NovelToon NovelToon
Pelayanku, Asha

Pelayanku, Asha

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:53.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Lisa

Karena ingin dapat uang yang banyak tanpa ribet dengan keharusan punya keterampilan khusus, Asha akhirnya mau jadi tukang cuci pada sebuah keluarga kaya. Padahal dia punya ijazah SMA yang memungkinkan dia punya pekerjaan yang lebih baik dari sekedar tukang cuci.

Banyak kejadian yang terjadi selama dia menyembunyikan pekerjaan dari orangtuanya yang ada di kampung. Juga harus tetap cool saat ada teror menggemaskan dan nakal dari Arga, tuan muda di rumah majikan yang sedang patah hati karena tunangannya berselingkuh. Apalagi teror ciuman sesaat itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 15 Mantan

"Mau kemana, Ar?" tanya Cakra melihat laki-laki ini terburu-buru meminum jeruk hangatnya dan beranjak berdiri.

"Aku ada perlu sebentar. Titip dia disini dulu," tunjuk Arga dengan dagunya ke arah Asha yang juga duduk masih enjoy dengan makan nasi jagungnya. Asha mendongak dan menipiskan bibir, serasa barang yang dititipkan di penitipan barang saat masuk ke sebuah toko.

Cakra hanya melihat 'teman direktur'nya itu memakai sepatu dan melangkah pergi. Dugaan benar, Arga menghampiri Chelsea.

"Pagi, Arga," sapa Chelsea dengan lembut. Arga menatap wanita yang pernah jadi miliknya itu masih terlihat cantik. "Aku akan mendatangimu barusan, tapi ternyata kamu sudah mendatangiku duluan." Sesungguhnya Chelsea terkejut melihat Arga yang berjalan ke arahnya. Dia tidak menyangka lelaki itu mau mendekatinya. Melihat sikap Arga saat dia berusaha merayu lelaki itu. Tapi hatinya bahagia melihat Arga menghampirinya terlebih dulu.

"Aku tahu. Makanya aku menghampirimu. Aku tidak mau orang menanyakan siapa dirimu yang tiba-tiba saja menghampiriku. Aku tidak suka itu," kata Arga. Chelsea menipiskan bibir kesal. Menghela napas mendengar alasan lelaki itu mendatanginya.

Masih saja Arga seperti itu. Tiba-tiba Chelsea langsung menyambar lengan Arga.

"Chelsea!" Arga terkejut. Chelsea mendongak ke atas. Menatap rahang kuat milik Arga. Mata lelaki itu tercekat melihat perempuan ini melakukannya. Tangan Arga kaku menerima pelukan Chelsea pada lengannya. Jantungnya berdetak kencang. Ia masih merasakan debaran-debaran yang dulu dirasakannya saat masih menjadi sepasang kekasih.

Ya, Arga memang mungkin masih mencintai wanita ini. Hingga membuatnya enggan untuk mendekati wanita lain. Luka yang di berikan perempuan ini memang dalam. Tapi dirinya juga tak menampik saat Chelsea mendekatinya, hatinya berdebar dan detak jantungnya terpompa dengan sangat cepat. Namun Arga sadar siapa Chelsea.

"Apa yang sedang kamu lakukan?" desis Arga geram. Chelsea tak mengindahkan pertanyaan Arga. Dia tetap memeluk lengan Arga. Pelukan itu semakin erat saat Arga ingin melepasnya. Ini membuat Arga kesal dan ingin melepaskannya. "Jauhkan dirimu dari tanganku," desis Arga mengingatkan. Suaranya pelan tapi tegas. Chelsea tahu itu.

"Ikut aku," ajak Chelsea. Masih dengan lengannya yang di peluk oleh wanita bertubuh sintal ini.

"Lepaskan tanganmu dulu. Aku tidak nyaman dengan ini," pinta Arga tanpa melihat ke arah lengannya yang di peluk oleh Chelsea. Dia tidak ingin tubuh milik orang lain itu menempel padanya.

"Aku yakin kamu akan pergi meninggalkanku, kalau aku melepas lengan ini." Hh.. Arga membuang napas dengan kasar.

"Oke, aku tidak akan pergi kalau kamu melepaskan tanganmu dengan segera." Kali ini Arga lebih tegas. Perlahan Chelsea melepaskan dengan ragu. Mata Arga menatap tajam. "Kamu akan membawaku kemana? Kita hanya perlu waktu dua puluh menit lagi. Setelah itu kamu tidak bisa memaksaku ikut denganmu," kata Arga sambil melihat ke arloji warna chrome miliknya.

