NovelToon NovelToon
Cincin Sistem

Cincin Sistem

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Action / Fantasi / Mafia / Sistem
Popularitas:920.4k
Nilai: 4.8
Nama Author: DzAFaR

MC kita bernama ZARKEN. suatu hari, dia melihat ada benda jatuh dari langit didepan rumahnya. Tanpa berpikir lagi, dia mengambil benda tersebut dan setelah itu....
Apa yang akan terjadi kepada ZARKEN?...

°°°°°

Penasaran?? Ayo ikuti perjalanan ZARKEN sekarang juga!!!...

👉»Mulai Baca«👈

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DzAFaR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tunduk Atau Mati

...[ SELAMAT MEMBACA ]...

Di depan Pintu Masuk Gerbang Markas Killer.

Sebuah lubang besar berwarna merah gelap muncul secara tiba-tiba, keluar lah banyak orang yang memakai topeng putih dari dalam lubang tersebut.

Orang tersebut adalah Zarken dan Pasukannya.

Penjaga Pintu Masuk Gerbang yang melihat hal tersebut di buat terkejut.

"Siapa kalian?" tanya salah satu penjaga.

"Tiger, singkirkan mereka." Zarken berkata.

Tiger mengeluarkan pedangnya dan langsung menyerang semua penjaga.

"Arrgh!! ..."

"Urrgh!! ..."

Tidak butuh waktu lama semua penjaga terbunuh.

Semua bawahan Killer yang berada di halaman Markas, mereka mendengar suara keributan langsung menuju Pintu Masuk Gerbang sambil membawa pedang, dan mereka melihat Zarken dan Pasukannya.

"Siapa kalian?" tanya salah satu Bawahan Killer.

"Serang mereka! Tapi jangan sampai mereka mati." Zarken berkata dengan keras.

"Siap, Master." balas semua Prajurit Divisi, termasuk juga Prajurit Divisi Kematian yang ada di belakang kerumunan bawahan Killer.

Mereka semua mulai menyerang bawahan Killer.

"Bam! ... Bam! ...."

"Tinga! ... Ting! ... Ting! ..."

"Arghh! ... Urghh! ..."

"Serrreng!! ..."

"Arghh! ..."

15 menit kemudian …

Semua bawahan Killer terkapar di tanah dengan luka sabetan dan tusukan di tubuh mereka. Ada juga 10 korban dari Pasukan Zarken yang mati dan 50 orang luka-luka.

Zarken langsung memberikan 50 Elixir Penyembuhan ke Tiger untuk diberikan ke Prajuritnya yang terluka.

Tiger dibantu oleh Kepala dan Wakil Kepala Divisi untuk memberikan Elixir Penyembuhan ke Prajurit Divisi yang terluka.

Di ruang tengah, Killer yang mendengar suara keributan di luar, dia langsung berlari keluar dari ruangan bersama K-201, dan bawahannya.

Killer melihat banyak bawahannya yang terluka dan dia melihat ke Pasukan K-201 yang ikut bergabung dengan Pasukan Zarken di buat marah.

"Iron Fist, kenapa Pasukan kamu menyerang bawahan saya?" tanya Killer yang sangat marah.

"Saya bukan lagi Iron Fist yang kamu kenal. Saya adalah K-201 dari Pasukan Divisi Kematian Bulan Merah." jawab K-201 dengan wajah menghina, kemudia dia berjalan ke arah Zarken.

"Master." K-201 memberi hormat.

Zarken mengangguk.

"Master, Killer mengirim Tetua untuk menyerang anda di rumah Master." K-201 berkata.

"Apa kamu serius?" tanya Zarken sambil mengeluarkan aura niat membunuhnya.

"Benar, Master." jawab K-201 sambil gemetaran

Zarken berjalan ke depan Killer.

"Apa kamu mengirim orang ke rumah saya?" tanya Zarken sambil mrngeluarkan aura niat membunuh.

"Jangan bilang kamu itu Zarken?" tanya Killer yang merasa takut sambil menunjuk ke Zarken.

"Apa kamu mengirim orang ke rumah saya?" Tanya Zarken sekali lagi.

"Ya, saya mengirim Tetua ke rumah kamu untuk menyerang keluarga kamu." Killer berkata dengan sombong.

"Saya akan memberikan kamu 2 pilhan yaitu Tunduk atau Mati." Zarken tidak menjawab pertanyaan Killer, melainkan memberikan 2 pilihan.

