NovelToon NovelToon
Anak Tersembunyi Sang Pewaris

Anak Tersembunyi Sang Pewaris

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Genius / Lari Saat Hamil / Menikah Karena Anak
Popularitas:31.6k
Nilai: 5
Nama Author: IAS

Kaelus Danurwenda terkejut ketika mendapati dirinya di pagi hari tanpa mengenakan pakaian. Dia mengumpat marah ketika mengingat kejadian tadi malam.

Kaelus mencari jejak si wanita namun nihil. Pencarian Kael berlangsung selama 4 tahun lamanya, tapi tak menghasilkan apapun.

Ketika harapannya pupus, dan hendak menerima perjodohan yang diatur orang tuanya, tiba-tiba seorang bocah dengan mata coklat kekuningan menabrak tubuhnya.

"Maap Om, Al nda senaja."

Debaran aneh memenuhi hati Kaelus Wajah bocah itu sangat tidak asing di matanya.

"Kamu ... ."

"Maaf Tuan, anak saya berlari tanpa arah. Permisi."

Melihat ibu dari anak itu, Kaelus samar-samar mengingat tentang wanita di malam yang salah itu.

Apa yang akan dilakukan Kaelus? Apa dia akan melanjutkan perjodohan yang diatur, atau malah mencari ibu dan anak tersebut?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon IAS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

ATSP 35

"Biarkan, jangan diganggu. Biarkan mereka menyelesaikan masalah hati mereka."

Griz ingin mendekat melihat pemandangan yang ada di depannya. Kael dan Rosa sama-sama tengah menjelajahi perasaan mereka masing-masing terkait kejadian lalu.

Ben seketika menarik tangan Griz lalu menggelengkan kepalanya. Ia juga segera membawa Griz untuk menjauh dari sana.

"Apa nggak masalah, ada Al di sana."

Sambil berjalan mengikuti Ben, Griz berkali-kali menoleh ke belakang. Bola matanya juga bergerak tak beraturan, dan tangannya menggenggam erat tangan sang suami.

"Nggak apa-apa. Ala ada diantara kedua orang tuanya. Anak itu cerdas, dia bisa menjadi penenang Rosa dan Kael. Jika kita mengambil Al, suasana yang sudah terbangun bakalan goyah. Mereka berdua harus memulai semua dari awal."

Ben berkata dengan jelas. Dia tadi juga memiliki pemikiran yang sama dengan Griz untuk mengambil Al. Namun jika itu dilakukan, maka urusan Rosa dan Kael aka terhenti dan mereka akan langsung meninggalkan posisi.

Maka dari itu membiarkan Al di sana adalah hal terbaik. Baik Rosa maupun Kael, keduanya masih terbelenggu dengan perasaan mereka masing-masing. Keberadaan Al diantara mereka justru akan menjadi sambungan hati keduanya.

"Aku beneran nggak nyangka anak kita akan dapetin jodoh dengan cara kayak gini. Haaah syok banget beneran deh."

Griz membuang nafasnya kasar. Ia juga menyandarkan tubuhnya saat duduk di bangku taman. Matanya mengarah ke langit kelabu yang mendung.

Hujan yang hanya air itu sebentar lagi akan turun, tapi bagi Griz berharap bahwa hujan itu akan menghapus suram yang terbentuk disekitar Kael dan Rosa.

"Nggak ada yang bisa ngira dan menduga apa yang terjadi. Semua sudah jadi takdir Tuhan. Tuhan udah punya cara dan rencana sendiri dalam penentuan takdir setiap ciptaan-Nya. Sekarang yang penting gimana kita ngadepinnya. Mereka cuma tinggal menyelesaikan hati masing-masing. kita tunggu aja."

Griz tak mengalihkan barang sejenak pandangannya dari langit. Namun kata-kata Ben tetap ia pahami dan juga merasuk ke dalam relung hati dan pikiran.

Setelah itu mereka terdiam. Keduanya sama-sama larut dalam pikiran mereka sendiri.

"Ben, apa kita lakukan pemberkatan nikah dulu aja. Biar Rosa ada status yang jelas di rumah ini. Nanti seiring berjalannya waktu, mereka juga biar saling menyembuhkan. Atau dibalik, ayo catatkan pernikahan di catatan sipil, setelah itu baru lakukan pemberkatan pernikahan jika Rosa sudah siap. Status Rosa dan Al harus jelas dulu. Aku nggak mau ada yang aneh-aneh nanti."

Griz menegakkan tubuhnya, sort mata yang dilayangkannya kepada Ben jelas meminta persetujuan atas idenya.

Tapi Ben lebih dulu diam. Ia menimbang apa yang baru saja dikatakan oleh sang istri. Tidak salah memang namun terkesan terburu-buru. Hanya saja pilihan itu terkesan harus segera dilakukan.

"Kalau gitu kita harus tanya sama yang bersangkutan. Kita nggak boleh ambil keputusan milik orang lain tanpa persetujuan pemiliknya."

Griz mengangguk paham, dia langsung beranjak dari tempat duduknya dan melenggang masuk ke rumah. Ben pun mengikuti Griz, berjalan lebih cepat agar langkah mereka sejajar.

Ketika sampai di dalam rumah, ternyata Kael, Rosa dan Al taka ada di ruang tamu. Griz kemudian berjalan menuju ke ruang makan, ia tersenyum saat mendapati mereka ada di sana.

"Pas banget, kalian semua ada di sini. Kita makan siang dulu, setelah ini ada yang mau Mami dan Papi sampaikan."

Seketika itu juga Kael mengerutkan alisnya. Perasaannya langsung tidak enak setiap kali mendengar sang ibu berkata demikian. Yang sudah-sudah soalnya juga demikian, pasti ada saja tidak beresnya jika kata itu muncul.