"Baiklah. Satu menit pun kamu mau berdiri di sini, aku sangat berterima kasih ..." Chelsea mengucapkannya dengan wajah sendu. Arga menangkap raut wajah sedih itu meskipun menunduk. Arga heran, Chelsea bisa punya raut wajah sedih. Padahal saat meninggalkannya, perempuan ini tidak menampakkan wajah bersedih atau bersalah.

Akhirnya Arga mengikuti Chelsea tanpa bertanya. Saat mereka bersama seperti ini, semua mata memandang. Mereka berdua adalah pasangan serasi yang membuat orang iri melihatnya.

Arga adalah lelaki yang memiliki postur bagus dan tampan. Badannya tinggi menjulang yang semakin membuatnya menawan. Sementara Chelsea adalah wanita yang punya fisik sempurna bagi seorang perempuan. Wajah cantiknya juga membuatnya semakin serasi dengan direktur tampan itu.

Semuanya memandang takjub melihat pasangan sempurna ini. Pandangan orang-orang masih sama seperti dulu saat mereka masih menjalin kasih.

"Mereka masih memandang kita dengan takjub," ucap Chelsea menanggapi tatapan mata orang-orang di sekitar mereka. Chelsea senang, tapi Arga tidak. Dia hanya ingin menjauhkan wanita ini dari Asha dan kawan-kawannya. Mereka berdua menjauh dari lesehan tempat Asha dan Cakra.

"Karena mereka tidak mengerti kita bukan pasangan seperti yang mereka pikirkan," ujar Arga dingin. Chelsea tersenyum tipis.

"Kamu tetap dingin. Apakah perlu sedingin itu terhadapku?" tanya Chelsea.

"Aku harus bersikap dingin dan hati-hati karena kamu milik orang. Kamu sudah menikah dengan Evan. Seharusnya kamu tidak berjalan dengan santai seperti ini saat berjalan bersama pria lain. Aku tidak mengerti jalan pikiranmu," tukas Arga membuat hati Chelsea terasa sakit.

"Apakah kamu pikir Evan akan peduli aku berjalan dengan pria lain atau tidak?" Chelsea mengangkat alisnya menunjukkan betapa dia meremehkan kalimat Arga barusan.

"Bukankah seperti itu. Dia adalah suami mu." Chelsea menarik sudut bibirnya keatas kembali meremehkan kalimat Arga.

"Kamu pikir hubunganku selayaknya suami isteri pada umumnya?" Kali ini kaki Chelsea berhenti melangkah. Arga yang sudah satu langkah di depan Chelsea akhirnya berhenti juga. Lalu menengok ke belakang, ke arah wanita itu. Chelsea menatap Arga. Aura kesedihan sangat memancar darinya.

"Aku tidak tahu. Sepertinya juga aku tidak perlu bertanya. Itu urusanmu," ujar Arga dengan wajah enggannya.

1
Sari Purnama
😍park seo joon oppa..syukaaaa
Gustein Arifin👑
cediiiiiihhhhh 😩😩😭😭😭
Dewi Purbowati
sudah ke 3 kalixa q baca Thor
Fadillah Ahmad
Nah, sekarang, ini sudah tidak relevan lagi kak, Sekarang berdasarkan berat badan.

Kalau minum air putih 8 gelas sehari, itu sama saja kekurangan Cairan. Kalau misalnya nih, kita haus, terus jatah minum air putih sudah 8 gelelas, terus gimana? sementara kita haus nih 😁

Jadi lebih baik Minum Air putih sesuai kebutuhan tubuh saja kak, jika haus minum. Udah gitu Saja sih 😂😂😂
Fadillah Ahmad
Ah, Seharusnya ksmu banting saja semua yang ada di dalam Ruangan itu Arga. Untuk meluapkan emosi. Biar istrimu itu tidak melewati batas. Apapun itu, itu nggk bisa di terima. Kalsu aku mah, sudah mengamuk itu. Aku nggk terima, istriku sama pria lain! enak aja dia! 🤬
Fadillah Ahmad
Iyalah, memang mau di harapkan apalagi? Menikah? Ya Nggk mungkin lah, di usia 17, 18 itu mengharapkan seperti itu. Nah Kalau Sudah 21 Tahun Keatas Baru, tidak masalah, mengharapkan Sebuah Pernikahan. Sah-sah saja itu mah, Asha. 😂😂😂
Fadillah Ahmad
Ini benar ini, Kadang, orang masih menyebut "Susu Kenat Manis" Sebagai Susu. Sesungguhnya, "Susu Kenatal Manis" itu di boleh di sebut "Susu" Karena lebih banyak gulanya, di bandingkan yang lainnya. Jadi tidak tepat, jika, "Susu Kental Manis" di sebut "Susu" itu tidak boleh.

