NovelToon NovelToon
Because Of You

Because Of You

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:4.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: aresss

21+
[Penuh dengan adegan dewasa yang explicit (jelas), pertengkaran, alkohol, kata-kata kasar, dan gaya hidup bebas]

Sebuah cinta segitiga yang menghadapkan Kenny Charlotte Cullen pada sebuah kisah yang penuh amarah, nafsu, cinta, tawa, dan tangis dengan dua pria yang benar-benar mencintainya dengan cara yang berbeda.

-Kau adalah kelemahanku-
~Scout Damian Sharp

-Aku bertahan karena tanpamu aku tidak tau bagaimana caranya hidup-
~Harry Julio Smith

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aresss, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Badai lain menggoncang

Happy Reading Gaiss.. Hope this make your day so bright. Jangan tinggalkan kenny, Scout, Harry. Beri like, coment sebagi dukungan buat author

****

Scout POV

Aku duduk di luar ruangan operasi. Sesaat setelah mendengar panggilan itu, aku bergegas menuju apartemen Jenn. Dan yang kukhawatirkan terjadi, Jenn terbaring di lantai. Itu hampir membunuhku saat melihat darah mengalir di belakang kepalanya.

Tak lama kemudian, ambulance membawa pergi Jenn dan di sinilah aku. Menunggu. Aku menarik napas. Memejamkan mata. Mengosongkan pikiranku. Perasaanku seperti di ombang-ambing seharian ini, membuatku sulit mencerna apa yang terjadi.

Begitu menenangkan....

"Tuan...."

Aku membuka mataku secara tiba-tiba dan langsung waspada. Aku mencerna apa yang terjadi.. Oh yeah, Jenn.Aku melihat anak buahku, Vin.

"Operasinya sudah selesai?" tanyaku dan sebelum Vin menjawab. para dokter keluar dari ruang operasi.Aku berdiri.

"Semua lancar, tidak ada tanda-tanda kerusakan pada organ vital. Selain tulang pergelangan kaki kanannya dan lengan kirinya yang patah, tidak ada luka serius lainnya. Dia akan di antar di ruang inap" jelas dokter itu panjang lebar. Okkeh, Intinya dia tidak mati.

"Terimakasih." dengan itu dokter itu segera berlalu.

"Sudah jam berapa?"

"Jam delapan malam tuan."

Secepat itukah waktu berlalu. Ternyata aku sudah tidur cukup lama.

***

Kenny POV

Malam itu, Scout tidak pulang ke rumah. Itu bagus. Jika pulang hanya akan menambah masalah untukku.

Aku menatap gerbang dengan penuh harap sejak tadi. Bodoh. Inilah defenisi bodoh. Aku segera berlalu dari sana, menuju tempat tidur. Aku akan tidur. Dalam tidurku, aku berharap besok ada berita di temukan mayat pria yang mati mengenaskan dan itu adalah Scout.

****

Aku bangun dengan perasaan kosong. Lalu mandi, makan dan beraktivitas dengan Sarah di luar rumah. Aku tak tau harus ke mana.

"Um.. Sarah?"

"Yes,Mrs" ucap Sarah seraya melihat aku melalui kaca spion.

"Kau tau di mana Scout?" ucapku acuh tak acuh.

"Saya kurang tau Mrs, mungkin Mr.Vin tau" Mr.Vin, pria botak dengan badan bongsor. Bekas goresan panjang menghiasi pipi kirinya. Entah dari mana Scout mendapat anak buah seperti itu. Dan lagi, aku selalu berpikir, apakah Scout memiliki banyak musuh? Aku heran dengan banyaknya bodyguard-bodyguard di sekelilingnya.

Aku menghelas napas dengan bosan, padahal bukan jam sibuk, tetapi kenapa jalanan sangat macet.

"Macet lagi..." aku mengeluh. Sungguh aku tidak heran jika rata-rata masyarakat di kota besar memiliki umur pendek, mereka harus melalui jalanan kota yang sangat padat.

"Hari ini libur nasional, mungkin itu yang mengakibatkan jalanan seramai ini."

Libur nasional?

Aku membuka ponselku, lalu mencari kontak nama Harry. Tidak ada yang bisa melarangku lagi. Persetan dengan Scout. Aku mengirim pesan ingin mengunjungi apartemennya. Dan Harry setuju dan segera mengirim alamatnya.

"Antarkan aku ke sini..." ujarku menunjukkan alamat itu pada Sarah

"Yes Mrs."

***

"Kau bisa pergi Sarah. Aku akan mengabari saat aku sudah selesai...." ucapku sesaat kami sudah di basement apartemen.

"Yes Mrs." dengan itu aku keluar dari mobil. Saat berjalan menuju lift, wanita yang familiar juga ingin masuk ke dalam lift. Kami tersenyum canggunh, seolah yang kami pikirkan sejalan. Aku memasukkan sandi lift. Kami berdua masuk.

Kami sama-sama menekan lantai tujuh belas.

"Lantai 17 juga, yah?" ujarnya. Nah setelah mendengar suaranya, aku yakin pernah melihatnya. Wajah Asia itu. Well, ternyata dia yang mobilnya tertabrak ke mobil kami beberapa hari yang lalu.

"Yah..." ucapku ramah.

Ting.

Kami sampai di lantai tujuh belas. Di lantai itu hanya ada dua kamar sisi berseberangan. Kami keluar dan secara mengejutkan kami menuju ke arah yang sama. Nah... Kami mulai merasa canggung. Sial.

"Kau ke sini yah?" tanyanya seraya menekan bell.

"Yeah..."

"Kenalan Harry?"

Oh.. Di kenal juga rupanya.

