Hitam dari Asosiasi Alkemis."

Dengan memegang kartu itu, Yang Zhen pada dasarnya mengendalikan urat nadi perekonomian herbal di kota ini. Langkah licik Zhao Tian hanya akan menjadi lelucon kosong pada akhirnya.

"Tapi aku tidak bisa terus mengandalkan elemen air dan kekuatan fisik saja." gumam Yang Zhen sambil memegang dadanya tempat Gulungan Dewa Naga bersemayam.

Ia membutuhkan elemen kedua untuk menciptakan kombinasi serangan yang mematikan dan pertahanan mutlak. Dan elemen terbaik untuk menahan serangan mematikan adalah Elemen Tanah.

"Aku ingat ada sebuah relik tanah kuno yang terkubur di Hutan Kabut Kematian." batin Yang Zhen mencoba menggali ingatannya dari masa lalu. "Relik itu belum ditemukan oleh siapa pun di tahun ini."

Hutan Kabut Kematian terletak di perbatasan barat Kota Awan Merah dan merupakan zona terlarang bagi warga biasa. Tempat itu dipenuhi oleh binatang buas spiritual dan kabut beracun yang bisa membunuh dalam hitungan menit.

"Aku butuh Pil Penawar Racun Ratusan Bunga untuk masuk ke wilayah tengah hutan itu." ucap Yang Zhen merencanakan kebutuhannya. "Aku harus mengunjungi Presiden Gu besok pagi."

Yang Zhen beranjak dari kursinya dan mulai bermeditasi di atas ranjang kayunya. Ia terus memurnikan Qi di sekitarnya untuk memperkuat fondasi kultivasi Tingkat Lima miliknya.

Esok paginya, Yang Zhen berjalan menyusuri jalanan kota menuju gedung Asosiasi Alkemis. Cuaca hari ini sangat cerah, namun suasana di jalanan terasa sedikit aneh dan tegang.

Beberapa pedagang herbal di pinggir jalan langsung memalingkan wajah mereka saat melihat Yang Zhen lewat. Mereka seolah menghindari wabah penyakit menular yang sangat berbahaya.

"Sepertinya anjing-anjing keluarga Zhao sudah mulai bergerak menyebarkan ancaman." batin Yang Zhen yang langsung mengerti situasinya.

Ia tidak mempedulikan tingkah para pedagang itu dan terus melangkah masuk ke dalam lobi utama Asosiasi Alkemis. Suasana di dalam lobi cukup ramai seperti biasanya, dipenuhi aroma obat yang menenangkan.

"Tuan Muda Yang Zhen, selamat datang kembali!" sapa seorang pelayan dengan sangat sopan sambil membungkukkan badannya.

"Apakah Presiden Gu ada di ruangannya?" tanya Yang Zhen langsung tanpa basa-basi.

"Presiden sedang sibuk meracik obat di ruang tungku utama." jawab pelayan itu. "Tapi beliau berpesan agar Anda langsung menemuinya di sana jika Anda datang."

Yang Zhen menganggukkan kepalanya dan berjalan menaiki tangga menuju ruang tungku utama di lantai atas. Ruangan itu adalah area terlarang yang hanya boleh dimasuki oleh petinggi asosiasi.

Namun sebelum Yang Zhen mencapai pintu ruang tungku, sesosok tubuh menghalangi jalannya di lorong yang sempit tersebut. Pemuda berjubah putih itu adalah Lu Feng, alkemis arogan yang pernah ditampar oleh Presiden Gu.

"Mau ke mana kau, sampah jalanan?" tegur Lu Feng dengan nada sinis dan penuh kebencian.

Wajah Lu Feng terlihat sedikit pucat, namun tatapan matanya memancarkan niat jahat yang sangat kentara. Ia menatap Yang Zhen seolah ingin mengulitinya hidup-hidup.

"Ternyata anjing penjaga asosiasi ini masih belum diikat dengan benar ya." balas Yang Zhen santai sambil tersenyum mengejek.

"Tutup mulutmu yang kotor itu!" bentak Lu Feng yang langsung terpancing emosinya. "Kau pikir kau hebat hanya karena berhasil menipu guruku dengan formula curian itu?!"

Yang Zhen menatap Lu Feng dengan pandangan kasihan yang sangat merendahkan. Ia tahu persis tipe manusia picik seperti apa yang sedang berdiri di hadapannya ini.

"Minggir, aku tidak punya waktu untuk melayani kecemburuan kekanak-kanakanmu." ucap Yang Zhen sambil melangkah maju.

Lu Feng merentangkan kedua tangannya untuk memblokir jalan Yang Zhen sepenuhnya. Ia tersenyum miring seolah memegang sebuah kartu as rahasia yang mematikan.

