NovelToon NovelToon
TAWANAN PRIA PSIKOPAT

TAWANAN PRIA PSIKOPAT

Status: tamat
Genre:Misteri Kasus yang Tak Terpecahkan / Psikopat itu cintaku / Balas Dendam / Misteri / Tamat
Popularitas:457.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: Vebi Gusriyeni

‼️Harap bijak dalam memilih bacaan‼️

CEO tampan dan dingin itu ternyata seorang psikopat kejam yang telah banyak menghabisi orang-orang, pria itu bernama Leo Maximillian

Leo menjadikan seorang wanita sebagai tawanannya, wanita itu dia jadikan sebagai pemuas nafsu liarnya.

Bagaimana nasib sang wanita di tangan pria psikopat ini?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vebi Gusriyeni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15 : Menonton Film Romantis

...•••Selamat Membaca•••...

Enam bulan berlalu, kondisi Maureen sudah membaik tapi dia masih menjadi tawanan Leo, entah sampai kapan. Selalu terpikir oleh Maureen, sampai kapan dia akan menjadi tawanan Leo? Dia tidak boleh keluar sendiri, bergaul dengan siapapun, memakai ponsel atau banyak hal lainnya. Maureen sudah seperti burung dalam sangkar emas, dia mulai begah dengan semua ini.

Maureen memang dijadikan pemuas hasrat saja oleh Leo selama ini, tak pernah ada kata cinta yang keluar dari mulut Leo ketika berhubungan dengannya.

“Apa aku ini hanya pelacur untuknya? Tapi mau sampai kapan?” pikir Maureen sendiri.

Sedangkan Leo, dia tetap sibuk dengan pekerjaannya, pagi sampai sore dia di kantor lalu sore sampai pagi lagi dia di rumah untuk menikmati tubuh Maureen. Dia hanya akan berhenti menggauli Maureen ketika halangan saja, jika malam hari, bisa dibilang, tak ada gunanya pakaian oleh wanita itu, toh akan dibuka juga.

Seperti malam-malam biasanya, Leo tampak lebih segar habis mandi, tetap terlihat kalau pria itu begitu lelah. Leo menghidupkan televisi, dia memilih untuk menonton di dalam kamar sembari menunggu Maureen masuk.

Klek!

“Ambil minuman begitu saja kau sangat lama, memangnya kau mantrai dulu itu minuman?” kesal Leo pada Maureen yang baru saja masuk kamar.

“Dengar ya tuan, ini jus buah, aku perlu mengupas buahnya dulu terus mencucinya dan baru membuatnya. Memang kau pikir buah ini bisa menjadi jus dengan sendirinya?” Maureen tak kalah kesal, dia seakan muak terus disalahkan oleh pria 33 tahun itu.

“Ck jangan merepet terus, mana jus nya?” Maureen menaruh jus itu di atas meja kecil di depan Leo duduk dengan kasar, hingga jus itu sedikit tumpah.

“Kau itu bisa hati-hati atau tidak?”

“Maaf,” jawab Maureen singkat dan ketus.

Tanpa membersihkan sisa minuman yang ada, Maureen memilih untuk merebahkan tubuhnya di atas kasur, dia malas untuk berdebat dengan Leo.

Leo membawa pandangannya pada Maureen yang sudah rebahan dan menyelimuti dirinya dengan bedcover.

“Kau kenapa Maureen?”

“Tidak apa-apa.”

“Kau merajuk?”

“Tidak.” Leo menghela nafas dan meminum jus apel buatan Maureen.

“Ini minum jus nya.” Leo menyodorkan jus tersebut pada Maureen.

“Aku tidak mau.”

Leo mulai jengah, dia menghampiri Maureen. Selama hampir 10 bulan hidup bersama Maureen, Leo jadi tahu bagaimana tawanannya itu. Leo sangat hafal ketika dia marah, sedih, bahagia, merajuk dan lainnya.

Leo duduk di samping kasur lalu membuka bedcover yang menutupi wajah cantik itu.

Wajah itu memerah, ujung hidung Maureen juga merah, sudah bisa dipastikan kalau dia menangis.

“Buka matamu!”

Maureen menggeleng, Leo mengambil tubuh ramping Maureen lalu membawa dalam pelukannya. Baru Maureen menangis selepas mungkin, Leo menunggu Maureen sampai selesai, karena menurutnya, selesai menangis, Maureen akan lebih baik lagi.

