NovelToon NovelToon
Langit Tak Selamanya Mendung, Seraphina

Langit Tak Selamanya Mendung, Seraphina

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Cinta Seiring Waktu / Penyesalan Suami
Popularitas:10.5k
Nilai: 5
Nama Author: Itha Sulfiana

Saat Arsenio Malik (29) memilih untuk menikahi kakak kandung Seraphina Allena (25) yang bernama Kalani Gianna (27), hati Seraphina saat itu benar-benar patah. Dia diberi pengkhianatan ganda dari dua orang yang tak pernah ia sangka akan tega menusuknya dari belakang. Kalani ternyata sudah hamil. Dan, kedua orangtua mereka malah berdiri di sisi Kalani untuk membela kesalahan anak pertama mereka.

Saat Seraphina merasa ditinggal sendirian di dunia ini, datanglah Kaivan Lyonel Marvin (30) yang menjadi obat bagi luka hati Seraphina. Karena kelembutan dan perhatian Kaivan, Seraphina akhirnya memutuskan untuk menerima lamaran dari pria itu.

Namun, empat tahun setelah pernikahan mereka, Seraphina baru tahu jika ternyata Kaivan menikahinya hanya supaya Seraphina tidak mengusik pernikahan Kalani dan Arsenio.

Pria yang sudah menjadi suaminya itu ternyata juga mencintai Kalani. Dia bahkan rela berkorban dengan menikahi Seraphina hanya demi memastikan agar Sera tidak balas dendam kepada Kalani.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Itha Sulfiana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13

Mendengar ucapan Kalani, Seraphina sontak tertawa sumbang. Dia bahkan sampai bertepuk tangan.

"Ayah memang hebat sekali. Ayah bilang, takut aku menghabiskan uang lima ratus juta itu makanya enggan memberikannya padaku, kan? Tapi, ternyata Ayah malah memberikannya pada Kalani. Hebat. Benar-benar hebat. Anda memang sosok Ayah yang sangat bijaksana Tuan Romi Maherza. Haruskah aku memberi Anda penghargaan sebagai Ayah pilih kasih terbaik tahun ini?"

"Sera, jangan kurang ajar!" bentak Romi yang merasa tersinggung sekaligus malu mendengar ucapan putrinya.

Ya, dia merasa tersindir.

"Aku hanya kurang ajar karena Ayah yang memaksaku."

"Sera, jangan marah pada Ayah. Aku yang memaksa Ayah untuk meminjamkan uang itu padaku. Masalahnya, aku ingin tampil cantik dan mempesona di hari pernikahanku nanti. Itu sebabnya, aku memaksa Ayah untuk memberikan uangmu padaku. Lagipula, kamu ingin memegang uang lima ratus juta untuk apa? Bukankah, kamu biasanya hanya memegang uang receh saja? Yakin, tidak akan kalap jika memegang uang sebanyak itu!?"

Lagi, tatapan itu Kalani berikan pada Seraphina.

Tatapan yang menghina.

Tatapan yang mengejek.

Tatapan yang mengisyaratkan jika hanya dirinya saja yang pantas bahagia.

Kali ini, Seraphina benar-benar sudah habis kesabaran. Dia sudah memberi orang tuanya kesempatan tapi mereka tidak menggunakannya dengan baik.

"Tadi, kamu bilang, kamu beli kalung untuk kamu pakai di acara pernikahan mu, kan?" tanya Seraphina pada Kalani.

"Ya," angguk Kalani tersenyum.

"Tapi, apa kamu yakin jika pernikahan mu benar-benar akan terlaksana sesuai rencana?" tanya Seraphina.

Senyum Kalani seketika pudar. Firasat tak enak perlahan merasuki jiwanya.

"Apa maksudmu?" tanya Kalani.

"Apa orangtua Kaivan sudah tahu soal rencana pernikahan kalian?"

Deg.

Tubuh Kalani mendadak beku. Dia merasa gugup.

"Belum, ya?" tebak Seraphina berdasarkan hasil mengamati gestur tubuh Kalani.

