NovelToon NovelToon
Reinkarnasi Ke Dunia Naruto

Reinkarnasi Ke Dunia Naruto

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Petualangan / Reinkarnasi / Fanfic / Tamat
Popularitas:109.5k
Nilai: 5
Nama Author: Orpheus

Naoto Raiden, seorang tentara yang tewas dalam konspirasi militer, bereinkarnasi ke masa perang klan di dunia Naruto sebagai bagian dari keluarga Senju. Namun, identitas aslinya jauh lebih agung: ia membawa darah murni Otsutsuki beserta mata Tenseigan yang legendaris.

Memilih untuk hidup santai namun tetap melindungi keluarga angkatnya, Raiden tumbuh sebagai kakak dari Hashirama dan Tobirama. Setelah melewati hibernasi panjang demi berevolusi di planet asing dan mengalahkan Momoshiki, ia kembali ke era Naruto dengan kekuatan yang melampaui dewa. Kini, dengan identitas sebagai suami Tsunade dan mentor rahasia bagi Naruto, Raiden bergerak di balik bayang-bayang untuk membersihkan Konoha dari kegelapan dan menghadapi ancaman klan Otsutsuki yang mulai mengintai bumi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Orpheus, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

unknown

Tiga hari kemudian, penerimaan murid baru Akademi Ninja resmi dibuka. Suasana di sana sangat ramai; anak-anak tampak sangat antusias untuk mendaftar, termasuk Naruto. Ia datang dengan diantar oleh Hokage Ketiga, Hiruzen Sarutobi. Namun, Hiruzen hanya mengantarnya sampai di depan gerbang saja.

Usai mendaftarkan diri, Naruto terdiam menatap anak-anak lain yang berjalan sembari bergandengan tangan dengan orang tua mereka. Raut wajah Naruto tampak sangat sedih; ada rasa iri yang mendalam di hatinya melihat pemandangan tersebut. Saat berjalan sambil menunduk lesu, tanpa diduga ia kembali menabrak Raiden.

"Kau lagi, Bocah," sapa Raiden singkat.

Naruto menatap Raiden dengan pandangan sayu. "Oh, Paman... Apa kabar? Maaf, aku tidak melihat jalan."

Raiden yang mengerti perasaan Naruto segera berkata, "Baik. Ikut denganku."

Tanpa banyak tanya, Naruto mengikuti langkah Raiden. Mereka berjalan menuju sebuah kedai ramen dan segera masuk ke sana.

"Satu ramen ukuran sedang, jangan lupa ekstra pedas! Dan kau, Bocah?" tanya Raiden.

"Aku dua mangkuk ekstra besar, Paman Teuchi!" seru Naruto mulai bersemangat.

"Baiklah, mohon tunggu sebentar," sahut Teuchi ramah.

Sembari menunggu pesanan, Raiden yang penasaran dengan keberadaan Kyuubi di dalam tubuh Naruto segera memegang kepala bocah itu. "Jangan bergerak, Bocah."

Naruto yang belum tahu apa-apa hanya mengangguk patuh. Raiden mulai memasukkan kesadarannya ke dalam alam bawah sadar milik Naruto.

Di dalam alam bawah sadar Naruto, tempat itu tampak seperti saluran pembuangan air bawah tanah yang lembap, dengan gerbang besi raksasa yang berdiri kokoh. Kyuubi yang merasakan adanya fluktuasi cakra asing segera membuka matanya yang merah menyala.

"Grrrrrrrrrrrrrrrr! Siapa kau?! Keluarlah!" raungnya.

Raiden muncul tepat di depan gerbang tersebut dengan mata terpejam. "Yo, Rubah Oranye? Kyuubi, kah? Atau bisa kupanggil... Ku-ra-ma?"

Kyuubi mengeram hebat. Di dunia ini, tidak ada yang mengetahui nama aslinya kecuali Hagoromo dan delapan Bijuu lainnya. Ia kemudian mengeluarkan gelembung cakra berwarna kuning pekat dan membentuk kepalanya di luar gerbang besi.

"Grrrrrrrrrrrrrrrrghhh... Siapa sebenarnya kau?!"

Raiden membuka matanya. Seketika, pola spiral dengan corak bunga di tengahnya terlihat jelas, sementara di dahinya, mata merah dengan dua belas tomoe terbuka lebar.

Ngungggg!

Sebuah gelombang kejut dahsyat menghantam gelembung cakra Kyuubi hingga menghilang seketika. Gelombang itu terus menekan hingga membuat Kyuubi tersungkur di dalam penjaranya. Kyuubi kembali bangkit dan menempelkan moncongnya di gerbang besi.

"Kau... Otsutsuki!"

"Oya, oya... Ternyata kau mengetahuinya, Kurama," sahut Raiden tenang.

"Kisamaaaa!!!" teriak Kyuubi murka.

"Sssshhh... Aku hanya ingin menyapamu. Sepertinya pesanan makanku sudah tiba. Ja-na, Kurama... fufufu."

Raiden menghilang seketika dari hadapan Kyuubi.

"Grrrrrrrrrrrrrrrrghhh... Tekanan itu! Kekuatannya bahkan melebihi si Orang Tua!" gumam Kyuubi sebelum kembali menutup matanya dalam kegelapan.

