Mengandung adegan 21+ harap bijak dalam membaca cerita ini 🙏🙏🙏
Bahira Anjani wanita cantik berusia dua puluh tiga tahun,harus terjebak cinta seorang CEO yang memiliki perangai gila.
Kenapa dikatakan gila.? selain memiliki sifat yang tegas dan berwibawa,sang CEO juga memiliki sifat yang sangat humoris. Dan yang lebih mengagetkan lagi,dibalik sifatnya yang baik hati dan penuh kasih sayang,sang CEO memiliki sifat tempramental,egois dan sangat kejam.
River Bagaskara dialah CEO gila itu.Pria tampan berusia dua puluh tujuh tahun.Yang selalu ditinggalkan oleh para kekasihnya,karena perangainya yang gila itu.
Hanya Bahira Anjani lah yang mampu merubah perangai gila River Bagaskara.Walau pun banyak sekali konflik yang menguras airmata dan juga menciptakan kesakitan bagi keduannya.
Konflik apa saja yang mewarnai kisah cinta CEO gila dan wanita penyabar dan juga baik hati.?
Akankah kesabaran dan pengorbanan cinta Bahira Anjani akan membuatnya bersatu dengan River Bagaskara.?
Dan ada kisah apa yang membuat River Bagaskara memiliki perangai gila itu.
Hanya TERJEBAK CINTA CEO GILA yang mampu menjawabnya.
Jangan lupa untuk selalu memberi dukungan setelah membaca karya ini.Like pada setiap Babnya,Vote dan juga Rate.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Delia Ata, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
TCCG
River mengantarkan Keyra kembali kerumahnya tepat pukul tujuh malam. Keyra kini lebih banyak menutup mulutnya rapat rapat, jika River bertanya baru ia menjawab. Tidak ada lagi canda dan tawa keluar dari mulutnya seperti biasa.
"Kamu langsung pulang aja aku mau istirahat, mulai besok enggak usah jemput aku." ucap Keyra setelah keluar dari mobil River, ia bergegas masuk kerumah sebelum River sempat mengejar dirinya.
"Kalian berantem.?" tanya sang ibu pada River saat ia melihat Keyra terburu buru memasuki kamarnya.
"Iya bu, tapi aku melakukan semua ada alasannya bu." ucap River.
"Pantes aja tadi tas marmut dianterin sama kucing, masalah apa sih.?" selidik ibu.
River pun menjelaskan kejadian hari ini dan juga apa yang ia mau dari Keyra, sementara ibu mendengarkannya dengan seksama sebelum akhirnya ia memberikan komentar.
"Enggak bisa begitu dong River, kita ini hidup diplanet yang dihuni dua jenis manusia, pria dan wanita.Tidak semuanya sahabat atau teman pria itu enggak baik, kamu sendiri punya temen wanita enggak.?"
"Punya bu." jawab River.
"Sikap kamu gimana sama temen wanita kamu, jahat.?"
"Enggak lah bu, aku menghargai mereka, aku justru suka ikut menjaga dan menasehati mereka." sahut River.
"Nah itu, begitu juga dengan sahabat dan teman laki laki marmut, mereka juga baik dan selalu menjaga marmut. Kamu harus percaya kalau marmut cuma sayang sama kamu, apa kamu mau jika diminta menjauhi teman wanita kamu dan memecat semua karyawan wanita kamu.?" tanya ibu.
River terdiam tanpa kata mendapat pertanyaan itu, hatinya mulai tergelitik akan ucapan ibu dari kekasihnya.
"Pikirkan baik baik kata kata ibu. Ibu tidak tau alasan apa yang menjadi penyebab kamu bersikap seperti ini, tapi ibu harap kamu bisa memikirkannya dengan benar, jangan sampai kamu menyesal akan perbuatanmu itu." pungkas ibu.
Setelah puas berkeluh kesah, River pun pamit kepada Sari.
Direnungkannya semua ucapan ibu dan Keyra selama ini. Benar adanya, sikapnya selama ini tidak lah baik. Tapi akal sehatnya mengatakan jika yang ia lakukan benar, River tidak ingin tragedi itu kembali terulang.
River benar benar dibuat tidak bisa memejamkan mata malam ini. Fikirannya akan Keyra selalu menghantuinya. Ia tidak ingin kehilangan Keyra tapi untuk membiarkannya melakukan hal yang tidak ia suka, itu juga sangat sulit dilakukan.
Pagi hari River harus kecewa saat menjemput Keyra dirumahnya. Wanita cantik itu sudah lebih dulu berangkat bekerja, nomornya pun diblokir sudah oleh kekasihnya itu. Sore hari River pun harus menelan kekecewaan, sosok Keyra yang ia tunggu hampir tiga jam lamanya tak juga menampakkan diri.
Kejadian dikantor Keyra
"Loe enggak apa apa mut.?" tanya semua teman satu teamnya.
"Enggak apa apa, tenang aja gue belum dapet black card jadi belum saatnya hengkang dari jagad raya ini." jawab Keyra
"Serem mut CEO loe, sawan gue. Sampe erep erep gue tidur mut" ucap Arya.
"Kaki gue langsung asam urat mut, masih gemetar aja sampe sekarang untuk jalan." timpal Dion.
Keyra terbahak "maafin CEO gue ya.? dia kayanya punya sesuatu yang merubah River jadi begitu, dan gue lagi berusaha untuk merubah itu CEO. Makanya untuk sementara ini gue mau menghindar dulu dari River, gue pengen River berfikir soal sikapnya itu." ucap Keyra.
"Iya itu lebih bagus mut. Sayangkan ketampanan dan hartanya kalau adat dia begitu, bisa enggak kawin kawin dia." timpal Shinta.
"Entar sore gue nebeng mobil loe ya.?" ucap Keyra pada Dion "River pasti ada didepan entar nungguin gue."
"Siap.!" jawab Dion "kita malem mingguan sekalian ya.? diempang engkong Arya, bakar ikan sekalian ngebahas konsep kita yang rusak kemaren." balas Dion.
"Oke...!" jawab Keyra.
"Beri aku semangat ya readers buat obat lelah mataku yang pedes akibat begadang dan kepalaku yang pusing ngehalu cari bahan cerita. Please banget ya Vote,Like setiap habis membaca,dan juga berikan hadiahmu. 🙏🙏🙏
Hayo ya jangan pelit cinta....!!!!