NovelToon NovelToon
Benih Yang Kau Titipkan

Benih Yang Kau Titipkan

Status: tamat
Genre:Lari Saat Hamil / Single Mom / Anak Genius / Hamil di luar nikah / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.7
Nama Author: febyanti

Kiran, gadis cantik yang selalu setia menemani kekasihnya dalam suka mau pun duka. Ia mampu berdiri di belakang kekasihnya yang bernama Devgan, seorang pria yang berprofesi sebagai pengamen. Karena Kiran ia mampu membuktikan kepada semua orang bahwa dirinya layak menjadi pendamping sang pujaan hati.

Suatu ketika, Devgan yang kerap dipanggil Dev itu berhasil menjadi orang terkenal dengan lagu-lagu yang diciptakannya, menjadi seorang penyanyi adalah impiannya sejak kecil. Tapi, disaat ia berhasil, pertahanan kesetiaannya mulai goyah karena ada seorang gadis yang selalu mengisi kesibukannya di dalam dunia hiburannya. Tanpa ia sadari bahwa itu hanyalah godaan dalam kariernya yang tengah melejit.


Lalu, mampukah Kiran mempertahankan kekasihnya itu? Atau malah pergi karena tak ingin menghancurkan nama baik kekasihnya yang tengah naik daun dengan kenyataan bahwa dirinya tengah mengandung benih yang dititipkan oleh kekasihnya itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon febyanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15

"Krish, dengar Mommy." Kiran menangkup kedua pipi putranya, menatap manik berwarna cokelat seperti ayahnya. "Hari ini Mommy kerja sampai malam, kamu jangan kemana-mana jangan nakal. Nurut apa kata bibi Neha," ucap Kiran pada putranya.

Dia berharap kali ini anaknya akan nurut dan tidak buat masalah, apa lagi kalau sampai kembali pergi ke kota. Dia pergi bekerja kali ini karena Kiran mengharapkan upah yang lebih besar, biasanya dia akan mendapatkan bayaran lebih dari pemilik hotel dia bekerja.

"Iya, Mommy." Krish mengangguk. "Tapi pulang nanti bawakan aku daging," pintanya.

"Iya, Mommy akan bawakan makanan enak dengan jumlah yang banyak," janji Kiran.

Karena hari ini bertugas dengan acara pernikahan pasti banyak makanan yang tersisa, karena yang sudah-sudah pun seperti itu.

"Baiklah, Mommy berangkat sekarang. Mommy antar kamu ke rumah bibi Neha." Kiran menuntun putranya sampai ke rumah Neha.

Tapi, saat dalam perjalanan, ada saja yang membuat hatinya tercubit. Kiran memiliki tetangga yang selalu usil dan ikut campur dengan urusannya, seperti saat ini. Jika Kiran pergi bekerja makan orang itu akan selalu mengeluarkan kata-kata pedasnya.

"Kiran, mau sampai kapan kau itu merepotkan, Neha, hah?! Kau pikir Neha tidak punya kerjaan? Jangan mentang-mentang dia selalu membantumu terus kau dengan seenaknya menitipkan anakmu itu yang sering kabur, sekali-kali ajak putramu. Apa kau takut terganggu, hah?!"

Kiran selalu diam dan tidak pernah meladeni omongan wanita itu, selama dia tidak menyusahkan nya Kiran tidak akan terpancing. Dia hidup dengan jerih payahnya sendiri, dia juga tidak meminta pada Neha untuk membiayai hidupnya juga bersama putranya.

"Mommy, kenapa Mommy diam saja saat orang itu selalu merendahkan, Mommy," kata Krish.

"Jangan meladeni orang gila sepertinya, Krish. Masih banyak urusan yang lebih penting dari pada mengurusi orang sepertinya," ucap Kiran.

"Wah, sombong sekali kau itu, Kiran. Lihatlah, Krish! Apa yang kau banggakan dari ibumu itu, hah?! Apa kau tidak pernah bertanya di mana ayahmu? Apa mungkin dugaanku selama ini benar bahwa setiap malam kau itu bukan kerja di restoran? Buktinya kau punya anak tanpa ayah."

Hilang sudah kesabaran Kiran saat ini, dia menatap wanita paruh baya itu dengan tajam. Lalu, dia melempar sandal tepat di hadapan wanita itu. "Sekali lagi kau menghina anakku, akan ku robek mulutmu itu!" ancam Kiran.

Tetangganya itu langsung ketakutan dan langsung masuk ke dalam rumahnya. Krish tersenyum melihat ibunya yang sudah mulai berani.

"Aku suka dengan gayamu, Mommy," bangga Krish.

Krish tidak pernah bertanya mengenai ayahnya. Karena dia tidak ingin membuat ibunya bersedih. Cukup sekali dia bertanya mengenai hal itu, dan itu malah membuat ibunya menangis.