Pelajaran Hidup dan Latihan

Kembali ke kedai, Teuchi keluar membawa pesanan mereka. "Silahkan, Raiden-sama, Naruto."

Kesadaran Raiden kembali sepenuhnya, meninggalkan Naruto yang masih kebingungan dengan apa yang baru saja terjadi.

"Ne, Paman? Apa yang tadi kau lakukan padaku?"

Raiden menatap Naruto yang masih menyisakan mie menggantung di mulutnya. Sluuuurrrrppppp! "Kenapa? Aku hanya iseng," jawabnya santai sambil kembali menyantap ramen.

Naruto mengernyit kesal. "Temeeeee! Ternyata kau mengerjaiku, dattebayo!"

Raiden dengan cepat mengambil sesuap ramen dan memasukkannya ke mulut besar Naruto yang sedang mengomel.

"Uhukk... uhukk... uhukk!" Naruto tersedak dan segera menyambar air minum di sampingnya. "Akkhhhhh!"

"Diam dan makanlah!" perintah Raiden tegas.

"Ba-baiklah," gumam Naruto patuh.

Selesai makan, Raiden mengajak Naruto ke lapangan latihan klan Senju. "Bocah... aku akan mengajarimu dasar Taijutsu dan Kumite, jadi perhatikan baik-baik!"

Raiden memperagakan gerakan Taijutsu yang efisien, menggabungkan teknik dunia ini dengan seni beladiri dari kehidupan sebelumnya. Tak lupa, ia juga mengambil sebilah katana.

"Dan satu lagi yang akan kuajarkan... yaitu Bushido. Mungkin ini terdengar asing bagimu. Kemari, Bocah!"

Raiden menjelaskan tujuh prinsip utama Bushido:

Integritas (Gi): Kejujuran dan keadilan pada diri sendiri.

Keberanian (Yu): Keberanian heroik yang cerdas, bukan buta.

Kasih Sayang (Jin): Kekuatan yang dikembangkan untuk membantu sesama.

Menghormati (Rei): Prajurit sejati tidak perlu bersikap kejam.

Kejujuran (Makoto): Berbicara dan bertindak adalah satu kesatuan.

Kehormatan (Meiyo): Menjadi hakim bagi karakter diri sendiri.

Kesetiaan (Chugi): Bertanggung jawab atas segala tindakan dan setia kepada orang lain.

Raiden menekankan kata-kata itu, meski dalam hati ia terkekeh. ‘Hehehe, aku mengajarkan prinsip ini, padahal aku sendiri tidak memakainya,’ batinnya. Bagi Raiden, prinsipnya hanya satu: jaga mereka yang pantas dijaga, dan habisi mereka yang menghalangi.

"Hei, Bocah! Apa kau paham?!"

Naruto mencoba mencerna kata-kata paman di depannya, namun otaknya serasa mau pecah. Ia sama sekali tidak paham.

"Haaaahhh, lupakan teori itu! Maju dan bertarunglah denganku. Aku akan mengajarimu dengan menunjukkan kekuranganmu secara langsung. Itu jauh lebih mudah!"

Mereka pun berlatih dengan giat hingga matahari mulai tenggelam di ufuk barat. Setelah itu, mereka pun pulang menuju rumah masing-masing dengan tubuh yang letih namun penuh semangat.

1
Kasma Wati
/Sob//Sob//Sob//Sob//Sob/
agustinus noya
lagi dong Thor
agustinus noya
lagi yang bayak Thor biyar seruh baca Thor 🙏🙏🙏
agustinus noya
lanjut Thor yang banyak
anonim: nanti malem akan saya lanjut🙏 sekarang lagi mikir 😄
total 1 replies
Klarasya
lanjutt thorr
Fatur Fatur
cepat bantai musuhnya thor dan serap kekuatan musuhnya thor
muhammad farhant
lanjut Thor
Kei O'Conner
lanjut
Nekofied「ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ」
bebas 🤷🏻 mau bikin baru pun boleh
Axel
alur ceritanya bagus walaupun ini novel di buat iseng, tapi alur ceritanya gak ngasal
Lorenzo Leonhart: buat kakak yg suka tema Isekai , mari mampir kak ke novelku 🙏🏻
total 1 replies
Poetra S
lanjut aja thor,tapi dengan alur yg lebih fresh,kalau bisa ya alur nya sangai jangan kecepetan,pasti nya juga banyak yg baca nanti nya
Lorenzo Leonhart: ayo kak, sambil nunggu ini lanjut, mampir yuk ke novel ku 🙏
total 3 replies
muhdzulfitri Bacik
bila lanjutnya
Muhammad Rizki
Luar biasa
Brayen Meilano
Thor, kok gak up up sih, gak sabar baca lanjut nya
anonim: udah lupa kalau saya punya novel ini hehehe maap
total 1 replies
Brayen Meilano
yang ORI nya di Mana thor
Aby Satya
lanjut Thor
.
authornya sesad🗿🗿
Yor Forger.
Raiden&Tsunade🔥❤️
Yor Forger.
malam pertama Raiden dan Tsunade👩‍❤️‍💋‍👨🌃❤️🔥🗿
Nizam Zainudin
lanjut thor semangat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!