"Ada apa Mi, sekarang aja," ucap Kael, matanya menyipit penuh kecurigaan.

"Nanti aja, ngbrolin sesuatu tuh enak kalau pas perut kenyang soalnya otak juga lebih encer buat mikir. Kalau perut kosong nanti yang ada nggak bisa nangkep apa yang dimaksud," jawab Griz dengan senyum yang mengembang sempurna.

Tak lama makanan pun tersaji di atas meja. Masing-masing dari mereka mulai makan dengan pilihan lauk masing-masing.

Al tak henti-hentinya tersenyum kecil. Dirinya yang duduk diantara Rosa dan Kael mendapatkan perhatian dan dilayani keduanya secara bergantian.

Kael dan Rosa meski sedikit canggung, selalu mengikuti apa yang diminta Al. Dari mengambil makanan sampai menyuapi Al secara bergantian.

Makan siang yang tenang dan penuh damai itu selesai juga. Piring dan sisa-sisa makanan yang ada di atas meja segera dibereskan, dan di depan mereka ada secangkir teh panas untuk menemani pembicaraan siang tersebut.

"Baiklah, sebelumnya Mami akan ngasih peringatan lebih dulu. Kael dan Rosa, kalian pasti akan terkejut. Kael jangan jawab dulu. Lalu Rosa, jangan takut dulu ya Nak."

Griz menghentikan kalimatnya. Dia lebih dulu mengatur nafasnya sebelum kembali bicara.

"Papi, sama Mami punya pemikiran bahwa kalian harus lebih dulu punya status. Ini bukan paksaan. Kami tahu kalian sama-sama sedang berjuang untuk sembuh. Hanya saja, Al nggak bisa begini terus. Al suatu saat harus sekolah juga, dia butuh dokumen yang jelas. Maka dari itu Mami punya dua buah pilihan. Pertama, kalian mencatatkan pernikahan ke catatan sipil. Kedua, lakukan pemberkatan dulu."

APA?

Kael langsung berkata dengan keras. Reaksi yang sudah diprediksi oleh Griz, sedangkan Rosa meski tak berkata apapun tapi jelas dia sama terkejutnya dengan Kael.

"Semua demi Al dan demi kalian berdua juga. Saat kalian memiliki ikatan, maka arah emosional kalian pun bisa menjadi lebih jelas. Satu minggu, Mami kasih waktu satu minggu untuk kalian memikirkannya. Nggak bisa lebih dari itu."

TBC

Manteman, kemarin ada yang nanya soal kenapa ini cerita kayak muter", makasih ya atas atensinya. Aku jawab di sini ya, begini ya teman-teman, tema dari karya ini adalah HEALING, yakni tentang dua orang yang tengah berusaha mengatasi trauma mereka.

Rosa dengan pemerkosaann yang dialami dan Kael dengan rasa bersalah yang membelenggu hati dan pikirannya. butuh waktu lama bagi mereka untuk sembuh. Dan jujur ini aku aja merasa terlalu cepat, namun aku juga pertimbangan bahwa novel online ga bisa terlalu lama.

Trauma itu ga mudah buat sembuh. Dulu, aku kecil pernah hanyut di sungai, dan sampai detik ini usiaku yang udah kepala tiga, aku sama sekali nggak berani buat berenang. setiap masuk ke air setinggi dada, nafasku langsung tercekat. Kayaknya simple kan ya, tapi percayalah trauma itu berat sekali. Apalagi di sini Rosa diperkosaa, butuh waktu yang ga sebentar buat sembuh.

jadi aku minta maaf kalau teman-teman ngerasa ceritanya muter" dan stagnan sehingga jatuhnya bosen. Aku usahakan bisa lebih cepat dengan cara yang smooth. Makasih ya atas perhatian kalian semua. "_*

1
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
g mungkin kael nikah m orang lain dia juga g mau pisahkan km m al
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
sempull emng doanya g bener
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
Kael dan Rosa galau nih 🤦😅
Dew666
Iya Rose harus nikah
Novita Sari
tapi ceritanya masih bagus.gak muter muter kok,kan nyeritain traumanya rosa sama kael n juga ada sangkut pautnya..
Esther
Galau nih Rosa dan Kael perkara menikah atau tidak🤭.
爾妮
😍😍mantap ahh
Rohmi Yatun
enggak kok Thor.. Q suka cerita nya..
爾妮
semangat tor,, lanjut 💪💪
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
bagus Griz lngsng ultimatum Kael dan Rosa biar cepat nikah agar Al punya status jls jd gak usah nunggu lama" lg 😉👍
ind@h
dulu waktu kecil aq jg pernah hanyut di sungai kak..kata orang² ini nyawa kedua..bener kata kakak..trauma itu masih ada di alam bawah sadar kita bahkan sampai skr...memang trauma itu susah bgt ilangnya kak..mungkin bagi mereka yg tdk mengalami menganggap enteng..tp jujur bgt bagi kita itu sangat berat..
Ayudya
lanjut kak😍😍😍😍
Dozky 2 Crazy
gak ko author aku sukaaa
n faham
semangat n sehat sehat author🩷🩷
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Eeh dikiiit naa /Proud/
Novita Sari
😭😭😭😭
Keysha Aurelie
Kael pria yang baik ,gak egois, gak kejam, gak dingin, beda banget sama pemeran utama yang lain 🤭 langsung suka aku, pria idaman ini
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
kapan nih Kael dan Rosa nikah 😏🤔
爾妮
😭😭😭

teman nya si kael gk d kasih pelajaran,,karna dia mereka jd sengsara
ind@h
pagi² udah ada yg naruh bawang...
Sastri Dalila
/Whimper/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!