"Kamu tidak perlu daddy, Mommy masih mampu membesarkan mu."

Krish selalu mengingat kata-kata itu, dan dia percaya bahwa ibunya mampu menjadi ibu sekaligus ayah baginya. Perjuangan ibunya tidak pernah akan dilupakan semasa hidupnya.

Tibalah mereka di rumah Neha. Wanita itu tidak pernah keberatan jika Krish dititipkan bersamanya, justru Neha senang karena adanya Krish dia tidak kesepian.

"Neha, aku harus berangkat sekarang. Aku pasti pulang malam, aku titip Krish. Jangan sampai dia pergi," pesan Kiran. "Ingat, Krish. patuh pada Bibi Neha!" tegas Kiran sekali lagi. "Mommy kerja untukmu."

"Iya, Mommy."

***

Hari ini Kiran mulai bekerja dari pagi sampai acara selesai. Seperti biasa, dia hanya menjadi tukang cuci piring. Namun, pihak hotel meminta salah satu dari mereka untuk menjadi pelayan di dalam acara gedung. Lalu, kepala staf menunjuk Kiran. Karena hanya dia yang memiliki tubuh ramping.

"Kiran, kau ganti baju dan ikutlah dengannya," kata kepala staf di dapur sana.

Kiran mengangguk, tidak pernah dia membantah karena dia butuh pekerjaan ini. Kiran sudah mengganti bajunya dan segera mengambil nampan untuk diisi dengan gelas-gelas kecil untuk diantarkan ke setiap meja tamu yang hadir.

Sampai akhirnya, aktivitasnya terhenti kalau mendengar sebuah lagu yang sudah mulai berdendang. Kiran hafal betul suara itu. Namun, dengan biasa dia kembali bekerja. Dev hanya masalalu, lelaki itu sudah bahagia dengan pasangannya. Kiran lebih memilih menutup mata dan telinga. Sebisa mungkin dia menjaga jarak dengan pria yang masih berstatus kekasihnya itu.

Dengan merdu, Dev bernyanyi. Dia begitu meresapi setiap lirik. Selama ini dia tersiksa dan dihantui rasa bersalah dengan kejadian lima tahun silam. Sudah berbagai macam cara dia lakukan untuk mencari keberadaan Kiran, tapi wanita itu bagaikan ditelan bumi.

Saat Kiran sibuk, nyatanya Dev melihat ke arahnya. Dia merasa mengenal siapa yang menjadi pelayan di sana. Sampai akhirnya, Dev berhenti bernyanyi dan langsung menghampiri pelayan di sana.

Saat tiba di sana, sosok itu menghilang.

___

Sambil nunggu mampir di sini juga yuk.

Penulis : Kirana Pramuka

Judul : Dreamy Girl VS Bad Boy

1
Ryy
berasa ntn Mohabbatein
Surati
bagus
Dewi Kasinji
Luar biasa
Dewi Kasinji
si Rohit jahat banget
Dewi Kasinji
ijin baca kak
Syifa Nur
dari cerita ini aku jadi mengerti bahwa kita gk selamanya di atas dan kita gk selamanya di bawah dan juga aku ngerti kalau kita gk boleh hidup jangan lihat di atas saja karena masih ada orang yg lebih susah dari kita
Febyanti: 🤗🤗🤗
😊😊😊
total 1 replies
Syifa Nur
aku kok ikut sedih ya melihat nasib Kiran 😭😭
Febyanti: cerita ini memang harus siapkan tisu, wkwk
total 1 replies
Majotiku
Luar biasa
Siti Romlah
kenapa Dev tidak tanya nama momy Krish.
Siti Romlah
🤣🤣🤣 sedih X kurasa thoor.
kiran anak orang kaya, hidup miskin dan jadi pelayan.
Kriss anak orang terkenal, cucu orang kaya. tapi mau makan sepotong daging saja tak tersampaikan.
Thoor pertemukan Dev dengan Kiran.
kebahagiaan mereka di ujung jari mu thoor.
semangat terus dan sukses bikin aku mewek trus mbak Febyanti
Porman Siahaan
sambunganx ini mana yathor
Atik Bunga
ceritanya betul2 banyak mengandung bawang
Sky Blue
Apakh ngak ad lagi bonchapnya kx🥺
Novi Yantisuherman
RESTI nama tukang pecel di sini Thor, ( Restu kali thor wkwkwk )/CoolGuy//Facepalm/
Holipah
dih othor terlalu banyak bawang cerita nya 😭😭😭😭😭
Patrick Khan
.smw cerita kak othor selalu sukses bikin q mewek😭😭
Patrick Khan
.dav yg kadi artis..rohit yg sok bgt kyk nya..😅🤔
Maya Ratnasari
IGD kali ya thor, bukan ICU
sweetpurple
ok
Pipit Suciati
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!