"Kamu mau apa, Seraphina?" tanya Kalani.

"Ku beri waktu satu hari. Jika dalam waktu satu hari uangnya belum masuk ke rekeningku, maka akan aku pastikan pernikahan yang kamu bangga-banggakan itu akan musnah begitu saja."

"Sera, jangan pernah berani untuk mengusik kebahagiaan Kakakmu!" peringat sang Ayah.

"Sayangnya, aku sudah melakukannya, Ayah!" balas Seraphina.

"Kau benar-benar anak durhaka! Anak tak tahu diuntung."

Seraphina memutar bola matanya. "Daripada Ayah sibuk memaki ku, lebih baik Ayah persiapkan diri untuk menanggung malu karena acara pernikahan putri kesayangan Ayah akan benar-benar batal."

"Jika kamu berani menghancurkan pernikahan kakakmu, maka Ayah tidak akan menganggap mu sebagai anak lagi!"

"Bagus," timpal Seraphina. "Aku juga berpikir hal yang sama. Jika Ayah tidak mengirimkan uangku sampai besok, maka aku tidak akan pernah menganggap Ayah sebagai Ayahku lagi."

Pembicaraan selesai. Seraphina mengakhirinya secara sepihak.

Dia pun kembali ke kamarnya. Dia akan menghubungi seseorang.

"Halo, Ibu..."

******

Satu telepon dari Seraphina, mampu membuat Kalani panik seharian. Perempuan itu terus menggedor-gedor pintu kamar Seraphina. Berbagai nama hewan di kebun binatang sudah dia sebut semua. Namun, Seraphina tetap bergeming. Dia bertahan didalam kamar kecilnya.

Saat amarah semakin memuncak, insipirasi justru tumbuh dalam kepalanya. Imajinasinya bergerak liar. Tertuang dalam kanvas putih yang ada didepannya dengan gerakan kuas yang tegas namun tidak menghilangkan kesan kelembutan sang penciptanya.

"Sera, ini aku."

Suara itu jelas bukan suara Kalani. Suara itu adalah suara Kaivan.

"Sera? Tolong buka pintunya! Aku ingin bicara."

Masih tak ada jawaban.

Sera sengaja ingin membiarkan pria itu menunggu.

"Sera? Buka dulu! Aku mohon," pinta Kaivan memelas. "Bisa kita bicara baik-baik? Hanya sebentar."

Dia terdengar sangat putus asa.

Akhirnya, Seraphina mau membuka pintu. Dia meletakkan kuasnya. Berjalan dengan langkah tidak terburu-buru menuju pintu.

Cklek!

Pintu terbuka disaat Kaivan sudah hampir menyerah.

"Sera, akhirnya kamu mau menemui ku," kata Kaivan sambil bernapas lega.

"Ada apa?" tanya Seraphina.

"Ini soal Ibu," jawab Kaivan.

"Ibumu?" ralat Seraphina.

Dan, Kaivan mengangguk kaku.

"Ada apa dengan Ibumu?"

Kaivan sedikit kurang fokus. Seraphina tampak sangat menawan dengan rambut yang diikat asal. Di pipinya, ada bekas cat berwarna merah, hitam dan putih.

"Apa kamu yang memintanya untuk datang kemari?"

Seraphina mengangguk. "Ehm."

"Untuk apa?"

"Tentu saja untuk menjelaskan bahwa aku sudah bukan menantunya lagi. Jadi, di masa depan, aku tidak akan bisa merawat dan menemaninya lagi jika dia sedang sakit.

"Sera, kamu ingin membuat jantung Ibu jadi kambuh?"

"Tidak," geleng Seraphina. "Tapi, Aku hanya ingin jujur."

"Sera, ku mohon! Jangan sekarang! Biarkan aku yang memberi Ibu pengertian setelah aku dan Kalani resmi menikah."

"Justru, malah kamu yang sepertinya akan membuat jantung Ibumu jadi kumat jika ingin memberitahu setelah kamu dan Lani resmi menikah," timpal Seraphina seraya tersenyum sinis. "Kamu tahu, jika Ibumu sangat membenci Kalani, kan?"

