Eve San wanita yang berusia 24 tahun berparas cantik namun tidak suka memoles wajahnya dengan makeup sehingga banyak orang yang menyatakan dirinya cupu ditambah lagi dengan kebiasaannya yang suka membaca buku. dan tidak suka bergaul.
Eve di jodohkan dengan Michael, anak dari sahabat orangtuanya. Sejak kecil Eve dan juga Michael tidak pernah cocok dan saling membenci.
Tapi mereka tidak punya pilihan lain selain menikah.
Bagaimana kelanjutan kisahnya! Kehidupan yang penuh lika-liku akan mereka jalani.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Khairin Nisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Di Kerjain Eve.
Mobil yang di kemudikan oleh Michael sudah mulai melewati jalanan pantai yang masih kelihatan sangat natural sebab sejak dari dulu pantai sango sangat jarang di datangi oleh wisatawan mungkin karena tempatnya yang terlalu jauh dari pusat kota.
Tapi siapa yang sangka jika pantai ini malah mempunyai daya tarik tersendiri, dan permandangan Nya pun kelihatan sangat indah. Air sungai yang berkilau bagaikan Kilauan permata saat bertemu dengan cahaya matahari secara langsung.
Eve yang sedang memainkan
ponselnya langsung terpanah melihat hamparan pasir pantai yang sangat
memanjakan mata serta air laut yang berwarna kebiruan di siang hari semakin membuat Eve san sangat kagum akan kejernihan dan juga keindahan pantai Sango ini. Sedangkan Michael sudah terbiasa sejak kecil berada di pantai ini, karena Martin dan juga Keyla mengajaknya menginap di sana saat libur akhir pekan.
“Lihat itu dia sangat kagum
berlebihan atau mungkin wanita ini tidak pernah di ajak piknik sejak kecil,”
diam-diam CEO Michael memperhatikan kearah Eve yang sedang melihat keluar
jendela dengan begitu antusias.
Mobil yang di kemudikan oleh CEO
Michael mulai memasuki halaman rumah, lagi-lagi Eve sangat kagum melihat rumah yang sangat indah walaupun tidak terlalu megah namun itu sangat menakjubkan baginya, dia tidak percaya jika tinggal di dalam rumah ini, ternyata apa yang tadi ada
di dalam bayangannya itu tidak terlalu mengerikan sebab pantai sango sangat
indah dan juga sepertinya Eve akan betah tinggal di sini,
Rumah Martin.
Tanpa CEO Michael ketahui jika di
depan rumah itu sudah di lengkapi dengan kamera cctv yang bisa dengan mudah di lihat
oleh Martin dari rumahnya.
Martin, Keyla, Resni dan juga
Keyzia melihat mobil CEO Michael baru saja memasuki gerbang utama, mereka samar-samar melihat CEO Michale tersenyum tipis saat melihat tingkah Eve san yang
kekanak-kanakan. Di sisi lain Eve juga sangat manja ternyata selama ini CEO
Michael tidak pernah menyadari akan hal itu.
Rumah CEO Michael.
. CEO Michael mematikan mesin mobilnya, dia tidak perlu membawa barang apapun ke dalam rumah itu sebab asisten Hengki sudah menyiapkan semua kebutuhannya dan juga Eve selama tinggal di dalam rumah ini.
“Eve apa kau mau berjalan-jalan
dulu di pantai sebelum masuk ke dalam rumah?” Ucap CEO Michael dengan melotot
kaget saat dia melihat Eve sudah tidak ada di dalam mobil dan juga di sekitar mobilnya.
CEO Michael mengarahkan
pandangannya kearah pantai dan benar saja jika wanita yang sedang dia cari tadi
sudah bermain di pasir pantai dengan senyuman mengembang. Melihat senyum Eve yang seperti ini membuat hati CEO Michael berubah menjadi hangat bahkan
wajahnya yang datar mulai tersenyum tanpa dia sadari sendiri ketika dia melihat
Eve memainkan air di pantai itu.
Eve melambaikan tangannya pada
CEO Michael, dengan malas CEO Michael berjalan mendekati istrinya yang sedang
menikmati air laut yang menerpa mata kakinya dengan sangat manja, namun Eve
berjalan tertatih masuk ke dalam air laut itu lebih dalam lagi, CEO Michael menyipitkan sedikit matanya melihat hal tersebut dan juga memepercepat langkahnya.
“Kak, tolong. . . tolong. . “
teriak Eve saat tubuhnya di terjang oleh ombak dan wanita itu menghilangkan di dalam air laut.
“Damn It!” teriak CEO Michael
sembari berlari dengan secepat yang dia bisa saat melihat tubuh Eve mulai menghilang di telah air ombak.
