Seharusnya siapapun menginginkan suatu pernikahan yang diawali dengan cinta, dan berakhir dengan kebahagiaan. Kadang pasang surut kehidupan pernikahan begitu rumit, terlebih ada orang ketiga yang hadir. Saat hati mencoba untuk menolak, namun seolah derasnya air menghanyutkan segalanya.
Suatu penyesalan diakhir, akan menjadi bencana yang menghancurkan segalanya. Tapi yang menjadi pertanyaannya adalah, mana yang jauh lebih besar, rasa cinta atau sakitnya dikhianati?
“Tidak, seharusnya aku yang minta maaf. Aku yang terlalu egois, seharusnya aku mengerti, aku tak akan bisa memilikimu sepenuhnya.”
“Siapa yang membuat tanda ini? Tanda dilehermu, siapa yang membuatnya?”
"Jika kau memang ingin selingkuh, tidak bisakah kau mencari yang lain dan bukan sahabatku sendiri? Ini begitu menyakitkan."
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dori, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
1.14. Come With Me! (Flashback)
Eight months later..
“Jessica!”
Gadis berkacamata itu mengalihkan pandangannya dari buku yang dibacanya saat ia merasakan seseorang memanggil namanya, lebih tepatnya meneriaki namanya. Pandangan penasarannya berubah menjadi pandangan ketakutan saat ia melihat siapa yang meneriakinya. Gadis manis yang ia tahu bernama Lara Kim itu sedang berada didepan pintu perpustakaan dengan mata yang memandangnya marah. Kakinya melangkah menuju Jessica yang meringkuk ketakutan, lengan Lara menyeret Jessica keluar perpustakaan, Jessica hanya menurut saat lengannya diseret entah kemana oleh Lara.
Seluruh siswa maupun siswi menatap Jessica dengan iba membuat Jessica semakin was-was. Ia sangat takut Lara melakukan hal-hal seperti delapan bulan yang lalu. Jika benar Lara melakukan hal yang sama, tidak ada yang akan melindunginya. Pria tinggi yang dekat dengannya telah lulus enam bulan yang lalu, Mike juga telah lulus. Kali ini ia benar-benar tidak memiliki siapapun.
Namun rasa was-was dan khawatirnya berubah menjadi pandangan bingung saat ia melihat pria tinggi yang berada beberapa meter darinya dengan membawa sebuket bunga digenggamannya. Senyuman karismatik ia tampilkan, Jessica memandang kesekeliling, banyak siswa dan siswi memandang kearahnya, ia menatap Lara. Lara terlihat tersenyum kepadanya membuat Jessica sedikit tersentak.
“Hampiri dia.” Dengan ragu Jessica menuruti perkataan Lara, sejujurnya ia sangat tidak suka menjadi pusat perhatian seperti ini. Ia sangat membenci menjadi pusat perhatian. Sekarang ia telah berada tepat dihadapan dengan pria tinggi itu.
“Mau apa kau? Aku membenci menjadi pusat perhatian.”
Jessica berkata dengan berbisik. Mendengar apa yang Jessica katakan membuat Matt panik. Apa lagi ada kata-kata membenci menjadi pusat perhatian. Lengan kanan Matt mengenggam lengan Jessica sedangkan lengan kirinya tetap mengenggam sebuket bunga cantik. Jessica tidak menolak saat Matt mengenggam lengannya membuat ia tersenyum senang.
“Terimakasih atas bantuan kalian semua, tapi kami harus pergi!”
Teriak Matt kepada semua siswa maupun sisiwi yang menatap kearah mereka, sedetik kemudian Matt mengenggam lengan Jessica dengan berjalan keluar dari lapangan. Beberapa siswa maupun siswi bersorak kesal, seharusnya mereka dapat melihat moment romantis itu, tapi mengapa Matt malah merubah rencana?
“Mau kemana kita? Aku belum pulang.”
“Naiklah!”
Matt menghiraukan pertanyaan Jessica. Jessica menurut atas perintah Matt, entah mengapa Jessica merasa takut jika pria tinggi itu sudah memerintah terhadapnya. Seakan ia tidak dapat membantah perintah itu. Ia menaiki limusin mewah berwarna silver itu.
“Ikutlah denganku!”