Sekarang, hanya boleh di Sebut "Kental Manis" saja. Tantapa embel-embel kata "Susu" di dalamnya. ini benar nih. 🙏🙏🙏😁
Fadillah Ahmad
Nah Ini, "Perjalanan Bisnis" Asha sebagai Istri Arga, juga harus siap kapan saja, mendampingi Suaminya dalam perjalanan Bisnis. Baik itu Keluar Kota, ataupun Keluar Negri. Karna Asha adalah Istri CEO, jadi harus menemani Arga, melakukan Perjalanan Bisnis. 😁😁😁🙏
Fadillah Ahmad
Betul, padahal suaminya CEO dari Perusahaan Besar, tapi istrinya malah Suka yang murah. 😁😁😁
Fadillah Ahmad
Cerita Sederhana ini, yang bikin Kangen. 😁😁😁 Ke pasar tradisional, juga masuk dalam cerita 😁😁😁
Fadillah Ahmad
Aduh Arga... Masa Sih, Seorang CEO Dari Hendarto Group, nggk bisa mencuci perabotan memasak? itu pekerjaan yang tidak sulit, jika di lalukan dari hati. 😁😁😁
Fadillah Ahmad
Kak, Adain dong Cerita Anaknya Arga ❤️ Asha kak 🙏🙏🙏 Aku kangen mereka kak 🙏🙏🙏
Fadillah Ahmad
Kau Harus berterima Kasih dengan Asha, Evam. Katena Asha... Mantan Pelayan Arga itulah, Arga bisa melupakan istrimu. Dan Akhirnya Arga mencintai Istrinya Asha. Ya ampun, kenapa ya... Rasanya berat sekali, ingin mengakhiri Novel ini? Bagi aku, Ceritanya sangat mendalam. Sangat mengena di hati. Aku merasa berada di dalam cerita ini. Seperti di tarik masuk. dan akhirnya, tenggelam dalam kisah ini. Semoga, novel ini Bisa di buatkan WebSeriesnya 🙏🙏🙏😁 Aamiin. Aku ingin melihat Arga ❤️ Asha, dalam betuk Visual. Semoga Pihak NovelToon, memilih cerita ini, untuk di jadikan WebSeries 🙏🙏🙏😁
Fadillah Ahmad
Cie, sekarang, Asha sudah Menjadi Nyonya Arga Hendarto tuh, dan Sudah hamil pula... Hah, yah meskipun penuh lika-liku. Mengingat Kanu adalah Pelayan dulunya. Meskipun mendapatkan Cemo'ohan daei tentangga, di karenakan kamu yang dulu hanya seorang pelayan. Dan Berubah Setatus Menjadi Nyonya Arga Hendarto. Mungkin mereka kepo kali ya? dengan dongeng Cinderella. Seorang Pelayan, bisa menjadi istri majikannya. 😁😁😁
Fadillah Ahmad
Kak, Apakah Cerita Anaknya Asha dan Arga tidak ada kah kak? Rasanya, aku nggk rela menamatkan cerita ini dengan cepat 😭😭😭 Terlalu berkesan.
Fadillah Ahmad
Ceritanya Sederhana, tapi Berkesan. Menancap di hati Pembaca. Konfliknya juga tidak berat. bukan soal poligami juga. Coxok untuk rileks dari kerasnya hidup. 😁
Fadillah Ahmad
Itulah, Sudah dari Zaman nenek moyang, perkataan itu ada, Wanita itu harus bisa memasak, meskipun Wanita itu bekerja. Tetap harus bisa memasak, untuk anak dan susmi sendiri. Ini pelajaran ni. 🙏🙏🙏
Fadillah Ahmad
Bapak ini gimana sih? emang kalu ingin pamit sama istri sendiri haru pengantin Baru aja? emang kslsu pengantin lama, nggk boleh apa, pamit sama iatri sendiri? Aneh nih Bapak. 😁😁😁
Fadillah Ahmad
Karena Bekas Pelayannya dulu. Perih Sekali rasanya nggk di akui. 😭😭😭
Fadillah Ahmad
Kenapa Rasanya Perih Ya, Ketika Asha tidak malu mengajui, Bahw Nyonya Wardah, juga ibunya. Padahal Nyonya Wardah Sangat malu mengakui Ash, sebagai menantunya. Perih Rasanya. 😭😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!