Memiliki pasangan menjadi impian Citra selama ini, tidak menyangka laki-laki yang mengajak nikah selama 10 tahun memiliki niat buruk terhadap Citra. Apa yang akan dilakukan Citra untuk membalas dendam dan sakit hatinya terhadap suami tidak setia dan memanfaatkannya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon maya ps, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 15
Keputusan yang menghancurkan harga diri dan mimpinya selama ini yang ingin menjadi orang kaya, karena tinggal di rumahnya Citra semua yang diinginkan akan mudah didapatkan dari pada tinggal sendirian tapi semua mimpi hancur begitu saja saat mendengar keputusan Citra tadi yang ingin dirinya menjadi pembantu bagaimana bisa Citra tega merendahkan dirinya seperti ini.
"Ayah kenapa jadi seperti ini hidup kita, aku tidak menyangka Citra bisa setega ini sama kita lebih tega ke aku masa aku dijadikan pembantu di rumah ini aku tidak mau sayang. "Bujuk Winda kesal dan menyesal, andaikan dirinya tahu akan seperti ini tidak akan mau diajak ke rumahnya Citra tapi jika tinggal sendiri lagi membuatnya takut di bully lagi jika ada yang tahu status pernikahannya sama Angga.
"Aku juga tidak menyangka Citra setega ini dan tahu rahasia pernikahan kita sayang, tapi aku akan berusaha bujuk Citra untuk tidak merendahkan kita seperti ini terus menerus sabar iya sayang, saran aku jangan bikin masalah selama tinggal di sini apa lagi buat Citra marah, jadi sabar dan terima kenyataan pahit ini dulu dengan sabar iya sayang aku janji masalah ini tidak akan lama sayang." bujuk Angga berusaha tenangkan istri ke duanya supaya tidak sedih dan kesal sama keputusan Citra yang sungguh menyebalkan sekali.
Mengangguk pasrah mendengar ucapan Angga berharap suaminya berhasil meluluhkan hatinya Citra supaya tidak sekejam seperti ini, penyesalan dirasakan Winda tapi tidak bisa berbuat apapun untuk sementara waktu.
**
Air mata mengalir deras membasahi wajahnya, hatinya semakin hancur ingat tadi melihat Angga dengan santai jalan menuju ruang tamu bersama selingkuhannya.
"Kamu jahat dan kejam Angga, padahal selama ini aku berusaha menjadi istri yang baik dan tidak egois bahkan kamu pergi entah kemana berhari-hari aku tidak pernah melarang atau marah karena kamu seenaknya meninggalkan pekerjaan, ternyata kamu selalu pergi untuk ketemu selingkuhan kamu dan menguras harta ku untuk dibagi sama perempuan sampah itu sungguh tega kamu Angga." lirih Citra kesal selama ini selalu dibohongi sama Angga dan mudah percaya sama ucapan suaminya untuk dirinya tidak curiga sama sekali, walaupun akhirnya dirinya tahu jika selama ini Angga memanfaatkan dirinya untuk menguras hartanya dan tega menduakan cintanya dengan mudah selama bertahun-tahun.
Memantapkan hatinya untuk menghapus rasa cintanya sama Angga karena tidak rela jika dirinya di madu dan berbagi cinta, paling anti bertahan dalam ikatan pernikahan sama laki-laki yang tidak bisa setia dan selalu membohongi dirinya terus menerus.
**
Nunduk melihat majikannya jalan menuju kamarnya membuat Bik Sumini takut melihat majikannya masuk kedalam kamarnya bersama Winda selingkuhnya Angga.
"Keluar dari kamar ini dan kita mau tidur disini, kembalilah ke kamar Bibi sekarang!" tegas Angga tidak terima jika dirinya harus tidur dikamar pembantu.
"Tapi Tuan maaf saya tidak bisa, takut jika Nyonya tahu jika anda tidur disini sama wanita itu, saya tidak berani melawan perintah Nyonya. " tolak Bik Sumini tidak mau mengecewakan Citra cuman karena Angga yang minta.
"Apa kamu tega anak sekecil ini harus tidur di kamar sempit, jika kamu diam tentunya Citra tidak akan tahu dan besok pagi bangun seperti biasanya untuk beberes, kita juga bakal bangun pagi supaya Citra tidak curiga?" tanya Winda sedikit kesal karena ART nya Citra tidak bisa dibujuk sama sekali.
"Maaf saya tidak bisa, saya takut membuat Nyonya marah karena Bu Citra yang memberikan saya gaji jadi saya lebih ikutin ucapan majikan saya, jadi maaf kalian berdua silahkan keluar sebelum ketahuan sama Nyonya!" tegas Bu Sumini terpaksa, bukannya tidak sopan tapi tidak mau membiarkan Angga seenaknya tidur di kamar tamu tapi jika ketahuan sama Citra bakal jadi masalah dan membuat Citra bakal kesal membuat Bik Sumini tidak akan membiarkan majikannya yang baik hati jadi kesal karena dirinya.
Geram mendengar ucapan Bik Sumini tidak menyangka ART nya bisa berani melawan dirinya dan menolak untuk kembali ke kamarnya, Angga akhirnya pasrah ajak Winda untuk kembali ke kamar pembantu karena Bik Sumini tidak bisa dibujuk dama sekali.