Ada sekitar 15 menit Maureen menangis dalam pelukan Leo.

“Sudah?” tanya Leo ketika Maureen melepaskan pelukannya dan menghapus air matanya itu.

“Sudah.”

“Apa ada yang menyakitimu?”

“Tidak.”

“Lalu? Kenapa menangis?”

“Aku capek tuan.”

“Kau bekerja seharian ini?” Maureen memutar bola matanya dengan malas.

“Sudahlah, aku mau tidur, percuma saja aku bicara denganmu, kau itu pria yang tidak peka sama sekali.” Saat akan membaringkan tubuhnya kembali, Leo menahan.

“Lebih baik kita menonton film, bagaimana?”

“Aku tidak mau nonton film psikopat lagi.”

“Kau tau Maureen, enaknya jadi seorang psikopat itu apa?”

“Apa?”

“Kalau kau tidak suka dengan seseorang atau ada yang menyakitimu, ya kau tinggal siksa dan bunuh saja mereka tanpa perlu banyak drama dalam menyelesaikan masalah. Melihat tubuh mereka hancur, daging berceceran, itu sangat memuaskan. Itu adalah bentuk pembalasan terbaik dari rasa sakit hati kita, sangat menyenangkan.” Leo mengatakan hal itu dengan raut puas di wajahnya, seperti dia baru saja menghabisi seseorang.

“Kau sangat mengerikan tuan, aku tidak bisa begitu.” Maureen yang mendengar saja begitu takut.

“Kau ini payah, lalu mau nonton film apa?”

“Film romantis?”

“Tidak!” Leo menolak dengan tegas karena memang dia membenci film romantis.

“Ya sudah, kalau begitu kau nonton saja sendiri.” Maureen kembali ingin merebahkan tubuhnya tapi ditahan oleh Leo.

“Oke, kita akan nonton film romantis.” Maureen tersenyum senang, setidaknya Leo merasa lega karena senyuman Maureen.

“Tapi ada syaratnya.” Maureen menatap Leo dengan bingung.

“Apa?”

“Itu kan film romantis, kita berdua akan menonton tanpa mengenakan pakaian sama sekali, bagaimana?” Maureen menganga mendengar syarat dari Leo.

“Aku tidak mau.”

“Aku tidak sedang memberikan pilihan padamu.” Maureen menghembuskan nafasnya dengan kasar, memang apa yang dikatakan Leo bukanlah sebuah pilihan.

“Lebih baik aku tidur saja kalau begitu.”

“Kalau kau tidur, aku akan memperkosamu sampai pagi.” Maureen melebarkan matanya, Leo hanya tersenyum.

“Kau tampaknya begitu senang dengan pilihan. Sekarang kau mau yang mana? Menonton tanpa busana denganku atau melayaniku sampai pagi?” lanjut Leo dengan senyuman santai pada Maureen.

“Aargghh kau membuat aku gila tuan,” geram Maureen yang membuat Leo tertawa.

“Kau juga membuat aku gila Maureen.”

“Apa kalau kita menonton, kau tidak akan melakukan apapun padaku?”

“Ya tergantung, kalau aku terpancing dengan tubuh polosmu, mungkin aku akan melakukannya sampai pagi denganmu.”

“Itu artinya kau tidak memberikan pilihan padaku.”

“Ya sudah, kalau begitu bukan pilihan namanya. Itu perintah!”

“Baiklah, aku setuju, tapi sepanjang film, kau tidak boleh menggangguku,” kata Maureen memastikan.

“Siap.”

Mereka sama-sama melepaskan pakaian mereka, hanya selimut tipis yang menutupi tubuh polos itu. Mereka berdua duduk di sofa sambil ngemil, Leo memeluk Maureen dari belakang karena posisi Maureen membelakangi Leo dan bersandar di tubuh tegap Leo.

Film romantis yang diinginkan Maureen akhirnya diputar, mereka menikmati alur cerita itu dengan baik. Leo yang pada dasarnya tidak menyukai film romantis, dia hanya fokus meraba dan menciumi Maureen sepanjang film berjalan, Maureen yang memang tahu semua ini akan terjadi hanya diam saja.

