NovelToon NovelToon
Bucinnya Si Pria Dingin

Bucinnya Si Pria Dingin

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Cintapertama / Cintamanis / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Adrina

Rania seorang gadis manja berusia 18 tahun yang manis dan memiliki wajah cantik dengan rambut hitam panjangnya. Dia baru saja kehilangan cinta pertamanya karena kecelakaan. Semenjak kejadian itu, dirinya berusaha untuk berubah menjadi lebih kuat dan mandiri.

Hardin seorang pria dingin berusia 24 tahun yang sulit dijamah wanita. Pemilik hotel bintang 5 dan juga supermarket besar. Kecintaannya terhadap kue membawanya bertemu si gadis manja yang manis dan menjadikannya kekasih.
Akibat kesalah pahaman, Hardin harus berusaha mendapatkan kembali hati gadis nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adrina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pertemuan tak Terduga

Halloo semua nya. Semoga kalian suka sama novel aku ya. Ini novel pertama aku, semoga gak ngebosenin. Alur ceritanya memang agak lama, tapi yang pasti ceritanya gak ngebosenin. Jangan lupa like dan pencet tombol ❤ ya.

Terima kasih.

Lalu dia mengambil berkas yang akan diperiksanya. Membacanya dengan perlahan agar tidak ada kesalahan yang terlewat olehnya. Sebenarnya Hardin sudah sangat jenuh dengan semua tumpukan kertas ini. Ingin rasanya dia keluar dari dunia bisnis ini. Tapi apa daya, semua sudah menjadi tanggung jawabnya. Papanya memang meninggalkan beberapa perusahaan untuk Hardin tangani.

Sedangkan Harry sudah kembali ke ruangannya untuk melanjutkan pekerjaan yang tertunda. Berbeda dengan Hardin, pekerjaan Harry justru lebih banyak. Bahkan bisa dua kali lipatnya. Karena terkadang Hardin menyerahkan beberapa pekerjaannya pada Harry.

Hal itu malah membuat Harry terdiam. Mau membantah tapi tidak bisa. Karena di sini yang jadi bos nya adalah Hardin.

Hahaha kasiaan bang Harry.

Rania pov

Aku masih setia duduk dengan manis di kafe kak Ryan. Aku berharap bisa bertemu dengan tante manis yang berjanji akan datang untuk membeli bolu buatan ku lagi. Tapi sepertinya hari ini bukan hari keberuntungan tante itu. Karena aku yang kesiangan jadi tidak sempat untuk membuat bolu.

Sebenarnya aku bermaksud untuk meminta maaf pada tante itu. Tapi sepertinya dia tidak datang. Dan aku juga sudah menunggunya terlalu lama.

Setelah hampir jam 5 sore, aku memutuskan untuk pulang.

Saat sedang bersiap siap, aku merasakan ada seseorang yang berdiri di hadapanku. Perlahan aku mendongak kan kepala ku. Dan ternyata yang ada di hadapan ku adalah....

《《《《》》》》》

Setelah pertemuan singkat yang tidak disengaja itu, aku segera pulang kerumah. Jam sudah menunjukkan pukul 6 sore. Entah kenapa selama perjalanan menuju rumah perasaan ku sangat tidak enak. Aku merasa akan terjadi sesuatu yang buruk. Tiba tiba aku teringat bunda.Tapi aku berusaha untuk menepis pikiran jelekku.

Akhirnya setelah memakan waktu 30 menit aku sampai di rumah. Dengan buru buru aku langsung masuk ke dalam dengan sedikit berlari. Ku dapati rumah dalam keadaan gelap. Tidak ada satu lampu pun yang menyala. Perasaanku semakin tidak enak. Ingin rasanya aku segera melihat bunda untuk memastikan keadaan bunda baik baik saja.

Ku langkah kan kaki ku dengan cepat ke arah kamar bunda. Di depan pintu kamar bunda, degup jantungku malah semakin cepat. Aku langsung masuk ke dalam. Ku lihat bunda tergeletak tidak sadarkan diri di lantai. Aku pun segera berlari menghampiri bunda.

"Astagfirullah bundaaa. Bunda kenapaa? hiks hiks. Bunda banguun banguun" aku menangis sambil memanggil dan menggoyang tubuh bunda. Berharap bunda akan segera sadar.

Dengan tangan yang gemetar, ku ambil hp mencari nomer siapa saja yang bisa datang membantuku. Tanpa melihat nomer siapa yang ku hubungi. Begitu telpon itu diangkat aku langsung meminta tolong padanya.

"Haloo haloo. Tolongin aku. Bunda pingsan, badannya dingin banget. Aku gak bisa bawa bunda sendiri ke rumah sakit. Tolong. . hiks hiks." Setelah itu aku melempar hp ke sembarang arah.

Ku coba mengangkat bunda ke atas tempat tidur dengan sekuat tenaga. Ku buka laci nakas bunda mencari minyak angin. Lalu ku oleskan ke hidungnya dengan harapan bisa membantu bunda agar cepat sadar. Tetapi nihil.

Aku melihat ke sekitar tempat bunda pingsan. Disana banyak obat yang bertebaran. Tapi itu obat siapa? Apa itu obat bunda.? Apa bunda lagi sakit? Tapi sakit apa? . Kenapa aku sampai gak tau kalo bunda lagi sakit.

