Pengorbananku untuk selalu mempertahankan cinta kita berakhir hancur,karena hilangnya sebuah kepercayaan mu padaku,hanya karena sebuah kesalahpahaman kamu memilih meninggalkanku .
Namun aku tidak sebodoh itu untuk meratapi kepergian mu,jika kamu meninggalkanku aku tidak akan bertindak bodoh untuk tetep bertahan menunggumu dengan cinta yang masih tersimpan di hati.
Aku akan membalas rasa sakit di hatiku agar kamu tahu bagaimana rasanya menjadi orang yang sudah tidak dipercayai lagi.
Bagaimana kisah selanjutnya..........
Selamat membaca
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon j. seft, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 15
"Kamu tidak menyadarinya Alex ,jika semua kesalahan berasal dari kamu,kamu kan yang mulai bertengkar dengan nak damara "ucap budhe jiyem . "Ya memang sih damara marah pada Alex karena Alex kebut kebutan di jalan sampai membuat damara kaget " jawab Alex . "Nah itu kamu tahu ,jadi tidak ada alasan lagi bukan jika nak damara tidak sesuai dengan tipemu" ucap budhe jiyem.
"Lumayan lah,sedikit masuk ke tipe Alex " jawab Alex dan melanjutkan makannya.Budhe jiyem menghembuskan nafasnya kasar "percuma budhe bicara sama kamu" ucap budhe jiyem.Alex menghentikan makannya lalu menatap budhenya."Memang kenapa sih budhe ,kok budhe terus mendesak Alex supaya damara bisa masuk ke tipe Alex ?" tanya Alex.
Budhe jiyem gelagapan ,"emm tidak apa apa kok,cuma budhe jiyem merasa cocok saja sama nak damara , budhe bayangkan ya jika kalian berdua menjadi pasangan nanti wah pasti akan sangat serasi " ucap budhe jiyem bersemangat.
"Kok budhe sangat yakin sih,kalau nanti seandainya saat Alex menikah sama damara dan tidak harmonis bagaimana ?" ucap Alex."Aishh jangan berpikiran jelek dulu,budhe itu bisa merasakan mana yang baik dan mana yang tidak baik " jawab budhe jiyem.
"Biarlah Alex memilih pilihannya sendiri,jangan kamu paksakan ,jika memang Alex tidak menyukai nak damara tidak apa apa ,pasti ada wanita lainnya ,yang penting Alex dan pasangannya kelak akan saling mencintai" ucap pakdhe Alex berjalan mendekati budhe jiyem.
"IHH bapak ni ,aku itu lagi meyakinkan Alex ,lagipula keluarga nak damara itu keluarga terpandang ,baik juga ,kalau seandainya kita berbesan wah pasti seru nanti " ucap budhe jiyem sambil membayangkan.
"Udah sana buatin kopi untuk bapak ,daripada membayangkan suatu hal yang belum pasti terjadi" ucap pakdhe Alex. "Pasti terjadi lah pak ,aku sangat yakin" ucap budhe Alex sambil mengedipkan matanya sebelah pada Alex.
Alex tersenyum melihat budhenya,lalu tatapan Alex beralih pada gelang di tangannya ,tiba tiba Alex tersenyum ,"Udah tidak usah dipikirin perkataan budhemu ,pakdhe yakin jika kamu akan mendapatkan pasangan yang paling cocok untukmu dan kalian akan saling mencintai hingga tua nanti " ucap pakdhe Alex.
Alex mengangguk ,"Memang menurut pakdhe damara itu orangnya seperti apa pakdhe?" tanya Alex.Pakdhe Alex tersenyum "Damara itu terkenal di desa ini karena kebaikkannya menolong orang yang sedang butuh bantuan, damara juga gadis di desa ini yang paling cantik dan juga damara itu orangnya sangat pekerja keras hingga bisa merubah ekonomi keluarganya" jawab pakdhe Alex.
"Memangnya damara kerja di mana pakdhe?" tanya Alex lagi . "Seingat pakdhe damara itu kerja di kota katanya sih menjadi apa ya pakdhe lupa ,pokoknya kerjaannya menyanyi di sebuah restoran besar ,damara itu sangat hobi bernyanyi Lo ngomong ngomong ,suaranya juga merdu sekali,jika di desa ini ada lomba menyanyi damara selalu menang juara satu hebat kan" ucap pakdhe damara.
Alex mengangguk.Tak lama budhe Alex datang dengan membawa secangkir kopi ,"nih kopi bapak" ucap budhe Alex.
"Loh Alex kok melamun sih" ucap budhe Alex.Alex langsung tersadar ,"Tidak Tante ,oh iya Alex ada sesuatu hal yang harus Alex selesaikan dulu,selamat malam pakdhe budhe" ucap Alex langsung pergi dari meja makan.
"Selamat malam"jawab pakdhe dan budhe Alex bersama .
Keesokan harinya ......