Leo memijat lembut kedua buah dada Maureen, lidahnya terus saja menjalar di leher dan telinga  Maureen. Dia begitu menikmati keadaan ini, Leo lalu menciumi pundak telanjang Maureen dan sesekali menghisap dan menggigitnya sehingga meninggalkan bekas kemerahan.

Puas dengan buah dada itu, tangannya turun ke bawah, kali ini sentuhannya tepat di area kewanitaan Maureen yang membuat wanita itu kaget.

“Jangan mulai tuan.”

“Kau menonton saja.” Maureen berusaha untuk fokus pada layar televisi dengan tangan Leo yang terus meraba area sensitifnya.

Maureen sedikit bergerak gelisah saat jari Leo meraba klit-nya.

“Aahh,” desah Maureen dengan singkat, hal itu tentunya membuat Leo semakin semangat.

“Tuan, kau bisa melakukannya nanti, aku mau nonton, ini filmnya akan habis.” Leo menghentikan aksinya, dia kembali memeluk Maureen tanpa mengganggu wanita itu lagi.

“Wanita itu sangat cantik, tubuhnya bagus, aktingnya sempurna dan perawakannya sangat indah,” puji Leo pada pemain utama di film itu.

“Iya, prianya juga tampan, aku jadi ingat Gema,” balas Maureen, karena dia sangat benci ketika Leo memuji wanita lain di depannya.

“Aku tidak suka kau memuji pria lain di depanku, Maureen.” Rahang Leo mengeras.

“Kenapa memangnya? Kau memuji wanita lain di depanku, aku biasa saja.”

“Kapan aku memuji wanita lain di depanmu?”

“Barusan.”

“Kapan?”

“Kau barusan memuji pemain film itu tuan, kau bilang dia cantik, aktingnya bagus, tubuhnya indah, bla bla bla—” Leo meraup kasar wajahnya sedikit frustasi menghadapi Maureen.

“Dia hanya aktris Maureen, sedangkan kau memuji Gema di depanku.”

“Aktris itu seorang wanita bukan? Ya tetap saja, kau memuji wanita lain dan aku memuji pria lain, kita impas, kenapa kau jadi sewot begini?” Leo melongo dan menjatuhkan rahang tegasnya.

“Yang sewot dari tadi itu kamu Maureen, bukan aku.”

“Kenapa tuan membentak ku?”

“Kapan aku membentak mu?”

“Barusan.”

“Oh tuhan, cobaan apa ini.” Leo lalu mengambil posisi dan menindih Maureen.

“Tuan mau apa?”

“Memperkosamu.”

...•••BERSAMBUNG•••...

...

1
al thania
cerita ini memberikan semua jenis rasa dalam membacanya, aku suka sekali,...cuma aku skip bagian 21+ cuma jaga mata biar ga kebanyakan dosa 🤣🤣....
aku mau cari maula dulu ceritanya soalnya blum puas baca...
Vebi Gusriyeni: Makasih ya kak
total 1 replies
Anin
Gak kebayang kalau itu di dunia asli, berapa ya kira kira dosanya/Smile/
Vebi Gusriyeni: Di kehidupan nyata ada kok, klau masalah dosa hanya Tuhan sesuai kepercayaan masing2 yg tau /Proud/
total 1 replies
💢💞lee__sali💓💢
🤣🤣😂
Venny Merliana
Adik Maula Marlo kemana ya thor?
Vebi Gusriyeni: Ada kok kak, emang jarang kesorot aja dia😁
total 1 replies
Rubi Yanti
lama2 cerita aneh g nyambung makin kesini saya baca cerita ny makin g paham..galore ngidul udh lari dari jalan cerita ny
Delly Weliru: Orang kayak lo cocoknya baca genre rumtang aja yang konflik ringan. Lu yg kagak paham konsep malah nyalahin cerita nya, lucu lu
total 11 replies
🌹Widianingsih,💐♥️
baru baca bab 1 sudah ngeri aku .... kuatnya nggak baca bab selanjutnya?
🌹Widianingsih,💐♥️: oke, nanti kalo nggak kuat aku angkat tangan pake bendera putih/Shy/
total 2 replies
Rubi Yanti
kata piskipat boss lagi masak g bisa selidiki kejadian ny g masuk akal dan istri ny bodoh dari cerita ny banyak plinpan ny
Dita Wisnu: Namanya juga si Leo lagi panik dia ngerasa selingkuh dan lagi ngejaga hati istrinya yg lagi hamil. Kalau langsung diselidiki dan ketahuan, ya alurnya gak bakalan ada kesalahpahaman antara Leo Maureen. Kocak amat komen si ibu, kalau mau konflik ringan ya jangan baca dark romance, baca aja novel romantis buk eelaaahh🤣🤣
total 5 replies
Rubi Yanti
saya g suka sm peran silfa yng g mau di tolong sok. dari sipat ny silfa sebenar dia tu seneng dijelajahin tubuh ny krn dia sudah ngerasain enk munafik.klau dia bicara dari awal dan minta pertolongan dengan siapa pun bisa kenapa harus malu.itu udh pelecahan dan ancaman pembunuhan.cukup satu kata untk silfa bodoh
Salsabila: Dan dengan gampangnya kamu bilang kenapa harus malu? Woy jelas dia malu, gak semua korban pelecehan bakal dapat keadilan, kalau udah masuk ranah hukum jelas akan di ekspos dan di cerita ini jelas si Safa gak mau bikin ortu nya terbebani. Makanya baca yg teliti jgn pake biji mata doang mbak.