"Apa kamu pikir saya takut dengan ancaman kamu." Killer berkata dengan sombong.

"Firegold!" Zarken berkata dengan kencang sambil melihat ke killer.

Kemudian tubuh Killer di selimuti Api Emas Abadi dan berteriak dengan histeris.

"Arrghh!!! ... Arrgghh!!! ... Tolong!!! ... Arrrgghh!! ..."

Mereka semua yang melihat hal tersebut sangat takut dengan nyala api hitam itu.

Killer terbakar hingga tidak tersisa sedikitpun, dia seperti hilang dari muka bumi.

Kemudian, Zarken mematikan Api Emas yang masih hidup.

"Saya akan memberikan kalian kesempatan untuk hidup, jika kalian tunduk dan taat kepada saya. Kalau tidak kalian akan merasakan Api Emas Abadi saya." Zarken berkata kepada semua bawahan Killer.

"Terima hormat saya, Master." Salah satu bawahan killer berlutut di depan Zarken.

Bawahan yang lain juga mengikutinya berlutut di depan Zarken.

Zarken sangat senang Prajuritnya bertambah lagi, kemudian dia membeli 350 Elixir Penyembuhan dari sistem, lalu memberikan ke mereka semua untuk di minum.

2 menit kemudian …

Zarken melemparkan Segel Kebinasaan ke mereka semua dan menjelaskan fungsi Segel tersebut.

"K-200, pilih 100 orang dari mereka untuk menjadi Prajurit Divisi Intelijen dan saya ingin Divisi Intelijen menguasai jaringan intelijen di seluruh Kota Tangerang dalam waktu 2 bulan paling lama." Zarken berkata.

"Siap, Master." balas K-200 dengan hormat.

"K-1, masukkan 250 orang ke Divisi kamu." Zarken berkata.

"Siap, Master." balas K-1 dengan hormat.

"Tiger, tugas kamu sekarang adalah untuk melatih semua Prajurit Divisi dengan keterampilan yang kamu dapat. Saya ingin semua Prajurit menjadi lebih kuat. " Zarken berkata.

"Siap, Master." balas Tiger dengan penuh hormat.

Kemudian Zarken membeli 470 Elixir PK kelas rendah dari Sistem.

"Tiger, beritahu keluarga Prajurit yang sudah meninggal untuk datang malam ini ke sini dan kasih uang 40 juta rupiah untuk keluarganya. Kita semua akan menguburnya di TPU yang sama besok pagi." Zarken berkata.

"Siap, Master." balas Tiger dengan penuh hormat.

"Berikan Elixir ini ke Prajurit yang sudah berkontribusi dalam pertarungan hari ini." Zarken berkata sambil mengeluarkan Elixir PK kelas rendah ditanah.

"Siap, Master." balas Tiger.

"Mulai sekarang Markas yang ada di Ciputat akan menjadi Markas Divisi Intelijen dan Markas Divisi Kematian ada di sini sekaligus menjadi Markas utama dari Bulan Merah." Zarken berkata dengan serius.

"Hidup Bulan Merah! Hidup Bulan Merah! Hidup Bulan Merah!" Mereka semua bersorak dengan keras.

"Tiger, jemput saya besok pagi di rumah. " Zarken berkata kepada Tiger

"Siap, besok pagi saya akan menjemput Master." balas Tiger.

Zarken mengangguk, kemudian dia membuka Portal menuju rumahnya lalu masuk ke dalam Portal.

..................

Di depan rumah Zarken, Ada sosok berpakaian serba putih sedang melihat-lihat ke dalam rumah.

Sosok tersebut adalah Tetua yang Killer kirim untuk menyerang Zarken, dia memiliki kekuatan di Alam Langit tingkat dua.

"Sepertinya pemuda yang di sebutkan Killer sedang tidak ada di rumah." Tetua berkata kepada dirinya sendiri.

"Sedang apa kamu di sini?" Tanya orang yang ada di belakang Tetua.

Tetua berbalik badan dan dia melihat orang bertopeng dengan pakaian putih seperti jubah jendral kerajaan. Tetua terkejut dan dia tanpa sadar mundur 5 langkah kebelakang.

"Siapa kamu?" tanya Tetua dengan wajah yang masih terkejut.

"Saya orang yang tinggal di rumah ini." Jawab Zarken dengan santai.

"Kamu tinggal dirumah ini? jangan bilang kamu Zarken?" tanya Tetua dengan wajah terkejut.

"Betul sekali, apa kamu Tetua yang di kirim Killer." Tanya Zarken.