Ku bereskan semua obat yang jatuh berserakan itu. Dan aku pun kembali menemani bunda di tempat tidur berharap bunda segera sadar.

30 menit kemudian aku mendengar suara mobil berhenti di depan rumah ku. Aku segera berlari ke bawah. Betapa terkejutnya aku saat melihat bahwa yang datang adalah Hardin. Ingin rasanya aku bertanya sedang apa dia disini dan bagaimana dia bisa tahu dimana alamat rumahku. Tapi ku kesampingkan rasa penasaran ku. Yang terpenting sekarang adalah keselamatan bunda.  Aku segera meminta tolong padanya untuk membawa bunda ke rumah sakit

Kami segera membawa bunda ke rumah sakit. Selama di perjalanan suasana di mobil sangat hening. Hanya terdengar isak tangis ku dan suara ku yang masih terus memanggil bunda.

"Bunda bangun bunda. Bunda sabar ya, bentar lagi kita sampai di rumah sakit. Hiks hiks.." Aku masih terus berusaha membangunkan bunda.

Sesampainya di rumah sakit, bunda langsung saja ditangani dan dibawa ke ruang IGD. Aku sedikit bingung dengan para dokter dan suster yang ada di rumah sakit ini karena mereka langsung menangani bunda. Dan juga mereka tampak hormat dengan Hardin. Tapi lagi lagi aku kesamping kan rasa penasaran ku. Yang terpenting sekarang bunda sudah berada ditangan yang tepat.

Aku bisa bertanya pada Hardin lain waktu.

Aku menunggu dengan cemas. Waktu terasa berjalan dengan sangat lambat. Entah apa yang terjadi pada bunda sehingga membuat para dokter begitu lama berada di dalam memeriksanya.

Tidak lama kemudian seorang suster keluar dan memanggil ku.

"Keluarga ibu Maya." panggil nya.

Aku segera berdiri dan mendekat ke arah suster.

"Saya sus. Gimana bunda saya suster.? Bunda sakit apa.? tanyaku langsung dengan tidak sabar pada suster.

Suster itu tersenyum seraya menjawab.

"Mari ikut saya mbak. Ada yang mau disampaikan oleh dokter. Nanti dokter akan menjelaskan semuanya sama mbak." ajaknya sambil membawa ku bertemu dengan dokter.

Di dalam ruangan dokter.

"Bunda saya kenapa dok? kenapa bisa sampe pingsan gitu.?" Rania langsung menanyakan keadaan sang bunda pada dokter di depannya.

"Haah.." Dokter itu menghela nafas berat sambil membuka kacamatanya perlahan.

"Apa anda tahu ibu anda meminum obatnya secara teratur apa tidak?" dokter bertanya sambil menatap dan menunggu jawaban dari Rania.

"Obat? Obat apa dok? Emangnya bunda saya sakit apa dok?" aku bingung. Karena selama ini yang aku tahu bunda sehat sehat aja. Memang sudah beberapa hari ini aku melihat wajah bunda sedikit pucat. Tapi pas aku tanya sama bunda, dia cuma bilang masuk angin saja. Aku benar benar bingung.

Terima kasih kawan kawan sudah mampir dan membaca novel pertama aku. Jangan lupa pencet favorite dan tinggalkan komen yang positif ya.

Terima kasih.

1
Bintang Timur
secara suaminya itu bnyk duit ceo,istrinya ko ngadon kue Mulu asa ga seimbang kasih bnyk krywan dong..Rani tinggal mantau
Blemood Jobol
ga ad lnjutnnya lagi niih
Blemood Jobol
kasih visualnya dunk
Ranny
yg benar yg mana ya...papanya meninggal di usianya yg ke 17 atau 18 soalnya kecelakaan saat ultah ke 17 dan langsung meninggal di tempat tapi kok kehilangan nya baru 1 thn kemudian saat usianya 18 thn 🙄
Teresya Bundax RachelElin
kehilangan papanya di umur 18 tahun, papanya mengalami kecelakaan saat akan memberikan kejutan ulang tahun nya yg ke 17 tahun,,,, sempat saya berpikir mungkin papanya bertahan 1 tahun baru meninggal, tapi ternyata masih ada lanjutannya "papanya meninggal di tempat",...
Eka
ayooo lanjut thor makin seru thorr
Putri Bungsu
lanjut kk
Meywar
Hadir Thor, tetap semangat ✊️
Feeza_MCI
jodoh Miskah Asisten Harry, sama-sama somplak tuh mereka berdua 🤣🤣
Feeza_MCI
makanya Hardin jangan mengedepankan emosi,
Feeza_MCI
jangan-jangan Hardin yang nabrak papanya Rania??
ANtHo BAna
hahahaha
ANtHo BAna
hhhhhh mati u andin
ANtHo BAna
semangat kk
ANtHo BAna
lnjut..
ANtHo BAna
suka ceritanya
ANtHo BAna
yg semangat ka hardi
Cawica
mampir nih Thor...jika berkenan mampir juga ya ke novelku..."kisah rumit Tamara sang wanita malam..."..
Manggu Manggu
👍👍👍
Manggu Manggu
👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!