NovelToon NovelToon
Nikah Tapi Musuh

Nikah Tapi Musuh

Status: sedang berlangsung
Genre:Pernikahan Kilat / Nikahmuda / Menikah dengan Musuhku / Cinta Seiring Waktu / Enemy to Lovers / Cintapertama
Popularitas:6.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: icha azzahra

Rere benci Bian, menurut Rere Bian juga sama. Mereka sudah jadi musuh bebuyutan sejak masa SMA! Namun sepulangnya Rere dari Singpura setelah mengantar Neneknya berobat, tiba-tiba dia mendapat informasi bahwa pernikahannya dengan Bian akan berlangsung 2 minggu lagi!

Tunggu, tunggu!
Apa-apaan ini, masa nikah sama musuh sendiri sih?!

NGGAK MAUUUUU!! - Regita Pratiwi (Rere)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon icha azzahra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

NTM : 1.5

Aku seperti sedang berada di tengah-tengah padang bunga yang semuanya berwarna putih.

Dalam kebingungan aku berputar, memutari pandangan yang tak kelihatan seorang pun berada di tempat ini bersamaku.

Namun tiba-tiba dalam sekelebat mata, aku dapat menangkap satu sosok yang amat kukenali. Dari postur tubuhnya, gerak tangannya, juga suara tawa renyahnya. Lantas, jantungku berdetak cepat. Entah kenapa mataku terasa panas hingga sebulir air mata jatuh ke pipi.

Dalam benakku, aku yakin ini hanyalah sebuah mimpi. Tapi mengapa perasaanku membiru. Aku sesak. Sedih!

Saat beliau berjalan cepat meninggalkanku tiba-tiba, aku terenyak. Ingin teriak tetapi suaraku tercekat. Aku tak bisa berkata-kata bahkan sedikit suara pun. Rasanya terlalu menyedihkan kala aku mengejar beliau yang terlalu jauh meninggalkanku di belakangnya. Aku kalut. Aku ingin meraih tangannya segera agar beliau bisa berjalan bersisian bersama ku di tempat ini.

"Uti..." rintihan pelan itu akhirnya bisa lolos juga. Namun aku tetap tak bisa menghentikannya.

Lalu, di saat aku ingin berlari secepat kilat untuk menyusulnya. Tiba-tiba tangan kananku tertarik ke belakang. Entah oleh apa. Aku memberontak, ingin melepaskan segera dari cengkraman bayangan yang tak bisa kulihat jelas.

"Uti, tunggu! Rere mau ikut, Uti, tunggu!!"

Namun cekalan itu semakin kuat dan makin nyata terasa. Aku tak bisa pergi dari sini. Tak bisa berlari mengejar beliau yang sudah menghilang dari pandangan.

"Jangan pergi."

"Jangan pergi,"

"Tolong tetap di sini, bersama aku,"

Gema suara itu lantas membuat tubuhku membeku. Aku berhenti memberontak. Bayangan itu masih tak jelas bentuk dan wujudnya. Namun suara itu...

Entah mengapa tiba-tiba jantungku berdebar. Dan seperti ada semilir angin yang mengempas tubuhku, membuatku melayang jauh.

Saat itu bayangan wajahnya seperti terekam jelas dan dipertunjukkan tepat di depan mataku. Aku bisa melihat gerak bibirnya yang tersenyum, dengan pandangan matanya yang terlihat tak bernyawa. Aku menyipit. Menegaskan gambar di depan mataku yang sungguh terlihat persis sepertinya. Suara itu, wajah itu, senyum dan pandangan mata itu. Semua itu adalah milik...

Bian?

...

...

...

Dan, mataku terbuka lebar seketika. Napasku memburu. Merasa bingung dengan apa yang baru saja terjadi.

"Ekhem,"

Suara dehaman seorang pria dari atas kepalaku membuat kepalaku mendongak seketika. Di sana kulihat Bian sedang berdiri menjulang dengan tangan bersidekap di depan dada. Alisnya mengernyit menatapku. Karena bingung, aku cuman bisa mengerjapkan mata selagi membalas tatapannya itu padaku.