"Ya." Setelah mengatakan itu, Tetua menyerang Zarken dengan pedang.

Zarken membuka Portal menuju pulau terpencil di depannya dan Tetua masuk ke dalam Portal lalu dia juga ikut masuk ke dalam.

Di pulau terpencil, Tetua sangat terkejut ketika dia melihat sekeliling hanya ada pohon besar.

Zarken muncul di belakangnya.

"Sekarang kita bisa melanjutkan petarungan kita." Zarken berkata dengan santai, kemudian dia mengeluarkan Pedamg Syren.

Tetua melihat pedang muncul secara tiba-tiba di tangan Zarken, dia sangat terkejut dan bingung bagaimana pedang itu muncul.

"Bagaimana kita tiba-tiba ada di sini?" tanya Tetua.

"Melalui Portal yang saya buat." jawab Zarken dengan santai.

Tetua tidak memikirkan lagi, dia langsung menyerang Zarken dengan pedangnya.

Zarken tidak mau kalah, dia juga membalas serangan.

"Ting! …"

"Serreng! ..."

"Jlebb!! ..."

Tetua terkena tusukan di bahunya dan darah bocor dari bahunya.

"Kenapa kamu sangat kuat? Berada di kekuatan mana kamu?" tanya Tetua yang kesakitan.

"Saya berada di Alam Tuan tingkat satu." jawab Zarken dengan santai.

"Alam Tuan tingkat satu! Apakah ini nyata?" tanya Tetua yang terkejut dan takut dengan Zarken.

"Ya, ini memang nyata." Zarken berkata.

"Apakah kamu bisa membiarka saya pergi? Saya berjanji akan menjadi budak kamu selamanya." Tetua berkata.

"Saya tidak butuh budak yang sudah bau tanah seperti kamu." Setelah mengatakan itu, Zarken membakarnya dengan Firegold.

Setelah Tetua sudah musnah, Zarken mengganti pakaiannya dengan pakaian casual dan melepas topeng secara instan.

Kemudian dia membuka Portal menuju rumahnya dan masuk ke dalam Portal.

Sesampainya di depan rumah, Zarken masuk ke dalam rumah lalu bertemu dengan Ibu-nya.

"Bu, Zarken besok izin tidak masuk sekolah." Zarken berkata kepada Lia.

"Kenapa kamu tidak mau masuk sekolah besok?" tanya Lia dengan wajah serius.

"Teman Zarken baru saja ada yang meninggal, jadi Zarken mau ikut mengubur jasadnya besok pagi. Besok pagi ada yang datang menjemput Zarken." Zarken berkata.

"Yasudah, kamu boleh pergi untuk ikut mengubur teman kamu besok pagi." Lia berkata.

"Terima kasih, Bu." Zarken berkata.

Kemudian dia masuk ke kamar dan beristirahat.

...****************...

...Like, favoritkan, rate bintang 5, tinggalkan komentar, vote, follow author, dan kalian juga bisa memberikan tip lho~...

...[ TERIMA KASIH ] ...

^^^Written by : DzAFaR^^^

1
Bioone4
ayo lh knp make bahas baku gitu jgn terlalu formal lh
Andie $
👍👍
keep on going..
DigiDaw
Ke temen sekolah sampe pake bahasa "Saya"/Smug/
Inyoman Raka
koq bukanya si jack yg jadi bawahannya yg baik mau nolongin ngantar wek wwk , tapi malah sitiger
Ya Fi
Luar biasa
pembaca
up lagi ?
Gusti Rahmat
akhirnya update Thor setelah sekian lama
Tuan Bertopeng
Lanjutkan Thor!!!/Scream/
Muhammad Naqiuddin Bin Hassan
Kaya akatsuki deh
Didi Wahyudi
Luar biasa
Ridha Ansari
lnjt thor
Zarabex
lanjut Thor 👍 mantap cerita nya bagus banget
Tasrifin ipin
ok
Jimmy Avolution
Cukup menarik...
Ismar Rizal
mana boss sambungan tolong jangan lama-lama
Ismar Rizal
ceritanya seru banget boss semoga banyak cerita super rich
Iing Nasikhin
bukanya membahagikan, orang tua dulu, malah nyenengin kawan dulu
Iing Nasikhin
mc ya pelit gk pernah, kasih duit ke bawahan,
Samsul Wanci
lanjutkan Thor makin seru ni
Aa
sayang gak ada adegan wikwik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!