"Jadi, aku harus bagaimana?" tanya Kaivan putus asa.

"Jika Ibu tahu bahwa aku sudah menceraikan mu dan akan menikahi Kalani, beliau pasti menentang dengan keras."

Kaivan mengusap wajahnya kasar. Dia bingung. Seolah terjebak di labirin tanpa jalan keluar.

"Sera, apa maumu sebenarnya?" tanya Kaivan.

"Beritahu Kalani untuk mengembalikan uang lima ratus juta-ku. Jika sampai besok siang uang itu belum ada, maka jangan salahkan aku jika pernikahan kalian benar-benar batal. Dan, satu lagi..."

Seraphina tersenyum lebar. "... Sebagai bonus, video perselingkuhan kalian juga akan aku posting ke media sosial. Jadi, siap-siap saja untuk menanggung malu yang lebih besar."

"Sera, kamu mengancam ku?" tanya Kaivan tak percaya.

"Tidak," jawab Seraphina. "Aku tidak mengancam. Aku benar-benar akan melakukannya jika uang lima ratus juta itu tidak masuk ke dalam rekeningku besok siang."

Brak!

Seraphina membanting pintu. Dia mengunci pintu tersebut dari dalam.

"Sera, kamu berubah. Dulu, kamu tidak pernah berbuat sekejam ini," teriak Kaivan.

Didalam kamar, Seraphina menanggapinya dengan senyuman sinis.

"Semua orang bisa berubah. Toh, sebagian orang jahat memang terlahir dari orang-orang baik yang dikecewakan."

1
Aidil Kenzie Zie
iri nggak tu Lani🤣🤣🤣🤣 pengin Noah juga kah???🤣🤣🤣
partini
macro 👍👍👍
ryuka
marcoooo kamu kereennn 🔥🔥🔥🔥🤭🤭🤭🤭
ryuka
akhir nya up juga thorrrr 😍😍😍😍😍
Muft Smoker
hebat yx sera sama Noah nikah ada reog ny jugaaa 👍👍👍🤭🤭🤭🤣🤣🤣
Muft Smoker
dasar bocah tantrum ,, gx bisa liat yg bening2 ,, langsung soosooor🤭🤭🤭🤣🤣🤣
Muft Smoker
🤭🤭🤭🤭🤣🤣🤣🤣🤣🤣👍👍👍👍 ,,
Muft Smoker
waah ad bang marcoooo 🤭🤭🤭🤭🤭
Riri DH
Makin ngereog Kalani😂
ryuka
aku nunggu upp nyaaa thooorrr 🔥🔥🔥🔥🤭🤭🤭🤭
partini
pasti kalani ngiler Ampe ngcesssss kemana" lihat calon suaminya Sera
menyusun rencana merebut lagi
Vie
kadang untuk membalas sakit hati, kita tidak perlu berteriak2 ataupun dengan menjambak mereka, tapi balasan yang cantik dan elegan adalah dengan memperlihatkan kesuksesan kita dimana dulu kita lah yang mereka hina dan rendahkan.... 🤭🤭🤭🤭
Vie
halah bulshit loh lani... nanti pas lihat Noah kamu pasti bakalan iri lagi sama sera dan kehidupan barunya... apalagi sekarang Noah jauh lebih kaya dari para lelaki sampah itu... wah pasti nanti dia tantrum sendiri dan ada aja lagi alasan untuk bisa kembali merebut kebahagiaan milik sera...
Vie
waaahhh pasti nanti yang ada dia bakalan pingsan deh... 🤭🤭🤭
Ani Rahmawati
👍
Tri Handayani
waaah gk kebayang gimana muka orang" dipesta itu😅😅😅😅lanjut thooor 😍😍😍
mam ray
whoahhhhhhhhhh,,,, lanjut thorrrr,,, gregettt
Dew666
💝💝💝
Dew666
Up lagi lagi dong💄💎
ryuka
akkhhh aku suka aku suka... 🤭🤭🤭😍😍
noah & sera kalian keren sekali 🤭🤭🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!