Tanpa piker panjang Michael
langsung masuk ke dalam air laut tersebut namun yang terjadi justru hal yang tidak pernah dia pikirkan sebelumya, ternyata Eve hanya berbohong saja padanya. Eve tidak tengelam dia hanya pura-pura tengelam saja demi bisa bermain air laut dengan CEO Michael. Michael langsung melotot kaget saat dia mulai berdiri dan air laut itu hanya sampai ke pinggangnya saja sedangkan Eve yang menyadari jika wajah panik pria yang ada di hadapanya itu sudah mulai berubah seperti kepiting rebus yang baru saja di masukkan ke dalam air panas segera kabur.
Eve berlari pelahan menjauhi CEO
Michael yang sedang menatapnya dengan pandangan membunuh, namun tidak di
sangka kaki Eve yang sakit justru tertusuk oleh batu karang yang tajam di dalam
air.
“Auch, sakit,” ucap Eve sembari
meringis kesakitan dan berdiri mematung di posisinya saat ini.
“Aku tidak akan tertipu lagi,”
ucap CEO Michael sembari mulai melangkah pergi meningalkan Eve di dalam air.
Michael melirik kearah belakang ternyata Eve masih juga tidak bergeming dari tempatnya berdiri saat ini. CEO Michael mulai khawatir dan mmembalikkan tubuhnya lagi melihat kerah Eve yang wajahnya mulai berubah menajadi pucat pias sembari meringis kesakitan.
“Kak, bantu aku, kaki ku tertusuk
batu karang sampai berdarah,” ucap Eve lirih sembari menunjukkan wajah memohon.
“Ya. . ya. . ya. Kau selalu saja membuat masalah,” gerutu CEO Michael sembari berjalan mendekati Eve san.
“Terimakasih,” ucap Eve dengan
tersenyum saat dia di gendong oleh CEO Michael.
“Sebenarnya, kau tidak perlu
repot-repot mengendongku kau bisa membantu aku berjalan,” ucap Eve dengan wajah memelas.
“Jangan banyak bicara, aku justru
ingin melemparmu kembali ke dalam air,” gerutu CEO Michael sembari melotot
kesal.
CEO Michael berjalan menuju rumah, dia melihat seorang wanita paruh baya sedang menunggunya di depan pintu rumah dengan senyuman manis. Pasti itu adalah pelayan yang di suruh untuk membantu Eve,
Pelayan itu berjalan mengikuti langkah kaki CEO Michael ke dalam rumah dan ketika pelayan itu hendak ikut menaiki anak tangga rumah pertama segera di hentikan oleh CEO Michael.
“Bi, kamu tidak perlu ikut naik
ke atas, siapkan saja makan siang untuk kami,” printah CEO Michael dengan
tidak menoleh.
“Baik Tuan muda,” sahut pelayan
itu sembari memutar langkahnya masuk ke dalam dapur untuk menyiapkan makan
siang.
Rumah Martin.
Semua orang yang sedang menonton
rekaman cctv yang terjadi di dalam pantai itu langsung tertawa terkekeh saat mereka melihat CEO Michael dengan mudah percaya dengan tipu muslihat istrinya itu, ruang tamu yang biasanya terlihat sepi kini mulai terlihat ramai canda tawa dari penghuni rumah itu. Mereka semua tidakmengira jika Michael bisa
tertipu juga.
Selama ini tidak pernah ada orang
yang berani bersikap seperti itu kecuali Keyzia saja, tak di sangka ternyata Eve juga sama isengnya seperti Keyzia.
@Semua orang
novel menikahi ceo1 ada yg plagiat lagi di youtube..
buat siapa yg komentar di youtube akun itu plagiat dari novel khairin nisa akan dapat 10 poin sertakan bukti sceenn shot komentar kalian di akun youtube "Blanchatzkoe"
MOHON BANTU SAYA LAPORKAN AKUN INI, SEBAB DIA SUDAH PLAGIAT NOVEL CEO SEASON 1.
SUPAYA VIDIO ITU LEKAS DI HAPUS DARI YOUTUBE. DENGAN BANTUAN PARA PEMBACA SEMUA SEMOGA ORANG ITU LEKAS SADAR.
SAYA AKAN SANGAT BERTERIMAKASIH DAN SAYA SENGAJA CREZY UPDATE HARI INI AGAR KALIAN MAU BANTU SAYA UNTUK LAPORKAN ORANG YANG TIDAK BERTANGGUNG JAWAB ITU.
yg sabar yaa eve jgn sampai darah tinggi. ...
😂😂😂😂
michael posesif itu demi kebaikan kamu juga eve, ,, dan artinya michael benar2 mencintaimu. ..🥰🥰🥰🥰
yg ada kamu di bawa ke kantor biar nemenin michael kerja. ..
🤭🤣🤣🤣🤣🤣
😂😂😂😂😂😂😂😂
jgn kasar2 dong Michael kasian kan Eve san... ya ampun Michael jd gagal fokus sampai lupa kalau hari libur...🤭🤭🤭😂😂😂😂😂😂