"Yah...." Entah mengapa aku menyesal datang.

Lalu beberapa detik kemudian, Harry keluar dari dalam apartemen. Dia bertelanjang dada, keringat memenuhi dirinya. Dia terkejut melihatku dan si nona yang satu lagi. Dan aku tidak kalah terkejut melihat bekas-bekas biru ke merahan di beberapa bagian tubuhnya. Siapapun tau itu adalah bekas hisapan yang di sengaja. Siapa yang melakukannya?!

"Kenny... Lolita...."

Dan aku yakin, Nona yang bernama Lolita ini penyebabnya.

****

Dan begitulah kami duduk dengan canggung di ruang tamu. Harry memilih mandi sebelum menanggapai kami. Dia duduk di seberangku. Well.. Jujur, dia tidak menutup wajah terang-terangannya yang menatapku.

"Well... Aku Lolita, kau?" Bagus, dia membuka pembicaraan terlebih dahulu.

"Kenny..."

"Oh, jadi kau yang bernama Kenny.." gumamnya pelan.

"Eh? Maaf?"

"Tidak ada, jangan pikirkan. Aku suka bicara omong kosong.."

Hening.

"Kau temannya?" entah mengapa dia seolah menyiratkan sesuatu di balik kata-katanya.

"Um.. Yeah, kami sudah cukup lama berteman"

"Oo.... I see"

Lalu hening. Dan untungnya Harry sudah selesai dan dia memakai pakaian yang casual dan nyaman.

"Boleh aku berbicara sebentar denganmu, Lolita?" tanya Harry.

"Sure..." dia bangkit namun aku bersumpah bahwa di menyeringai padaku. Kenapa aku merasa tidak nyaman. Harusnya aku yang menyeringai. Harry menyukaiku dan dunia tahu itu.

Mereka menuju tempat yang tidak kutahu ke mana. Jujur aku penasaran apa yang mereka bicarakan. Hubungan mereka apa? Siapa Lolita ini? Aku membuang napasku kasar, aku kecewa. Dadaku nyeri. Di tambah bekas-bekas itu. Apa Lolita yang memberi bekas itu?

Aku pusing. Kecewa. Tidak di rumah. Tidak di sini. Semua sama saja. Membuatku semakin buruk.

****

Harry POV

Setelah mencari jarak aman dari Kenny, aku membuka sweater turtle neckku. Gadis gila ini.

"Kau ingin melakukannya denganku? Saat ini? Di saat ada tamu?" ucapnya girang seraya menepuk tangannya. Dia benar-benar penuh omong kosong.

"Ini ulahmu kan?" tuntutku pada bekas membiru di sekujur tubuhku.

"Yeah..." ujarnya santai.

"Oh my.. Apa yang kau pikirkan saat itu?"

"Hei.. Saat itu aku mabuk, kau juga. Aku mana ingat apa yang terjadi." kini dia ikutan marah. Ahk sudahlah, tak ada gunanya berdebat. Aku benar-benar muak.

"Kenapa kau datang?"

"Orangtuamu menyuruhku datang ke sini untuk menghabiskan hari libur. Namun, kau punya tamu rupanya." suara kesal, marah, kecewa, sedih dan yang terpenting aku tidak peduli.

"Pulanglah..." ucapku

"Apa?"

"Kau mendengarku tadi, aku tidak mengulang perkataanku dua kali."

"Tidak mau"

"Lolita..." geramku.

"Aku.Tidak.Mau" ucapnya dengan penuh penekanan di setiap kata.

"Ada apa sih denganmu?"

"Aku menyukaimu... Beri aku kesempatan."

Astaga. Sejak awal aku sudah curiga dia akan begini. Aku menghela napas, memijit kepalaku.

"Apa karna dia? Apa karna wanita itu? Aku tau dia mantan tunanganmu dan sudah bersuami. Dan aku tau kau masih menyukainya."

Dari mana dia tau? Cassie yang memberitahukannya?

"Harry jangan salahkan aku menyukaimu. Aku akan bersaing dengan sportif. Terlebih, dia sudah bersuami, gerbang lebih terbuka untukku...." setelahnya dia meninggalkanku dan kembali menuju ruang tamu. Astaga. Kenapa menjadi semakin rumit?

****

Mrs Fox

1
Reni
Thank you beb, ini keren 👍❤❤
Aini fitri
Bagus sekali, seruuu, bikin terharu
la_vG
luar biasa
Aura Bahagia
karyanya selalu terbaik
Aura Bahagia
lope sekebon
Luh Somenasih
ikut berkeringat thor
Luh Somenasih
jenni sinting
Lusi Amelia
PLISSSS KAK. Aku baru banget tau karya mrs Foxyyyyy. Skh author nulisnya di PF mana yaah? Plissss kasih tauuu. Suka banget sama ke 4 ceritanyaa! 🥹
LittleLie
masih penasaran isi kotak silver ini kaka foxxyyy 😭😭😭
LittleLie
Luar biasa
Syarie Zulkarnaini
keren pakek banget 👍😘
Syarie Zulkarnaini
Thor cerita novel yang THE ONLY ONE .. kenapa gak di tulis d sini aja . masih penasaran Thor . plis 😭
Lusi Amelia: Kakk, author Foxy skg nulis di mana ya?
total 1 replies
bunga cinta
bisa bisa
bunga cinta
membara
bunga cinta
wes mboh lah, karepmu dewe
bunga cinta
seru
bunga cinta
jungkir balik
bunga cinta
sakitnya baru terasa
bunga cinta
sediiiihhhh, cinta datang terlambat
bunga cinta
apa yang akan terjadi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!