"Kau tidak akan bisa masuk, karena Presiden Gu sedang menyempurnakan pil penting yang tidak boleh diganggu." dusta Lu Feng dengan sangat lancar. "Dan sebagai kepala murid, aku berhak mengusirmu dari sini."

"Oh? Begitukah aturannya?" Yang Zhen berhenti melangkah dan memasukkan kedua tangannya ke dalam saku.

"Benar." jawab Lu Feng sombong. "Selain itu, Patriark Zhao Tian menitipkan salam hangat untukmu lewat diriku."

Mendengar nama Zhao Tian disebut oleh murid alkemis ini, Yang Zhen langsung mengerti seluruh benang merah konspirasinya. Rubah tua itu rupanya telah menyuap Lu Feng untuk merusak hubungannya dengan Asosiasi Alkemis dari dalam.

"Jadi kau telah menjual harga dirimu sebagai alkemis untuk menjadi anjing peliharaan keluarga Zhao?" tanya Yang Zhen dengan nada bercanda yang menusuk.

"Aku hanya memilih pihak yang pasti akan memenangkan pertarungan ini." bisik Lu Feng dengan mata menyipit tajam. "Keluarga Zhao akan menjadikanku kepala alkemis mereka setelah aku menyingkirkanmu dan menggulingkan guru tua itu."

"Rencana pengkhianatan yang sangat klise dan membosankan." Yang Zhen menguap lebar seolah mendengar dongeng sebelum tidur. "Kau terlalu bodoh untuk menyadari bahwa kau hanya dijadikan bidak catur sementara oleh Zhao Tian."

Lu Feng menggeram marah mendengar hinaan tersebut dan bersiap merapalkan sihir elemen apinya. Namun kecepatan Yang Zhen jauh di luar batas nalar seorang alkemis meja seperti Lu Feng.

Syuut.

Dalam sekejap mata, tangan kanan Yang Zhen sudah mencengkeram erat leher Lu Feng dan mengangkat tubuhnya dari lantai lorong. Lu Feng meronta-ronta panik sambil memukul-mukul lengan Yang Zhen yang terasa sekeras baja.

"Dengarkan aku baik-baik, serangga kecil." bisik Yang Zhen dengan senyum menyebalkan yang masih menempel di wajahnya. "Aku sangat membenci orang bodoh yang merasa dirinya pintar."

"L-lepaskan aku..." cekik Lu Feng yang mulai kehabisan napas.

"Aku akan melepaskanmu sekarang." ucap Yang Zhen santai. "Tapi sampaikan pesan ini kepada rubah tua majikan barumu."

Yang Zhen sedikit mengendurkan cengkeramannya agar Lu Feng bisa mendengar dengan jelas.

"Katakan padanya, semua trik murahan ini hanya membuang waktuku saja." lanjut Yang Zhen. "Jika dia ingin bermain, suruh dia datang sendiri dan berlutut di hadapanku."

Bruk.

Yang Zhen melempar tubuh Lu Feng ke lantai lorong dengan kasar. Alkemis pengkhianat itu terbatuk-batuk hebat sambil memegangi lehernya yang memerah, menatap Yang Zhen dengan kengerian yang mendalam.

Yang Zhen melangkahi tubuh Lu Feng begitu saja dan membuka pintu ruang tungku utama dengan santai. Ia meninggalkan Lu Feng yang gemetar ketakutan di lorong, sadar bahwa ia baru saja berhadapan dengan iblis berwujud manusia.

1
Sansalina
Mulai 👍👍👍
Sansalina
Gas Thorrr👍👍👍
Sansalina
Takutnya muridku mati konyol sebelum menguasai es dengan sempurna💪💪💪
alexander
bagus ceritanya
Sansalina
Bantaiii💪💪💪
Sansalina
Buktikan 👍👍👍
Sansalina
Bantai nih keluarganya👍👍👍
Sansalina
Bantaiii💪💪💪
Sansalina
Belum tahu dia👍👍👍
Sansalina
Bantaiii💪💪💪
Sansalina
Lanjuttt💪💪💪
Sansalina
Lanjuttt 👍👍👍
Sansalina
Gas Thprrr💪💪💪
Dianrp
💪💪💪💪💪
BOIEL-POINT .........
very niCe Thor .........
BOIEL-POINT .........
very niCe Thor ...........
BOIEL-POINT .........
very niCe Thor ..........
BOIEL-POINT .........
very niCe Thor .........
BOIEL-POINT .........
very niCe Thor ..........
BOIEL-POINT .........
very niCe Thor .........
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!