"Gue langsung pada intinya saja!"
Rama membuka suara
"Setelah malam ini jangan pura-pura sok Deket sama gue disekolah, kita anggap kalau kita sama sekali gak kenal,jangan pernah kasih tau siapapun tentang pertunangan kita disekolah!"Ucapnya tanpa jeda sedikitpun.
Akh apa yang Rara harapkan ? Rama akan langsung menyukainya?.
Rara hanya bisa tersenyum kecut.
"Tenang aja kak,gua gak bakal kasih tau tentang pertunangan kita kok,gue juga mau cari aman aja."Ucap Rara santai ,ia tak ingin menampakkan raut wajah kekecewaan,yah sebenarnya ia pun tak menerima 100% perjodohan ini.
_____*****_____*****_____*****_____*****_____*****
Semua berawal dari kakek Rara yang ingin tapi persahabatan dengan teman baiknya tak terputus hingga membuat perjodohan dengan cucu temannya
Tapi kenapa harus terjadi kepada Rara??Anak perempuan yang baru beranjak remaja tapi sudah punya calon suami..
Bahkan pacaran Rara belum pernah merasakan nya tapi ia malah langsung punya suami??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Merlindea Ananta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 15
Setelah selesai mengeringkan rambut,Rara keluar dan pergi ke dapur hendak memasak untuk makan sore ini,
Karna malam mereka akan berangkat.rama hanya melirik ke arah Rara sekolah dan kembali melanjutkan gamenya.
Tak ada percakapan yang mereka lakukan.
Gadis itu membuka kulkas memilah Milah apa yang akan ia masak untuk sore ini,pilihannya jatuh kepada ayam goreng.Ia mengambil ayah yang memang sudah siap untuk di goreng karena sudah dibumbui oleh mama mertuanya dari rumah.Mita selalu mengirimnya bahan makanan yang gampang untuk ia olah.
Terlebih dahulu ia ambil penanak nasi dan mengambil beras ukuran 1/4 liter karena memang untuk sekali makan saja sore ini.Selesai mencuci dan memasak nasi,gadis itu langsung melanjutkan aktifitasnya untuk menggoreng ayam,ia memanaskan minyak di atas penggorengan terlebih dahulu setelah minyak panas,langsung saja Rara memasukkan ayam yang memang sudah di bumbui tadi.Ia juga mengecilkan sedikit api kompor agar matangnya merata.
"Setelah goreng ayam kayaknya enak nih bikin sambel ala ala warung pecel lele,"gumam Rara,ia bergegas masuk ke kamar untuk mengambil handphone miliknya,terdengar suara air dari kamar mandi,artinya Rama sedang mandi sekarang,ia segera meraih handphone nya di atas meja.Lalu segera kembali ke dapur.
Ia membuka salah satu aplikasi warna merah dan langsung searching tentang cara membuat sambal ala pecel lele.
Rara membaca beberapa referensi tentang resep yang ia cari,setelah menemukan Rara rasa cocok.Gadis itu mengambil beberapa bahan yang diperlukan.Sesuai instruksi yang ada di dalam vidio.
Semasa gadis Rara tak pernah melakukan hal ini,ia hanya beberapa kali menggoreng telur di dapur,Itupun di temani oleh asisten rumah tangga di rumahnya,tapi sekarang ia memasak untuk suaminya,Rara berharap kalau masakannya ini tak akan membuat Rama kecewa.Gadus itu dengan cekatan melakukan apa yang di diinstruksikan oleh wanita yang ada di dalam vidio tersebut.
"Ayam goreng udah selesai,sambal juga udah,nasinya juga udah Mateng,lalapan juga sudah siap,"gumam gadis itu saat selesai meletakkan semua yang ia masak hari ini dia atas meja makan,dan setelah tersusun rapi .Ia berjalan ke arah kamar untuk memanggil Rama,tak mungkin mereka mau berlama lama untuk diam diaman seperti ini.
Ceklek.
Setelah membuka pintu,Rara melihat Rama yang sedang menatap benda pilih yang ada di genggaman nya dengan sangat fokus.
"Kak,"panggil Rara pelan.
Rama yang mendengar namanya di panggul langsung menoleh ke arah sumber suara.
"Ayo makan,gue udah selesai masak,"ajak Rara.Dan Rama hanya mengangguk ,ia meletakkan handphone nya dan mengikuti gadis itu ke arah dapur,pemuda itu langsung duduk dan dengan cekatan Rara mengambilkan piring dan nasi untuknya.
Memang Rama pernah bilang pada Rara untuk jangan memasak,tapi ia sendiri malah candu dengan masakan istrinya,ia tak menyangka gadis itu pintar selaku mengerjakan pekerjaan rumah dan juga memasak,padahal dirumahnya sendiri Rama jamin kalau Rara tak pernah melakukan itu semua.
"Nasinya mau banyak atau sedikit kak?"tanya Rara.
"Sedang aja Ra,"jawab Rama padahal sedari tadi ,pria itu hanya diam.
"oke,"jawab Rara.
"Masak apa?kok wangi banget?"tanya Rama ,kecanggungan mereka seperti nya sudah mulai mereda.
"Ayam goreng ,kak terus tadi gue buat sambal ala ala pecel lele,maaf ya kalau nanti rasanya kurang enak,soalnya gue masih belajar,"jelas Rara,ia mengambilkan Rama nasi dan meletakkan nya di depan Rama,pria itu pantas mengambil ayam goreng,lalapan dan sambal sendiri.Mereka berdoa dan memulai untuk makan.Disuapan yang pertama Rama terlihat mengangguk angguk kan kepalanya.
"Gak enak kak?"tanya Rara cemas.
"Enak,gak kalah sama sambal yang kita makan kemarin,"ucap Rama,pria itu kembali melanjutkan makannya,pipi Rara langsung memerah,baru kali ini Rama memuji masakannya.
"Boleh nambah gak?"tanya Rama lagi.
"Boleh dong kak,sini gue ambil in nasinya,"ucap Rara langsung meraih piring Rama dan dengan sigap melayani suaminya.
"Makasih ya,"ucap Rama
"Untuk apa?"tanya Rara.
",untuk makanannya dan maaf buat yang tadi,"ucap Rama.
buat nama nya jangan salah2 trus donk Skali lgi maaf ya
sebenarnya niat gk sih bikin novel,,, orang aneh bikin kesel aja