Khayrani Pratiwi seorang wanita muda yang selalu menjadi no.2. Di dalam keluarga,dalam pergaulan maupun dalam percintaan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aryani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
15. Episode 15
Alex kembali ke ruang depan untuk memberitahukan kehadirannya. Dengan mengetuk pintu Alex memasuki rumah seraya memanggil Khayrani.
" Khay., Nenek kalian dimana ?," panggilnya sambil melangkah kedalam rumah.
" Alex, kami sedang dikamar," beritahu nenek.
" Oh, jam berapa kalian sampai rumah ?," tanya Alex sambil duduk disebelah Khay.
" Cuci tangan dan muka kamu dulu sana," usir Khay pada Alex dan ia pun menuruti nya. Setelah mencuci tangan dan wajahnya Alex mendekati putrinya .
" Hallo anak cantik papi, sudah mimik berapa kali hari ini ?," tanyanya sambil menyentuh pipi putrinya.
" Kamu sebaiknya istirahat dulu Khay, biar aku yang akan menjaga Alessia, dia sudah mimik kan ?," Alex melihat wajah Khay kurang tidur.
" Iya, istirahat'saja dulu Khay. Nenek pulang dulu ya lihat anak anak dulu," dan nenek pun kembali kerumah sebelah.
" Aku tidur dulu ya, nanti bangunkan kalau Alessia menangis," katanya.
" Istirahat'dikamar Alessia saja Khay, agar lebih tenang !," saran Alex dan Khay pun segera bangkit dan melangkah ke kamar Alessia. Ketika memasuki kamar, Khay tersenyum karna kamar anaknya penuh dengan boneka .
Tidak perlu waktu lama, ia pun tertidur dengan pulas.
Sementara dikamar utama Alex tidak merasa bosan untuk melihat putrinya yang cantik.
" Anak papi, tidur aja cantik bagaimana kalau bangun ya, tapi kalau bangun jangan menangis, kasihan mami sedang istirahat," katanya pelan.
Tiba tiba handphone nya berbunyi dan ternyata pengacaranya yang memberitahu kalau satu jam lagi mereka tiba di alamat yang diberikan Alex.
karna putrinya sedang tidur ia membuka handphone untuk mengecek pesan yang masuk , salah satunya sekretaris nya mengabarkan kalau Calista datang dan memaksa untuk bertemu dan ia pun mengirim pesan pada sekretaris nya agar mengabaikan dan tidak perlu mengatakan apa apa tentang keberadaan nya.
" Apa mau nya wanita itu, kenapa yakin sekali kalau aku mau menemuinya," katanya dalam hati.
Tepat jam tiga sore pengacara dan asisten nya tiba dan mereka disambut oleh Nenek Sukma yang rupanya sudah kembali dari rumahnya.
" Alex, pengacara dan Deddy sudah sampai," beritahu nenek pada Alex.
" Iya Nek, Nek bisa tolong jaga Alessia dulu , aku akan membangun kan Khayrani dulu," ucap Alex pada nenek. Setelah nenek bersama Alessia, Alex menemui pengacara nya.
" Selamat sore Tuan , saya harap tidak mengganggu waktu istirahat Tuan ," kata Deddy seraya berdiri begitu juga dengan pengacara Hady.
" Kalian sudah membawa dokumen nya?," tanya Alex pada pengacaranya.
"Ini Tuan ."
Alex membaca dokumen yang dimintanya.
" Aku akan membangunkan Khay, silahkan tunggu !," Alex berjalan kedalam untuk membangunkan Khayrani.
" Khay, bangun dulu ya, pengacaraku sudah tiba ?," Alex membangunkan Khay dengan menepuk pipinya lembut.
" Oh, bagaimana Alessia ?," tanyanya dengan suara serak.
" Sama Nenek. "
" Okey, tunggu sebentar ya, aku cuci muka dan gosok gigi dulu ," jawab Khay dan mendapat persetujuan dari Alex.
Khay menemui Alex dan tamunya yang berada diruang tamu.
" Selamat sore Nyonya, maaf bila kami mengganggu," sapa pengacara Hady dan Khay hanya mengangguk kan kepala. Alex menyukai sikap Khay yang menjaga jarak pada orang lain tetapi masih dalam batas kesopanan.
Mereka memberikan penjelasan tentang dokumen pernikahan serta perjanjian pernikahan yang sudah disepakati sebelumnya, kemudian Khay menerima dokumen tersebut dan membacanya hati hati.
" Dimana aku harus tanda tangan ?," tanyanya dan ia pun menandatangani ditempat yang diberitahu. setelah selesai ia memberikan pada Alex yang langsung menandatangani nya.