"Kok kamu sudah mau balik ke jakarta lagi to nak ,padahal baru 2 hari kamu di sini ,apa tidak lelah" ucap ibu damara . Damara menghembuskan nafasnya lelah ,"yah mau bagaimana lagi Bu ,udah resikonya ,banyak pelanggan yang mencari damara ,damara takut jika mengecewakan mereka tapi damara janji damara akan meminta libur panjang lagi nanti" ucap damara.
Bapak dan ibu damara mengangguk. "Ya sudah hati hati di jalan ya,semua barang barang yang mau kamu bawa tidak ada yang tertinggal kan?" tanya ibu damara. "Tidak ibu tenang saja ,nanti jika ada yang tertinggal paling damara beli saja" jawab damara.
"Kamu berangkat naik apa damara ,mau bapak antar sampai terminal?" tanya bapak damara."Emm ya udah deh pak ngak papa,lumayan hemat ongkos hehehe" ucap damara . Bapak damara pun mengeluarkan mobilnya dari garasi untuk mengantar damara."Ibu damara berangkat dulu ya keburu siang ,nanti bis nya keburu berangkat ,ibu sehat sehat ya dirumah sama bapak" ucap damara sambil mencium tangan ibunya.
Ibu damara mengangguk lalu memeluk damara erat "Iya sayang,hati hati ya di jalan ,nanti kalau udah sampai kabari ibu sama bapak ya" ucap ibu damara .Damara mengangguk "Pasti dong Bu,damara pergi dulu ya Bu dadahhh" pamit damara lalu naik ke mobil bapaknya.
"Koper bawaan kamu sudah bapak kasih di bagasi belakang ya nak" ucap bapak damara.Damara mengangguk "Iya pak terima kasih ya " jawab damara.Bapak damara pun melajukan mobilnya menuju terminal.
Ibu damara melambaikan tangannya ketika damara pergi , Saat mobil damara sudah tidak terlihat ibu damara ingin masuk ke dalam rumahnya ,namun tin tin tin ,Ibu damara pun menoleh ke sumber suara ,"Loh nak Alex,kok tumben pagi pagi ke rumah Ibu? " tanya ibu damara .
Alex tersenyum malu, " Iya maaf ibu jika Alex menganggu waktunya ,Alex hanya ingin bertemu dengan damara ibu ,damaranya ada ?" tanya Alex . Ibu damara kaget ,"Aduh Alex tadi damara sudah pergi " jawab ibu damara.
"Pergi ke mana ibu?" tanya Alex , "Damara sudah mau balik ke kota ,katanya sih dipanggil manager nya suruh bekerja lagi karena pelanggannya mencari damara " jawab ibu damara.Alex kaget ,"Berarti damara sudah mau balik ke kota ibu " ucap Alex.Ibu damara mengangguk."Tapi belum lama juga sih ,baru aja damara berangkat diantar sama bapaknya ke terminal " ucap ibu damara lagi.
" Terima kasih Bu ,kalau begitu Alex balik dulu " ucap Alex buru buru. "Kok tidak masuk dulu nak Alex?" tanya ibu damara . Alex tersenyum sopan "Lain kali saja ibu Alex mampirnya ,mari ibu" jawab Alex sambil berjalan ke arah motornya dan melajukan motornya sedikit ngebut .
Di terminal ,damara membantu bapaknya menurunkan barang barangnya , "Ini yang terakhir nak ,hati hati di jalan ya nanti , kalau udah sampai langsung kabari bapak sama ibu " ucap bapak damara.Damara mengangguk lalu mencium tangan bapaknya.
"Damara berangkat dulu ya pak,doakan damara selamat sampai tujuan,bapak dan ibu sehat sehat di rumah ya"ucap damara.Bapak damara mengangguk "Aminnn,iya bapak sama ibu bisa jaga diri kok,kamu tidak usah khawatir ya" ucap bapak damara.
Tak lama bus itupun akan berangkat ,"Damara berangkat dulu ya pak. Dadah" ucap damara dan langsung berlari naik ke busnya yang akan berangkat.Bapak damara melambaikan tangannya ,damara duduk di jendela dan melihat bapaknya melambaikan tangannya ,damara pun ikut melambaikan tangannya.Bus itu pun melaju meninggalkan terminal.
Bapak damara pun sedih melihat damara yang sudah meninggalkannya lagi padahal bapak damara masih kangen dengan damara . "bapakk" teriak seorang lelaki . Bapak damara pun menoleh ke belakang dan ternyata Alex yang memanggilnya.
"Loh nak Alex kok sampai di sini,ada apa nak Alex?" tanya bapak damara . " Pak damara dimana ,apakah damara sudah naik ke bus?" tanya Alex. Bapak damara menghembuskan nafasnya,"Damara sudah berangkat tadi nak ,baru saja busnya berangkat " ucap bapak damara.
Alex melotot kaget.