Satu lagi, itu namanya Safa bukan Silfa. Benerin dulu ketikan
total 5 replies
Arceusssxara
yandere laki???🗿
Vebi Gusriyeni: Yandere apaan?
total 1 replies
Arya Al-Qomari@AJK
aku sampai deg-degan thorrr dan gk terima kalau Leo berpasangan dengan Kania tp akhirnya tidak jadi🤩🤩🤩 soalnya gerak gerik Kania agak meragukan.
Vebi Gusriyeni: Akhirnya ada yg ngeh sikapnya kania😁
total 1 replies
☕︎⃝❥Haikal Mengare
ini pertama kalinya aku baca novel tragedi. sebelumnya pernah sih baca yang agak dark, tapi gak seterang-terangan ini. kalau gak salah namanya berhubungan dengan bunga. novel zaman dulu.

omong-omong, aku baca novel kakak karena aku mau buat novel trailer juga, kapan-kapan tolong nasehatnya. ya ... meski projek tahun 2026 sih. hh
Vebi Gusriyeni: Siap, kapan2 kita bisa diskusi mengenai genre ini, siapa tau bisa sama2 menjual kan ya🥰
total 3 replies
Erni Sasa
❤❤❤❤
Arya Al-Qomari@AJK
awalnya kukira pemeran utamanya Hanum (gk jadi), ganti Cecil (mati), muncullah si Kania. apa mungkin Kania juga akan bernasib sama (dibunuh)🤔🤔🤔🤔
Vebi Gusriyeni: Baca terus ya kak ☺ ntar ketemu kok jawabannya ☺
total 1 replies
Dea Semilikiti Dea Semilikiti
dn hnya ada dinovel.memberikan uang dg cuma2😁
Vebi Gusriyeni: /Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
Erni Sasa
i'm proud of u kak sumpah mungkin sblm kakk bikn cerita ini,kakak sll mencari tau segala yg akn di luncurkan dalam ceritamu🥰🥰🥰🥰❤❤❤❤
Vebi Gusriyeni: /Kiss//Heart//Heart/
total 1 replies
Erni Sasa
naah kaan ini yg paling gua suka di setiap bab yg berbeda cerita,sll bikin kagum dengan penyelesaianya🥰🥰🥰
Erni Sasa
weeh sedang menunggu bab di potong"menjadi beberapa bagian🤣
Erni Sasa
entah harus dengan ungkapan apa lagi kak gua gak bisa ngomng apa"lagi bener"baguuus banget sumpaah🥰
bagi gua yg pencinta novel online,dari segi manapun karyamu kih perfect🥰🥰🥰❤❤❤
Vebi Gusriyeni: Makasih banyak kakak, luv banget sama kamu, makasih dukungannya ya🥰🥰
total 1 replies
Erni Sasa
beeeh visualnya paas bangeeet dengan semua karakternya❤❤❤
Erni Sasa
karyamu kih the best kak tapi aneh belm banyak peminatnya ya.
Vebi Gusriyeni: Makasih kakak cantik ❤
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!