Kalimat perintah itu kembali dikeluarkan dari bibir Matt saat mereka sudah berada didalam mobil mewah Matt. Jessica hanya memandangnya dengan bingung, tapi Matt memandangnya dengan serius membuat Jessica was-was. Pria tinggi dihadapannya ini tidak akan melakukan hal yang aneh-aneh padanya bukan?
“Aku akan kuliah di Inggris, dan kemungkinan akan tinggal disana. Kumohon, ikutlah denganku Jess!”
“Apa maksudmu? Ikut? Untuk apa?”
“Menikahlah denganku.”
Jessica tersentak atas pernyataan Matt. Pria dihadapannya ini pasti sedang bercanda padanya. Tidak mungkin ia benar-benar sedang melamarnya bukan? Ia dapat melihat pria itu mengeluarkan sesuatu dari saku celananya. Jessica membulatkan matanya, sebuah kotak cincin, pria itu membukanya. Jessica dapat melihat satu cincin yang sangat indah. Hei, untuk apa pria ini melamarnya? Bahkan mereka tidak terlalu mengenal.
“T..Tom aku-”
“Kumohon Jess.”
Jessica memandang dalam mata pria ini. Tatapan yang amat tulus, tapi bagaimana dengan Mike? Ia masih memiliki Mike disisinya. Walaupun kedua orang tuanya, lebih tepatnya ayahnya begitu ingin memisahkan ia dengan Mike, tapi ia begitu mencintai Mike.
“Maaf, aku tidak bisa.”
Masalah rumah tangga Matt & Jessie di S2 ini kan cm salah paham. Sangat disayangkan kalau rumahtangga mereka bubar karna salah paham..
Yg menang banyak malah si Mark, dpt Boltom's Company, dapetin pula si Jessie
Enak betul si Corrine, Dia udah bunuh anaknya Matt & Jessie, ambisinya buat miliki Matt seutuhnya tercapai.
Malah hidup bahagia lg.
Sumpah kagak rela Corrine dpt bahagia !!!
Kenapa sih ga ada kesempatan kedua buat Matt & Jessie bersatu ?
Mereka udah sama2 berdarah2 lho..
Padahal Aku msh berharap Matt bersatu lg sm Jessie
Dulu Jessie selingkuh Matt yg terluka, skr Jessie yg nuai karma tp Matt juga ikut ngerasain lukanya.
Sangat disayangkan kalo mereka sampai cerai, padahal kan masalah diantara mereka cuma salah paham.
makin seru.. 👍👍
mskpn Jessie prnh berkhianat, tp dia sdh bertobat,, 😓
semangat thor, ku slalu tunggu upmu.
knp harus meninggal Thor ?
kasian Jessie.. hiks
emg sih kepedihan Jessie skr mjd karma kelakuan jalaangnya di masa lalu.
Udah ga ada lg perekat antara Jessie & Matt dong ? kedua anak mereka meninggal semua.
Kayaknya bakal bubar ini Matt & Jessie
smoga happy ending...
semangat thor...
Matt ga bertindak apa2 gitu buat kasih pelajaran si Iblis betina???
Jangan dipulangin dulu ke Perancis sebelum dia hancur sehancur2nya.
Masa udah bunuh calon bayinya Matt + nusuk Jessie, dia masih bebas berkeliaran, harusnya dia membusuk di Penjara. Enak banget udah ngelakuin tindakan kriminal, tapi hukumannya, cuma diasingin ke Luar Negeri, itupun hukuman dari keluarga, hidupnya masih bisa bernapas lega, masih makan mewah, masih tidur nyenyak dikasur empuk.
Corrine harusnya di penjara Thor.
ternyata Lyn anak kandung Matt...
Aku ikut bahagiaaaa....
aku suka dgn alur cerita novel ini, bagus ...tp knapa yg mampir sedikit?
antara Matt dan Jess itu bener2 krisis komunikasi, parah. Masing2 bertindak sendiri2 dan berujung salah paham.
Nikmati aja karma mu Jess
mksh thor upnya..
ayo jess lbh baik minta cerai, drpd terus disakiti...
mksh thor upnya, smoga up tiap hari
semoga kali ini Matt buka mata lebar2 kelicikan Corrine.