"Gue nggak nyangka. Ternyata lo bisa mimpiin gue juga, ya," dia berdecak jengah.

Kalimatnya itu membuatku berpikir keras. Mimpiin dia itu maksudnya apa??

Bian masih menatapku. Lalu, dia menghela napas panjang. "Udah ditunggu sama semuanya di ruang makan."

"Oh, oke." Kataku membalasnya.

Kemudian aku terduduk sebentar setelah bangun dari posisi rebahanku yang nyaman. Mengerjapkan mata sebentar, mengumpulkan kesadaran yang sepertinya baru terkumpul setengah.

"Bisa jalan sendiri, kan?"

Aku melirik Bian yang masih berdiri di sana, sekilas. "Ya, bisa lah. Gue kan cuman baru bangun tidur, bukannya mabuk."

"Iya, iya, terserah." Balasnya yang terdengar sangat menyebalkan di telingaku. "Ya udah, ayo cepat! Udah ditungguin dari tadi."

"Iya, iya, Bawel!" Seruku. Lalu beranjak berdiri.

Saat ini, aku berjalan mengikuti Bian yang memimpin jalan menuju ruang makan berada. Dia memang tinggi. Buktinya, kalau aku hanya memandang lurus tanpa mendongak, aku hanya bisa melihat punggungnya itu saja.

Ck! Makan apa sih dia itu? Apa nutrisinya lebih banyak dari aku? Nggak heran kalau aku jadi kecil begini... huft!

"Gue nggak nyangka. Ternyata lo bisa mimpiin gue juga, ya,"

Tiba-tiba aku teringat dengan kata-katanya yang tadi. Hal ini cukup menggangguku. Tunggu! Aku nggak mungkin benaran memanggil namanya seperti dalam mimpi tadi bukan?

___________________

P.S :

Tulisan "NTM : X.X" artinya SUDAH REVISI

sedangkan "BAB X.X" artinya BELUM REVISI

1
Dwi Wahyu Indriati
kok nggantung sih....lanjutnya gimana?
💃💃 H💃💃💃
lnjutt bca
💃💃 H💃💃💃
next
💃💃 H💃💃💃
lnjut
💃💃 H💃💃💃
nextt
💃💃 H💃💃💃
upp
💃💃 H💃💃💃
mulaii
💃💃 H💃💃💃
up
Dina Ariana
pke audio, suara gk tp kdengran musiknx z yng nyaring
Masfah Musyaropah
kayak baca buku diary
Khalua Khalifa
banyak yg komen kebanyakan suara hati sama penjelasan'nya di banding percakapan'nya,,author coba di pahami dan sedikit diterima masukan'nya,,memang benar jd pembaca pun mulai bosan
Kimtan
terlalu berdialog atau banyak bicara dalam hati sendiri si rere nya
icha: iya, karna sudut pandang orang pertama dan gak ganti sudut pandang tokoh lain 😅 maaf yaa kalo kurang nyaman🙏🏻 ini masih karya uji coba, semoga karyaku ke depannya bisa lebih baik lagi hehe
total 1 replies
Salsabila
itu udah mnggl,apa Rere amnesia ya
Lastri Gete
jangan jangan uti udah meninggal ya Thor???
Lastri Gete
sepertinya bian sudah suka sama Rere dari masa sekolah...
Lastri Gete
masih menikmati Thor....
Sulastri Siagian
terlalu banyak penjabarannya, jalan ceritanya jd lambat
Herlina Wibawanti
ini cerita bukan kebanyakan cerita dalam hati/isi pikiran atau ngedumel,. Tp ini cerita ini diambil dr Sudut Pandang Orang Pertama,. Jdi para Reader mohon dipahami ya jenis ceritanya apa dlu,..
Mi So Yong
kapan revisinya selesai niihhh ???
Afwan Fw
ceritanya bagus cm prcakapannya dikit, tolong dong kak banyakin ptcskapanny
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!